Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA

Materi Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu. Jangan lupa mengikuti protokol kesehatan yang di sarankan pemerintah dengan cara menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan agar mata rantai penyebaran covid 19 cepat berlalu. Oiya pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk adik adik kelas XII SMA/MA. Semoga bermanfaat yah.

Materi Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA
Materi Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA

Pencak silat merupakan olahraga asli Indonesia yang perlu dilestarikan.Untuk bisa melakukan olahraga pencaksilat diperlukan penguasaan teknik dasar, setelah menguasai teknik dasar untuk bisa bertanding memerlukan penguasaan pola penyerangan dan pertahanan. Dalam  penguasaan pola penyerangan dan pola pertahanan diperlukan rancangan yang sistematis dari teknik-teknik dasar yang telah dikuasai.  

Teknik dasar yang perlu dikuasai agar bisa merancang pola penyerangan diantaranya adalah serangan langsung berupa pukulan, tendangan, dan jatuhan, serangan tidak langsung berupa kecohan sebelum penyerangan. Kemudian teknik dasar yang perlu dikuasai agar bisa merancang pola pertahanan berupa elakan, hindaran, tangkapan dan tangkisan. 

Istilah

  • Kuda-kuda : Sikap awal, sikap siap dalam pencaksilat 
  • Pola penyerangan : Langkah-langkah sistematis untuk menyerang 
  • Pola pertahanan : Langkah-langkah sistematis untuk bertahan 
  • Pukulan : Serangan dengan menggunakan lengan 
  • tendangan : Serangan dengan menggunakan tungkai 
  • Jatuhan : Serangan dengan tujuan menjatuhkan lawan 
  • Elakan : usaha pembelaan yang dilakukan dengan sikap kaki yang tidak berpindah tempat atau kembali ketempat semula 
  • Hindaran : Usaha pembelaan dengan menghindarkan badan, melangkahkan atau memindahkan kaki 
  • Tangkapan : Menangkap serangan lawan untuk menghindar dari serangan 
  • Taktik : Rencana atau tindkan yang bersitem untuk mencapai tujuan 
  • Strategi : Rencana yang sistematis untuk mencapai sasaran 
  • Bertahan pasif : Usaha bertahan menghindari serangan lawan 
  • Bertahan aktif : Usaha bertahan dengan memancing serangan lawan untuk menyerang kemudian bertahan dilanjutkan serangan balik 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran  ini diharapkan: 
  1. Memiliki kesadaran tentang arti penting gerak tubuh sebagai wujud penghayatan dan pengamalan ajaran agama; 
  2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif selama pembelajaran; 
  3. Merancang pola pertahanan dalam pencaksilat;dan  4. Mempraktikan hasil perancangan pola pertahanan dalam pencaksilat. 

B. Uraian Materi 

Perancangan pola pertahanan diperlukan untuk menghadapi sebuah pertandingan pencaksilat, selain mempersiapkan pola penyerangan pola pertahanan juga penting. Untuk bisa merancang pola pertahanan diperlukan memahami taktik pertahanan dan teknik-teknik bertahan yang akan dibahas dalam uraian materi ini. 
 
Taktik pertahanan merupakan suatu siasat yang dilakukan kepada lawan, dengan tujuan menahan atau menghindari serangan lawan (pembelaan) supaya tidak mengalami kekalahan dalam pertandingan. Pembelaan sangat penting dalam pencak silat. Oleh karena itu, setiap pesilat harus menguasai teknik dasar yang satu ini.  
 
Taktik pertahanan dalam pencak silat, meliputi teknik hindaran/elakan dan tangkisan. Bertahan adalah usaha menghindari atau memunahkan serangan lawan yag dilakukan dengan elakan, hindaran, tangkisan, buangan dan tangkapan. Berdasarkan cara melakukan hindaran dapat di bedakan menjadi beberapa: 

a. Elakan 

Elakan adalah usaha pembelaan yang dilakukan dengan sikapkaki yang tidak berpindah tempat atau kembali ketempat semula elakan terdiri atas: 

1) Elakan atas 
  • Mengelakkan diri dari serangan pada bagian sebelah bawah 
  • Mengangkat kedua kaki degan sikap tungkai di tekuk 
  • Disertai dengan sikap tubuh dan tangan waspada. 
  • Mendarat dengan kaki saling menyusul atau kedua kaki. 
 
