Pengertian, Istilah, Prinsip dan Fungsi Wireless Secara Lengkap

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu pengertian Wireless, ada baiknya jika Anda mengetahuinya sedini mungkin mulai dari sekarang. Pasalnya, di era perkembangan teknologi yang berkembang pesat seperti dewasa ini, mengetahui seluk-beluk yang ada kaitannya dengan teknologi akan menjadi keuntungan tersendiri. Khususnya jika Anda ingin memiliki daya saing yang kuat untuk mencari pekerjaan ataupun menjadi manusia unggul di bidang teknologi. Salah satu perkembangan teknologi yang tidak bisa kita hindarkan lagi adalah perkembangan dari teknologi komputer ataupun sebagainya. Yang mana perkembangan dari teknologi tersebut pasalnya sudah sangat mendarah daging dan sudah sangat mudah kita temukan pada perkembangan industri teknologi dewasa ini, salah satunya adalah wireless.

Pengertian, Istilah, Prinsip dan Fungsi Wireless Secara Lengkap
Pengertian, Istilah, Prinsip dan Fungsi Wireless Secara Lengkap

Pengertian Wireless merupakan sebuah jaringan untuk menghubungkan jaringan internet dan komputer ataupun sebagainya tanpa menggunakan sebuah kabel sebagai penghubungnya. Yang mana jaringan ini memanfaatkan kinerja udara yang dijadikan sebagai media untuk melakukan transmisi penghantar gelombang elektromagnetik. Keberadaan jaringan ini memang sudah cukup lama hadir didalam kehidupan kita dengan waktu penemuan yang cukup lama. Awal mula adanya Wireless ini sendiri diteliti dan diujicoba dengan adanya penemuan radar dan juga radio. Dikarenakan perkembangan teknologi yang begitu besar, wireless kerap kali dikembangkan bukan hanya untuk radio dan juga radar saja. Bukan hanya digunakan untuk perangkat komputer saja, wireless juga kerap dipakai untuk melengkapi berbagai perangkat canggih yang saat ini sudah sering kita temui.

Berikut Pengertian Wireless Menurut Para Ahli

Sudah ada banyak pengertian Wireless dari para ahli yang menuturkan hal tersebut. Salah satu perangkat canggih yang menggunakannya adalah telepon seluler, GPRS, komputer tanpa kabel, radio panggil, telepon cordless, remote kontrol dan masih banyak lagi penggunaannya. Berikut adalah beberapa pengertian dari Wireless yang dikemukakan oleh para ahli:

Priyambodo mengatakan bahwa Wireless merupakan standar dari jaringan tanpa kabel atau yang dikenal dengan nama Wireless Networking dengan fungsi untuk menyempurnakan komponen-komponen pada jaringan internet agar terkoneksikan atau agar terhubung dengan internet dengan mudah dan tanpa ribet.

  1. Onno W. Purbo mengatakan bahwa Wirelles merupakan standar yang sering dimanfaatkan untuk alat bantu komunikasi jaringan tanpa menggunakan sebuah kabel. Yang mana mendasari dari spesifikasi IEEE. Biasanya, jaringan tanpa kabel tersebut digunakan ataupun disharing secara bersama-sama dalam sebuah ruangan ataupun komunitas tertentu.
  2. Doni Kurniawan mengatakan bahwa pengertian Wireless atau jaringan tanpa kabel merupakan sebuah teknologi lama dengan penerapan yang sudah ditemukan pada netbook pentium 3. Dan selanjutnya, penerapan dari teknologi ini sendiri harus dihubungkan ataupun diterapkan dengan netbook pentium 4 serta generasi selanjutnya. Atau dengan kata lain sebuah jaringan wireless merupakan jaringan dari teknologi terbaru yang harus ada dalam netbook selanjutnya. Tujuannya, agar perkembangan teknologi ini bisa lebih berkembang dan juga semakin maju.
  3.  Yuhezir mengungkapkan bahwa Wireless merupakan sebuah perangkat singkatan dari Wireles Fidelity. Yakni sebuah perangkat standar untuk berkomunikasi secara lokal tanpa harus menggunakan kabel sebagai penghubungnya.
  4.  Jubile Interprise mengungkapkan bahwa Wireless merupakan varian terbaru dari teknologi informasi dan komunikasi yang lantas bekerja pada sebuah jaringan serta perangkat Wireless Local Network (WLAN)

Berikut ini kelebihan & kekurangan wireless

Kelebihan Wireless, sebagai mana di bawah ini :

  1. Pembagunan jaringan yang cepat.
  2. Mudah dan murah untuk direlokasi.
  3. Biaya pemeliharaannya murah.
  4. Infrastruktur berdimensi kecil.
  5. Mudah untuk dikembangkan.
  6. Sumber-sumber file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media kabel.
  7. Mudah sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor maupun di rumah.

