Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Konstruksi Teks Negosiasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA

Materi Konstruksi Teks Negosiasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA - Hai adik adik yang baik, apa kabar? semoga dalam keadaan baik baik saja dan jangan lupa selalu menggunakan masker ketika keluar rumah setelah itu ikuti protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, oiya pada kesempatan yang baik ini kakak bospedia ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang telah disusun yaitu Materi Konstruksi Teks Negosiasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA, Selamat belajar...

Materi Konstruksi Teks Negosiasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA
Materi Konstruksi Teks Negosiasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan:
Kalian dapat mengonstruksi teks negosiasi dengan semangat, kreatif, dan inovatif sehingga dapat menerapkan pada kehidupan sehari-hari.

B. Uraian Materi

Teks negosiasi biasanya berbentuk dialog yang merupakan percakapan yang dilakukan oleh beberapa tokoh, dalam hal ini adalah pihak yang bersengketa. Teks negosiasi berupa dialog tersebut dapat pula merupakan konstruksi dari teks yang menjelaskan kegiatan negosiasi. Selain itu teks negosiasi dapat pula ditulis berdasarkan pengalaman orang lain yang kita simak. Begitu juga, pengalaman yang dialami diri sendiri. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu demi satu.

Teks negosiasi dapat dibagi menjadi beberapa yaitu
1. Teks negosiasi yang bersifat faktual
Teks negosiasi yang ditulis berdasarkan kejadian nyata yang dialami atau disaksikan.

2. Teks negosiasi rekaan
Teks yang tidak benar-benar terjadi, tetapi disusun berdasarkan logika dan tidak mengada-ada.

Agar dapat mengonstruksi atau menyusun teks negosiasi dengan baik dan benar, kalian harus memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks negosiasi dan materi tersebut sudah kalian pelajari dan pastinya sudah dikuasai. Oleh karena itu, untuk dapat mengonstruksi teks negosiasi yang baik, sebagai berikut:

1. Mengonstruksi teks negosiasi
Langkah-langkah menulis teks negosiasi
  1. Menentukan ide pokok dapat diambil berdasarkan pengalaman diri sendiri ataupun orang lain.
  2. Menentukan tokoh, Tokoh atau pihak yang bersengketa ditentukan sesuai topik teks, yaitu pihak pertama sebagai pengaju dan pihak kedua sebagai pemberi penawaran.
  3. Menentukan latar, Waktu dan tempat ditentukan berdasarkan profesi tokoh yang dapat mendukung suasana dalam kegiatan bernegosiasi.
  4. Menentukan alasan rasioanal, Penyelesaian masalah dalam negosiasi harus dilakukan secara rasional melalui pertimbangan kedua belah pihak sesuai topik.
  5.  Mencari sumber atau bahan referensi sehingga pembahasan tentang topik teks negosiasi tidak berada di luar batas.
  6. Setelah itu, kalian dapat mengembangkan isi teks negosiasi berdasarkan struktur teks negosiasi.

2. Menyunting Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Menyunting teks negosiasi merupakan salah satu cara menganalisis isi negosiasi dan kebahasaan teks negosiasi serta menganalisis penggunaan kalimat baku dan tidak baku sesuai dengan struktur isi dan struktur bahasa pada teks negosiasi yang digunakan. Hal ini mendukung semakin menguasai ketika kalian akan mengonstruksi teks negosiasi.

Perhatikan contoh teks negosiasi berikut:
Dua siswa sekolah menengah sedang berdiskusi menentukan acara akhir tahun sekolah. Mereka saling mengeluarkan pendapat mengenai jenis acara apa yang paling baik dilaksanakan untuk acara akhir tahun. Ketika itu, seorang guru datang menengahi kedua siswa tersebut. Diskusi pun berakhir dengan keputusan pengambilan suara terbanyak.
Salman : Bagaimana, ya, acara akhir tahun ini kita belum memutuskan akan mengadakan acara apa.
Husna : Ya, benar.
Salman :   Aku pikir, acara akhir tahun nanti lebih baik mengadakan bazaar dan kreasi seni saja. Kemudian diselingi dengan band sekolah dan kegiatan seni lainnya.
Husna : Tapi, sebagian teman yang lain menginginkan untuk pergi karya wisata ke luar kota. Selain bisa refreshing, kita bisa menambah pengetahuan tentang tempat yang akan kita kunjungi.
Salman : Loh, kalau pergi berwisata, bukankah akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak?
Husna : Menurutku itu sepadan dengan apa yang kita dapatkan ketika berwisata.

