ZCgRxn24sMSt1P8PT34NVVluf7C7ODQ8eSh7SrtI
Bookmark

Materi Hal yang Dapat di Teladani dari Teks Biografi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA

Materi Hal yang Dapat di Teladani dari Teks Biografi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang telah kakak siapkan, materi ini kakak ambil dari mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk adik adik yang duduk dibangku kelas X SMA/MA. Semoga bermanfaat selamat belajar!!

Materi Hal yang Dapat di Teladani dari Teks Biografi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA
Materi Hal yang Dapat di Teladani dari Teks Biografi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran satu ini diharapkan kalian mampu memahami karaktersitik dan struktur teks biografi dengan kritik, teliti dan bertanggung jawab.

B. Uraian Materi

Kalian tentunya pernah mengenal tokoh pendidikan ataupun sastrawan Indonesia melalui berbagai media. Pernahkah kalian mendengar Taufiq Ismail? beliau adalah sastrawan Indonesia angkatan 66 yang karyanya sudah tak terhitung. Beliau adalah dokter hewan yang sastrawan dan peka terhadap kehidupan politik di Indonesia. Karya puisinya telah dilantunkan oleh beberapa penyanyi kondang Indonesia salah satunya Bimbo dengan judul lagunya” Sajadah Panjang”. Itulah seulas tentang Taufiq Ismail.

Pada pembelajaran ini kita akan membahas teks biografi, dari pengertian teks biografi, karakter biogarfi, dan struktur biografi. Untuk memahami teks biografi lebih lanjut perhatikan terlebih dahulu contoh teks berikut.

Tengku Ibrahim PM TOH Pembaca hikayat dari Aceh



Tengku Ibrahim PM TOH Membangun Khazanah Sastra Aceh dengan Hikayat

Janganlah Anda malu memiliki ayah seorang pembaca hikayat, seharusnya Anda bangga punya Ayah seorang pembaca hikayat. Ayah Anda Tgk. Ibrahim PM TOH adalah pahlawan budaya Aceh.” ( Muda Balia, 2016)

ltulah beberapa kalimat yang pernah ditulis Muda Balia, seorang pembaca hikayat Aceh yang mendapat rekor MURI, ketika berkenalan dan bincang bincang dengan saya seputar perkembangan hikayat Aceh melalui media sosial pada pertengahan bulan April 2016. Terinspirasi dari kata-kata Muda Balia yang menggugah perasaan itulah tergerak hati saya untuk menulis kisah ini. Kisah perjuangan dan perjalanan karier Tgk. lbrahim PM TOH seorang pembaca hikayat Aceh yang patut diberikan penghargaan sebagai sosok yang telah berjasa membangun peradaban budaya Aceh dengan hikayat.

Salah satu seni tutur Aceh yang diwariskan kepada Tgk. lbrahim PM TOH adalah seni budaya hikayat Aceh yang diwariskan oleh Tgk. Adnan PM TOH pada era tahun 1980an. Tgk. lbrahim PM TOH belajar memperdalam kepiawaian dalam bermain PM TOH kepada Tgk. Adnan selaku gurunya secara langsung atau tidak langsung karena figur yang diidolakan oleh Tgk. lbrahim dalam berkesenian ketika itu adalah sosok Adnan. Pada era tahun 1980-an, ketika semarak hikayat meriah dibaca di kampung-kampung dan radio-radio,Tgk. lbrahim sering tampil gemilang menuturkan hikayat dari panggung ke panggung. Hikayat yang dibaca pada waktu itu rata-rata bertema sejarah Aceh dan hikayat yang bernapaskan Islam seperti hikayat berkisah tentang syuhada, aulia, dan pahlawan.
Tgk. lbrahim PM TOH merupakan pelaku seni tutur kelahiran Desa Paya Kambuek, Kec. Meurah Mulia, Kab. Aceh Utara sekitar 58 tahun silam. Seorang pembaca hikayat Aceh andalan kontingen Kabupaten Aceh Utara dalam event pameran pendidikan, kebudayaan, dan pembangunan. Sering mewakili Aceh Utara dalam arena Pekan Kebudayaan Aceh di ibu kota Serambi Mekkah, Banda Aceh.
Tgk lbrahim PM TOH pria berpenampilan sederhana itu ketika tampil di pentas saat menuturkan hikayat juga piawai meniup bansi (seruling) dan menabuh rapa- i dengan suara beralun-alun dan bertalu-talu. Musik tersebut menambah keasyikan suara di sda-sela lantunan hikayat Aceh. Penampilannya mendapat gemuruh suara kegirangan penonton saat menyaksikan adegan baca hikayat yang merupakan salah satu khazanah.

