Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik Kelas 12 SMA/MA

Materi Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik Kelas 12 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik baik saja, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah kakak sediakan dari mata pelajaran Seni Budaya tentang seni Musik yang pembahasannya adalah Materi Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik Kelas 12 SMA/MA. Materi ini juga dilengkapi dengan soal latihan dan jawaban yang bisa membuat siswa lebih memahami tentang konsep musik. Semoga bermanfaat yah.

Materi Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik Kelas 12 SMA/MA
Materi Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik Kelas 12 SMA/MA

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran ke 1 ini diharapkan: 
  1. Peserta didik dapat memahamidasar-dasar konsep berkreasi musik  
  2. Peserta didik dapat mengidentifikasi konsep unsur-unsur musik dan pengetahuan alat-alat musik 

B. Uraian Materi 

Konsep merupakan gagasan atau ide kreatif yang saling terkait untuk merancang sebuah kegiatan. Gagasan atau ide menjadi landasan penting dalam membuat karya seni. Seorang pencipta lagu atau arranger dalam membuat konsep musiknya harus memahami terlebih dahulu tentang unsur-unsur musik, dan pengetahuan tentang alat musik.  

Pemahaman tentang unsur-unsur musik digunakan untuk mengolah komposisi lagunya, sedangkan pengetahuan alat musik digunakan untuk memilih Instrumentasi yang tepat sesuai konsep lagunya. Ketika seorang pencipta lagu atau arranger  sudah memahami konsep dasar musik tersebut tentu akan mempermudah dalam mengembangkan ide-ide kreatifnya.  Maka dari itu untuk mempelajari dasar-dasar konsep berkreasi musik kita pelajari dulu tentang: 

1. Konsep musik dengan tinjauan unsur-unsur musik: 
Tinjauan unsur-unsur musik penting dikuasai seorang pencipta lagu atau arranger sebagai landasan komposisi musiknya. Unsur-unsurmusik merupakan bahan dasar untuk mengkreasikan musik. Dengan unsur-unsur musik ini, seorang pencipta lagu dapat mengembangkan konsep musiknya sedemikian rupa menjadi lagu atau komposisi musik yang utuh. 

a. Nada  
Nada atau picth adalah tinggi rendah bunyi secara sistematis. Tinggi rendah bunyi secara sistematis dapat diaktualisasikan dalam bentuk tangga nada atau Scale. Tangga nada menjadi penting sebagai dasar untuk membuat komposisi musik. Dari tangga nada seorang pencipta lagu atau arranger menggali ide-ide musiknya melalui pilihan-pilihan nada yang membentuk karakter musiknya itu sendiri. 

Contoh:  
Tangga nada Pentatonis  Mayor:  

*)Nyanyikan tangga nada di atas dengan vokal atau dimainkan menggunakan alat musik seperti rekorder, gitar, dan atau keyboard. 
 
b. Ritme 
Ritme merupakan dasar dari irama musik. Ritme adalah durasi waktu berupa panjang pendeknya nada ketika dibunyikan. Ritme menjadi hal yang pokok dalam membuat komposisi musik selain unsur nada. Dari unsur ritme kita jumpai banyak irama-irama musik dari berbagai gaya musik. Dalam proses berkreasi musik, ritme dapat digunakan sebagai  ide dan gagasan awal dalam merancang konsep musik. 

Contoh : 
Ritme : 
  
*)Mainkan pola ritme di atas menggunakan tepukan tangan atau alat musik ritmis. 

c. Tempo 
Tempo adalah cepat atau lambatnya lagu ketika dimainkan. Terdapat beberapa pembagian tempo yaitu sangat lambat, lambat, sedang, cepat, dan sangat cepat.Tempo menjadi hal yang mendasar untuk memperkuat karakter lagu. Contoh: Tempo cepat biasanya melambangkan lagu tersebut berkarakter riang. Sedangkan tempo yang lambat melambangkan lagu tersebut berkarakter sedih. 