(Seketika itu, datang seorang guru)
Guru : Ada apa ini, tampaknya diskusi kalian seru sekali?
Salman : Eh, iya, Pak. Selamat siang, Pak! Silakan duduk. Begini, Pak. Kami sedang mendiskusikan untuk acara akhir tahun nanti. Saya mengusulkan untuk mengadakan bazaar, kreasi seni, dan diselingi dengan band sekolah.
Menurut saya itu lebih menghemat biaya, tetapi tetap mengasyikkan.
Husna : Ya, Pak, sedangkan saya mengusulkan pergi karya wisata ke luar kota. Itu atas usulan dari teman-teman yang lain. Kami bingung, Pak. Mau memutuskan yang mana.
Guru : Baik. Kedua usul kalian sangat baik dan bernilai positif. Bagaimana kalau Bapak usulkan agar mengumpulkan suara terbanyak saja? Kalian buatlah semacam angket untuk memilih mana pilihan dari teman-teman yang lain. Nah, yang suaranya terbanyak, itulah acara yang akan kita laksanakan.
Bagaimana?
Salman dan Husna: Setuju, Pak!
 Teks negosiasi di atas dapat kita identifikasi dengan cara menyunting struktur dan kaidah-kaidah teks negosiasi. Berikut cara menyunting teks negosiasi secara struktur dan kaidah.

1) Pembuka
Pada teks tersebut, kita dapat melihat struktur pembuka berupa kalimat awal, yaitu Dua siswa sekolah menengah sedang berdiskusi menentukan acara akhir tahun sekolah. Kalimat tersebut memaparkan tentang kedua siswa yang sedang berdiskusi. Kata berdiskusi berarti membincangkan sesuatu masalah yang harus diselesaikan bersama. Hal itu termasuk dalam ciri teks negosiasi.
Contoh:
Salman: Bagaimana, ya, acara akhir tahun ini kita belum memutuskan akan mengadakan acara apa.
Husna : Ya, benar.

2) Isi
Pada teks tersebut, kita dapat melihat struktur isi berupa kalimat kedua dan ketiga, yaitu mereka saling mengeluarkan pendapat mengenai jenis acara apa yang paling baik dilaksanakan untuk acara akhir tahun. Ketika itu, datang seorang guru menengahi kedua siswa tersebut. Kalimat tersebut memaparkan tentang adanya beberapa pendapat dari partisipan. Pada proses ini, permintaan dan penawaran pun berlaku. Hal itu termasuk dalam ciri teks negosiasi.
Contoh:
Salman: Aku pikir, acara akhir tahun nanti lebih baik mengadakan bazaar dan kreasi seni saja. Kemudian diselingi dengan band sekolah dan kegiatan seni lainnya.
Husna : Tapi, sebagian teman yang lain menginginkan untuk pergi karya wisata ke luar kota. Selain bisa refreshing, kita bisa menambah pengetahuan tentang tempat yang akan kita kunjungi.
Salman: Loh, kalau pergi berwisata, bukankah akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak?
Husna : Menurutku itu sepadan dengan apa yang kita dapatkan ketika berwisata.