Pada era tahun 1990-an, Tgk. lbrahim sering mendapat dukungan dan arahan dari Bapak H. Dahlan pegawai di pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk mengembangkan hikayat sebagai tradisi masyarakat Aceh yang mengandung pesan-pesan moral. Adakalanya hikayatjuga dibacakan di hadapan masyarakat Aceh untuk memberi nasihat dengan ungkapan-ungkapan yang halus.
Tgk. Ibrahim juga mengoleksi Hikayat Raja-raja Pasai, hikayat yang sudah langka dan dicari-cari kolektor naskah hikayat saat ini. Namun, naskah yang ada di rumah Tgk Ibrahim itu hanya berupa naskah fotokopi yang didapatkan dari gurunya Tgk. Adnan pada tahun 1990-an.

Hamdani, S.Pd. Pengamat Sastra Aceh dan Pendiri Pustaka Rumah Baca, Tgk.|brahim PM TOH)

Teks tersebut menginformasikan perjalanan hidup seorang pelaku sastra yang bernama Tengku Ibrahim PM TOH. Banyak pokok informasi yang kita peroleh di dalamnya, mulai dari latar belakang keluarga dan asaI-usul daerah, pekerjaan, sifat, dan karya-karyanya hingga kiprahnya di dunia sastra. Teks yang berciri demikian, sering disebut sebagai biografi. Biografi merupakan jenis teks cerita ulang (recount), yang menceritakan kembali kejadian atau pengalaman masa lampau. Dalam hal ini, yang diceritakan biasanya seorang tokoh yang terkenal dan memiliki jasa atau peran besar di dalam kehidupan bermasyarakat.

Ciri Umum Biografi

Biografi sering pula disebut sebagai narasi objektif karena berbentuk cerita. Sebagaimana teks berbentuk cerita lainnya, teks biografi mengandung unsur tokoh, latar, dan alur.
1. Tokoh dalam teks itu adalah Tengku Ibrahim PM TOH.
2. Latar di daerah Aceh, pada tahun 80-90-an.
3. Alur:
a. memperdalam seni PM TOH;
b. menuturkan hikayat dari kampung ke kampung;
c. mengoleksi Hikayat Raja-raja Pasai.

Berdasarkan bentuknya.teks biograh sama dengan cerpen, novel, dan jenis-jenis teks narasi lainnya. Jenis-jenis teks itu dibentuk oleh unsur-unsur tokoh, latar, dan alur. Bedanya biografi bersifat faktual. Sementara itu, cerpen dan novel merupakan teks yang bersifat imajinatif. Oleh karena itu, biografi digolongkan kedalam jenis teks narasi objektif atau narasi faktual. Hal itu karena cerita di dalamnya berupa fakta-fakta.


1. Karakteristik Biografi

Cermati cuplikan teks berikut

Tidak banyak sejarawan, kritikus sastra, maupun pengamat sastra yang mengetahui bahwa Abuya Drs. Djamaluddin Wa|y sebagai ulama Aceh yang mencintai rakyat ternyata juga piawai dalam menulis syair. Saya tidak ragu mengatakan bahwa beliau adalah seorang ulama Aceh yang sastrawan. Hal tersebut tergambarjelas dari isi buku yang ditulisnya, antara lain terdapat dalam buku yang keempat (4) yang ratarata setiapjudul materi ditulis dalam ragam bahasa sastra berbentuk syair 4 baris yang mirip pantun.
Jika Provinsi Riau terkenal dengan ulama dan sastrawan Raja Ali Haji, maka Aceh memiliki sastrawan yang juga ulama hebat bernama Abuya Djamaluddin Wa|y. Jika rakyat lndonesia pernah kagum dengan ulama yang sastrawan seperti Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah (HAMKA), maka Abuya Djamaluddin Waly adalah HAMKA-nya orang Aceh. Seperti kita juga kagum kepada sosok ulama dan sastrawan Ali Hasjmy karena ulama-ulama itu adalah permata bangsa dan pewaris para nabi.
Dalam cuplikan tersebut terdapat sebuah ”masalah” yang dialami tokoh Abuya Djamaluddin Waly, yakni ketiadaan sejarawan, kritikus sastra, ataupun pengamat sastra yang membahas karya-karya tokoh tersebut. Padahal tokoh tersebut cukup piawai dan menghasilkan banyak karyaia pun merupakan sastrawan terkenal di Aceh.

