ZCgRxn24sMSt1P8PT34NVVluf7C7ODQ8eSh7SrtI
Bookmark

Materi Pertumbuhan Ekonomi Mapel Ekonomi kelas 11 SMA/MA

Materi Pertumbuhan Ekonomi Mapel Ekonomi kelas 11 SMA/MA - Hai adik adik apa kabar? semoga adika dik dalam keadaan sehat selalu ya, kebetulan pada kesempatan yang baik ini masih bersama kakak bospedia yang ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi tentang Pertumbuhan Ekonomi yang di ambil dari mata pelajaran Ekonomi untuk adik adik yang duduk dibangku kelas 11 SMA/MA. Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat untuk adik adik. Semangat!!

Materi Pertumbuhan Ekonomi Mapel Ekonomi kelas 11 SMA/MA
Materi Pertumbuhan Ekonomi Mapel Ekonomi kelas 11 SMA/MA

Hallo siswa-siswi Indonesia, bertemu kembali di pembelajaran Ekonomi. Selamat, kalian sudah naik ke kelas XI. Semoga kalian tambah bersemangat dalam belajar. Di kelas XI ini kalian akan belajar Ekonomi dengan ruang lingkup yang lebih luas yaitu makro ekonomi.  

  
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 hanya sebesar 2,97%. Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/Foto: Edi Wahyono 

Perhatikan gambar di atas, mungkin kalian pernah mendengar bahwa pertumbuhan ekonomi beberapa negara mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19. Mengapa hal itu terjadi? Bagaimana cara mengetahui kenaikan dan penurunan pertemubuhan ekonomi? 
 
Pada modul ini dibahas mengenai konsep pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi serta permasalahan dan cara mengatasinya. Modul ini terdiri dari dua kegiatan pembelajaran. Pada kegiatan belajar pertama, disajikan konsep pertumbuhan ekonomi serta permasalahan dan cara mengatasinya. Sedangkan pada kegiatan belajar kedua, disajikan konsep pembangunan ekonomi serta permasalahan dan cara mengatasinya. Selamat belajar, semoga wawasan keilmuan kalian bertambah luas. 


Istilah
  • Pertumbuhan Ekonomi : Proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.  
  • Gross National Product (GNP) : Produk Nasional Bruto (PNB) yang merupakan nilai pasar keseluruhan produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara baik di dalam maupun di luar negeri dalam satu tahun. 
  • Gross Domestic Product (GDP) : Produk Domestik Bruto (PDB) yang merupakan ukuran moneter dari nilai pasar keseluruhan produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi dalam suatu negara selama satu tahun 
  • Masyarakat Tradisioal (The Traditional Society) : Tahapan Pertumbuhan Ekonomi dimana kegiatan produksi hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan tidak menggunakan teknologi yang modern, hanya menggunakan alat-alat sederhana dan tidak ada pembagian kerja 
  • Pra-Lepas Landas (The Pre-Condition for Take Off) : Merupakan tingkat pertumbuhan ekonomi dimana masyarakat sedang berada dalam proses transisi. Sudah mulai penerapan ilmu pengetahuan modern ke dalam fungsi-fungsi produksi baru, baik di bidang pertanian maupun di bidang industri. 
  • Tahapan Lepas Landas (The Take Off) : Merupakan interval waktu yang diperlukan untuk mendobrak penghalangpenghalang pada pertumbuhan yang berkelanjutan. 
  • Tahapan Dorongan Menuju Kedewasaan (The Drive to Maturity) : Merupakan perkembangan terus menerus daimana perekonomian tumbuh secara teratur serta lapangan usaha bertambah luas dengan penerapan teknologi modern. 
  • Tahapan Konsumsi Tinggi : Sektor-sektor industri merupakan sektor yang memimpin (leading sector) bergerak ke arah produksi barang-barang konsumsi tahan lama dan jasa-jasa. 
  • Pembangunan ekonomi : Suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.  
  • Tahap Pertanian (Agraris) : Pada tahap ini sebagian besar penduduk bekerja dalam bidang pertanian.  
  • Tahap Manufaktur (Industri) : Pada tahap ini sebagian besar penduduk bekerja di bidang industri.  
  • Tahap Ketiga (Bidang Jasa) : Pada tahap ini terjadi perpindahan tenaga kerja ke sektor jasa. 
  • Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional  : Satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan peserta didik dapat menganalisis konsep pertumbuhan ekonomi serta permasalahan dan cara mengatasinya, terampil dalam menyajikan hasil temuan permasalahan pertumbuhan ekonomi, serta cara mengatasinya. Dengan demikian, akan terbentuk sikap kritis, kreatif, jujur, dan bertanggung jawab.  
 

