7 KIAT SUKSES MEMILIH PERGURUAN TINGGI-Bukan.info

Hai sahabat bukan.info, gimana kabarnya? Para sahabat terutama kalangan pelajar SMU dan sederajat yang baru saja mendengar hasil ujiannya mungkin saat ini sudah mulai memikirkan trik-trik ataupun cara untuk bisa masuk ke perguruan tinggi yang baik kualitasnya. Nah, untuk membantu sahabat bukan.info dalam memilig masuk ke perguruan tinggi, kali ini bukan.info hadir dengan informasi mengenai tips sukses memilih perguruan tinggi di indonesia.
Karena kai tahu bahwa SMA sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah atas yang dirancang untuk mempersiapkan anak-anak didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Setiap siswa SMA seharusnya mempunyai wawasan ke depan kira-kira Perguruan Tinggi mana yang akan dimasuki kelak setelah lulus SMA. Pemilihan studi di perguruan tinggi sangat menentukan bagi peserta didik SMA dalam rangka untuk mengejar cita-cita karirnya. Justru karena perguruan tinggi sangat menentukan arah dan perjalanan karir peserta didik maka peserta didik sering kesulitan untuk menentukan perguruan tinggi untuk studi lebih lanjut. Berikut ada 10 kiat sukses untuk memilih perguruan tinggi:



1.    Memperoleh informasi yang lengkap mengenai berbagai perguruan tinggi


Image source Google.com

Informasi yang penting mengenai perguruan tinggi sangat penting bagi calon mahasiswa. Hal ini agar calon mahasiswa memiliki wawasan mengenai perguruan tinggi yang ada dan tidak bimbang dan ragu dalam memilih perguruan tersebut. Hal yang harus dipahami tersebut meliputi, agreditasi perguruan tinggi tersebut yang merupakan barometer kualitas perguruan tinggi bersangkutan. Selain itu fakultas yang ada dan jurusan serta agreditasi dari tiap-tiap jurusan yang ada.


2.    Membaca diri 


Image source Google.com

Membaca diri disini adalah cara untuk memahami diri kita lebih dalam. Apa kekurangan dan kelebihan diri kita, seperti apa kecenderungan diri kita. Sehingga dengan demikian kita bisa mempersiapkan diri kita untuk menjaga setiap kemungkinan yang dihadapi ketika diri kita dalam posisi lemah dalam hal-hal terkait. Seperti ilmu apa yang kita kuasai, bakat apa yang kita miliki, dan cara atau metode belajar seperti apa yang menjadi kecenderungan kita. Dengan demikian kita telah satu langkah dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk di perguruan tinggi yang nantinya kita pilih.


3.    Tekad, minat, kemauan, dan keinginan harus sejalan dengan kemampuan


Image source Google.com

Tekat yang kuat serta diiringi niat dan kemauan yang kuat pula menjadi energi tersendiri pada diri kita untuk menjadi orang yang lebih bersemangat dan berkeinginan kuat untuk memahami sesuatu. Dalam situasi yang seperti ini kita harus benar-benar bijak. Keinginan yang sangat kuat pasti memunculkan usaha keras, usaha keras pasti akan membuahkan hasil meskipun dalam jangka waktu yang lama. Jadi orang yang menginginkan jurusan atau karir tertentu tetapi ternya kemampuannya tidak mendukung harus siap dengan kerja keras dan alokasi waktu yang lebih.


4.    Pilihan jangan diarahkan ke perguruan tingginya tetapi ke jurusannya


Image source Google.com

Kualitas pendidikan tinggi tidak dinilai dari perguruan tingginya tetapi dari jurusannya.  Di dalam perguruan tinggi yang ternama tidak setiap jurusannya baik. Begitu juga sebaliknya, tidak semua jurusan yang ada di perguruan tinggi yang tidak ternama semua jurusannya jelek kualitasnya.Kualitas pendidikan dari jurusan dapat dilihat dalam status akreditasi.


5.    Cari info status akreditasi 


Image source Google.com

Status akreditasi dari suatu jurusan berbentuk nilai A, B, C dst. Status akreditasi ini dapat dilihat langsung dalam media-media promosi perguruan tinggi tersebut. Bagaimana dengan promosi yang tidak mencantumkan status akreditasinya. Jawabannya jelas kan? Kalau status akreditasinya baik pasti dicantumkan untuk promosi. Kalau tidak dicantumkan berarti status akreditasinya kurang memuaskan.


6.    Adakan survey biaya 


Image source Google.com

Survey biaya sangat perlu dalam membuat rancangan pembiayaan kuliah. Rancangan ini penting untuk menghindari berhenti kuliah karena ternyata kesulitan biaya setelah proses kuliah berlangsung.


7.    Berdoa


Image source Google.com

Berdoa adalah komunikasi kita dengan Tuhan. Semakin banyak berdoa semakin dekat dengan Tuhan. Sama juga dengan orang tua atau teman kita, semakin dekat kita dengan teman atau orang tua kita, maka kecenderungannya adalah mereka akan menuruti keinginan, kemauan kita karena sudah merasa dekat dengan kita mereka tidak mau menyakiti hati kita. Agaknya begitu juga dengan Tuhan. Semakin kita dekat dengan Tuhan maka Tuhan akan mengabulkan keinginan kita, tetapi dengan catatan bahwa keinginan kita memang baik.