Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA

Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA - Halo adik adik semuanya apa kabar? semoga sehat selalu ya, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan untuk menghindari penularan virus Covid 19. Oiya pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disusun yaitu materi tentang Metode Ilmiah dari mata pelajaran Biologi kelas 10 SMA/MA. Semoga bermanfaat yah.

Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA
Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA

Anak anak yang hebat, kita akan memulai dengan istilah Biologi. Biologi diambil dari bahasa Yunani. Biologi terdiri dari dua kata yaitu bios dan logos. Bios diartikan sebagai hidup. Sedangkan, logos diartikan sebagai ilmu. Biologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan makhluk hidup, yaitu tumbuhan, hewan, manusia dan mikroorganisme. Salah satu objek permasalahan dalam bidang Biologi yaitu, tingkat organisasi kehidupan. Berdasarkan hal tersebut, semua mahluk hidup  memiliki tingkatan kehidupan.   


Penemuan tentang  biologi menyebabkan semakin banyaknya objek yang harus dipelajari dari Biologi, sehingga seorang ilmuwan tidak sanggup lagi mempelajari secara mendalam seluruh objek kajian Biologi. Maka dari itu, cabang-cabang Biologi dikembangkan untuk mempermudah mempelajari masing-masing kajian objek Biologi. 

Dalam kajian ilmiah yang dilakukan Biologi terdapat metode ilmiah dengan menggunakan berbagai peralatan. Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan proyek ilmiah (science project)

Istilah

  • Bioma : Interaksi antarekosistem yang meliputi wilayah yang   luas 
  • Biosafety : Keselamatan yang diperlukan untuk penanganan agen biologi, misalnya bakteri dan virus 
  • Biosfer : Interaksi antarbioma yang membentuk lapisan kehidupan bumi 
  • Ekosistem : Interaksi antarkomunitas dan antara komunitas dengan lingkungan abiotiknya 
  • Jaringan : Interaksi antarsel yang bentuk dan fungsinya sama 
  • Komunitas : Interaksi antarpopulasi di suatu lingkungan tertentu 
  • Limbah : Bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan praktikum 
  • Molekul : Gabungan unsur-unsur yang membentuk senyawa kimia 
  • Organ : Interaksi antarjaringan yang mempunyai fungsi tertentu.  
  • Organisme/individu : Interaksi antarsistem organ yang membentuk satu tubuh makhluk hidup 
  • Populasi : Interaksi antarindividu sejenis di suatu lingkungan tertentu. 

  • Sel : Interaksi antarmolekul yang membentuk unit terkecil dari kehidupan 
  • Sistem organ : Interaksi antarorgan yang menjalankan fungsi tertentu. 
  • Variabel bebas : Faktor yang dibuat bervariasi/mempengaruhi 
  • Variabel terikat : Faktor yang muncul akibat variabel bebas. 
  • Variabel kontrolFaktor lain yang ikut berpengaruh yang dibuat sama 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 2  kalian dapat  mengidentifikasi, menyebutkan dan menjelaskan pendekatan permasalahan bilogi melalui metode ilmiah dengan prinsip keslamatan kerja dengan sikap teliti, tanggung jawab,mandiri dan disiplin serta bersyukur kepada Tuhan YME 

B. Uraian Materi 

1. Metode Ilmiah 

Manusia seringkali memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap suatu hal. Biologi ada karena rasa ingin tahu manusia yang sangat besar terhadap segala permasalahan yang seringkali ditemukan pada kehidupan sehari-hari.  

Mempelajari biologi melalui suatu pendekatan ilmiah, yaitu metode ilmiah. Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah yang harus dilakukan untuk melakuan suatu proyek ilmiah (science project). Adapaun orang yang melakukan penelitian disebut peneliti.  