Sebagaimana yang tergambar di dalam cuplikan tersebut bahwa dalam suatu teks biografi sering disampaikan pula berbagai masalah atau kesulitan yang dialami tokohnya.Masalah-masalah itu mungkin terkait dengan keluarga, pendidikan, karier, dan hal lainnya.Di samping berbagai kesuksesan ataupun keunggulan-keunggulannya.masalah yang dialami tokoh sering pula tersaji di dalam suatu teks biografi. Dengan masalah ataupun persoalan-persoalan hidup yang diceritakan dalam suatu biografi, Pembaca dapat menjadikannya sebagai pelajaran, yang kemudian diharapkan bisa menjadi cermin pula bagi kehidupannya.


2. Struktur Teks Biografi

Untuk dapat memahami bahkan menyusun teks biografi, kalian perlu mengenali struktur dari teks tersebut dengan jelas. Sebagaimana yang kalian pahami sebelumnya bahwa biografi merupakan teks narasi objektif. Teks tesebut terbentuk cerita yang di dalamnya terkandung unsur penokohan, latar, dan alur kejadian. Teks tersebut tersusun pula oleh bagian- bagiannya dari awal hingga akhir, yaitu sebagai berikut.
a. Orientasi
Orientasi atau setting (aim), berisi pengenalan latar belakang kehidupan tokoh, yakni kisah ketika kecil atau keadaan keluarga.

Buya Hamka ulama yang sekaligus sastrawan

Hamka adalah seorang sastrawan Indonesia dan ulama. Selain sebagai sastrawan, ia juga dikenal sebagai ulama, ahli filsafat, dan aktivis politik. Hamka adalah singkatan dari nama lengkapnya, yaitu Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Dalam dunia kepengarangan, Hamka juga kadang-kadang menggunakan nama samaran, yaitu A.S. Hamid, Indra Maha, dan Abu Zaki. Hamka lahir pada tanggal 16 Februari 1908, di Sungai Batang, Maninjau, Sumatra Barat. Ayahnya adalah Dr. Haji Abdul Karim Amrullah, seorang ulama Islam yang sangat terkenal di Sumatra dan pendiri Sumatra Thawalib di Padang Panjang, sedangkan ibunya adalah Siti Shahyah Tanjung. Perceraian orang tuanya menyebabkan Hamka sudah harus berpisah dengan ibunya pada saat usianya baru menginjak enam tahun.
b. Kejadian Penting
Kejadian penting (important even, record of events), berisi rangkaian peristiwa yang disusun secara krolologis , menurut urutan waktu, yang meliputi rangkian peristiwa yang dialami tokoh. Dalam bagian ini mungkin pula disertakan komentar-komentar penulis pada beberapa bagiannya.
Contoh:
Untuk meningkatkan pengetahuannya, pada tahun 1924, Hamka merantau ke Pulau Jawa. Mula-mula ia ke Yogyakarta, Surabaya, lalu Pekalongan. Ia mempelajari pergerakan Islam yang pada waktu itu sedang bergelora. Selama di Pulau Jawa, Hamka mendapat pengetahuan tentang pergerakan Islam dari H.O.S. Cokroaminoto, H. Fachruddin, R.M. Suryopranoto, dan St. Mansyur. Hamka hanya setahun tinggal di Pulau Jawa. Pada tahun 1925, ia kembali ke Padang Panjang dan mulai mencoba menjadi seorang pengarang. Hasilnya lahir setahun kemudian; sebuah novel berbahasa Minangkabau yang berjudul Si Sabariah (1926).
c. Reorintasi
Reorientasi berisi komentar evaluatif atau pernyataan kesimpulan mengenai rangkaian peristiwa yang telah diceritakan sebelumnya. Bagian ini sifatnya opsional, yang mungkin ada atau tidak ada di dalam suatu teks biografi.
Contoh
Belakangan, ia mendapat sebutan Buya (berasal dari bahasa Arab, abi atau abuya, yang berarti ayahku), sebuah panggilan yang ditujukan untuk seseorang yang dihormati. la juga dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia setelah dikeluarkannya Keppres No. 113/TK/Tahun 2011, pada tanggal 9 November 2011

C. Rangkuman

Teks Biografi merupakan salah satu teks yang menjelaskan tentang seorang tokoh yang memiliki kelebihan atau keunggulan tokoh tersebut yang dapat diteladani pembaca.
Adapun fungsinya adalah dapat digunakan sebagai panutan bagi pembaca, memuat informasi berdasarkan fakta pada tokoh, memuat sebuah fakta pengalaman hidup suatu tokoh dalam memecahkan masalah, mengetahui dan memahami karakter orang lain
Struktur teks biografi
Pertama orientasi atau setting, berisi pengenalan latar belakang kehidupan tokoh, yakni kisah ketika kecil atau keadaan keluarga. 
Kedua kejadian penting (important even, record of events), berisi rangkaian peristiwa yang disusun secara krolologis, menurut urutan waktu, yang meliputi rangkian peristiwa yang dialami tokoh.
Ketiga reorientasi berisi komentar evaluative atau pernyataan kesimpulan mengenai rangkaian peristiwa yang telah diceritakan sebelumnya.