2) Elakan bawah  
  • Mengelakan diri dari serangan pada bagian sebelah atas 
  • Merendahkan diri dengan sikap tungkai di tekuk tanpa memindahkan letak telapak kaki 
  • Disertai dengan sikap tubuh dan tangan waspada 
3) Elakan belakang 
  • Mengelakan diri dari serangan lurus depan dan samping 
  • Dari sikap kuda-kuda depan, memindahkan berat badan ke belakang 
  • Disertai dengan sikap tubuh dan tangan waspada 
4) Elakan samping 
  • aMengelakan diri dari serangan lurus depan dan atas 
  • Dari sikap kangkang, memindahkan badan ke samping dengan merubah sikap tungkai/kuda-kuda 
  • Disertai dengan sikap tubuh dan tangan waspada 
b. Hindaran 

Hindaran adalah usaha pembelaan dengan cara memindahkan sasaran dari arah serangan, dengan melangkah atau memindahkan kaki. Unsur-unsur hindaran meliputi: sikap pasang, sikap tubuh dan sikap tangan 
  1. Hindaran hadap, menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menghadap lawan 
  2. Hindaran sisi, menghindar dengan memindahkan kaki kanan sehingga posisi tubuh menyamping lawan, berat badan di sebelah kanan. 
  3. Hindaran angkat kaki, menghindar dengan mengangkat salah satu kaki 
  4. Hindaran kaki silang, menghindar dengan memindahkan kaki kanan secara menyilang ke belakang 
c. Tangkapan 

Usaha menggagalkan serangan lawan dengan cara menangkap tendangan kaki lawan 
 
d. Tangkisan 

Tangkisan adalah usaha pembelaan yang dilakukan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan alat serangan yang dilancarkan oleh lawan. Tangkisan langsung bertujuan mangalihkan serangan dari lintasan dan membendung atau menahan serangan. Tangkisan terdiri atas: 

1) Tangkisan satu tangan 
  • Tangkisan luar. Tangkisan luar dilakukan dengan cara menangkis diikuti kaki melangkah ke sisi luar samping badan luar 
  • Tangkisan dalam. Tangkisan dilakukan dengan cara menangkis diikuti kaki melangkah ke sisi dalam samping badan lawan 
  • Tangkisan atas. Tangkisan atas dilakukan dengan cara menangkis dari bawah ke atas 
  • Tangkisan bawah. Tangkisan bawah dilakukan dengan cara menangkis dari atas ke bawah 
  • Tangkisan siku dalam. Tangkisan siku dalam dilakukan dengan cara menangkis ke depan diikuti kaki melangkah ke sisi dalam samping badan lawan 
  • Tangkisan siku luar. Tangkisan siku luar dilakukan dengancara menangkis diikuti kaki melangkah ke samping sisi luarbadan 
2) Tangkisan dua lengan 
  • Sejajar dua tangan 3/4 lengan atas. Tangkisan dua tangan dilakukan dengan cara menghindar kesamping kedua tangan menangkis 3/4 lengan atas lawan. 
  • Belah. Tangkisan belah dilakukan dengan cara mengelak mundur disertai kedua tangan membelah menangkis serangan lawan 
  • Silang (tinggi rendah). Tangkisan silang bawah dilakukan dengan cara menyilangkan kedua tangan menangkis ke bawah dari serangan lawan. 
  • Buang samping. Tangkisan belah samping dilakukan dengan cara mengelak mundur disertai kedua tangan membuang dari serangan lawan 
e. Taktik Bertahan 

1) Bertahan Pasif. 

