Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Kunci Determinasi Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA

Materi Kunci Determinasi Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA - Halo adik adik yang baik, semoga dalam keadaan sehat ya. Nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin memberikan materi yang sudah disusun untuk adik adik kelas X SMA/MA tentang Identifikasi makhluk hidup dengan kunci determinasi dan menyusun kladogram beserta dengan latihan soal serta pembahasan soal yang mana akan membantu adik adik dalam memahami setiap materi yang diterangkan. Semoga bermanfaat yah.

Materi Kunci Determinasi Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA
Materi Kunci Determinasi Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA

Makhluk hidup sebagai objek kajian biologi sangat beraneka ragam. Agar mudah mempelajarinya, para ahli melakukan klasifikasi untuk menyederhanakannya. Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciriciri tertentu yang dimilikinya.  

 
Kelompok mahluk hidup yang terbentuk dari hasil pengklasifikasian disebut takson.  Untuk setiap takson  diberi nama tertentu mulai dari tingkatan klasifikasi dari tingkat tertinggi (kingdom) sampai tingkat terendah (spesies). 

Pemberian nama ilmiah pada setiap makhluk hidup bertujuan agar spesies mudah dikenali, sehingga nama ilmiah berlaku secara universal. Sistem tata nama yang terkenal adalah sistem dwi-tata nama (binomial nomenklatur) atau tata nama biner yang dikemukakan oleh Carolus Linnaeus. Dengan modul kita akan mempelajari dasar-dasar pengkalsifikasian mahluk hidup, manfaat  klasifikasi dan macam=macam pengelompokkan/klasifikasi mahluk hidup 

Istilah

  • Anatomi : Ilmu yang mempelajari struktur sel dan jaringan dalam tubuh makhluk hidup 
  • Binomial Nomenclature : Sistem penamaan organisme dengan dua kata. 
  • Kladogram : Suatu diagram percabangan yang dianggap mewakili hubungan kekerabatan di antara organisme/komponen yang dikelompokkan (pohon evolusi). 
  • Klasifikasi : Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan diri. 
  • Kunci determinasi : Cara atau langkah untuk mengenali organisme dan mengelompokkannya pada takson makhluk hidup. 
  • Kunci dikotom : Kunci identifikasi yang beraturan berdasarkan dua alternatif (biner ). 
  • Takson  : Tingkatan dalam suatu sistem klasifikasi. 
  • Taksonomi : Ilmu yang mempelajari pengelompokkan dan penamaan makhluk hidup 

A. Tujuan Pembelajaran 


Setelah kegiatan pembelajaran 2 kalian dapat mengidentifikasi, dan mengelompokkan mahluk hidup  menggunakan kunci determinasi dan menyusun kladogram secara teliti, kreatif dan komunikatif dengan mengembangkan cara berfikir kritis dan selalu bersyukur kpada Tuhan TME. 
 

B. Uraian Materi  

1. Urutan Takson 

Tahukan kalian, klasifikasi makhluk hidup menurut Linnaeus didasarkan atas persamaan dan perbedaan struktur tubuh makhluk hidup, dengan cara-cara berikut :  
  • Mengamati dan meneliti makhluk hidup, yaitu persamaan ciri struktur tubuh luar maupun ciri struktur tubuh dalam dari berbagai jenis makhluk hidup.  
  • Apabila ada yang memiliki ciri struktur tubuh sama atau mirip dijadikan satu kelompok, adapun yang memiliki ciri berlainan dikelompokkan tersendiri. 
  • Memberikan istilah tertentu untuk setiap tingkatan klasifikasi yang didasarkan pada banyak sedikitnya persamaan ciri pada setiap jenis makhluk hidup yang dikelompokkan. 
  • Pengelompokkan makhluk hidup, dilakukan dari tingkatan yang paling rendah yaitu spesies sampai yang paling tinggi yaitu kingdom.  
Tingkatan takson pada klasifikasi yang digunakan oleh Linnaeus adalah sebagai berikut : 
              
Gambar 2. Tingkatan takson Caroleus Linnaeus 
Sumber: jaticom (google.image) 
  
Jika kita perhatikan klasifikasi tersebut terdiri atas beberapa tingkatan, mulai dari kelompok besar, kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Selanjutnya, kelompok kecil dibagi menjadi beberapa kelompok kecil lagi sehingga akan terbentuk kelompok-kelompok yang lebih kecil yang hanya mempunyai anggota satu jenis makhluk hidup. Tiap tingkatan kelompok inilah yang disebut takson.  