Metode ilmiah meliputi langkah-langkah sebagai berikut 
  • Memilih masalah. Masalah dapat diperoleh dari kehidupan sehari-hari atau kegiatan penelitian sebelumnya 
  • Mengumpulkan informasi Hal ini bertujuan untuk menentukan topik utama yang akan diteliti sampai analisisnya, serta dapat menelusuri kemungkinan atau faktor yang terlibat dalam penelitian. 
  • Merumuskan masalah. Masalah harus menyatakan adanya keterkaitan antara beberapa variabel atau lebih, masalah tersebut merupakan masalah yang dapat diuji dan dapat dipecahkan dan sebaiknya dalam bentuk pertanyaan yang singkat, padat, dan jelas. Misalnya, apakah pertumbuhan tanaman kacang hijau dipengaruhi oleh cahaya matahari? 
  • Merumuskan hipotesis Merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan yang akan diteliti dan harus dibuktikan kebenarannya dengan melakukan eksperimen atau serangkaian observasi. Misalnya, cahaya matahari memengaruhi pertumbuhan tanaman kacang hijau. 
  • Melakukan eksperimen. Merupakan salah satu cara untuk menguji hipotesis. Eksperimen yang dilakukan akan menghasilkan data untuk memudahan dalam penarikan kesimpulan. 
  • Mengolah dan menganalisis data. Hal ini dilakukan untuk memperlihatkan apakah terdapat bukti-bukti yang mendukung hipotesis atau tidak 
  • Membuat kesimpulan. Kesimpulan yang dibuat harus jujur dan objektif berdasarkan fakta yang terkumpul dari hasil percobaan atau eksperimen. 
  • Mempublikasikan hasil penelitian Ini bertujuan untuk menginformasikan hasil percobaan/eksperimen yang sudah diperoleh kepada khalayak umum atau peneliti yang lainnya. 
Dalam melakukan penelitian diperlukan variable sebagai bahan observasi. Ada 3 variabel yaitu variabe bebas, variable bebas dan variable kontrol. 
  • Variabel bebas adalah varibel yang mempengaruhi variable terikat dengan sengaja dibuat berbeda. Secara sederhananya variabel bebas adalah penyebab dalam percobaan 
  • Variabel terikat, adalah variabel yang dipengaruhi oleh variable bebas. Atau secara singkatnya variabel terikat adalah variable yang tengah diobservasi 
  • Variabel kontrol, adalah variabel yang dibuat sama dengan semua perlakuan.  
Contoh dalam menentukan variabel dalam percobaan. “Pengaruh air terhadap pertumbuhan panjang  daun tanaman bawang” Tentukan variable bebas dan terikatnya? 
Jawab :  
  • Varibael bebas adalah air alasannya, karena air yang menyebabkan perubahan   pada daun tanaman bawang 
  • Variabel terikat adalah daun tanaman bawang, karena perubahan pada daun  tanaman bawang  yang akan diamati Variabel kontrol, adalah tanaman bawang  
2. Keselamatan Kerja di Laboratorium 
 
a. Kecelakaan di Laboratorium 

Kecelakaan di laboratorium dapat disebabkan oleh banyak hal. Akan tetapi hal-hal berikut merupakan penyebab yang sering menimbulkan kecelakaan di laboratorium 
  1. Peserta praktikum kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang alatalat dan bahan-bahan kimia yang digunakan saat melakukan kegiatan praktikum 
  2. Petunjuk untuk melakukan kegiatan praktikum kurang jelas 
  3. Pengawasan dan bimbingan yang kurang dari guru atau petugas laboran terhadap peserta praktikum yang sedang melakukan praktikum di laboratorium 
  4. Perlengkapan keamanan dan pelindung untuk kegiatan Laboratorium praktikum di laboratorium jumlahnyaa tidak memadai 
  5. Peserta praktikum tidak mengetahui dan mengikuti petunjuk keselamatan kerja di laboratorium 
  6. Peserta praktikum tidak menggunakan perlengkapan pelindung untuk bekerja di laboratorium 
  7. Peserta praktikum menggunakan alat-alat dan bahan- bahan kimia yang salah pada saat melakukan kegiatan praktikum 
  8. Peserta praktikum tidak mempunyai sikap tanggung jawab dan disiplin pada saat melakukan praktikum sehingga melakukannya dengan ceroboh atau tidak hati-hati  
Kecelakaan di laboratorium dapat diminimalkan bila saat praktikum  menggunakan laboratorum secara disiplin dan mengetahui tanggung jawabnya masing-masing. Jenis kecelakaan yang sering terjadi di laboratorium, meliputi luka bakar, luka karena benda tajam dan benda tumpul, cedera pada mata, dan keracunan. 
 
