Pengertian, istilah, Jenis-jenis dan Contoh Pencemaran Lingkungan

Untuk bisa memenuhi kebutuhannya biasanya manusia akan memanfaatkan sumber daya yang ada. Sayangnya, terkadang mereka kurang bisa memanfaatkan sumber daya secara tepat sehingga yang ada justru membuat lingkungan tidak seimbang. Hal tersebut menimbulkan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Pengertian pencemaran lingkungan menurut UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya zat, komponen tertentu yang disengaja maupun tidak namun bisa menyebabkan kerusakan lingkungan. Jika didefinisikan dari segi ilmu kimia lingkungan bahwa pencemaran lingkungan merupakan suatu peristiwa penyebaran zat kimia yang dapat mengubah keseimbangan lingkungan baik dari struktur maupun fungsinya sehingga dapat mengganggu keseimbangan lingkungan.

Pengertian, istilah, Jenis-jenis dan Contoh Pencemaran Lingkungan
Pengertian, istilah, Jenis-jenis dan Contoh Pencemaran Lingkungan

Berdasarkan keterangan terkait pengertian pencemaran lingkungan, meningkatnya penggunaan sumber daya alam secara berlebihan juga dapat menyebabkan meningkatnya kerusakan ekosistem. Seperti contohnya sampah berserakan dimana saja sehingga dapat menyebabkan pencemaran.  Contoh lainnya adalah, bila Anda tinggal di kota, pasti akan menemukan banyak sekali pabrik. Dari pabrik ini akan mengeluarkan kepulan asap hitam yang mengandung racun. Asap tersebut akan dengan bebas menyebar ke udara sehingga masyarakat di daerah sana akan menghirup asap beracun tersebut. Belum lagi bila ditambah dari polusi kendaraan. Jika asap tersebut dihirup terus menerus oleh makhluk hidup tentu akan mengganggu kesehatan mereka. Selain dari asap pabrik, limbah cair pabrik juga banyak yang dibuang ke sungai, sehingga sungai akan tercemar dan dapat membahayakan kehidupan di dalam air.

Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan

Setelah membahas pengertian pencemaran lingkungan, Anda juga harus tahu tentang jenis-jenis dari pencemaran lingkungan. Ada 3 jenis pencemaran lingkungan yang pertama adalah pencemaran udara. Pencemaran udara diantaranya adalah Karbon monoksida yang dihasilkan dari sisa pembakaran tidak sempurna oleh mesin kendaraan. Bila zat tersebut sampai terhirup oleh manusia maka akan ikut mengalir dalam darah sehingga dapat mengganggu pengikatan darah terhadap oksigen. Efeknya adalah pusing bahkan bisa pingsan. Kedua adalah pencemaran air. Pencemaran air berarti menandakan kerusakan air telah berada diambang batas normal. Polutan air terdiri dari limbah pabrik, limbah rumah tangga dan minyak. Bila polutan tersebut dibuang ke sungai dan masuk ke tubuh manusia tentunya akan sangat berbahaya karena dapat memicu kanker.

Terakhir adalah pencemaran tanah. Pencemaran tanah merupakan aktivitas pembuangan sampah yang tidak terkelola secara baik dan benar. Apabila sampah tersebut berada di tanah maka lama kelamaan polutan tersebut akan mengendap dibawah tanah sehingga menjadikan zat beracun. Jadi selain Anda mengerti tentang pengertian pencemaran lingkungan, Anda juga harus paham mengenai jenis pencemaran lingkungan beserta akibatnya. Diharapkan setelah mengetahui hal ini, Anda lebih bisa menjaga lingkungan demi mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Mengajak orang lain untuk bisa menciptakan lingkungan yang asri dan bersih merupakan suatu tindakan mulia.

Macam Macam Pencemaran Lingkungan

Berikut ini adalah macam-macam pencemaran lingkungan yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.