B. Uraian Materi 

1. Definisi Pertumbuhan Ekonomi 
 
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.  
 
Sedangkan Simon Kuznets menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah keadaan dimana suatu negara mampu meningkatkan output (hasil produksi ekonomi) berdasarkan kemajuan teknologi yang diiringi dengan penyesuaian ideologi. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan pertumbuhan produksi barang dan jasa di suatu wilayah perekonomian dalam selang waktu tertentu. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi, maka semakin cepat proses pertambahan output wilayah, sehingga prospek perkembangan wilayah semakin baik. Dengan diketahuinya sumbersumber pertumbuhan ekonomi, akan dapat ditentukan sektor prioritas pembangunan. 
Hal ini menunjukkan adanya tiga komponen yang berkaitan satu sama lain dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu peningkatan produksi negara, kemajuan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, dan penyesuaian ideologi yang terbuka dalam menerima teknologi baru. 
  

2. Teori Pertumbuhan Ekonomi 

Teori dibangun berdasarkan pengalaman empiris, sehingga teori dapat dijadikan sebagai dasar untuk memprediksi dan membuat suatu kebijakan. Terdapat beberapa teori yang dikemukakan beberapa ahli untuk mengungkapkan konsep pertumbuhan ekonomi, secara umum teori tersebut sebagai berikut. 
 
a. Teori Klasik: 

1) Adam Smith 

Teori Adam Smith beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi sebenarnya bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka akan terdapat pertambahan output atau hasil. Teori Adam Smith ini tertuang dalam bukunya yang berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.  
 
2) David Richardo  

Ricardo berpendapat bahwa faktor pertumbuhan penduduk yang semakin besar sampai menjadi dua kali lipat pada suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah. Kelebihan tenaga kerja akan mengakibatkan upah menjadi turun. Upah tersebut hanya dapat digunakan untuk membiayai taraf hidup minimum sehingga perekonomian akan mengalami kemandegan (stationary state). Teori David Ricardo ini dituangkan dalam bukunya yang berjudul The Principles of Political and Taxation. 
 
b. Teori Neo Klasik 

1) Teori Joseph Schumpeter 

Pertumbuhan ekonomi suatu negara terjadi jika para pengusaha mengadakan inovasi dan mampu mengadakan kombinasi baru atas investasinya atau proses produksinya 

2) Teori Robert M. Solow  

Robert Solow berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang bersumber pada manusia, akumulasi modal, pemakaian teknologi modern dan hasil atau output. Adapun pertumbuhan penduduk dapat berdampak positif dan dapat berdampak negatif. Oleh karenanya, menurut Robert Solow, pertambahan penduduk harus dimanfaatkan sebagai sumber daya yang positif.  