Contoh: 
Lagu Hari Merdeka bertempo cepat, karena lagu tersebut menggambarkan suasana semangat kemerdekaan NKRI. Ketika lagu Hari Merdeka tersebut dinyanyikan dengan tempo lambat, maka lagu tersebut akan berubah suasana menjadi sedih atau tidak semangat, tentu ini akan terasa tidak tepat dan tidak sesuai dengan suasana lagunya yang mestinya dinyanyikan dengan suasana riang gembira penuh semangat. 

d. Dinamika 
Dinamika merupakan unsur musik yang bersifat ekspresif yaitu keras lembutnya lagu ketika dimainkan.  Dinamika menjadi penting untuk memperkuat karakter lagu dan suasana lagu. 
Contoh melodi dengan dinamika: 
 
*)Nyanyikan/mainkan melodi dengan tanda dinamika di atas dengan vokal atau alat musik melodis. (Crescendo berarti not yang diberi tanda tersebut secara berangsur-angsur dibunyikan keras, Decrescendo berarti not yang diberi tanda tersebut secara berangsur-angsur dibunyikan lembut) 

e. Timbre  
Timbre atau warna suara dapat dimaknai karakter bunyi berdasar tebal tipisnya bunyi. Hal ini akan dikaitkan dengan karakter bunyi alat musik atau vokal manusia. Contoh: Suara gitar dengan rekorder tentu saja berbeda warna suaranya. Suara gitar warna suaranya dihasilkan dari sumber suara dawai gitar yang dipetik sedangkan rekorder sumber suaranya dari tiupan lubang suara rekorder. Hal ini berarti timbre alat musik tersebut berbeda karakter suaranya. Atau suara manusia antara laki-laki dan suara perempuan tentu berbeda intensitas warna suaranya.   
*)Nyanyikan / mainkan melodi di atas dengan suara vokal atau mainkan melodi di atas dengan alat musik yang berbeda. Rasakan perbedaan warna suaranya. 

f. Melodi 
Pengertian melodi secara bahasa menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah susunan nada dari rangkaian tiga nada atau lebih yang terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan. Melodi merupakan nada-nada yang diatur dengan indah dimana pengaturan nada tersebut menggunakan pola irama tertentu sehingga enak dan indah untuk didengarkan atau dimainkan. Melodi terbangun dari susunan nada yang memiliki pengaturan tinggi atau rendahnya suatu nada, harga nada, dan pola nada sehingga membentuk kalimat lagu. 
 
*) Nyanyikan/mainkan dengan alat musik melodis melodi di atas, rasakan tinggi rendah nada serta pola ritmisnya (iramanya). 

g. Harmoni 
Harmoni dalam musik barat adalah menyusun suatu rangkaian akordakord agar musik tersebut enak didengar dan selaras. Harmoni dapat diartikan juga pergerakan akord dalam lagu selaras dengan tangga nadanya. Akord adalah kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis.  
  
*) Mainkan harmoni di atas menggunakan alat musik melodis seperti gitar atau keyboard. 

2. Konsep musik dengan tinjauan tentang pengetahuan alat musik 
Tinjauan tentang pengetahuan alat musik menjadi bahan atau referensi bagi Komposer (pencipta lagu) dan arranger dalam pemilihan alat musik yang digunakan untuk mendukung komposisi musiknya. Sehingga pemilihan alat musik atau instrumentasinya yang tepat akan menciptakan warna nada (timbre) yang sesuai dengan karakter yang di inginkan pencipta lagu atau arrangertersebut. 

a. Alat musik berdasarkan sumber bunyi 

1) Idiofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahan dasarnya.  
Contoh: kolintang, drum, bongo, kabasa, angklung
Gambar 1. Angklung 

2) Aerofon, adalah alat musik yang  sumber bunyinya berasal dari hembusan udara pada rongga.  
Contoh: seruling, trompet, harmonika, trombone
Gambar 2. Seruling
 3) Kordofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai. 
Contoh: bass, gitar, biola, sitar, piano, kecapi. 
Gambar 3. Biola 
4) Membranofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dari selaput atau membran.  contoh: tifa, drum, kendang, tam-tam, rebana. 
Gambar 4. Tifa 
5) Elektrofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dibangkitkan oleh tenaga listrik (elektronik).  
Contoh: keyboard, gitar listrik, bass listrik, piano listrik. 
Gambar 5. Keyboard 
b. Alat musik berdasarkan cara memainkan 
  1. Alat musik tiup, menghasilkan suara sewaktu suatu kolom udara didalamnya digetarkan. Tinggi rendah nada ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan terkait dengan panjang kolom udara dan bentuk instrumen, sedangkan timbre dipengaruhi oleh bahan dasar, konstruksi instrumen dan cara menghasilkannya. Alat musik tiup dibedakan menjadi dua jenis di dasarkan bahan dasarnya yaitu tiup logam (brasswind) dan tiup kayu (woodwind). Contoh salah satu alat musik tiup logam yaitu trompet dan tiup kayu seperti flute. 
    Gambar 6. Flute
  2.  Alat musik pukul, menghasilkan suara sewaktu dipukul atau ditabuh. Alat musik pukul dapat juga disebut Perkusi(percussion). Alat musik perkusi dibagi menjadi dua yakni bernada dan tidak bernada. Alat musik perkusi yang bernada biasanya mempunyai bilah-bilah nada yang membentuk sistem nada. Sedangkan yang tidak bernada tidak mempunyai bilah-bilah nada dan sistem nada. Alat musik perkusiContohnya :kolintang (bernada), drum (tak bernada), dan bongo (tak bernada). 
    Gambar 7. Kolintang
  3.  Alat musik petik, menghasilkan suara ketika senar digetarkan melalui dipetik. Tinggi rendah nada dihasilkan dari panjang pendeknya dawai. Contohnya: kecapi, gitar, ukulele 
  4. Gambar 8. Kecapi
    Alat musik gesek, menghasilkan suara ketika dawai digesek. Seperti alat musik petik, tinggi rendah nada tergantung panjang dan pendek dawai. Contoh: biola, cello, contra bass, dan rebab 
Gambar 9. Rebab
 