1. Pencemaran Air
Pencemaran air adalah kerusakan yang terjadi pada air sehingga melewati batas normal pada umumnya. Air yang tercemar disebabkan oleh adanya sebuah zat kimia atau polutan yang masuk ke dalam air. Polutan ini diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Limbah Industri, yaitu limbah yang mengandung sebuah logam berat seperti raksa, timbal, dan yang lainnya. Biasanya limbah ini dialirkan ke sungai. Logam tersebut sangat berbahaya jika masuk de dalam tubuh manusia karena dapat menimbulkan penyakit kanker.
  2. Limbah Rumah Tangga, limbah rumah tangga sering kita temukan adalah limbah deterjen dan limbah sampah. Limbah ini dapat mengakibatkan penurunan oksigen di perairan sehingga dapat mengancam populasi makhluk hidup yang hidup di air.
  3. Limbah Pertanian, limbah pertanian yang sering kita temukan adalah limbah pupuk atau insektisida. Limbah ini sangat berbahaya untuk kesehatan manusia juga pada organisme yang lainnya. Hal ini juga akan mengakibatkan kematian pada organisme yang hidup di dalam air.
2. Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah yang sering kita temukan adalah sampah. Sampah merupakan salah satu penyebab tanah bisa tercemar. Pencemaran tanah bisa disebabkan oleh pembuangan sampah yang tidak dikelola dengan baik.

Selain itu pencemaran tanah bisa disebabkan oleh kebocoran limbah cair dari industri serta tumpahan minyak, zat kimia, dan limbah yang lainnya. Jika tanah sudah tercemar oleh suatu polutan, maka polutan tersebut akan mengendap ke dalam tanah sebagai zat yang sangat beracun yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Polutan bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yakni sebagai berikut :
  1. Polutan dapat diuraikan oleh proses alam, contohnya : kayu, atau bahan sisa makanan serta sampah-sampah dedaunan.
  2. Polutan yang tidak dapat diuraikan oleh proses alam, contohnya : logam, plastik, kaleng, dan lain sebagainya.

3. Pencemaran Udara
Pencemaran udara biasanya terjadi disebabkan oleh pembakaran hutan yang dilakukan secara ilegal dan asap dari kendaraan ataupun pabrik. Beberapa jenis polutan yang sering mencemari udara, diantaranya adalah sebagai berikut ini.
  1. Karbon Monoksida (CO), Gas CO adalah hasil pembakaran yang tidak sempurna oleh mesin kendaraan bermotor. Jika gas ini terhirup oleh manusia maka akan ikut beredar pada darah manusia sehingga akan mengakibatkan kepala menjadi pusing dan bahkan bisa menyebabkan gangguan pada saraf.
  2. Karbon Dioksida (CO2), Gas CO2 adalah gas yang dihasilkan dari proses pernapasan makhluk hidup, pembusukan bahan organik dan pelabukan dari batuan. Bila gas ini di atmosfer jumlahnya meningkat, maka akan menyebabkan peningkatan suhu pada bumi.
  3. Senyawa Nitrogen, Gas nitrogen ini sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup sebagai bahan untuk membangun protein. Jika gas ini bereaksi dengan air maka akan membentuk sebuah senyawa asam.
  4. Senyawa Belerang, Gas sulfur dioksida ini berasal dari pabrik yang menggunakan belerang dan hasil dari pembakaran fosil. Gas ini jika bereaksi dengan air akan membentuk senyawa asam. Bila senyawa ini turun bersamaan dengan hujan, maka akan terjadilah hujan asam.
  5. Klorofluorokarbon (CFC), CFC sering kali digunakan untuk bahan pendingin pada AC dan kulkas. Selain itu, CFC juga digunakan untuk alat penyemprot rambut dan juga alat penyemprot nyamuk. CFC sangat berbahaya sekali karena bisa merusak lapisan ozon pada atmosfer. Akibatnya perlindungan bumi dari radiasi sinar ultraviolet akan berkurang.