(Seketika itu, datang seorang guru)
Guru : Ada apa ini, tampaknya diskusi kalian seru sekali?
Salman: Eh, iya, Pak. Selamat siang, Pak! Silakan duduk. Begini, Pak. Kami sedang mendiskusikan untuk acara akhir tahun nanti. Saya mengusulkan untuk mengadakan bazaar, kreasi seni, dan diselingi dengan band sekolah. Menurut saya itu lebih menghemat biaya, tetapi tetap mengasyikkan.
Husna : Ya, Pak, sedangkan saya mengusulkan pergi karya wisata ke luar kota. Itu atas usulan dari teman-teman yang lain. Kami bingung, Pak. Mau memutuskan yang mana.

3) Penutup
Pada teks tersebut, kita dapat melihat struktur penutup pada kalimat terakhit, yaitu Diskusi pun berakhir dengan keputusan voting atau pengambilan suara terbanyak. Kalimat tersebut mengandung penyelesaian dari negosiasi.
Contoh:
Guru : Baik. Kedua usul kalian sangat baik dan bernilai positif. Bagaimana kalau Bapak usulkan agar mengumpulkan suara terbanyak saja? Kalian buatlah semacam angket untuk memilih mana pilihan dari teman-teman yang lain. Nah, yang suaranya terbanyak, itulah acara yang akan kita laksanakan.
Bagaimana?
Salman dan Husna: Setuju, Pak!
 
Pada teks tersebut, kaidah teks negosiasi dapat kita analisis seperti berikut ini.
  1. Pada teks tersebut, negosiasi dilakukan oleh tiga partisipan, yaitu Salam, Husna, dan Guru.
  2. Pada teks tersebut, terdapat perbedaan pendapat, keinginan, dan tujuan yang hendak dicapai.
  3. Pada teks tersebut, terdapat kesepakatan yang menjadi ujung dari negosiasi.
Oleh karena itu, ada beberapa poin-poin penting yang kalian harus pahami dalam menyunting struktur dan kaidah-kaidah teks negosiasi. Berikut cara menyunting teks negosiasi

Struktur pertama pada teks negosiasi adalah pembuka. Pembuka dapat ditunjukkan dengan adanya sebuah masalah yang harus diselesaikan bersama. Struktur kedua adalah isi yang dapat ditunjukkan dengan adanya permintaan, pemenuhan, penawaran, dan persetujuan. Kemudian, struktur yang ketiga adalah penutup yang ditandai dengan adanya penyelesaian pada proses negosiasi.

Kaidah pada teks negosiasi memenuhi empat hal, yaitu (a) adanya partisipan; (b)berbentuk komunikasi langsung; (c) terjadi perbedaan pendapat, keinginan, dan tujuan antara kedua belah pihak; serta (d) adanya hasil negosiasi.

Enam kaidah kebahasaan teks negosiasi
  1. Berwujud kalimat dialogis atau percakapan antartokoh dengan kaliamt langsung dan tak langsung.
  2. Menggunakan kaliamat yang menyatakan hubungan kausalitas dan disertai kata karena, sehingga, dan sebab.
  3. Menggunakan kata ganti orang untuk sapaan, seperti Anda, Bapak, dan Saudara
  4. Berisi kalimat persuasive yang santun dan tidak menjatuhkan,kata mohon, harap,dan minta.
  5. Menggunakan kaliamat bersyarat dengan kata pengandaian,seperti jika dan seandainya.
  6. Menggunakanragam baku atau tidak baku ,disertai interjeksi.(mafrukhi,2017:130)

Itulah beberapa aspek yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk menyunting teks negosiasi semoga kalian dapat memahami .