3) Teori Harrord Domar 

Teori ini beranggapan bahwa modal harus dipakai secara efektif karena pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi oleh peranan pembentukan modal tersebut. Teori ini juga membahas tentang pendapatan nasional dan kesempatan kerja 
 
c. Teori Historis 

1) Teori Friederich List 

Menurut Friendrich List, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dilihat dari teknik produksi sebagai sumber penghidupan. Tahapan terdiri dari: 
  • Masa berburu dan mengembara  
  • Masa berternak dan bertani  
  • Masa bertani dan kerajinan  
  • Masa industri dan perdagangan.  
2) Teori Bruno Hildebrand 

Perkembangan ekonomi ditinjau dari cara pertukaran yang digunakan dalam masyarakat. Tahapan terdiri dari: 
  • Masa pertukaran dengan barter (natura) 
  • Masa pertukaran dengan uang 
  • Masa pertukaran dengan kredit. 
3) Teori Karl Bucher 

Perkembangan ekonomi ditinjau dari jarak antara produsen dengan konsumen. Tahapan ini terdiri dari: 
  • Rumah tangga tertutup 
  • Rumah tangga kota 
  • Rumah tangga bangsa 
  • Rumah tangga dunia 
4) Teori Warner Sombart 

a) Zaman Perekonomian Tertutup 
Pada masa ini, semua kegiatan manusia hanya semata-mata untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Individu atau masyarakat bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen sehingga tidak terjadi pertukaran barang atau jasa.  

b) Zaman Kerajinan dan Pertukangan 
Pada masa ini, kebutuhan manusia semakin meningkat, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif akibat perkembangan peradaban. Peningkatan kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi sendiri, sehingga diperlukan pembagian kerja yang sesuai dengan keahlian masing-masing. Pembagian kerja ini menimbulkan pertukaran barang dan jasa. Pertukaran barang dan jasa pada masa ini belum didasari oleh tujuan untuk mencari keuntungan, namun semata-mata untuk saling memenuhi kebutuhan.  
Masa kerajinan dan pertukangan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:  
  • Meningkatnya kebutuhan manusia 
  • Adanya pembagian tugas sesuai dengan keahlian 
  • Timbulnya pertukaran barang dan jasa 
  • Pertukaran belum didasari profit motive 
c) Zaman Kapitalis.  
Bibit-bibit kapitalis sudah mulai muncul dalam kegiatan perekonomian. 
Kaum kapitalis sudah mulai menguasai organisasi perekonomian: 

(1) Zaman Kapitalis Purba 
Ditandai oleh ciri-ciri:  
  • perekonomian dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup sendiri;  
  • hubungan masyarkat bersifat kekeluargaan dan terikat adat istiadat; 
  • kehidupan ekonomi masih bersifat statis  
  • kehidupan ekonomi tergantung sektor pertanian. 

(2) Zaman Kapitalis Madya (Fruh Kapitalis) 
Ditandai oleh ciri-ciri:  
  • tujuan kegiatan ekonomi mencari keuntungan;  
  • hubungan masyarakat bebas;  
  • muncul sifat individu;  
  • kehidupan ekonomi berjalan dinamis;  
  • muncul jenis pekerjaan baru, misalnya pedagang;  
  • produksi berdasarkan pesanan; 
  • sudah dipergunakan uang sebagai alat tukar. 
(3) Zaman Kapitalis Raya (Hoch Kapitalis) Ditandai dengan:  
  • tumbuh kaum kapitalis yang memiliki faktor-faktor produksi; 
  • produksi dilakukan secara massal dengan alat-alat modern; 
  • timbul monopoli dan persaingan tidak sehat;  
  • terjadi eksploitasi terhadap buruh oleh majikan.  
(4) Zaman Kapitalis Akhir (Spat Kapitalis) Ditandai oeh ciri-ciri:  
  • muncul usaha untuk lebih mementingkan kesejahteraan bersama daripada kepentingan individu secara adil;  
  • campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi;  
  • hilangnya para majikan besar. 
5) Teori Pertumbuhan Ekonomi-Modern 
Walt Whitman Rostow dalam buku ‘The Stages of Economic Growth’ berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi dibagi menjadi 5 tahap: 
a) Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) 
Pada tahap ini masyarakat masih sangat sederhana. Kegiatan produksi hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan tidak menggunakan teknologi yang modern, hanya menggunakan alat-alat sederhana dan tidak ada pembagian kerja. 