Bertahan pasif adalah taktik yang dilakukan dengan cara melakukan hindaran atau tangkisan terhadap serangan yang dilakukan lawan, selanjutnya melakukan balasan (counter attack) pada lawan. Taktik ini dapat dilakukan dengan sempurna bila pesilat memiliki kecepatan reaksi dan kemampuan koordinasi yang baik. Berikut adalah jenis-jenis taktik bertahan pasif: 
  • Hindar Sambut (counter-attack). Hindar sambut (counterattack) merupakan salah satu taktik yang dilakukan pesilat dengan cara menunggu lawan melakukan serangan untuk kemudian dibalas baik dengan menggunakan pukulan maupun tendangan. Taktik tersebut dilakukan pada saat melakukan serangan, pesilat melakukan hindaran atau tangkisan untuk kemudian melakukan serangan balasan. Taktik tersebut tepat digunakan untuk menghadapi lawan yang memiliki tipe menyerang langsung. 
  • Jemputan. Jemputan lebih tepat diterapkan untuk mengatasi lawan yang memiliki tipe serangan tidak langsung. Taktik jemputan dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pukulan, tendangan, dan jatuhan. Taknik tersebut dilakukan dengan cara menabrak lawan pada saat lawan alan melakukan gerakan menyerang. 
  • Ganjalan. Ganjalan dilakukan dengan menggunakan teknik tendangan T (samping). Taktik ini dapat dilakukan oleh pesilat yang memilki kecepatan bergerak yang baik. Taktik ganjalan dilakukan dengan cara menghentikan gerakan lawan pada saat akan melakukan serangan dengan menggunakan tendangan T (samping). Taktik ini tepat digunakan untuk lawan yang memiliki tipe serangan langsung. 
2) Bertahan Aktif. 

Pada taktik bertahan aktif ada persaman dengan gerakan taktik serangan tidak langsung. Perbedaan antara bertahan aktif dengan serangan tidak langsung adalah pada tujuan yang diinginkan.  
 
Pada serangan langsung pesilat melakukan pergerakan untuk mengubah posisi lawan sehingga dapat diserang sesuai dengan yang direncanakan. Sedangkan pada taktik bertahan aktif, pesilat bergerak untuk memancing lawan agar melakukan serangan. Setelah itu pesilat segera melakukan counter attack atau teknik jatuhan.  
 
Untuk melakukan taktik bertahan aktif, pesilat harus memiliki kecepatan gerak dan kecepatan reaksi yang bagus. Taktik bertahan aktif biasanya dilakukan oleh pesilat yang memiliki teknik bantingan yang bagus. Taktik bertahan aktif digunakan untuk menghadapi lawan yang memiliki tipe hindar sambut (counter-attack) yang bagus. Taktik pancingan baik dengan menggunakan tangan maupun kaki perlu dilakukan pada saat pesilat menghadapi lawan yang memiliki tipe bertahan.  
 
Pesilat yang memiliki tipe bertahan memiliki kecenderungan untuk melakukan counter attack pada saat lawan bergerak. Sedangkan pesilat yang memiliki tipe bertahan aktif memiliki kecenderungan untuk bergerak atau membuat gerakan dengan tujuan membuat lawan melakukan serangan dan untuk selanjutnya melakukan teknik balasan ataupun bantingan. 
 

C. Rangkuman 

Untuk bisa merancang pola pertahanan diperlukan memahami taktik pertahanan dan teknik-teknik bertahan. Taktik pertahanan merupakan suatu siasat yang dilakukan kepada lawan, dengan tujuan menahan atau menghindari serangan lawan (pembelaan) supaya tidak mengalami kekalahan dalam pertandingan.Berdasarkan cara melakukan hindaran dapat di bedakan menjadi beberapa yaitu: elakan, hindaran, tangkapan, dan tangkisan. 
 

Taktik bertahan ada 2 yaitu: taktik bertahan pasif dan taktik bertahan pasif. Taktik bertahan pasif untuk menghadapi serangan langsung, dan taktik bertahan aktif untuk menghadapi serangan tidak langsung atau memancing lawan untuk menyerang terlebih dahulu. 