Kekurangan wireless, dimana ada kelebihan tentunya pasti ada kekurangannya, antara lain :

  1. Keamanan atau kerahasiaan data data rentan.
  2. Interferensi gelombang radio.
  3. Delay (kelambatan) yang besar.
  4. Biaya peralatan rata-rata mahal.
  5. Produk dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel/cocok.
  6. Kualitas sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya kualitas dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat kualitas koneksi cuaca buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh batas-batas dinding gedung atau ruangan.
  7. Mahal dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.
  8. Kemungkinan penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan dengan menggunakan media kabel.

Prinsip Kerja dari Wireless

Prinsip kerja dari wireless ini seperti walky talky dengan transreceiver nya. Pada wireless, transreceiver nya berupa adapter yang berfungsi untuk mendeteksi adanya jaringan wireless di sekitar komputer melalui radio. Selain itu juga melalui tuning yang siap untuk mengubungkan receiver atau penerima untuk mendeteksi sinyal yang masuk. Jika sudah terdeteksi, langkah selanjutnya adalah otentikasi pengguna. Pada tahapan ini, jenis data apapun yang dikirimkan dari komputer atau laptop akan diubah melalui adaptor wireless dari bentuk digital 0s dan 1s menjadi sinyal radio yang berbentuk analog.

Disebutkan oleh para ahli, teknologi wireless akan terus mengalami kemajuan dan perkembangan termasuk dalam perkembangan komunikasi data yang mulai dikembangkan beberapa tahun ini. Onno W. Purbo, seorang ahli menyebutkan bahwa teknologi WLAN 2.4 GHz, 5.8 GHz, 5 GHz mengalami perkembangan pesat terutama karena adanya pembebasan ijin frekuensdi untuk band Industrial, Sciencific, dan Medical (ISM) serta untuk band UNII (Unlicensed Nationan Information Infrastructure) oleh Amerika Serikat.

Umumnya, standar komunikasi data yang sering digunakan adalah jenis IEEE 802.11. IEEE 802.11b dengan kecepatan maksimum sampai 11Mbps, IEEE 802.11a dan IEEE 802.11g dengan kecepatan maksimum 54 Mbps. Untuk melakukan komunikasi data dengan wireless, membutuhkan kombinasi dari beberapa komponen arsitektur interface protocol. IEEE merupakan lembaga yang mempunyai wewenang atas regulasi internasional untuk menetapkan protocol wireless yang terdiri dari arsitektur fisik dan logic.

Fungsi dari Wireless

Wireless memiliki beberapa fungsi yang dijabarkan di bawah ini:
  1. Pemakai tidak memiliki batas ruang gerak pada jarak jangkauan dari satu titik pemancar WiFi.
  2. Jarak pada sistem WiFi dapat menjangkau sampai area 100 feet atau 30 m radius. Selain itu sistem WiFi dapat diperkuat dengan peralatan khusus misalnya booster yang difungsikan sebagai relay dan mampu menjangkau jarak yang lebih luas.
  3. Perangkat wireless sebagai WiFi dapat digunakan dengan mudah dengan biaya oemasangan yang cukup murah
  4. Area jangkauan lebih fleksibel karena tidak dibatasi oleh jaringan distribusi, tidak seperti saat menggunakan kabel UTP dan fiber optic.
  5. Wireless memberikan kemungkinan untuk LAN yang dapat dipasang tanpa kabel, sehingga bisa mengurangi biaya pemasangan sekaligus perluasan jaringan.
  6. Wireless Access Point (WAP) memiliki fungsi untuk mengatur lalu lintas data, sehingga memberikan kemungkinan bagi banyak pelanggan untuk saling tehubung melalui satu jaringan.
  7. WAP bisa difungsikan sebagai hub atau switch yang menghubungkan jaringan local dengan wireless.
  8. Digunakan untuk mengatur Akses Point agar menjalankan fungsinya sebagai DHCP server.
  9. Selain itu WiFi dapat dipasang di area yang bahkan tidak dapat dijangkau oleh pemasangan kabel, yaitu area outdoor.

