Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh Mapel PJOK kelas 10 SMA/MA

Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh Mapel PJOK kelas 10 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? semoga selalu dalam keadaan sehat ya, Jangan lupa untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan agar pademi covid 19 cepat berakhir. Oiya pada kesempatan ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disusun, materi ini kakak ambil dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk adik adik kelas X SMA/MA tentang Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh. Semoga bermanfaat yah.

Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh Mapel PJOK kelas 10 SMA/MA
Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh Mapel PJOK kelas 10 SMA/MA

Atletik merupakan kegiatan fisik atau jasmani yang terdiri dari gerakan-gerakan dasar yang dinamis dan harmonis, yaitu, jalan, lari, lompat, dan lempar. Di samping itu, atletik juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan biomotorik, misalnya, kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelenturan, koordinasi, dan sebagainya. Dan, kegiatan atletik ini juga dimanfaatkan sebagai sarana penelitian bagi para ilmuwan di bidang keolahragaan. 
Atletik dikatakan sebagai ibu dari segala cabang olahraga karena mengandung berbagai unsur gerakan sehari-hari. Pada zaman primitif sangat penting artinya untuk mencari nafkah dan mempertahankan hidup. Mereka hidup dengan berburu binatang liar, diperlukan ketangkasan, kecepatan dan kekuatan. Pandangan hidup pada zaman itu adalah yang kuat, yang berkuasa sehingga untuk dapat tetap hidup dan mempertahankan diri mereka harus berlatih jasmani. Pada zaman Yunani dan Romawi kuno telah terlihat arah latihan jasmani. Istilah atletik ini juga bisa dijumpai dalam berbagai bahasa antara lain dalam bahasa Inggris Athletic, dalam bahasa Perancis Ateletique, dalam bahasa Belkalian Atletik, dalam bahasa Jerman Athletik.  
 
Lari adalah frekuensi langkah yang dipercepat sehingga pada waktu berlari ada kecendrungan badan melayang, yang artinya pada kedua kaki tidak menyentuh tanah sekurang-kurangnya satu kaki tetap menyentuh tanah.  Lari merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak digemari orang. Dalam berlari yang dibutuhkan adalah kekuatan dan kecepatan. Ada bermacam-macam nomor lari. Salah satunya adalah lari atletik. Nah, ternyata lari atletik juga dibagi menjadi bermacam-macam nomor lari dalam atletik. diantaranya adalah lari jarak pendek, lari jarak menengah, lari jarak jauh dan lari sambung. Pada pembahasan modul kali ini kalian akan belajar tentang nomor lari. Untuk itu pelajari dan lakukan latihan tentang nomor lari ini agar kalian kelak menjadi pelari yang handal. 

Istilah

  • Start : Suatu persiapan awal seorang pelari sebelum melakukan gerakan berlari. 
  • Sprint : Salah satu jenis lari yang dilakukan dengan kekuatan dan kecepatan penuh sepanjang garis lintasan dari start hingga finish dimana pemenangnya ditentukan berdasarkan catatan waktu yang paling singkat. 
  • Finish : Hal yang paling menentukan kalah atau menangnya seorang pelari dan ditindih oleh pantat. 
  • Bunch start : Start pendek 
  • Medium start : Start menengah 
  • Long start : Start panjang 
  • Performa : Penampilan 
  • Short sprint : Lari sprint dengan jarak 100 meter 
  • Medium sprint : Lari sprint dengan jarak 200 meter 
  • Long sprint : Lari sprint dengan jarak 400 meter 
  • Crouching start : Start jongkok 
  • Skipping : Suatu aktivitas yang menggunakan tali dengan kedua ujung tali dipegang lalu diayunkan melewati kepala sampai kaki sambil melompatinya 
  • Fase topang : Suatu fase atau posisi dalam lari jarak pendek dengan tujuan mengurangi hambatan pada saat kaki menyentuh tanag dan memaksimalkan daya dorong ke depan agar kencang 
  • Fase melayang : Suatu fase atau posisi lari jarak pendek dengan tujuan memaksimalkan dorongan ke depan dan mempersiapkan penempatan kaki yang efektif ketika menyentuh tanah 
  • Tungkai : Seluruh kaki dari pangkal paha ke bawah 
  • Ball heel ball : Kaki akan menapak di ujung tumit dan menolak di ujung kaki 
  • Standing start : Start berdiri 
  • Space judgement : Pertimbangkan langkah 
  • Speed : Kecepatan 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan kalian dapat :  
  1. Menjelaskan keterampilan gerak teknik dasar nomor lari jarak menengah jarak jauh. 
  2. Mempraktikkan keterampilan gerak teknik dasar nomor lari jarak menengah dan jarak jauh. 
  3. Menganalisis keterampilan gerak teknik dasar nomor lari.jarak menengah dan jarak jauh 