c. Alat musik berdasar fungsinya 

1) Alat Musik Melodis 

Alat musik melodis ialah alat musik yang berfungsi untuk menghasilkan melodi dalam nada-nada tunggal pada suatu lagu. Secara umum, alat musik melodis tidak dapat memainkan akord atau nada-nada harmoni. Beberapa alat musik yang mempunyai fungsi melodis antara lain biola,harmonika, flute, saxofon, seruling, dan rekorder. 
Gambar 10. Rekorder 
2) Alat Musik Harmonis 
Alat musik yang mempunyai fungsi harmoni disebut alat musik harmonis. Fungsi harmoni yaitu memainkan harmoni akord dalam sebuah lagu. Alat ini dapat memainkan tiga nada atau lebih secara bersamaan.  
Contoh: gitar, keyboard, harpa, piano, organ, siter, ukulele, dan sebagainya. 
Gambar 11. Ukulele 
3) Alat Musik Ritmis 
Alat musik ritmis adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengiring pengatur tempo pada lagu. Alat musik ini juga memberikan irama / ketukan pada sebuah lagu. Pada umumnya alat musik jenis ini tidak bernada. 
Contoh: drum, triangle, tifa, ketipung, tamborin, cymbal, kedang, dan sebagainya. 
Gambar 12. Kendang
 
d. Alat musik berdasar asal usulnya 

1) Alat musik Barat atau Modern 

Alat musik barat adalah alat musik yang berasal dari Eropa maupun Amerika baik digunakan untuk Musik Klasik maupun Musik Populer. Alat musik barat yang digunakan untuk memainkan musik klasik Orkestra lebih bersifat akustik atau tanpa perangkat elektronik seperti Biola, Celo, Piano, Flute, Fagot dan lain sebagainya.  

Sedangkan alat musik Barat yang biasa dimainkan untuk musik populer merupakan alat musik elektronis atau elektrik seperti gitar elektrik, bas elektrik, keyboard, dan lain sebagainya. Biasanya alat musik tersebut untuk musik Band.  
Gambar 13. Fagot
2) Alat musik Tradisional atau Etnis 

a) Alat musik Tradisional Mancanegara 
Alat-alat musik ini berasal dari Etnis di seluruh belahan dunia Seperti Benua Eropa, Afrika, Asia, Amerika, dan Australia. Alat musik ini bersifat primitive bahkan lahir jauh sebelum Alat musik Barat diciptakan.  Contoh: Sitar (India), Koto (jepang), Jimbe (afrika) dan lain sebagainya. 
 
Gambar 14. Sitar India
b) Alat musik Tradisional Nusantara 
Alat musik ini merupakan alat musik tradisional yang lahir dari berbagai suku di Indonesia jauh sebelum Kemerdekaan atau pada jaman kerajaan di seantero Nusantara. Hampir di setiap daerah di Indonesia mempunyai alat musik tradisionalnya sendiri-sendiri. Contoh: Angklung (Jawa Barat),Gamelan (Jawa, Sunda, Bali), Tifa (Papua), Sasando (NTT) dan lain sebagainya. 
Gambar 15. Sasando NTT
 
c. Alat Musik Kreasi Baru 
Alat musik yang dibuat dari bahan-bahan di sekitar kita seperti gelas, botol, besi, logam, dari buah-buahan. Alat musik ini juga dapat berasal dari limbah rumah tangga yang tidak terpakai namun dapat di kreasikan sedemikian rupa menjadi bahan bunyi / alat musik yang menarik, seperti drum / kaleng bekas Cat. Sebagian besar alat kreasi baru berfungsi sebagai alat musik ritmis. Alat musik ini biasanya digunakan dalam musik kontemporer. 
Gambar 16. Alat musik dari drum bekas