Perbedaan Wireless Access Point dan Wireless Router

Beberapa tahun yang lalu, kita dapat membedakan antara perangkat Wireless Access Point dan Wireless Router dari sisi harganya. Biasanya, perangkat Wireless Router akan lebih mahal harganya bila dibandingkan dengan perangkat Wireless Access Point. Namun, saat ini, perbedaan dari sisi harga sudah tidak relevan lagi jika digunakan sebagai perbandingan. Bahkan, saat ini beberapa perangkat Wireless Access Point harganya dapat melebihi harga perangkat Wireless Router.
Untuk itu, kita akan mencoba menemukan perbedaan kedua perangkat tersebut dari sisi fungsinya masing-masing.

1. Wireless Access Point dan Wireless Router pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai pintu gerbang pengguna wireless di area untuk dapat masuk ke dalam jaringan lokal. Perbedaannya adalah, Wireless Router dilengkapi dengan kemampuan untuk dapat melakukan routing, sedangkan Wireless Access Point tidak memiliki kemampuan tersebut.

2. Wireless Router memiliki fitur Network Address Translation (NAT) yang berfungsi untuk menerjemahkan banyak IP address private/lokal pada komputer klien di belakang Router kepada satu IP address tunggal yang terdaftar (IP public) agar bisa melakukan komunikasi dengan internet. Sementara, Wireless Access Point tidak mempunyai fitur fungsi NAT, sehingga mereka tidak bisa berbagi IP address terdaftar dari Internet Service Provider (ISP) dengan beberapa komputer di belakang Access Point (dimana Access Point ini dihubungkan langsung dengan Modem). Sebelum anda memutuskan untuk membeli, periksa terlebih dahulu dengan seksama apakah modem yang sekarang ini terpasang (atau kadang disediakan langsung oleh ISP) adalah modem murni yang tidak mempunyai fitur firewall atau sebuah modem dengan fungsi router/firewall. Jika anda melakukan setup Wireless Access Point langsung pada sebuah modem dengan harapan anda bisa berbagi koneksi Internet dengan beberapa komputer, maka anda akan hanya mendapati satu komputer saja yang bisa koneksi ke Internet.

3. Dengan adanya Wireless Router, modem bisa langsung disambung ke Wireless Router dan secara otomatis di-dial sehingga wireless klien dapat langsung terkoneksi dengan internet. Sebelum adanya Wireless Router koneksi internet via modem hanya dapat dilakukan langsung dari komputer atau perangkat jaringan tertentu. Fungsi modem dialer tidak dimiliki oleh Wireless Access Point.

4. Tidak semua jenis perangkat Wireless Access Point  memiliki kemampuan untuk mendistribusikan alamat IP ke wireless client secara otomatis. Sedangkan, Wireless Router dapat menjadi DHCP Server, dimana biasanya memerlukan server untuk service DHCP seperti ini.

5. Perangkat Wireless Access Point tidak memiliki fitur Bandwidth Management/Traffic Shaping, sedangkan perangkat Wireless Router dapat melakukan Traffic Shaping/Bandwidth Management.

6. Wireless Router dapat membelokkan paket data yang ditujukan ke server tertentu (Port Redirecting) dan memetakan port service yang ada di pc/server ke port yang berbeda (Port Forwarding). Sedangkan, Wireless Access Point tidak memiliki fasilitas Port Forwarding dan Port Redirecting.

7. Wireless Router menyediakan fungsi pengaturan yang bertugas untuk menyeleksi website mana yang boleh atau tidak boleh di akses oleh wireless client (fungsi parental control). Fungsi ini tidak ditemukan pada perangkat Wireless Access Point biasa.

8. Fitur Dynamic Domain Name System (DDNS) terdapat pada Wireless Router, sedangkan perangkat Wireless Access Point jarang dilengkapi dengan fitur ini. Fitur DDNS menjadikan IP publik yang sering berubah-ubah (Dynamic) menjadi hostname yang sifatnya static.

Pencarian yang paling dicari
  • pengertian wireless dan cara kerjanya
  • pengertian wireless network
  • kegunaan wireless
  • sistem kerja wireless
  • fungsi dan cara kerja wireless
  • contoh wireless
  • pengertian jaringan wireless
  • pengertian radio wireless