B. Uraian Materi 

Pada modul pembelajaran yang sebelum kalian sudah mempelajari tentang materi keterampilan gerak teknik dasar lari jarak pendek. Untuk pembelajaran kali ini, kalian akan menganalisis keterampilan  gerak teknik lari jarak menengah dan lari jarak jauh. Lari adalah sebuah kegiatan yang terlihat sederhana. Jika kalian lihat, kesannya hanyalah aktivitas yang membutuhkan kerjasama antara dua kaki untuk menghasilkan gerakan yang lebih cepat dibandingkan berjalan. Fungsi lari sangat banyak macamnya, salah satunya untuk mengatasi obesitas. Makanya seiring kesadaran terhadap kebugaran jasmani semakin meningkat, semakin banyak orang yang senang beraktivitas lari. 

Setiap orang pasti pernah melakukan olahraga, walaupun tidak secara rutin. Salah satu olahraga yang paling sering kita lakukan adalah lari. Lari merupakan salah satu cabang atletik yang cukup populer, dimana cabang olahraga ini terbagai menjadi beberapa nomor diantaranya yaitu lari jarak jauh, lari jarak menengah, lari jarak pendek, dan lari estafet. Kali ini kita akan membahas mengenai lari jarak menengah dan jarak jauh.  
 
1. Lari Jarak Menengah 

Nomor lari yang ada dalam jarak menenengah sering disebut dengan nomor lintasan. Yang dimaksud nomor lintasan dalam hal ini adalah nomor yang ditandingkan di dalam perlombaan atletik selain nomor lompat dan nomor lempar. Ciri yang jadi strategi utama dalam lari jarak menengah adalah menggunakan energi sehemat mungkin, dengan pengaturan panjang dan frekuensi langkah yang dilakukan. Lari jarak menengah ini bisa diikuti oleh pelari putra ataupun pelari putri. Biasanya, jarak yang dilombakan adalah 800 meter dan 1500 meter. Dalam melakukan lari jarak menengah terdapat berbagai teknik agar kalian bisa memaksimalkan peluang untuk mencapai kecepatan terbaik. Berbagai aspek seperti kecepatan, kekuatan dan stamina sangatlah dibutuhkan. 
 
Lari jarak menengah menempuh jarak 800 m dan 1500 m. Start yang digunakan untuk lari jarak menengah menggunakan start berdiri. Pada lari 800 m masing – masing pelari berlari di laintasannya sendiri, setelah melewati satu tikungan pertama barulah pelari–pelari itu boleh masuk ke dalam lintasan pertama. Hal yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah adalah penyesuaian antara kecepatan dan kekuatan / stamina dari masing -masing pelari. 