Tabel 1 Simbol- symbol Keselamatan Kerja dan Maknanya  

 
b. Prosedur Keselamatan di Laboratorium 
 
Beberapa hal yang harus dipersiapkan agar bekerja secara aman di laboratorium dengan membaca peraturan/prosedur keselamatan berkut.  

1) Penanganan Limbah Laboratorium 
Jenis limbah satu dengan jenis limbah lainnya memerlukan penanganan yang berbeda untuk membuangnya. Contohnya limbah zat kimia, limbah darah, urine, air ludah, sampah sisa bagian tumbuhan, dan bdahan katak atau hewan lainnya. Limbah tersebut tidak boleh langsung dibuang, tetapi memerlukan penanganan khusus atau diolah terlebih dahulu melalui proses yang sesuai sehingga limbah tersebut sudah tidak berbahaya lagi pada saat dibuang ke lingkungan. Untuk menghindari risiko yang membahayakan bagi manusia dan lingkungan pada saat disimpan, dipindahkan, dan dibuang merupakan aturan umum untuk menangani limbah berbahaya, contohnya simpan zat-zat kimia ke wastafel, pindahkan zat-zat kimia sisa tersebut ke botol-botol atau jerigen khusus untuk zat-zat sisa yang tersedia di laboratorium.  
 
2) Alat dan Bahan Laboratorium 
Pengenalan terhadap alat dan bahan yang akan digunakan, lebih jauhnya tentang prosedur penggunaan alat yang baik dan benar serta penggunaan bahan secara efektif dan efisien menjadi kunci keberhasilan kegiatan praktikum tersebut. 
 

C. Rangkuman  

  1. Metode ilmiah  meliputi kerja dan sikap ilmiah. Kerja ilmiah merupakan perangkat keterampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kegiatan penelitian. Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus dimiliki untuk memahami fenomena alam yang terjadi. Dalam memahami dan meneliti fenomena tersebut, dibutuhkan kecerdasan, ketelitian, ketekunan, dan kesabaran yang tinggi 
  2. Laboratorium adalah suatu tempat dimana peserta didik, guru dan peneliti melakukan percobaan. Bekerja di laboratorium tak akan lepas dari kemungkinan bahaya dari berbagai jenis bahan kimia dan peralatan yang ada di dalamnya. Karena itu diperlukan pemahaman dan kesadaran terhadap bahaya di laboratorium. Telah banyak terjadi kecelakaan ataupun menderita luka serta kerusakan fasilitas kerja yang sangat mahal. Semua kejadian ataupun kecelakaan di laboratorium sebenarnya dapat dihindari jika mereka selalu mengikuti prosedur kerja yang aman di laboratorium. 

D. Penugasan Mandiri 

Quiz Bergambar Biosafety  
 
Tujuan : Peserta didik menganalisis pentingnya menjaga keselamatan kerja dalam kegiatan di Laboratorium dan memahami rambu-rambu yang ada di Laboratorium sekolah 
 
Alat dan Bahan :  
1. Quiz Bergambar 
2. Alat tulis 
3. Buku referensi 
  
Kegiatan inti : 
Kuis Kesehatan Keselamatan Kerja 
1. Amatilah gambar di bawah ini 
2. Tandai gambar mana  yang tidak sesuai dengan tata tertib/K3 dalam praktikum  di laboratorium 
3. Jelaskan kegiatan/ prilaku yang tidak sesuai tersebut 
4. Berikan solusi kegiatan/ prilaku yang seharusnya 
5. Peserta didik menyampaikan kesimpulan  
6. Tuliskan 5 tanda/rambu/gambar yang berhubungan dengan keselamatan kerja di laboratorium beserta penjelasannya 



E.  Latihan Soal   

Pilihlah satu jawaban yang paling benar  
 
1. Sebelum melakukan penelitian ilmiah, peneliti harus mempersiapkan hal-hal berikut, kecuali… 
A. Alat dan bahan 
B. Metode penelitian 
C. Laporan penelitian 
D. Objek penelitian 
E. Variable data yang akan diukur 
 