C. Rangkuman 

Dasar-dasar memahami konsep berkreasi musik terdiri dari pendekatan pengetahuan tentang unsur-unsur musik dan pengetahuan tentang alat musik. Hal ini penting dikuasai seorang pencipta lagu, untuk mengembangkan ide-idenya. Pengetahuan tentang unsur-unsur musik akan membantu pencipta lagu untuk mengembangkan dan mengolah ide-idenya secara musikal terhadap lagu ciptaannya (komposisinya). Pengetahuan tentang alat-alat musik akan membantu pencipta lagu untuk memilih atau menyusun instrumentasinya secara tepat untuk mencapai timbre(warna nada) yang diinginkan atau menambah suasana pada lagu ciptaannya ketika dimainkan. 

D. Penugasan Mandiri  

Setelah kamu membaca tentang unsur-unsur musik dan pengetahuan alat musik, Lakukan pengamatan kecil terhadap musik dan alat musik khas di daerahmu! 
Format Hasil Pengamatan 
 
Nama :………………………………. 
Kelas :………………………………. 
Nomor Absen :………………………………. 
Hari/Tanggal Pengamatan :……………………………..... 
Judul lagu (Musik yang diamati) :………………………………. 
Asal daerah :………………………………. 

 

No.

Aspek Yang Diamati

Deskripsi Temuan

A

Unsur Musik

 Contoh:

1

Nada

Menggunakan tangga pentatonis mayor(1, 2, 3, 5,6,1)

2

Ritmis

 dst.

3

Dinamik

 

4

Tempo

 

B

Alat Musik

 

 

Yang digunakan

 

1

Alat musik tiup

 

2

Alat musik pukul

 Kolintang

3

4

Alat musik gesek Alat musik petik

 dst.

 

Sumber Bunyi

 

1

Idiofon

 Kolintang sumber bunyinya dari badan alat musiknya 

2

Aerofon

 Dst.

3

Kordofon

 

4

Membranofon

 

5

Elektrofon

 

 

Fungsi

 

1

Melodis

 Memainkan melodi lagu

2

Ritmis

 Dst.

3

Harmonis

 


E. Latihan Soal 

Pilihlah jawaban yang benar pada soal pilihan ganda di bawah ini dengan memberi tanda (x) pada jawaban yang dimaksud! 

1. Unsur Musik berupa tinggi rendah bunyi secara sistematis dapat di kategorikan : 
a. Nada 
b. Tempo 
c. Ritme 
d. Dinamika 
e. Timbre 

2. Dinamika merupakan unsur musik yang berarti: 
a. Panjang pendek bunyi 
b. Keras lembut bunyi 
c. Cepat lambat bunyi 
d. Tebal tipis bunyi 
e. Tinggi rendah bunyi 

3. Susunan dari rangkaian tiga nada atau lebih yang terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan. Pernyataan tersebut tepat untuk menandai istilah unsur musik berupa: 
a. Nada 
b. Harmoni 
c. Ritme 
d. Tempo 
e. Melodi 

4. Gelas, kaleng bekas, botol bekas merupakan media yang dapat digunakan untuk membuat komposisi lagu, alat-alat tersebut merupakan alat daur ulang yang masuk dalam klasifikasi alat musik: 
a. Alat musik elektronik 
b. Alat musik Aerofon 
c. Alat musik kreasi 
d. Alat musik Tradisional 
e. Alat musik melodis 

5. Ian antono seorang gitaris musik rock. Gitar yang dimainkan ian antono dalam bandnya yang bergenre musik rock masuk dalam klasifikasi alat musik berdasar sumber bunyinya: 
a. Idiofon dan kordofon 
b. Kordofon dan aerofon 
c. Aerofon dan idiofon 
d. Kordofon dan Elektrofon 
e. Idiofon dan elektrofon 
 

F. Penilaian Diri 

Nama   :………………………………….. 
Kelas  :…………………………………. 
No. Absen :………………………………….. 
Hari/ Tanggal :………………………………….. 
Pilihlah jawaban ya atau tidak dengan tanda (˅) pada jawaban yang dimaksud!
Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik Kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!!


#
Dasar-Dasar Konsep Berkreasi Musik File ini dalam Bentuk pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • musik kontemporer adalah
      • musik kontemporer menampilkan suara dari peralatan seadanya, diantaranya
      • konsep musik
      • konsep musik kontemporer
      • contoh musik kontemporer
      • sifat musik kontemporer
      • teknik berkreasi musik kontemporer
      • mengapa pada masanya musik johann sebastian
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022