Gerakan untuk melakukan lari jarak menengah sedikit berbeda dengan gerakan yang dilakukan untuk lari sprint. Perbedaannya ada di cara kaki yang menapak di atas lintasan. Di lari jarak menengah, kaki akan menapak secara ball heel-ball yang berarti kalau kaki akan menapak di ujung tumit dan menolak di ujung kaki. Sedangkan di lari sprint, kaki akan menapak di ujung-ujung kaki dengan tumit yang menyentuh tanah. Namun, tumit ini sangat sedikit menyentuh tanah sehingga tampak melayang. Hal ini dilakukan untuk bisa menghemat tenaga. Nah, sekarang kalian sudah tahu tentang nomor-nomor yang digunakan dalam lari jarak menengah. Dan berikut adalah beberapa teknik lari jarak menengah yang bisa kalian pelajari. 
 
a. Teknik melakukan awalan start 

Dalam melakukan teknik lari jarak menengah, start yang digunakan adalah dengan menggunakan start berdiri, sama seperti teknik lari marathon. Dan berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan start berdiri pada lari jarak menengah : 
  1. Ketika aba-aba “bersedia”, kalian diharuskan untuk menempati posisi dibelakang garis start, 
  2. Saat aba-aba “siap” maka tempatkan kaki kiri didepan dengan sedikit menekuknya, sedangkan kaki kiri di tempatkan di belakang dengan posisi lurus. 
  3. Condongkonkan tubuh sedikit kedepan dan beban tubuh bertumpu pada kaki kiri. 
  4. Tangan dibiarkan tergantung dengan rileks, dan siku sedikit ditekuk dan berada didekat beban. 
  5. Posisi kepala menghadap kedepan dengan leher diposisikan dalam keadaan yang rileks, dan arahkan pandangan lurus kedepan. 
Untuk lebih jelasnya kalian perhatikan gambar di bawah ini : 
  
Gambar 8 : Teknik start jarak menengah 
b. Teknik melakukan awalan lari 

Setelah kalian sudah berada posisi bersedia, kalian tinggal menunggu aba-aba selanjutnya yang biasanya dengan kata-kata “ya” atau dengan suara pistol. Aba-aba tersebut menandakan kalian sudah diperbolehkan untuk berlari. Langkahkan kaki kanan kedepan dan dengan dibarengi ayunan tangan kiri kedepan dan tangan kanan kebelakang. Juga kaki sebelah kiri melakukan tolakan untuk menghasilkan awalan start yang maksimal. 
 
c. Teknik saat berlari 

Pada dasarnya teknik yang digunakan dalam lari jarak menengah hampir sama dengan teknik lari jarak pendek dimana kalian harus memacu kecepatan lari kalian secepat-cepatnya. Namun, dalam lari jarak menengah memiliki lintasan yang jauh lebih panjang jika dibandingkan dengan lari jarak pendek. Untuk itu, kalian juga harus memperhatikan stamina kalian. Dan berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan disaat berlari dalam lari jarak menengah : 
  1. Ketika berlari badan sedikiti condong ke depan kurang lebih 10 derajat. 
  2. Ayunan tangan dilakukan dengan rileks, ketika diatas pinggang secara bergantian dan sesuaikan ritmenya dengan gerakan kaki. Biasanya tangan akan secara otomatis melakukan gerakan naik turun seiring dengan langkah kaki. Sudut dari lengan usahakan berada antara 100 hingga 110 derajat. 
  3. Perlebar langkah kaki sesuai dengan jangkauan tungkai untuk memaksimalkan kecepatan lari kalian. 
  4. Jangan mengangkat paha terlalu tinggi, ketika mengayunkan lutut jangan sampai melebihi pinggang 
  5. Frekuensi langkah kaki jangan terlalu cepat. 
  6. Perhatikan juga kecepatan lari kalian, untuk menghemat stamina. 
 Untuk lebih jelasnya kalian perhatikan gambar di bawah ini : 
Gambar 9 : Teknik lari jarak menengah 