Takson disusun dari tingkat tinggi ke tingkat rendah. Dengan demikian, semakin tinggi tingkatan takson, maka semakin umum persamaan ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu makhluk hidup. Sebaliknya, semakin rendah tingkatan takson, maka semakin khusus persamaan ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu makhluk hidup. Biasanya tingkatan ini memiliki jumlah makhluk hidup yang sedikit. 
 
2. Tata Nama 
 
Untuk memudahkan penamaan makhluk hidup, digunakanlah sistem penamaan ilmiah yang disebut tata nama ganda atau Binomial nomenclature. Binomial nomenclature adalah pemberian nama dengan dua nama atau disebut dengan tata nama ganda, yaitu selalu menggunakan dua kata nama genus dan nama species. Dengan metode ini, suatu jenis makhluk hidup akan memiliki nama yang berbeda dengan makhluk hidup dari jenis yang lain. 
 
Pemberian nama ilmiah pada setiap makhluk hidup bertujuan agar spesies mudah dikenali dan menghindari kesalah pahaman. Sehingga nama ilmiah berlaku secara universal. Sistem tata nama yang terkenal adalah sistem dwi-tata nama (binomial nomenklatur) atau tata nama biner yang dikemukakan oleh Carolus Linnaeus.  
 
Berikut ini dijelaskan ketentuan-ketentuan untuk memberi nama takson tingkat jenis, marga dan suku. 

a. Nama Jenis (Species)  
  1. Menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan 
  2. Nama jenis untuk hewan maupun tumbuhan harus terdiri atas dua kata tunggal (mufrad). Misalnya, tanaman jagung nama spesiesnya (jenis) Zea mays. Burung merpati nama spesiesnya Columbia livia. 
  3. Kata pertama merupakan nama marga (genus), sedangkan kata kedua, merupakan petunjuk spesies atau petunjuk jenis.  
  4. Dalam penulisan nama marga, huruf pertama dimulai dengan huruf besar, sedangkan nama petunjuk jenis, seluruhnya menggunakan huruf kecil. 
  5. Setiap nama jenis (spesies) makhluk hidup ditulis dengan huruf cetak miring atau digaris-bawahi agar dapat dibedakan dengan nama atau istilah lain. Contoh nama jenis badak jawa adalah Rhinoceros sondaicus atau, nama jenis tanaman karet adalah Hevea brasiliensis  
  6. Jika nama tersusun dari tiga kata maka kata ke dua dan tiga digabung penulisannya atau diberi tanda penghubung. Contoh : Nama kembang sepatu adalah Hibiscus rossasinensis maka ditulis menjadi Hibiscus rossa-sinensis. 
b. Nama Marga (Genus) 
  1. Nama marga tumbuhan maupun hewan terdiri atas suku kata yang merupakan kata benda berbentuk tunggal (mufrad). 
  2. Huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar. Contoh, marga tumbuhan Solanum (terong-terongan), marga hewan Felis (kucing), dan sebagainya. 
c. Nama Suku (Familia)  

Nama suku diambil dari nama marga yang ditambah akhiran acceae untuk tumbuhan dan ditambah idae untuk hewan. Contoh : 
  1. Nama suku untuk tanaman terung-terungan adalah Solanacceae. Solanacceae berasal dari nama marga Solanum ditambah akhiran acceae  
  2. Nama suku hewan kucing adalah Felidae. Felidae berasal dari nama marga Felis ditambah akhiran idae.  
3. Kunci Determinasi 
 
Untuk mengidentifikasi makhluk hidup yang baru saja dikenal, kita memerlukan alat pembanding berupa gambar, realia atau spesimen (awetan hewan dan tumbuhan), hewan atau tumbuhan yang sudah diketahui namanya, atau kunci identifikasi. Kunci identifikasi disebut juga kunci determinasi. Penggunaan kunci determinasi pertama kali diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus.  
 