2. Pada percobaan “Pengaruh zat pewangi pakaian terhadap kehidupan ikan”, digunakan ikan dengan jumlah dan berat ikan yang sama. Hal tersebut merupakan variable… 
A. Terikat 
B. Bebas 
C. Control 
D. Respon 
E. Manipulasi 
 
3. Berikut ini yang bukan merupakan kegiatan observasi adalah… 
A. Melihat 
B. Mendengar 
C. Mengukur 
D. Membaui 
E. Meramalkan 
 
4. Pada penulisan makalah terdapat bab yang membahas pengolahan data, yaitu bagian … 
A. Abstrak 
B. Pembahasan 
C. Kerangkateori 
D. Prakata 
E. Metodologi penelitian 

5. Beras merupakan makanan pokok yang dikonsumsi sebagian besar orang Indonesia. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa konsumen pada umumnya mencari dan membeli beras yang putih dan bersih. Hasil sudah petugas BPOM menemukan beras yang mengandung zat pengawet, seperti formalin, boraks, dan zat pemutih seperti klorin. Hal ini tentu sangat merugikan konsumen dari segi kesehatan dan kualitas beras. Manakan langkah metode ilmiah yang dapat dilakukan konsumen untuk mengetahui kandungan zat pemutih pada beras? 
A. Mengumpulkan sejumlah fakta dari berbagai sumber terpercaya, tentang bahayanya mengonsumsi beras yang mengandung zat pemutih. 
B. Melakukan eksperimen dengan menggunakan mesin penggiling untuk mengetahui kandungan zat pemutih pada beras. 
C. Membuat hipotesis tentang pengaruh penggunaan zat pemutih, seperti klorin dalam beras yang dapat membahayakan tubuh manusia. 
D. Malakukan eksperimen untuk membuktikan kandungan zat pemutih pada beras dengan menggunakan iodine. 
E. Menyediakan alat pendeteksi untuk membuktikan adanya kandungan zat pemutih pada beras di rumah masing – masing 
 
Kunci Jawaban dan Pembahasan 

1. C Laporan penelitian
laporan peneltian dilakukan setelah melakukan penelitian. Sedangkan pertanyaannya yag dipersiapkan sebelum penelitian 
 
2. A.  Variabel terikat 
Ikan adalah variabel yang mengalami perlakuan (di observasi) atau yang diamati perubahannya karena sejumlah perlakuan 
 
3. E Meramalkan
Metode ilmiah adalah langkah-langkah berfikir ilmiah tidak ada meramalkan, yang ada hipotesa atau dugaan sementara 
 
4. B   
Pembahasan 
Hasil observasi  atau pengamatan akan diolah pada bagian pembahasan 
 
5. E     
Menyediakan alat pendeteksi untuk membuktikan adanya kandungan zat pemutih pada beras di rumah masing – masing Langkah – langkah metode ilmiah: 
1. Observasi (identifikasi masalah) 
2. Rumusan masalah 
3. Hipotesis (dugaan sementara) 
4. Eksperimen 
5. Hasil (Analisis Data) 
6. Kesimpulan 
Hasil akhir dari kesimpulan diharapkan dapat menghasilkan sebuah produk untuk permasalahan yang sedang diteliti. 
Jadi, langkah metode ilmiah yang dapat dilakukan konsumen untuk mengetahui kandungan zat pemutih pada beras Menyediakan alat pendeteksi untuk membuktikan adanya kandungan zat pemutih pada beras di rumah masing – masing. 
Alat pendeteksi ini lah yang disebut produk dari hasil melalui semua langkah metode ilmiah yang diberikan di atas. 
 

F. Penilaian Diri 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab dengan memberi tanda (v) pada jawaban ya atau tidak!   
 
Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke tahapan Evaluasi. 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Metode Ilmiah Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Metode Ilmiah File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari

    • metode ilmiah biologi kelas 10
    • metode ilmiah pdf
    • langkah-langkah metode ilmiah dan contohnya
    • metode ilmiah contoh
    • pengertian metode ilmiah
    • tahapan metode ilmiah
    • pengertian metode ilmiah menurut para ahli
    • kriteria metode ilmiah
    • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022