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh atlit pelari jarak menengah :  
  1. Langkah kaki, gerakan langkah kai dilakukan lebih santai atau lebih lambat dari pelari sprint dan dengan langkah konstan dan terkoordinasi dengan baik. 
  2. Posisi tubuh, kecondongan posisi tubuh dalam lari jarak pendek tidak secondong lari sprint, sedikit lebih rileks, dan pkalianngan ke depan. 
  3. Ayunan Lengan, Lengan mengayun ke depan dan ke belakang dalam ayunan terkoordinasi dengan gerakan kaki tangan depan yang ayunannya hampir pada ketinggian bahu. 
d. Teknik melewati garis finish 

Teknik untuk melewati garis finish sama seperti pada lari jarak pendek. Halhal yang perlu diperhatikan Saat memasuki garis finish : 
  1. Frekuensi kaki dipercepat, langkah diperlebar 
  2. Jangan melakukan gerakan melompat pada saat memasuki garis finish 
  3. Perhatian di pusatkan pada garis finish 
  4. Apabila ada pita jangan berusaha meraih dengan tangan 
  5. Setelah melewati garis finish jangan berhenti mendadak  

2. Lari jarak jauh  

Lari jarak jauh atau sering disebut sebagai lari marathon adalah cabang lari yang banyak digemari oleh banyak orang, meski jaraknya yang sangat jauh, namun banyak orang yang penasaran dan ingin mengikuti perlombaannya. Selain lari jarak jauh, pada cabang lari masih banyak terdapat macammacam lari, seperti  lari jarak pendek, lari jarak menengah, lari estafet dan lari halang rintang, masing-masing cabang lari tersebut memiliki panjang lintasan yang berbeda-beda, yang terjauh tentunya adalah lari jarak jauh yang memiliki panjang lintasan 3 km hingga 10 km. Karena memiliki lintasan yang sangat panjang, maka untuk melakukan lari jenis ini memerlukan teknik agar tidak kelelahan di tengah perjalanan, perlu adanya manajemen energi agar mampu melewat hingga garis finish dan menjadi juara. 
 
Kali ini kalian akan belajar segala sesuatu tentang lari jarak jauh, mulai dari teknik dasar, nomor lari, dan faktor-faktor penting yang mempengaruhi lari jarak jauh. Lari jarak jauh adalah cara melakukan perpindahan diri dengan melangkahkan kakinya dengan cepat yang memiliki jarak tempuh cukup jauh. Pada lari jarak jauh terdapat teknik-teknik yang harus dikuasai oleh pelari atau atlet, mampu melakukan teknik yang baik dan benar akan memberikan dampak yang signifikan untuk menjadikan pelari atau atlet sebagai seorang pemenang dalam perlombaan. Terdapat fakta bahwa lari adalah salah satu olahraga tertua yang ada di dunia ini, konon sebelum lari masuk ke dalam cabang olahraga atletik, orang zaman dulu sering melakukan lari, karena pengertian dari lari itu sendiri adalah suatu insting manusia berupa gerakan yang dilakukan ketika ada bahaya yang mendekat. 

Untuk melakukan perlombaan lari jarak jauh memerlukan teknik khusus agar bisa mencapai finish dan mendapatkan juara, ada beberapa teknik dasar yang perlu diketahui, seperti teknik start, teknik berlari, teknik pernafasan, dan teknik melewati garis finish. 
 
a. Teknik Start 
Setiap nomor olahraga lari pasti melakukan awalan yang dinamakan start, dalam melakukan start memiliki macam-macam start yang berbeda, yaitu start jongkok, start melayang dan start berdiri. Penggunaan start untuk lari jarak jauh hanya memiliki dua urutan aba-aba yaitu “bersiap” atau on your mark lalu “ya” atau suara letusan pistol. start tersebut disesuaikan dengan nomor lari yang sedang di perlombakan.  
 
