ZCgRxn24sMSt1P8PT34NVVluf7C7ODQ8eSh7SrtI
Bookmark

Pengertian, Unsur dan Klarifikasi Cuaca dan Iklim Serta Perbedaannya

Pengertian cuaca adalah kondisi udara yang terjadi di suatu daerah atau wilayah dalam periode waktu tertentu. Cuaca hanya terjadi dalam waktu singkat yaitu hanya beberapa jam yang disebabkan oleh adanya perbedaan suhu dan kelembaban (tingkat kebasahan udara).

Pengertian, Unsur dan Klarifikasi Cuaca dan Iklim Serta Perbedaannya
Pengertian, Unsur dan Klarifikasi Cuaca dan Iklim Serta Perbedaannya

Perbedaan suhu dan kelembaban tersebut dapat menciptakan cuaca berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lain yang dilatarbelakangi oleh sudut pemanasan matahari dikarenakan perbedaan lintang bumi. Selain itu cuaca juga dipengaruhi oleh corona yaitu aura plasma yang mengelilingi matahari dan bintang-bintang lainnya di angkasa.

Pengertian iklim adalah kondisi rata-rata cuaca pada suatu wilayah yang sangat luas dalam periode waktu yang sangat lama. Iklim terjadi dalam waktu lama, umumnya 11-30 tahun yang disebabkan oleh letak geografis dan topografi suatu wilayah yang mempengaruhi posisi matahari terhadap daerah di bumi.

Baca juga artikel yang serupa


Posisi matahari di wilayah khatulistiwa (equator) menyebabkan terjadinya iklim tropis sedangkan wilayah yang sedikit mendapat matahari akan menyebabkan iklim kutub (dingin). Oleh karena itu, di planet bumi memiliki beberapa iklim berdasarkan posisi relatif suatu tempat dan perbedaan dan pola perubahan suhu udara, yaitu:

  1. Iklim Tropis terletak antara 0° – 231/2° LU/LS. Ciri-ciri iklim tropis suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal.
  2. Iklim sub tropis terletak antara 231/2° – 40°LU/LS. Daerah ini merupakan peralihan antara iklim tropis dan iklim sedang. Ciri-ciri iklim sub tropis adalah terdapat empat musim, yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi.
  3. Iklim sedang terletak antara 40°- 661/2° LU/LS. Ciri-ciri iklim sedang adalah banyak terdapat gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara tiba-tiba.
  4. Iklim dingin (Kutub)terletak antara 66,5°LU-90°LU dan 66,5°LS-90°LS. Ciri-ciri iklim kutub adalah musim dingin berlangsung lama dan musim panas yang sejuk berlangsung singkat. Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga terdapat salju abadi.

Perbedaan Cuaca dan Iklim

Setelah mengetahui pengertian cuaca dan iklim maka keduanya berbeda pengertian namun memiliki keterkaitan karena persamaan unsur terbentuknya cuaca dan iklim yaitu matahari, suhu, kelembaban udara, tekanan udara, angin, curah hujan dan awan.

Perbedaan lain dari sudut keilmuan yaitu ilmu yang mempelajari cuaca adalah meteorologi sedangkan ilmu yang mempelajari iklim adalah klimatologi.

  1. Cuaca memiliki daerah cakupan dan pengamatan sempit sedangkan iklim lebih luas.
  2. Pengamatan cuaca dilakukan selama 24 jam sedangkan iklim dilakukan selama 11-30 tahun.
  3. Sifat cuaca cepat berubah sedangkan iklim sangat sulit berubah.
  4. Prakiraan cuaca mudah sedangkan iklim sulit.

Contoh cuaca:

Cuaca pagi hari ini di Jakarta hujan dan diperkirakan cuaca pada sore hari cerah. Sedangkan cuaca di Surabaya pagi ini cerah diperkirakan siang cuaca berawan.

Contoh iklim:

  1. Negara dengan Iklim Tropis: Indonesia, Brasil, Kamerun, Zambia
  2. Negara dengan Iklim Subtropis: Jepang, Korea Selatan, Maroko, Uruguay, Amerika Serikat (sebagian), Yunani.
  3. Negara dengan Iklim Sedang: Inggris, Prancis, Jerman, Denmark, Uzbekistan, Mongolia.
  4. Negara dengan Iklim Kutub: Finlandia, Eslandia, Denmark, Swedia, Norwegia, Amerika Serikat (Alaska), Kanada

Unsur-unsur cuaca dan iklim


Cuaca dan iklim dapat terbentuk dari unsur-unsur berikut :

1. Sinar matahari
Bumi beredar mengelilingi matahari pada lintasan elips yang disebut garis edar. Proses penyinaran matahari pada bumi di sebut insolasi. Sebagai akibat penyinaran matahari, terjadi pemanasan di permukaan bumi.

Proses pemanasan tersebut dinamakan radiasi. Radiasi dari sinar matahari menjadi sumber pemanas utama bagi bumi. Radiasi matahari merupakan salah satu penyebab variasi dan perubahan cuaca. Unsur radiasi matahari yang perlu di perhatikan adalah intensitas radiasi dan lamanya radiasi berlangsung. 