b) Pra-Lepas Landas (The Pre-Condition for Take Off) 
Merupakan tingkat pertumbuhan ekonomi dimana masyarakat sedang berada dalam proses transisi. Sudah mulai penerapan ilmu pengetahuan modern ke dalam fungsi-fungsi produksi baru, baik di bidang pertanian maupun di bidang industri. 

c) Lepas Landas (The Take Off) 
Merupakan interval waktu yang diperlukan untuk mendobrak penghalang-penghaang pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Kekuatan-kekuatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi diperluas. Tingkat investasi yang efektif dan tingkat produksi dapat meningkat. Investasi efektif serta tabungan yang bersifat produktif meningkat atau lebih dari jumlah pendapatan nasional. Industriindustri baru berkembang dengan cepat dan industri yang sudah ada mengalami ekspansi dengan cepat. 

d) Dorongan Menuju Kedewasaan (The Drive to Maturity) 
Merupakan perkembangan terus menerus daimana perekonomian tumbuh secara teratur serta lapangan usaha bertambah luas dengan penerapan teknologi modern. Investasi efektif serta tabungan meningkat dari 10 % hingga 20 % dari pendapatan nasional dan investasi ini berlangsung secara cepat. Output dapat melampaui pertamabahn jumlah penduduk. Barang-barang yang dulunya diimpor, kini sudah dapat dihasilkan sendiri. Tingkat perekonomian menunjukkkan kapasitas bergerak melampau kekuatan industri pada masa take off dengan penerapan teknologi modern. 

e) Konsumsi Tinggi 
Sektor-sektor industri merupakan sektor yang memimpin (leading sector) bergerak ke arah produksi barang-barang konsumsi tahan lama dan jasa-jasa. Pendapatan riil per kapita selalu meningkat sehingga sebagian besar masyarakat mencapai tingkat konsumsi yang melampaui kebutuhan bahan pangan dasar, sandang, dan pangan. Kesempatan kerja penuh sehingga pendapatan nasional tinggi. Pendapatan nasional yang tinggi dapat memenuhi tingkat konsumsi tinggi 
 
3. Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 
 
Pertumbuhan ekonomi dapat dijadikan sebagai patokan yang melihat kemajuan suatu negara dan bagaimana hasil dari pembangunan yang dilakukan selama periode tersebut. Jika pembangunan yang dilakukan pemerintah berhasil dengan efektif, maka akan terlihat pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam masyarakat.  
 
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan, misalnya untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP) atau Gross Domestic Product (GDP) tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya, atau dapat dituliskan dalam rumus sebagai berikut: 
Untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi, terlebih dahulu harus diketahui nilai GNP atau GDP selama periode tertentu. Guna memberikan gambaran yang lebih jelas tentang penghitungan pertumbuhan ekonomi, dapat ditunjukkan contoh kasus seperti berikut. 
Contoh kasus: 
GDP Negara X tahun 2018 adalah US$160 miliar dan nilai GDP tahun 2019 adalah US$168 miliar. 
Dengan demikian pertumbuhan ekonomi yang dicapai negara X adalah …. 
Pembahasan: 

Diperoleh informasi nilai GDP Negara X tahun 2018 adalah US$160 miliar dan nilai GDP tahun 2019 adalah US$168 miliar. 

Sehingga, besar nilai pertumbuhan ekonomi negara yang dicapai adalah…. 


Jadi tingkat Pertumbuhan Ekonomi Negara X tahun 2019 adalah sebesar 5%. 
Sebagai ilustrasi kalian dapat memperhatikan gambaran pertumbuhan ekonomi Indonesia berikut ini: 

 Dapatkah kalian membuat kesimpulan dari grafik di atas? Menurut pendapatmu, mengapa hal tersebut dapat terjadi? 
 