Untuk lari jarak jauh menggunakan tipe start berdiri (standing start), start ini juga digunakan pada nomor lari jarak menengah, adapun cara melakukan start yang baik dan benar dijelaskan pada pembahasan di bawah ini : 
  1. Bukalah kedua kaki selebar bahu. 
  2. Buka salah satu kaki dengan cara menggesernya ke belakang, kirakira dengan jarak tiga telapak kaki, usahakan jaraknya sesuai. 
  3. Kaki belakang di jinjitkan dan letakkan titik tumpu pada jari kaki dan tumit. 
  4. Lutut bagian depan ditekuk secukupnya, hingga posisi badan menjadi lebih rendah. 
  5. Sedikit condongkan badan ke depan mengikuti tekukan kaki yang ada di depan. 
  6. Tetap usahakan dada terbuka lebar agar mempermudah pernafasan sehingga tubuh tidak menjadi tegang. 
  7. Usahakan konsentrasi tetap terjaga dan selalu memandang ke depan. 
  8. Posisi tangan mengepal, namun usahakan tetap rileks.
  9. Tetap tenang dan fokus mendengarkan aba-aba selanjutnya untuk berlari
Gambar 10 : Teknik start lari jarak jauh
b. tekni berlari

Teknik berlari lari jarak jauh sangat berbeda dengan teknik berlari lari jarak pendek, jika lari jarak pendek mengharuskan pelari mengeluarkan tenaganya semaksimal mungkin mulai dari start hingga garis finish. Sedangkan untuk lari jarak jauh seorang pelari harus bisa mengatur tenaga dan kecepatannya agar mampu berlari hingga akhir atau mencapai garis finish, jangan sampai seorang pelari atau atlet kelelahan di pertengahan perjalanan karena jaraknya yang cukup jauh. 
 
Ketika berlari, lakukanlah secara konstan dan tidak terlalu cepat, serta selalu mengatur pernafasan dan tenaga agar selalu terjaga sehingga tidak mudah lelah, namun ketika garis finish sudah mulai dekat, sekitar 1 km hingga 500 meter lagi maka kecepatan harus di tingkatkan dibandingkan dari sebelumnya. 
Gambar 11 : Teknik lari jarak jauh 
c. Teknik Pernafasan 
Secara alamiah orang yang berlari akan kehabisan nafas, hal tersebut dikarenakan otot-otot membutuhkan oksigen lebih banyak ketika melakukan aktivitas fisik. Hal teresebut yang membuat paru-paru bekerja lebih keras menyerap oksigen dari udara. Oleh sebab itu, perlunya pola pernafasan yang efesien ketika melakukan lari sehingga bisa mendapatkan oksigen ke otot juga lebih efesien, sehingga bisa meningkatkan daya tahan dan bisa berlari pada jarak yang jauh dengan lebih nyaman. 
 
Melihat pentingnya mengatur pernapasan dalam perlombaan lari jarak jauh, mari kita bahas secara detail di bawah ini : 
1)  Bernapas dari mulut 
Menggunakan mulut untuk bernapas memungkinkan seorang perlari untuk mendapatkan oksigen yang masuk lebih besar, dibandingkan bernapas menggunakan hidung yang bisa membuat otot wajah terlihat mengencang dan tegang. Jika bernapas menggunakan mulut sebaliknya, dapat mendorong otot-otot wajah lebih rileks, sehingga menciptakan ketenangan dan lebih santai. 

2) Biasakan menggunakan pernafasan perut 
Sesering mungkin bernapas dari perut atau diafragma dan jangan sering menggunakan dada untuk bernapas, jika melakukan pernapasan ini dengan benar, maka akan terlihat perut bergerak naik dan turun setiap bernapas dan dada kurang bergerak, lakukanlah teknik ini saat berlari. 

3) Mengambil napas pendek dan dangkal 
Aturlah ketika bernapas dengan pendek secara dangkal, sehingga lebih mudah untuk mengatur napas, jangan melakukan napas yang terlalu panjang dan dalam, karena bisa membuat seorang pelari tidak mampu berlari dengan jauh. 