Namun, sebenarnya Lammarck (1778) juga pernah menggunakan kunci modern untuk identifikasi. Salah satu kunci identifikasi ada yang disusun dengan menggunakan ciri-ciri taksonomi yang saling berlawanan. Tiap langkah dalam kunci tersebut terdiri atas dua alternatif (dua ciri yang saling berlawanan) sehingga disebut kunci dikotomi. Agar pemahamannya lebih lengkap, kita simak uraian materi di bawah ini. 
 
Penggunaan kunci identifikasi merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengidentifikasi tumbuhan maupun hewan, terutama bagi yang tidak memilih spesimen acuan. Identifikasi dengan kunci identifikasi harus dilakukan secara bertahap, karena setiap kunci identifikasi memiliki keterbatasan kemampuan berbeda. Ada kunci yang mengidentifikasi sampai famili, genus atau sampai spesies.  
 
Format pada kunci identifikasi biasanya disebut kunci dikotom. Kunci dikotom merupakan kunci identifikasi dengan menelusuri dua jalur yang ditetapkan oleh keputusan beraturan dengan setiap pilihannya adalah biner (karena hanya ada dua alternatif). Kunci dikotom terdiri dari sederetan bait atau kuplet yang diberi nomor dan setiap bait terdiri dari dua baris yang disebut penuntun. Penuntun berisi ciri-ciri yang bertentangan antara satu dengan yang lain dan ditandai dengan huruf. Ciri tersebut disusun sedemikian rupa sehingga selangkah-demi selangkah pemakaian kunci identifikasi memiliki satu diantara dua dan beberapa sifat yang bertentangan dan seterusnya, yang akhirnya ditemukan satu identitas.  
 
Kaidah-kaidah dalam membuat Kunci determinasi : 
1) Kunci harus dikotom, yang terdiri atas dua ciri yang berlawanan. 
2) Kata pertama dari setiap kuplet harus identik, contoh :  
a. Tumbuhan berdaun tunggal...........  
b. Tumbuhan berdaun majemuk........  
3) Kedua pilihan/bagian dari kuplet harus berlawanan sehingga satu bagian bisa diterima dan yang lain ditolak. 
4) Hindari pemakaian kisaran yang tumpang tindih 
5) Kuplet memuat pernyataan positif (misal: letak daun berhadapan). 
6) Gunakan sifat-sifat yang bisa diamati. 
7) Pernyataan dua kuplet yang brurutan jangan dimulai dengan kata yang sama. 
8) Setiap kuplet diberi nomor. 
9) Buat kalimat yang pendek. 
    
Agar lebih jelas, berikut contoh membuat kunci determinasi tumbuhan dan hewan. 
Contoh  determinasi tumbuhan jagung 
  
Gambar 3. Tanaman jagung 
Sumber : gurupendidikan.co.id 
 
1. A Tumbuhan dengan ciri batangnya termasuk dalam batang tidak sejati atau tidak memiliki alat tubuh yang menyerupai batang ………….. Lumut hati 
B Tumbuhan dengan batang sejati atau memiliki alat tubuh  yang menyerupai batang … (2) 
 
2. A Pada batang tidak diketemukan pembuluh …………….Lumut daun 
b Pada batang terdapat jaringan pembuluh …………………. (3)  
 
3. a Tumbuhan tidak berbunga ……………………………………..(4) 
b Tumbuhan berbunga atau memiliki organ yang berfungsi seperti bunga… (4)   
 
4. a Pada daun terdapat bintik kuning atau coklat, jika ditekan akan keluar serbuk kecil ….Tumbuhan paku  
b Pada daun tidak diketemukan adanya bintik kuning atau coklat …….. (5)  
 
