Manfaat dan Gejala Kekurangan dari Vitamin A

Antioksidan yang kuat dan vitamin yang larut dalam lemak, Vitamin A memainkan peran penting dalam tubuh kita dalam hal penglihatan yang sehat, sistem saraf yang berfungsi dengan baik, kulit yang sehat dan banyak lagi.

Manfaat dan Gejala Kekurangan dari Vitamin A
Manfaat dan Gejala Kekurangan dari Vitamin A
Sama seperti kebanyakan antioksidan bekerja, Vitamin A juga membantu mengurangi peradangan dengan melawan radikal bebas berbahaya di tubuh. Fungsi lain dari Vitamin A termasuk memperlambat proses penuaan, membangun tulang yang lebih kuat, meningkatkan imunitas dan memfasilitasi diferensiasi sel. Makanan seperti bayam, wortel, sayuran hijau berdaun, telur dan susu adalah sumber vitamin A.



Gejala kekurangan vitamin A


Beberapa fungsi penting yang dilakukan oleh Vitamin A meliputi pemeliharaan penglihatan normal, pertumbuhan tulang yang tepat, perlindungan selaput lendir terhadap infeksi di saluran kemih, saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Malabsorpsi lemak dapat menyebabkan kekurangan vitamin A dalam tubuh.

Gangguan pankreas, sindrom usus bocor, penyakit radang usus dan masalah sensitivitas gluten lainnya dapat menyebabkan malabsorpsi Vitamin A - yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan vitamin A.

Anak-anak lebih rentan terhadap risiko Vitamin A dibandingkan orang dewasa.

1. Visi buruk

Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan penebalan kornea dan bahkan kebutaan. Kreatomalacia adalah penyakit defisiensi vitamin A yang dapat menyebabkan kerusakan pada kedua mata. Ini menyebabkan kerutan mata, pelunakan kornea dan keruh. Jika pelunakan kornea tidak diobati, dapat menyebabkan infeksi pada kornea, ruptur mata dan perubahan pada jaringan degeneratif. Semua kondisi ini pada akhirnya dapat menyebabkan kebutaan.


2. Kerusakan kulit dini

Kondisi kulit seperti penebalan folikel, penskalaan dan pengeringan adalah semua gejala kekurangan vitamin A. Hal ini juga dapat menyebabkan keratinisasi kulit - suatu kondisi dimana kelembaban hilang di sel epitel kulit sehingga sulit dan kering. Hal ini terjadi pada selaput lendir saluran kencing, saluran cerna dan saluran pernapasan.

3. Infeksi pernafasan

Kekurangan vitamin A bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan di tubuh.

4. Resiko saat hamil

Wanita hamil membutuhkan dosis tinggi vitamin A. Kurang vitamin A selama kehamilan dapat menyebabkan kebutaan malam.




Manfaat kesehatan dari Vitamin A



1. Menjaga kesehatan mata

Vitamin A sangat penting untuk memfungsikan mata dengan baik. Vitamin A tetes mata bisa efektif dalam mengatasi mata kering. Vitamin A juga terbukti efektif dalam memperlambat penyakit Stargardt, yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan pada orang muda.

2. Pertahankan kekebalan

Vitamin A penting untuk kekebalan tubuh kita. Penyakit dan kondisi autoimun seperti flu dan flu bisa ditangani dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin A. Vitamin A lebih penting untuk membangun kekebalan pada anak. Kekurangan Vitamin A pada anak-anak dapat membuat mereka rentan terhadap infeksi seperti campak dan diare.

sinusitis radang hidung dinginVitamin A membantu dalam menghadapi kondisi seperti flu dan flu

3. Radang

Sifat antioksidan dalam Vitamin A membantu melawan radikal bebas berbahaya di tubuh. Radikal bebas ini dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan. Kurangnya vitamin A yang cukup dapat menyebabkan alergi makanan dan pembengkakan. Alergi makanan akibat reaksi berlebihan terhadap sistem kekebalan terhadap makanan. Penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkisnons dapat disebabkan karena pembengkakan dan defisiensi vitamin A.

4. Menjaga kesehatan kulit

Kesembuhan luka dan pertumbuhan kembali kulit adalah dua fungsi penting yang dilakukan oleh Vitamin A dalam tubuh. Ini juga bekerja sebagai bantuan kuat melawan kanker kulit. Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan kulit dan jerawat menjadi buruk. Ini membuat keriput dan lapisan kulit di teluk karena menghasilkan kolagen. Kehadiran kolagen juga menghasilkan kulit yang terlihat lebih muda. Vitamin A juga telah terbukti bermanfaat bagi pertumbuhan rambut.

5. Membantu mencegah kanker

Vitamin A memiliki kemampuan untuk mengendalikan beberapa sel ganas dalam tubuh. Asam retinoat bertanggung jawab untuk menekan kanker kulit, paru-paru, payudara, ovarium dan kandung kemih. Ini adalah yang terbaik untuk mengkonsumsi Vitamin A melalui sumber makanan alami daripada mengonsumsi suplemen Vitamin A.

Sumber Vitamin A

Wortel, ubi jalar, kangkung, bayam, selada, aprikot, brokoli, telur dan mangga dianggap sebagai sumber vitamin A.

Asupan vitamin A yang disarankan

Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin A dengan mengkonsumsi makanan yang seimbang dan sehat. Orang dengan gangguan pencernaan sering disarankan untuk memiliki suplemen Vitamin A. Jadi, di antara anak-anak antara usia 1 sampai 3 tahun, 300 mikrogram (mcg) di hari diperlukan. Di antara usia 4-8 tahun, 400 mcg per hari diperlukan dan di antara 9-13 tahun, dibutuhkan 600 mcg per hari.

Di antara wanita dewasa, yang berusia 14 tahun ke atas, 700 mcg per hari diperlukan. Wanita hamil membutuhkan sekitar 740-770 mcg per hari dan wanita menyusui membutuhkan 1.200 sampai 1.300 mcg Vitamin A dalam sehari.

Di antara pria berusia 14 tahun ke atas, 900 mcg Vitamin A dibutuhkan dalam sehari.

Efek samping dari Vitamin A

Mengkonsumsi Vitamin A dalam jumlah berlebihan bisa menyebabkan mual, kehilangan nafsu makan, sakit kuning, muntah dan rambut rontok. Orang yang menderita penyakit ginjal atau hati atau orang yang mengkonsumsi alkohol secara teratur harus menghindari suplemen Vitamin A. Selain itu, suplemen Vitamin A dapat berinteraksi dengan pil KB, perawatan kanker atau obat lain. Konsumsilah suplemen Vitamin A hanya setelah berkonsultasi dengan dokter Anda.