D. Penugasan Mandiri 

Lakukanlah tugas di bawah ini dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan disiplin yang tinggi dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran! 
  1. Dari materi yang telah dipaparkan mengenai pertahanan dalam pencaksilat, coba kalian peragakan teknik-teknik elakan secara mandiri! 
  2. Dari materi yang telah dipaparkan mengenai pertahanan dalam pencaksilat, coba kalian peragakan teknik-teknik hindaran secara mandiri! 
  3. Dari materi yang telah dipaparkan mengenai pertahanan dalam pencaksilat, coba kalian peragakan teknik-teknik tangkapan secara mandiri! 
  4. Dari materi yang telah dipaparkan mengenai pertahanan dalam pencaksilat, coba kalian peragakan teknik-teknik tangkisan secara mandiri!  

E. Latihan Soal 

Kerjakan dan jawablah soal-soal di bawah ini dengan cara memberikan uraian singkat dengan jelas! 
  1. Uraikan perbedaan bertahan aktif dengan bertahan pasif dalam pencaksilat! 
  2. Jika kalian dalam pertandingan kemudian mendapatkan serangan pukulan depan kanan dan kiri, pukulan tebah dan pukulan siku, maka uraikan pertahanan seperti apa yang akan kalian lakukan! 
  3. Jika kalian dalam pertandingan kemudian mendapatkan serangan Tendangan samping, tendangan T, tendangan lurus, maka uraikan pertahanan seperti apa yang akan kalian lakukan! 
  4. Jika kalian dalam pertandingan kemudian mendapatkan serangan Pukulan tebah, tendangan lurus, sapuan bawah, maka uraikan pertahanan seperti apa yang akan kalian lakukan! 
Kunci Jawaban: 
1. Taktik bertahan pasif untuk menghadapi serangan langsung kemudian melakukan serangan balik, sedangkan taktik bertahan aktif untuk menghadapi serangan tidak langsung atau memancing lawan untuk menyerang terlebih dahulu kemudian bertahan dan menyerang balik. 
 
2. Untuk bertahan jika mendapatkan serangan pukulan depan kanan dan kiri dengan menggunakan tangkisan dalam, tangkisan luar, untuk serangan pukulan tebah  dengan hindaran sisi melangkah ke samping samping dan untuk pukulan sikudengan hindaran silang melangkah ke belakang kemudian melakukan serangan balik dengan tendangan lurus. 
 
3. Untuk bertahan jika mendapatkan serangan tendangan samping dengan menggunakan hindaran silang melangkah ke belakang, serangan tendangan T dengan elakan bawah, serangan tendangan lurus dengan hindaran sisi dan lakukan serangan balik dengan tendangan T. 
 
4. Untuk bertahan dari serangan pukulan tebah dengan elakan samping, serangan tendangan lurus dengan tangkisan silang ke bawah, serangan sapuan bawah dengan hindaran angkat kaki atau loncat kemudian melakukan serangan balik dengan tendangan samping. 
 
Pembahasan: 
Taktik bertahan pasif dan aktif perlu dikuasai keduanya penggunaannya digunakan disesuaikan dengan karakter lawan, untuk bertahan dari serangan harus mempunyai reflek yang bagus, untuk mendapatkan reflek yang bagus harus sering berlatih agar mendapatkan teknik hindaran yang tepat dan cepat kemudian bisa melakukan serangan balik. 

F. Penilaian Diri 

Berilah tanda ceklis (√) pada kolom ‘Ya’ jika kalian sudah menguasai materi/melakukan hal tersebut dan pada kolom ‘Tidak’ jika kalian belum menguasai materi/melakukan hal tersebut!  
 
Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Merancang Pola Pertahanan Dalam Pencak Silat File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • teknik pertahanan dalam pencak silat
      • gerakan menyerang dalam pencak silat
      • bertahan pasif dalam pencak silat
      • teknik bertahan pasif dalam pencak silat
      • pola penyerangan dengan pukulan dalam pencak silat
      • teknik bertahan dalam pencak silat sangat penting dikuasai untuk
      • elakan dalam pencak silat
      • apabila ada arah serangan dari atas teknik apa yang harus dilakukan
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022