5. a Tumbuhan tidak dengan bunga sejati, pada ujung ranting atau ketiak daun terdapat badan berbentuk kerucut yang menghasilkan bakal biji …….. Gymnospermae 
b Tumbuhan dengan bunga sejati dan tidak mempunyai organ berbentuk kerucut pada ujung atau ketiak daunnya …… (6)  
 
6. a Berakar serabut ……………………….. (7)   
b Berakar tunggang ………………………..(8)  
 
7. a Batang berongga ……………………..Padi 
b Batang tidak berongga ……………………….. Jagung 
 
8. a Bunga berbentuk kupu-kupu …………….Kacang 
b Bunga berbentuk terompet ………………….. Terong 
 
Contoh kunci determinasi hewan ikan 
 
Gambar 4. Hewan ikan 
Sumber: gurupendidikan.co.id 
 
1. a Homoiotermis…………………………….. (2)  
b Poikilotermis ………………………………….(8) 
 
2. a Hidup di darat ………………………………. (3) 
b Hidup di air …………………………………………(5) 
 
3. a Memiliki rambut atau bulu ………………….(4) 
b Memiliki zat tanduk ………………………………..(8) 
 
4. a Ada kelenjar susu ……………………………….Mamalia 
b Tidak ada kelenjar susu ………………………..Aves 
 
5. a Alat gerak sirip …………………………………(6) 
b Alat gerak bukan sirip …………………………(7) 
 
6. a Bernapas dengan paru-paru ………… (9)  
b Bernapas dengan insang ………………………..Pisces 
 
7. a Jantung 3  ruang ………………………………Amphibia  
b Jantung 4 ruang ……………………………………Reptil 
 
 
4. Kladogram 
 
a. Pengertian Kladogram 

Kladogram (cladistic dendogram) adalah pohon evolusi yang dibuat untuk membantu menganalisis hubungan kekerabatan pada makhluk hidup. Metode kladistik menggunakan nenek moyang sebagai kriteria utama untuk mengklasifikasikan organisme. Dengan menggunakan metodologi ini, ahli biologi mencoba menempatkan spesies ke dalam kelompok yang disebut clade, yang masing-masing mencakup spesies nenek moyang dan semua keturunannya.  
 
Kladogram merupakan diagram bercabang yang menggambarkan hubungan taksonomi dan garis evolusioner antartakson. Dalam kladogram asumsi dasar yang digunakan adalah organisme-organisme yang berada dalam satu “clade” atau cabang merupakan nenek moyang dan turunannya. Sistem ini dianggap lebih unggul dari sistem klasifikasi biasa karena dalam kladogram klasifikasi dilakukan dengan memperhitungkan garis evolusi organisme. Kladogram dibuat dengan mendeskripsikan setiap karakter oganisme untuk membedakan yang satu dengan yang lainnya, mengelompokkan berbagai macam organisme berdasarkan kesamaan karakter yang dimiliki oleh makhluk hidup dan mengamati hubungan kekerabatan antar makhluk hidup.  
 
Manfaat Kladogram. Salah satunya yaitu untuk memudahkan setiap orang dalam mempelajari keanekaragaman makhluk hidup yang ada di dunia. Membedakan karakteristik dan jenis antara satu spesies dengan spesies lainnya juga menjadi lebih mudah. Selain itu, setiap orang pun akan mengetahui dan mengenali jenis-jenis makhluk hidup yang ditemukan di sekitarnya. Bahkan hubungan kekerabatan dan interaksi antar setiap makhluk hidup menjadi lebih mudah diketahui satu dengan lainnya. Pengelompokan spesies ke dalam takson Monofiletik, Polifiletik dan Parafiletik yang diilustrasikan dalam bagan sebagai berikut : 
 
Gambar5. pohon filogenik 
Sumber: jendelabiologi.blooger 
 
Terdapat tiga (3) jenis kelompok filogenetik: 
a) Kelompok monofiletik: mengandung leluhur dan semua keturunannya 
b) Kelompok parafiletik: berisi leluhur tetapi hanya beberapa keturunannya 
c) Kelompok polifiletik ini berisi segala macam organisme tanpa nenek moyang yang sama baru-baru ini. 
 