4) Lakukan napas dengan berirama 
Satu hal terpenting dalam melakukan teknik pernapasan ketika berlari adalah dengan menarik dan mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama, jangan terpengaruh dengan kecepatan lari yang dihasilkan. 

5) Dengarkan napas 
Ketika berlari perlu juga menggunakan telinga untuk mendengarkan pernapasan, sehingga bisa mengontrol pernapasan, ketika napas mulai terengah-engah maka kurangi kecepatan lari, jika napas sudah mulai stabil kembali, maka bisa secara perlahan meningkatkan kecepatan lari. 
 
Teknik bernapas yang baik dan benar sangat penting bagi seorang pelari jarak jauh, karena yang dibutuhkan pelari jarak jauh bukanlah kecepatan lari semata, namun bertahan tetap berlari ketika tenaga mulai mengalami penurunan. 
  
Gambar 12 : Teknik pernapasan dalam lari jarak menengah

d. Teknik Mendekati Garis Finish 
Ketika sudah mampu memanajemen tubuh untuk berlari dan akhirnya mendekati garis finish, maka teknik berlari yang digunakan juga harus berbeda, teknik ini bisa mempengaruhi seorang pelari mendapatkan juara atau tidak, untuk lebih jelasnya tentang teknik mendekati garis finish adalah sebagai berikut : 
  1. Dada dicondongkan ke depan dan kepala diposisikan agak menunduk. 
  2. Ayunkan tangan semaksimal mungkin hingga melebihi pinggul, sehingga dapat menambah kecepatan dan menjaga keseimbangan tubuh karena berlari dengan kecepatan yang sangat tinggi. 
  3. Fokuskan pkalianngan ke depan dan jangan mencoba menengok kanan atau kekiri serta jangan mengurangi kecepatan. 
  4. Ketika sampai pada garis finish, putarlah dada kesalah satu sisi, sehingga bahu dapat maju ke depan dan menabrak pita pada garis finish. 
Gambar 13 : Teknik memasuki finish 
Faktor Penting dalam Lari Jarak Jauh 
Berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan ketika mengikuti perlombaan lari jarak jauh : 
  • Daya tahan atau stamina 
  • Kecepatan (speed) 
  • Gaya (style) 
  • Pertimbangkan Langkah (Space judgement) 
  • Kepemimpinan (Leadership) 
Latihlah faktor-faktor penting diatas secara rutin dan kontinyu, sehingga kalian bisa terbiasa ketika melakukan perlombaan yang sesungguhnya. 

C. Rangkuman 

Lari jarak menengah menempuh jarak 800 m dan 1500 m. start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor 800 m adalah start jongkok, sedangkan untuk jarak 1500 m menggunakan start berdiri. Pada lari 800 m masing –masing pelari berlari di laintasannya sendiri, setelah melewati satu tikungan pertama barulah pelari–pelari itu boleh masuk ke dalam lintasan pertama Hal yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah adalah penyesuaian antara kecepatan dan kekuatan / stamina dari masing -masing pelari. 
 
Teknik dasar lari jarak menengah tidak sama dengan lari jarak pendek.  Karena dalam lari jarak menengah jarak yang harus ditempuh  lebih jauh, pelari jarak menengah harus pandai mengatur strategi agar dapat memenangkan perlombaan. Pelari jarak menengah harus pkaliani menghemat tenaga agar tidak sampai mengalami penurunan stamina pada saat perlombaan berlangsung.  
 
Lari jarak jauh atau marathon merupakan nomor olahraga atletik yang pernah dipertandingkan pada Olimpiade Kuno, yaitu pada tahun 490 SM di Yunani, olahraga ini dilakukan untuk memperingati seorang prajurit pembawa pesan kemenangan Yunani, prajurit tersebut berlari dan menempuh jarak sekitar 42 km. Start pada lari jarak jauh menggunakan start berdiri. Untuk teknik dasar lari jarak jauh, posisi badan condon ke depan dengan membentuk sudut ±10°. Kedua lengan diayunkan secara santai beberapa sentimeter di atas pinggang. Pendaratan telapak kaki menggunakan sisi luar kaki bagian tengah. 
 