2. Suhu udara
Suhu udara adalah derajat panas dinginnya udara. Alat untuk mengukur suhu udara disebut termometer. Termometer yang dapat mencatat suhu udara secara otomatis disebut termograf. Hasil catatan termograf disebut termogram.

Faktor-faktor yang memengaruhi suhu udara yakni sebagai berikut :

  • Lamanya penyinaran matahari
  • Sudut datang sinar matahari
  • Letak lintang suatu wilayah
  • Ketinggian tempat


3. Tekanan udara
Tekanan udara adalah suatu gaya yang timbul oleh adanya berat dari lapisan udara.

4. Kelembapan udara
Kelembapan udara adalah kandungan uap air yang ada dalam udara.

5. Angin
Angin adalah udara yang bergerak dari suatu tempat ke tempat yang lain.

6. Curah hujan
Hujan adalah suatu proses jatuhnya air dari udara ke permukaan bumi. Air yang jatuh dapat berbentuk cair maupun padat (es dan salju). Hujan terjadi karena menguapnya air sebagai akibat dari pemanasan sinar matahari.

Uap-uap air tersebut kemudian naik ke atmosfer dan mengalami kondensasi sehingga membentuk awan. Lama kelamaan awan akan makin berat, karena kandungan airnya makin banyak. Bila uap air di awan telah mencapai jumlah tertentu, maka titik-titik air pada awan tersebut akan jatuh sebagai hujan.

7. Awan
Awan adalah kumpulan besar dari titik-titik air atau kristal-kristal es yang halus di atmosfer. Berdasarkan bentuknya awan dibagi menjadi 4 yakni sebagai berikut :

  • Awan Cumulus, Awan cumulus adalah awan putih yang bergerombol yang sering kita lihat di siang dan sore hari.
  • Awan Stratus, Awan stratus adalah awan yang berbentuk seperti selimut yang berlapis-lapis dan relatif luas.
  • Awan Cirrus, Awan cirrus adalah awan yang letaknya tinggi sekali dan tipis seperti tabir.
  • Awan Nimbus, Awan nimbus adalah awan gelap dengan bentuk yang tidak menentu, awan ini menandakan akan terjadinya hujan.

Iklim Menurut Para Ahli


Berdasarkan faktor-faktor di atas, Indonesia termasuk beriklim musim karena pengaruh angin musim dan iklim laut pada sebagian besar wilayah Indonesia yang berupa lautan. Iklim juga dapat dibedakan menurut beberapa ahli Klimatologi, yakni sebagai berikut :

Iklim menurut W. Koppen
W. Koppen membuat klasifikasi iklim untuk seluruh dunia berdasarkan suhu dan curah hujan. Pembagian iklim menurut W. Koppen, sebagai berikut :
  • Iklim khatulistiwa
  • Ikim kering
  • Iklim Sedang
  • iklim dingin

Iklim menurut Schmidt dan Ferguson
Pembagian tipe iklim ini berdasarkan banyaknya curah hujan tiap-tiap bulan, yakni membandingkan jumlah rata-rata bulan kering dan rata-rata jumlah bulan basah dikalikan 100%. Dikatakan bulan kering apabila rata-rata curah hujan sebulan kurang dari 60 mm. Disebut bulan lembap apabila curah hujan dalam sebulan antara 60 mm-100 mm dan bulan basah jika curah hujan dalam sebulan lebih ari 100 mm.

Iklim menurut F. Junghuhn
F. Junghuhn mengklasifikasikan iklim menurut ketinggian tempat dan suhu serta kesesuaiannya untuk jenis tanaman tertentu. F. Junghuhn membagi iklim menjadi 4 yakni :
  • Daerah panas, Daerah panas dengan ketinggian 0-600 mdpl, suhu 220C - 26,30C dengan tanaman padi, tebu, tembakau, cokelat dan kelapa.
  • Daerah sedang, Daerah sedang dengan ketinggian 600 m-1500 mdpl, suhu 17,10C - 220C, dengan tanaman padi, tembakau, kopi, teh, cokelat dan sayuran.
  • Daerah sejuk, Daerah sejuk dengan ketinggian 1500 m-2500 mdpl, suhu 11,10C - 17,10C, dengan tanaman kopi, teh, kina dan sayuran.
  • Daerah dingin, Daerah dingin dengan ketinggian diatas 2500 mdpl, suhu 6,20C-11,10C dan tidak terdapat tanaman budi daya.