C. Rangkuman

Teks negosiasi biasanya berbentuk dialog yang dilakukan oleh beberapa tokoh, dalam hal ini adalah pihak yang bersengketa.
  1. Menentukan ide pokok dalam sebuah cerita yang akan di bahas dalam sebuah paragraf. Topik teks dapat diperoleh dari pengalam pribadi maupun orang lain diberbagai bidang sebagai makhluk sosial.
  2. Menentukan tokoh, Tokoh atau pihak yang bersengketa ditentukan sesuai topik teks, yaitu pihak pertama sebagai pengaju dan pihak kedua sebagai pemberi penawaran.
  3. Menentukan latar, Waktu dan tempat ditentukan berdasarkan profesi tokoh yang dapat mendukung suasana dalam kegiatan bernegosiasi.
  4. Menentukan alasan rasioanal, Penyelesaian masalah dalam negosiasi harus dilakukan secara rasioanl melaui pertimbangan kedua belah pihak sesuai topik
  5. Mencari sumber atau bahan referensi, sehingga pembahasan tentang topik teks negosiasi tidak di luar batasan.
  6. Pengembangan isi teks negosiasi berdasarkan isi teks (Permasalahan, penawaran, pengajuan dan persetujuan)

D. Penugasan Mandiri

  1. Buatlah kerangka teks negosiasi dengan tema “Ganti Rugi” sesuai dengan struktur yang sudah kalian pelajari!
  2. Kembangkanlah kerangka teks negosiasi yang sudah kalian buat menjadi sebuah teks negosiasi yang lengkap!

E. Latihan Soal

Bacalah dan cermati teks jual beli patung pasar seni sukawati berikut!

Pada suatu hari, seorang ibu muda dari Eropa pergi ke Pasar Seni Sukawati untuk membeli patung Dewa Wisnu yang terbuat dari kayu. Saat ibu muda tersebut masuk ke sebuah kios, penjual langsung menyambut ibu muda tersebut ucapan selamat pagi dan ibu muda itu pun menjawabnya. Penjual menanyakan apa yang ingin dibeli oleh ibu muda tersebut, ibu muda ingin membeli patung Garuda Wisnu Kencana yang terbuat dari kayu. Ibu muda tersebut mengamati dengan cermat patung yang sudah berada di tangannya. Penjual mengatakan bahwa patung tersebut cocok untuk pajangan di rumah atau oleh-oleh untuk kerabat. Menurut ibu muda patung tersebut untuk dipakai untuk diri sendiri ibu muda ini mulai menanyakan harga patung tersebut. Penjual pun memberikan harga tiga ratus ribu, tetapi ibu muda tersebut merasa bahwa patungnya terlalu mahal dan menawarnya menjadi dua ratus ribu. Penjual tidak bisa memberikan harga yang diinginkan ibu muda dan memberikan tawaran harga sebesar Dua ratus delapan puluh lima ribu dan mengatakan itu sudah murah di tempat lain ibu ini tidak akan mendapat harga semurah itu. Ibu ini pun menawarnya lagi menjadi dua ratus lima puluh ribu tetapi penjual masih tidak menerimanya. Akhirnya penjual menerima penawaran dengan harga dua ratus tujuh puluh lima ribu dan mengatakan harga ini hanya untuk nyonya Eropa tersebut sembari menanyakan barang lain yang diinginkan turis tersebut. Setelah membayar, ibu muda itu mengucapkan “Selamat tinggal” dan pergi meninggalkan toko.

  1. Tentukan pokok-pokok isi teks negosiasi sesuai struktur teks negosiasi!
  2. Rangkailah pokok-pokok isi yang sudah dirumuskan menjadi teks negosiasi dengan memperhatikan isi, dan aspek kebahasaan teks negosiasi!
  3. Suntinglah hasil teks negosiasi sesuai dengan isi, struktur dan kaidah kebahasaan teks
Kunci Jawaban