C. Rangkuman 

Selamat, Anda telah menyelesaikan Kegiatan Pembelajaran I. Berikut ini beberapa kesimpulan yang bisa diambil yaitu: 
  1. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.  
  2. Teori Pertumbuhan Ekonomi: Teori Klasik, Teori Neoklasik, Teori Historis 
  3. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan, misalnya untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP) atau Gross Domestic Product (GDP) tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya 

D. Penugasan Mandiri  

Carilah informasi tentang kondisi ekonomi suatu negara, termasuk ke dalam pertumbuhan ekonomi manakah negara tersebut berdasarkan salah satu teori pertumbuhan ekonomi, berikan penjelasan! 
 ………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
 ……………………………………………………………………………… 
……………………………………………………………………………… 

E. Latihan Soal  

1. Tujuan utama adanya perhitungan pertumbuhan ekonomi adalah …. 
A. Meningkatkan inflasi 
B. Melihat kemajuan kondisi perekonomian 
C. Memakmurkan negara 
D. Meningkatkan kesejahteraan rakyat 
E. Mengurangi pengangguran 

2. Penghitungan pertumbuhan ekonomi sangat bermanfaat bagi perekonomian suatu negara. Salah satu manfaatnya adalah .... 
A. Digunakan untuk mengukur hasil pembangunan nasional 
B. Menunjukkan peningkatan kualitas masyarakat 
C. Digunakan sebagai alat ukur kualitas tenaga kerja suatu negara 
D. Digunakan untuk menggambarkan ketimpangan ekonomi 
E. Menggambarkan tingkat pemerataan pendapatan masyarakat 

3. Informasi survei suatu daerah sebagai berikut 
1) kenaikan pendapatan daerah tersebut menduduki urutan ke tiga dari delapan daerah 
2) kenaikan pendapatan perkapita yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya 
3) Peningkatan kemakmuran mulai dirasakan oleh masyarakat 
4) terjadi perubahan struktur ekonomi dimasyarakat 
Berdasarkan pernyataan di atas ,yang termasuk ciri-ciri pertumbuhan ekonomi adalah... 
A. 1) dan 2) 
B. 1) dan 3) 
C. 2) dan 3) 
D. 2) dan 4) 
E. 3) dan 4) 

4. Menurut pendapat Frederick List pertumbuhan perekonomian dapat diukur berdasarkan perkambangan…. 
A. Peradaban masyarakat  
B. Sarana tukar menukar (medium of exchange) 
C. Teknik produksi 
D. Sarana distribusi 
E. Pasar 

5. Di bawah ini yang bukan merupakan tahap-tahap dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat yang menurut Karl Bucher, yaitu rumah tangga … 
A. Dunia  
B. Bangsa 
C. Tertutup 
D. Kota 
E. Internasional 

6. Aspek tabungan dan inviestasi adalah sebuah instrumen penting dalam penentu utama adanya pertumbuhan ekonomi. Pendapat tersebut dikemukakan oleh …. 
A. Fredrich List  
B. Werner Sombart 
C. Robert Sollow  
D. Max Weber 
E. Harrod-Domar 

7. Pertumbuhan ekonomi menurut aliran Historis yaitu tukar menukar:  
1) Secara innatura 
2) Dengan perantara uang 
3) Dengan menggunakan kartu kredit    Pendapat di atas, dikemukakan oleh …. 
A. Max Weber  
B. Frederick List  
C. Gustav Von Schmoller   
D. Bruno Hildebrand   
E. Werner Sombart  

8. Menurut Walt Whitman Rostow, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa akan melalui tahap-tahap… 
A. rumah tangga tertutup, rumah tangga kota, rumah tangga bangsa, rumah tangga dunia 
B. berburu dan mengembara, pertanian dan kerajinan, perniagaan, industri dan perdagangan 
C. pertukaran secara barter, pertukaran dengan perantaraan uang, pertukaran dengan kredit 
D. tradisional, transisi, lepas landas, kematangan, konsumsi tinggi 
E. pra-kapitalis, kapitalis madya, kapitalis raya 