Sebuah kelompok parafletik merupakan jenis seperti sebuah kelompok yang terdiri dari orang tua serta juga saudara kandung , namun tidak seperti kalian. Orang tua kalian ialah nenek moyang dari kelompok, serta juga keturunan yang kalian dan juga saudara kalian. Apabila kalian atau salah satu dari saudara-saudaramu yang tersisa dari suatu kelompok, akan parafiletik disebabkan karena termasuk nenek moyang dan hanya beberapa keturunan. Dalam filogenetik, bagaimanapun, parafiletik istilah (atau monofiletik atau polifiletik) biasanya digunakan Pada saat menggambarkan sekelompok spesies serta juga nenek moyang evolusi mereka dan bukan hanya sebuah unit keluarga kecil. 
 
Contoh analisis karakter derivat beberapa hewan dan pembuatan kladogramnya : 
 
Gambar 6 : Tabel  pembuatan kladogram 
Sumber :  nicerweb 
 
Dari tabel tersebut di atas maka kita dapat membuat kladogramnya sebagai berikut :  
 
Gambar 7 : contoh pohon filogenik 
Sumber :  nicerweb 
 

C. Rangkuman 

  1. Takson disusun dari tingkat tinggi ke tingkat rendah yaitu : KingdomFilum/Divisi-Kelas-Ordo-Famili-Genus-Spesies. 
  2. Sistem penamaan ilmiah yang disebut tata nama ganda atau binomial nomenclature yaitu menggunakan dua kata yang terdiri dari nama genus dan nama species. 
  3. Kunci identifikasi disebut juga kunci determinasi yaitu cara mengidentifikasi makhluk hidup yang baru saja dikenal dengan menggunakan alat pembanding berupa gambar, realia atau spesimen (awetan hewan dan tumbuhan), hewan atau tumbuhan yang sudah diketahui namanya, atau kunci identifikasi. 
  4. Kunci dikotom merupakan kunci identifikasi dengan menelusuri dua jalur yang ditetapkan oleh keputusan beraturan dengan setiap pilihannya adalah biner (karena hanya ada dua alternatif).  
  5. Kladogram (cladistic dendogram) adalah pohon evolusi yang dibuat untuk membantu menganalisis hubungan kekerabatan pada makhluk hidup.  
  6. Manfaat Kladogram yaitu hubungan kekerabatan dan interaksi antar setiap makhluk hidup menjadi lebih mudah diketahui satu dengan lainnya. 

D. Penugasan Mandiri  

Agar lebih memahami materi ini, kalian berlatihlah dengan melaksanakan penugasan berikut ini secara teliti dan rasa ingin tahu. 
 
Tujuan : Membuat kladogram untuk mengetahu kimgdom Plantae Alat dan Bahan: 
- Alat tulis 
- Kertas atau karton 
 
Langkah –langkahnya : 
1. Pelajari kembali cara atau langkah membuat kladogram 
2. Buatlah tabel karakteristik dan kladogram dari kelima mahluk hidup berikut, 
- Tumbuhan berbji terbuka (Gymnospremae) 
- Tumbuahan berbiji tetutup (angiospermae) 
- Ganggang hijau 
- Lumut 
- Paku 
Ciri-ciri yang dapat digunakan dalam pembuatan kladogram sebagai berikut. 
a. Jaringan multiseluler 
b. Memiliki jaringan pembuluh angkut 
c. Berkembang biak dengan biji 
d. Melakukan pembuahan ganda 
3. Buatlah tabel kladogram tersebut pada karton semenarik mungkin menggunakan warna-warna yang tepat dan menarik 
4. Jelaskan kesimpulannya  
 

E. Latihan Soal  

Pilihlah satu jawaban yang paling benar 
1. Carolus Linnaeus menentukan cara penulisan nama jenis suatu organisme dengan sistem binomal. Berikut ini yang bukan merupakan ketentuan pada sistem binomal nomenklatur adalah …. 
A. kata pertama sebagai genus dan diawali dengan huruf kapital 
B. kata kedua sebagai penunjuk species dan diawali dengan huruf kapital 
C. terdiri atas dua kata dalam bahasa latin atau yang dilatinkan 
D. nama species dicetak miring atau digaris bawahi 
E. di belakang nama species hendaknya dicantumkan nama pendeskripsi 
 