1. Tentukan pokok-pokok isi teks negosiasi sesuai struktur teks negosiasi!
Pembukaan : Seorang ibu muda dari Eropa yang ingin membeli sebuah souvenir Pengajuan : Penjual menawarkan patung sebesar tiga ratus ribu rupiah
Penawaran : Sang ibu muda merasa bahwa harganya terlalu mahal dan menawarnya seharga dua ratus ribu. Namun, si penjual tidak setuju karena dianggap terlalu murah. Lalu sang ibu menawarkan harga dua ratus lima puluh ribu
Persetujuan : Penjual pun akhirnya setuju dengan harga dua ratus lima puluh ribu.
Penutup : Setelah mendapatkan barang yang diinginkannya, ibu muda itu pergi meninggalkan toko
2. Rangkailah pokok-pokok isi yang sudah dirumuskan menjadi teks negosiasi dengan memperhatikan isi, dan aspek kebahasaan teks negosiasi!
Di sebuah toko antik di daerah Jakarta, masuklah seorang ibu muda dan anaknya. Ia mengatakan ingin membeli lampu gantung antik yang asli dari Indonesia.
Penjual : Silakan bu dilihat-lihat dulu, barang-barang disini antik-antik dan langka lho Bu.
Ibu : Oh iya mbak, kebetulan saya mau mencari lampu gantung. Apakah ada mbak? Saya lihat kok tidak ada ya?
Penjual : Oh ada bu, di dalam sini. Mari masuk bu untuk melihat-lihat. Nah kalau yang ini lampu antik dari Yogyakarta bu, ini punya motif khas dari Jogja.
Ibu : Bagus juga ya mbak, ini harganya berapa mbak?
Penjual : Ini harganya 7 juta bu. Maklum barang langka bu yang seperti ini.
Ibu : Waduh mbak kok mahal banget, 5 juta bagaimana? Langsung saya ambil.
Penjual : Wah maaf bu belum bisa. Ini barangnya langka bu.
Ibu : Yaudah deh kalau 6 juta bagaimana mbak? Harganya di pas in saja lah mbak.
Penjual : Sebenarnya belum boleh bu, tapi untuk ibu, yasudah ngga apa bu. Ibu : Oke mbak, setuju ya 6 juta rupiah.
Penjual : Iya bu, saya bungkus dulu ya bu. Ini bu barangnya. Ibu : ini uangnya ya mbak
Penjual : Iya terimakasih bu
Sang ibu lalu pergi meninggalkan toko antik itu.
3. Suntinglah hasil teks negosiasi sesuai dengan isi, struktur dan kaidah kebahasaan teks
Di sebuah toko antik di daerah Jakarta, masuklah seorang ibu muda dan anaknya. Ia mengatakan ingin membeli lampu gantung antik yang asli dari Indonesia.
Penjual : Silakan bu dilihat-lihat dulu, barang-barang disini antik-antik dan langka lho bu. Dan juga disini harganya murah-murah lho bu..
Ibu : Oh iya mbak, kebetulan saya mau mencari lampu gantung. Apakah ada mbak? Saya lihat kok tidak ada ya?
Penjual : Oh ada bu, di dalam sini. Mari masuk bu untuk melihat-lihat. Nah kalau yang ini lampu antik dari Yogyakarta bu, ini punya motif khas dari Jogja.
Ibu : Bagus juga ya mbak, ini harganya berapa mbak?
Penjual : Ini harganya 7 juta bu. Maklum barang langka bu yang seperti ini.
Ibu : Waduh mbak kok mahal banget, 5 juta bagaimana? Langsung saya ambil.
Penjual : Wah maaf bu belum bisa. Ini barangnya langka bu. Ibu : Yaudah deh kalau 6 juta bagaimana mbak?
Penjual : Sebenarnya belum boleh bu, tapi untuk ibu, yasudah tidak apa bu. Ibu : Oke mbak, setuju ya 6 juta rupiah.
Penjual : Iya Bu, saya bungkus dulu ya Bu. Ini Bu barangnya. Ibu : ini uangnya ya ,Mbak
Penjual : Iya terima kasi, Bu.

F. Penilaian Diri

Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian!



Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Konstruksi Teks Negosiasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 



#
Konstruksi Teks Negosiasi File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • langkah-langkah penyusunan teks negosiasi
      • ciri-ciri teks negosiasi
      • contoh teks negosiasi beserta strukturnya
      • struktur teks negosiasi
      • struktur teks negosiasi secara umum
      • contoh teks negosiasi singkat beserta strukturnya
      • tujuan teks negosiasi
      • teks prosedur
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022