Ketika berlari jarak jauh maka secara alami seorang akan kehabisan napas, karena oto-otot membutuhkan oksigen lebih banyak saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu paru-paru juga bekerja lebih keras untuk menyerap oksigen dari udara. Memiliki pola pernapasan yang efisien saat berlari akan membuat seorang lebih efisien dalam mendapatkan oksigen ke otot, sehingga meningkatkan daya tahan dan bisa berlari lebih jauh dan lebih nyaman. 

D. Penugasan Mandiri  

Nah kalian sudah mempelajarai modul ini, sekarang kalian lakukan tugas praktiknya baik dilakukan secara berdua dengan teman kalian atau secara berkelompok. Ayo mencoba dan lakukan praktiknya : 

E. Latihan Soal  

Nah untuk mengetahui kemampuan kalian sejauh mana dalam penguasaan materi olahraga lari jarak menengah dan jarak jauh, ayo kerjakan latihan berikut dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan benar !  

1. Bila lomba lari dilakukan di dalam stadion, sehingga pelari tersebut melewati empat kali garis finish adalah lari jarak …  
2. Pada lomba lari 800 meter, semua pelari boleh berebut lintasan yaitu …  
3. Ketika berlari jarak jauh maka secara alami seorang akan kehabisan napas, karena otot-otot membutuhkan oksigen lebih banyak saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu paru-paru juga bekerja lebih keras untuk ...  
4. Perhatikan gambar di bawah ini  !  
 
Pada gambar tersebut merupakan teknik yang sering dijumpai dalam melakukan lari jarak menengah, yaitu …  

5. Perhatikan gambar di bawah ini ! 
  
Pada gambar tersebut merupakan rangkaian teknik gerakan …  
 
Kunci Jawaban :  
1. Lari 1500 meter 
Pembahasan : jarak lintasan track lari distadion 400 meter, sehingga jika lari 
1500 meter maka pelari akan melewati 4 kali garis finish 
2. Setelah melewati tikungan yang pertama 2 dan seterusnya dapat  
Pembahasan : dalam peraturan lomba lari 800 meter, pelari yang pada dapat berebut lintasan 1 atau dalam setelah melewati tikungan yang pertama 
3. Menyerap oksigen dari udara 
Pembahasan : Secara alamiah orang yang berlari akan kehabisan nafas, karena otot-otot membutuhkan oksigen lebih banyak ketika melakukan aktivitas fisik sehingga paru-paru bekerja lebih keras menyerap oksigen dari udara agar dapat mendapatkan oksigen ke otot juga lebih efesien. 
4. Start berdiri 
Pembahasan : dalam peraturan perlombaan lari jarak menengah start yang digunakan adalah start berdiri. 
5. Lari jarak jauh 
Pembahasan : pada gambar tersebut tercermin bahwa dalam lari jarak jauh dilakukan dengan kecepatan menengah dipercepat dan dipertahankan sampai garis finish. 

F. Penilaian Diri 

Berilah tanda √ pada kolom ‘Ya’ jika kalian sudah menguasai materi tersebut dan pada kolom ‘Tidak’ jika kalian belum menguasainya. 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh Mapel PJOK kelas 10 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Materi Aktivitas Keterampilan Nomor Lari Jarak Menengah dan Jauh File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • teknik dasar lari jarak pendek ada 3 yaitu
    • nomor lari jarak pendek yang diperlombakan adalah
    • start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah
    • nomor lari jarak pendek adalah
    • manfaat lari jarak pendek
    • lari jarak pendek menggunakan start
    • lari jarak menengah
    • peraturan lari jarak pendek
    • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022