2. Berikut ini adalah nama-nama ilmiah untuk berbagai spesies tumbuhan…. 
(a) Cycas rumphii (pakis haji) 
(b) Mangifera Indica (mangga) 
(c) Artocarpus integra (nangka) 
(d) Gnetum Gnemon (melinjo) 
(e) Pinus merkusii (pinus) 
Dari kelima jenis tumbuhan, yang memiliki hubungan kekerabatan paling dekat adalah ….. 
A. (a) – (b) – (c) 
B. (a) – (c) – (e) 
C. (a) – (d) – (e) 
D. (b) – (c) – (d) 
E. (c) – (d) – (e) 
 
3. Daftar yang memuat sejumlah keterangan suatu makhluk hidup yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan kelompok makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya disebut .... 
A. Kunci dikotomi 
B. Kunci determinasi 
C. Pengelompokan 
D. Klasifikasi 
E. Identifikasi 
 
4. Pada pohon filogenik, pada kelompok yang mempunyai nenek moyang sama dinamakan….. 
A. Monofiletik 
B. Parafiletik 
C. Polifeletik 
D. Neuretik 
E. Abiotik 
 
5. Perhatikan gambar berikut. 
 

Kesamaan karakteristik turunan dari semua kelompok tumbuhan di atas adalah…. 
A. Mempunyai akar ,batang dan daun 
B. Mempunyai zat hijau daun (klorofil) 
C. Mempunyaik ikatan pembuluh 
D. Mempunyai biji 
E. Mempunyai bunga 

Kunci Jawaban dan Pembahasan 

1. B     
kata kedua sebagai penunjuk species dan diawali dengan huruf kapital Pada sistem binomal nomenklatur, kata kedua sebagai penunjuk species diawali dengan huruf kecil. 

2. C    
(a) – (d) – (e) 
Yang memiliki hubungan kekerabatan paling dekat adalah Cycas rumphii (pakis haji), Gnetum gnemon (melinjo, Pinus merkusii (pinus), karena ketiganya merupakan anggota Gymnospermae, sedangkan Mangifera indica (mangga dan Artocarpus integra (nangka) termasuk kelompok Angiospermae. 

3. B  
kunci determinasi Sejumlah keterangan  suatu makhluk hidup yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan kelompok makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya 

4. A     
monofiletik Kelompok monofiletik: mengandung leluhur dan semua keturunannya 
Kelompok parafiletik: berisi leluhur tetapi hanya beberapa keturunannya 
Kelompok polifiletik ini berisi segala macam organisme tanpa nenek moyang yang sama barubaru ini. 
 
5. B   
Mempunyai zat 
hijau daun (klorofil) Nenek moyang dari pengidentifikasian adalah ciri utama dari tumbuhan mempunyai klorofil 

F. Penilaian Diri 

Lakukan penilaian diri untuk mengetahui seberapa jauh, kalian memahami materi pada kegiatan pembelajaran 1. Berilah tanda centang (v) pada kolom jika sesuai atau tidak sesuai dengan yang dirasakan  
 
Jika menjawab “Tidak” pada salah satu pertanyaan di atas maka pelajari kembali modul kegiatan pembelajaran 2. “Jangan putus asa”. Jika menajwab “Ya “ pada semua pertanyaan, maka lanjutkan ke Modul berikutnya 


Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Kunci Determinasi Mapel Biologi kelas 10 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Kunci Determinasi File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • contoh kunci determinasi
    • kunci determinasi brainly
    • fungsi kunci determinasi
    • kunci determinasi katak
    • urutan kunci determinasi
    • kunci determinasi tumbuhan pdf
    • cara mengerjakan kunci determinasi
    • kunci determinasi tumbuhan paku
    • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022