Meteorologi dan Klimatologi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dikemukakan bahwa meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang cuaca, dan klimatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang iklim. Dari aspek sains dan teknologi, pembidangan sains meteorologi dan klimatologi dijabarkan sebagai berikut (International Meteorological Vucabulary, WMO) :

Ditinjau dari lingkup skala ruang dan waktu, meteorologi dibagi 2 (dua) :
  • Meteorologi Mikro
  • Meteorologi Meso
Ditinjau dari definisi dan klasifikasi tentang iklim, studi iklim ditetapkan menurut konsep, waktu, skala, wilayah, dan jenis, yaitu :

Konsep Iklim, meliputi :
  • Iklim Radiasi (Radiation Climate)
  • Iklim Hipotetik (Hypothetical Climate)
  • Iklim Tiruan (Artificial Climate)
Waktu Iklim, meliputi :
  • Iklim Prasejarah
  • Iklim Sejarah
  • Iklim Quaterner (Quaternary Climate)
Skala Iklim, meliputi :
  • Iklim Mikro (Micro Climate)
  • Iklim Meso (Meso Climate)
  • Iklim Ruangan (Indoor Climate)
Wilayah Iklim, meliputi :
  • Iklim Kutub (Polar Climate)
  • Iklim Tengah (Temperate Climate)
  • Iklim Subtropis (Subtropical Climate)
  • Iklim Tropis (Tropical Climate)
  • Iklim Khatulistiwa (Tropical Climate)
Jenis Iklim, meliputi :
  • Iklim Benua (Continental Climate)
  • Iklim Bahari (Maritime / Marine Climate)
  • Iklim Monsun (Monsoon Climate)
  • Iklim Mediteran (Mediterranian Climate)
  • Iklim Tundra (Tundra Climate)
  • Iklim Gunung (Mountain Climate)
Proses terjadinya cuaca dan iklim, secara garis besar dipengaruhi oleh :
  • Perbedaan derajat garis-garis lintang, garis hujan, permukaan tanah dan permukaan air, adanya gunung, serta keadaan topografi.
  • Keadaan atmosfer secara menyeluruh seperti angin, massa udara, serta adanya pusat-pusat tekanan udara yang agak permanen.

Klimatologi, adalah pengetahuan yang berusaha menerangkan atau menjelaskan keadaan iklim, bagaimana perubahan dari satu tempat ke tempat lainnya, serta bagaimana hubungannya dengan aktivitas kehidupan manusia.

Klimatologi, dapat diartikan lebih luas, yaitu segala kegiatan yang ada hubungannya dengan iklim, artinya dapat berupa penelitian, hubungan-hubungan, analisa pengolahan dan pelayanan, bahkan dapat berbentuk prakiraan iklim atau prakiraan musim.

Pemahaman tentang cuaca dan iklim lebih lanjut, memerlukan pendekatan dari berbagai aspek, antara lain aspek fisika, aspek geografi, aspek topografi-orografi, aspek struktur dan orientasi kepulauan.

Informasi Cuaca

Pada saat ini telah banyak media, baik cetak maupun elektronik yang memuat informasi cuaca dalam bentuk ramalan cuaca. Ramalan cuaca secara langsung dapat pula Anda simak dari media televisi. Di Indonesia, lembaga yang paling berwenang dalam memberikan informasi cuaca adalah Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Departemen Perhubungan Nasional. Hal-hal yang diinformasikannya pada umumnya berupa kecenderungan suhu udara, tekanan udara, arah dan kekuatan angin, kondisi perawanan, serta kecenderungan akan peluang terjadinya hujan. Informasi cuaca sebaiknya dikemas semenarik mungkin, agar masyarakat menjaga tertarik. Hal ini disebabkan informasi cuaca penting untuk berbagai pihak, seperti aktivitas perhubungan udara, perhubungan laut, serta aktivitas pertanian. Keadaan awan yang mendung, kabut tebal di atas laut, serta kekuatan angin sangat berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan udara dan pelayaran.

Data suhu udara, tekanan, kelembapan udara, serta hujan sangat terkait dengan aktivitas pertanian dan perkebunan. Tanaman-tanaman tertentu dapat tumbuh dengan baik, jika sesuai dengan suhu udara, tekanan, serta kelembapan. Tanaman teh dan sayuran sesuai ditanam pada daerah dataran tinggi dengan suhu udara yang relatif rendah.

Untuk dapat meramalkan cuaca tentu tidak sembarangan, tetapi harus didukung oleh keahlian dan penelusuran data yang akurat. Tanpa keahlian khusus dan data yang akurat, akan menyebabkan ramalan dan informasi cuaca itu memiliki penyimpangan yang sangat besar. Namun demikian, ramalan cuaca tersebut dapat saja tidak mengena dengan tepat, jika tibatiba ada perubahan secara mendadak.

Badan ramalan cuaca di Amerika Serikat sangat berperan dalam memberikan informasi cuaca kepada masyarakat luas. Ramalan mengenai akan terjadinya badai tornado dan angin topan selalu diinformasikan jauhjauh hari sebelum terjadi. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat lebih bersikap waspada dan dapat melakukan tindakan antisipatif.

Badan ramalan cuaca di Amerika Serikat juga membuat ramalanramalan khusus mengenai kadar polusi udara, pasang surut air laut, udara dingin, dan hal-hal khusus yang berhubungan dengan cuaca yang sangat diperlukan oleh masyarakat perdesaan.


Pencarian paling populer

  • cuaca dan iklim pdf
  • komponen cuaca dan iklim
  • cuaca dan iklim geografi
  • unsur cuaca dan iklim
  • pengertian cuaca dan iklim
  • perbedaan cuaca dan iklim
  • materi cuaca dan iklim
  • artikel cuaca dan iklim
0

Post a Comment