9. Berikut data Produk Domestik Bruto (PDB) Negara Semesta periode tahun 20142017: 

Dari tabel tersebut, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2016-2017 adalah .... 
A. 3,35% 
B. 3,40% 
C. 3,47% 
D. 3,84% 
E. 4,00% 

10. Berikut ini GNP Negara Y: 
- GNP tahun 2008 Rp12.500 M 
- GNP tahun 2009 Rp13.250 M 
- GNP tahun 2010 Rp14.850 M 
Berapa besar pertumbuhan ekonomi Negara Y tahun 2009 ? 
A. 5,6 % 
B. 6 % 
C. 8 % 
D. 10,7 % 
E. 12 % 
 
Kunci Jawaban
 
1. B
Pertumbuhan ekonomi dapat dijadikan sebagai patokan yang melihat kemajuan suatu negara dan bagaimana hasil dari pembangunan yang dilakukan selama periode tersebut. Jika pembangunan yang dilakukan pemerintah berhasil dengan efektif, maka akan terlihat pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam masyarakat 

2. A
Penghitungan pertumbuhan ekonomi sangat bermanfaat bagi perekonomian suatu negara. Salah satu manfaatnya adalah digunakan untuk mengukur hasil pembangunan nasional. Pertumbuhan ekonomi adalah perubahan perekonomian kearah yang lebih baik lagi dari tahun ke tahun, sehingga pertumbuhan ekonomi digunakan sebagai alat pembanding bagi pertumbuhan ekonomi dari tahun-tahun sebelumnya.  

3. A
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.  

4. C
Menurut Friendrich List, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dilihat dari teknik produksi sebagai sumber penghidupan. Tahapan terdiri dari : 
1) Masa berburu dan mengembara  
2) Masa berternak dan bertani  
3) Masa bertani dan kerajinan  
4) Masa industri dan perdagangan 

5.  E
Perkembangan ekonomi ditinjau dari jarak antara produsen dengan konsumen. Tahapan terdiri dari : 
1) Rumah tangga tertutup 
2) Rumah tangga kota 
3) Rumah tangga bangsa 
4) Rumah tangga dunia 

6.  E
Menurut Harrod-Domar investasi dapat memperbesar kapasitas produksi ekonomi dengan cara meningkatkan stok modal. Pembentukan modal ini dianggap sebagai pengeluaran yang akan menambah permintaan kebutuhan seluruh masyarakat. 

7. D
Teori Bruno Hildebrand melihat perkembangan ekonomi ditinjau dari cara pertukaran yang digunakan dalam masyarakat. Tahapan terdiri dari : 
1) Masa pertukaran dengan barter (natura) 2) Masa pertukaran dengan uang 
3) Masa pertukaran dengan kredit. 

8. D
Walt Whitman Rostow dalam buku ‘The Stages of Economic Growth’ berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi dibagi menjadi 5 tahap: 
1) Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) 
2) Pra-Lepas Landas (The Pre-Condition for Take Off) 
3) Lepas Landas (The Take Off) 
4) Dorongan Menuju Kedewasaan (The Drive to Maturity). 
5) Konsumsi Tinggi. 

9.  A 




10. B  
PE= 13.250-12.500/12.500 x 100%= 6%
 

F. Penilaian Diri 

Setelah Anda mempelajari materi dan mengerjakan latihan soal, bagaimanakah penguasaan Anda terhadap materi-materi berikut? Yang harus Anda lakukan adalah melakukan penilaian diri dengan memberi tanda ceklist (√) pada kolom Ya/Tidak.  Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan  ke pembelajaran berikutnya. 
Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Pertumbuhan Ekonomi Mapel Ekonomi kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Pertumbuhan Ekonomi  File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • teori pertumbuhan ekonomi klasik
    • teori pertumbuhan ekonomi pdf
    • teori pertumbuhan ekonomi neo klasik
    • perbedaan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
    • tokoh pertumbuhan ekonomi
    • teori pertumbuhan ekonomi menurut schumpeter
    • pertumbuhan dan pembangunan ekonomi pdf
    • teori-teori ekonomi