D. Latihan Soal

Cermati teks biografi berikut !

Sang penyair legendaris Sapardi Djoko Damono


Sang Penyair Legendaris

Salah satu penyair kenamaan di negeri ini dia adalah Sapardi Djoko Damono atau SDD panggilan akrabnya, beliau lahir pada 20 Maret 1940 di Surakarta.SDD ialah anak tertua dari pasangan bapak Sadyoko dan ibunda Sapariah. Ayah Sapardi Djoko Damono adalah seorang Abdi Dalem Kasultanan Surakarta.
Semenjak kecil, ia sudah menyukai dunia tulis menulis terutama menulis puisi. Puisi yang pertama kali ia tulis ketika SDD duduk di bangku SMA atau pada saat usianya 17 tahun. Keahlian atau kemampuan menulis puisinya makin terasah ketika dia berkuliah di jurusan sastra Inggris di Universitas Gajah Mada ,Yogyakarta.

Pada tahun 1969 telah berumur 29 tahun, telah resmi diterbitkan buku kumpulan puisi-puisinya yang berjudul Duka-Mu Abadi. Buku-buku puisinya yang lain pun mulai diterbitkan sejak buku pertama terbit. Sihir Hujan, Mata Pisau, Akuarium Perahu Kertas, Ayat-Ayat Api, Hujan Bulan Juni, Arloji, dan lain-lain, merupakan beberapa buku puisinya. Tak hanya membuat buku-buku puisi, Sapardi juga melahirkan beberapa buku novel serta buku nonfiksi. Buku-buku fiksi dan nonfiksi yang sudah diterbitkan antara lain Bilang Begini Maksudnya Begitu dan Pingkan Melipat Jarak.

Karena ia menggunakan metafor-metafornya yang indah, dan kata-kata yang dipakai cenderung sederhana serta familiar di lingkungan masyarakat sehingga puisi- puisi Sapardi begitu dikenal masyarakat luas. Beberapa puisi sapardi yang familiar ini seperti Berjalan ke Barat di Waktu Pagi, Dalam Doaku, Aku Ingin, Hujan Bulan Juni, Kuhentikan Hujan, Sihir Hujan, dan Di Restoran.
Sapardi Djoko Damono juga pernah aktif di dunia akademisi dan media.Sapardi pernah dipercaya memangku jabatan sebagai redaktur majalah di Basis, Horison, dan Kalam pada bidang media. Untuk bidang akademisi, di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia beliau mengajar dan bahkan menjadi dekan di sana.
Konsistensi yang dimiliki Sapardi Djoko Damono dalam dunia literasi yang ia tekuni membuat dirinya meraih berbagai penghargaan, misalnya saja Cultral Award dari Pemerintah Australia tahun 1978, S.E.A. Write Award dari Thailand tahun 1986, dan Hadiah Putra Puisi dari Malaysia tahun 1984.
 
Jawablah pertanyaan berikut!
1. Analisislah struktur teks biografi tersebut!
2. Apa yang kalian lakukan bila menjadi seorang Sapardi Joko Damano di masa sekarang?
3. Pernahkah  kalian  mendengar  nama Sapardi Joko Damono Sebelum membaca biografi ini, jelaskan alasannya !
 
Kunci Jawaban Latihan 1

1. Struktur teks biografi dan kutipan


2. Bila saya menjadi seorang Sapardi Joko Damono saat ini, saya akan menulis puisi beisi tentang permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang ada di lingkungan saya agar para pembesar negara mengetahui keadaan rakyat Indonesia di pelosok seperti saya.
3. Belum pernah, karena perpustakaan di sekolah kami terbatas. Untuk menjangkau internet agak susah.

Baca juga - Soal Teks Negosiasi

Rubrik penilian
Keterangan
Jawaban benar nilai skor 1 Jawaban salah skor 0
Soal 6 bila semuanya benar nilai seratus

E. Penilaian Diri

Berilah tanda cek list pada pernyataan berikut !


Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Hal yang Dapat di Teladani dari Teks Biografi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Hal yang Dapat di Teladani dari Teks Biografi File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • biografi adalah
      • biografi singkat
      • teks biografi
      • teks biografi adalah
      • struktur biografi
      • biografi contoh
      • biografi bj habibie
      • biografi diri sendiri
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022

      Post a Comment

      Post a Comment