Penyebab Pencemaran Lingkungan

Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sering kali disebabkan oleh tangan manusia. Pencemaran pada umumnya yang sering terjadi adalah pencemaran tanah, pencemaran udara, dan pencemaran air.

Alam mempunyai kemampuan untuk mengembalikan kondisi air yang sudah tercemar dengan proses pemurnian. Jumlah pencemaran yang sangat banyak membuat alam tidak mampu mengembalikan kondisi tersebut seperti sediakala.

Alam menjadi kehilangan kemampuannya untuk memurnikan pencemaran yang terjadi. Sampah plastik, deterjen dan sebagainya yang tidak ramah terhadap lingkungan akan semakin memperparah kondisi kerusakan lingkungan.

Penyebab Pencemaran Air dan Tanah :
  1. Erosi dan curah hujan yang sangat tinggi.
  2. Sampah buangan manusia dari rumah atau pemukiman penduduk.
  3. Zat kimia yang berasal dari industri, rumah penduduk, dan sebagainya.

Dampak Pencemaran Lingkungan

Berikut ini adalah dampak dari pencemaran lingkungan.

1. Punahnya Spesies
Polutan sangat berbahaya untuk biota air dan darat. Berbagai jenis hewan mengalami keracunan dan tidak sedikit yang mati karenanya. Berbagai spesies hewan mempunyai kekebalan yang tidak sama. Ada yang peka dan ada pula yang tahan terhadap polutan tersebut.

2. Peledakan Hama
Penggunaan insektisida bisa pula membunuh predator pada rantai makanan tertentu. Karena predator punah, maka serangga akan berkembang dengan pesat tanpa terkendali.

3. Gangguan Keseimbangan Lingkungan
Punahnya spesies tertentu bisa merubah pola interaksi di dalam suatu ekosistem. Akibatnya, keseimbangan lingkungan akan menjadi terganggu dan tidak stabil.

4. Kesuburan Tanah Berkurang
Penggunaan insektisida bisa mematikan fauna tanah. Hal ini dapat menyebabkan kesuburan tanah menurun. Selain itu menggunakan pupuk secara berlebihan dapat menyebabkan tanah menjadi asam. Hal ini juga bisa menurunkan kesuburan pada tanah.

Untuk mengatasi hal tersebut maka hendaknya dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang, sistem penanaman selang-seling (tumpang sari), dan rotasi tanaman.

5. Terbentuk Lubang Ozon
Terbentuknya lubang ozon ini merupakan salah satu permasalahan dari pemanasan global. Hal ini disebabkan oleh bahan pencemar yang bisa merusak lapisan ozon seperti CFC.

6. Efek Rumah Kaca
Permasalahan global lainnya adalah efek rumah kaca. Gas CO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran akan meningkatkan kadar CO2 pada atmosfer bumi. Hal ini menyebabkan suhu bumi akan meningkat.

Cara Mencegah Pencemaran Lingkungan

Berikut ini ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
  1. Menempatkan daerah industri atau pabrik-pabrik besar jauh dari daerah pemukiman penduduk.
  2. Pembuangan limbah industri harus diatur sehingga tidak lagi mencemari lingkungan.
  3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis peptisida dan zat kimia yang lainnya yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
  4. Memperluas gerakan penghijauan dan reboisasi hutan yang gundul.
  5. Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan.
  6. Membuang sampah pada tempatnya.
  7. Memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang arti lingkungan hidup.
  8. Penggunaan bahan yang ramah terhadap lingkungan.

Pencarian yang paling banyak dicari
  • contoh pencemaran lingkungan
  • 10 macam pencemaran lingkungan
  • pencemaran lingkungan wikipedia
  • penyebab pencemaran lingkungan
  • macam macam pencemaran lingkungan
  • artikel pencemaran lingkungan
  • pencemaran lingkungan beserta gambarnya
  • dampak pencemaran lingkungan