Tahukah Anda Novel Paling Kontrovesial? Berikut Merupakan Lima Novel Paling Kontrovesial-Bukan.Info

Apakah anda seorang pembaca novel yang haus akan cerita-cerita imajiner di dalamnya. Cerita yang membawa kita pada sebuah dunia khayalan tanpa batas. Pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas beberapa novel yang paling kontroversial yang pernah ditulis oleh penulis yang kontroversial juga, dan menggungcang dunia perbukuan selama beberapa dekade yang lalu. Novel-novel tersebut adalah yang membawa dampak sosial politik pada dunia yang mengakibatkan beberapa pemimpin politik mengancam penulisnya, melarang beredarnya novel tersebut, dan bahkan mengancam siapa saja yang membaca novel tersebut.


1. The Satanic Verses by Salman Rushdie
 
the satanic verses by salman rushdie
image source google.com

Novel yang ditulis oleh Salman Rusdie ini merupakan karyanya yang ke-empat yang pertama kali dirilis pada tahun 1988. Judul dari novel ini pembaca akan mengetahui sebagai ayat-ayat setan, dimana tokoh utama dalam novel ini yang bernama Mahound mirip karakternya dengan Muhammad sang Nabi orang-orang Islam. Dua tokoh lainnya adalah Gibreel Farishta dan Saladin Chamcha, kisah dalam novel ini diceritakan secara kilas balik paralel. Novel ini sangat menguncang dunia Islam, sampai seorang pemimpin Revolusi Islam Irang Ayatullah Imam Khomeini mengeluarkan fatwah, bagi siapa yang berhasil membunuh Salman Rushdie akan diberi hadia 1 juta dan 3 juta bagi warga negara Iran. Tidak hanya Iran, negara lain pun pemerintahnya ikut mengelurakan fatwah dalam kehebihan ini. Venezuela melarang buku tersebut dibaca dan penjara selama 15 bulan bagi siapa yang membacanya. Di India buku tersebut tidak boleh beredar, dan menyulut kerusuhan di Pakistan pada tahun 1989.



2. American Psycho

american psycho
image source google.com
Novel yang beberapa kali diberi label sebagai “Kunci Abad 20” ini merupakan novel yang sangat kontroversial. Dirilis pada tahun 1991 menyoroti sifat lelucon dari yuppies di Amerika. Kisahnya diceritakan melalui seorang protagonis Patrick Bateman, seorang yuppie gila yang menjadi pembunuh berantai. Novel dengan tokoh utamanya bernama Pertic sebagai simbol kemajuan Amerika ini, mengisahkan Petric sebagai sosok yang bekerja keras dan disukai banyak orang. Namun dibalik semua itu, orang-orang tidak mengetahui siapa sebenarnya sosok Petric tersebut. Petrik ternyata seorang pembunuh berdarah dingin yang tidak memiliki sisi kemanusiaan manusia. Novel ini kemudian mengundang kontroversial di beberapa negara, terutama di Amerika, penulis pun mendapat surat kebencian dari berbagai pihak dan buku ini masih tidak dapat di baca oleh anak yang berusia dibawah 18 tahun.





3. The Da Vinci Code by Dan Brown



the davinci code by dan brown
image source google.com

Buku yang ceritanya berkisah tentang tokoh-tokoh yang menemukan rahasia gelap yang disembunyikan oleh Gereja Katolik selama berabad-abad, yang menyoroti keilahian Kristus. Buku (dan film) ini telah menjadi sangat populer tetapi juga memperoleh kontroversi atas deskripsi akurat tentang sejarah, geografi, seni dan arsitektur. penulis lain bahkan menggugat Dan Brown untuk plagiarisme. Buku yang dirilis pada tahun 2001 ini merupakan salah satu buku terlaris di dunia dengan 36 juta eksemplar dan telah diterjemahkan ke dalam 44 bahasa, termasuk Indonesia.




4. Lolita by Vladimir Nabokov

lolyta
image source google.com

Buku yang sukses dijual di Amerika dengan 100.000 ekseplar pada minggu pertama ini ternyata mendapat respon negatif dari beberapa negara, yaitu Argentina, Selandia Baru, Perancis, Inggris, dan Afrika selatan ini mengisahkan seorang pedofil yaitu Humbert Humbert, yang memiliki obsesi tertentu dengan seorang gadis berusia 12 tahun bernama Dolores Haze. Novel ini pertama kali diluncurkan pada tahun1995, langsung di protes karena dianggap tidak etis dan tidak bermoral.


5. The Adventures of Huckleberry Finn

the adventure of huckleberry finn
image source google.com
Buku ini merupakan salah satu buku yang paling menantang sepanjang masa, khususnya di Amerika Serikat. Buku ini telah dilarang dari perpustakaan di seluruh negeri maupun dihapus dari kurikulum sekolah. Buku ini juga ada dalam daftar American Library Association’s ‘Most Frequently Challenged Books’. Alasan untuk semua ini adalah karena bahasa rasial yang digunakan dalam buku ini. Sebagai contoh, kata "negro" muncul dalam buku ini lebih dari 200 kali.

Terima kasih atas kunjungannya di bukan.info ^_^