Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Perkecambahan, Pertumbuhan dan Pembungaan Mapel Biologi kelas 12 SMA/MA

Materi Perkecambahan, Pertumbuhan dan Pembungaan Mapel Biologi kelas 12 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disusun yaitu materi tentang Perkecambahan, pertumbuhan primer, pertumbuhan sekunder dan pembungaan dari mata pelajaran Biologi untuk adik adik kelas XII SMA/MA. Materi ini juga dilengkapi dengan latihan soal yang mana bisa membantu adik adik dalam memahami soal demi soal. Semangat!!

Materi Perkecambahan, Pertumbuhan dan Pembungaan Mapel Biologi kelas 12 SMA/MA
Materi Perkecambahan, Pertumbuhan dan Pembungaan Mapel Biologi kelas 12 SMA/MA

Salam bahagia dan sehat selalu Biologi-friend (B-friend), tetap semangat dalam menimba ilmu. Sebelum memulai pembelajaran, perlu kiranya dijelaskan bahwa materi ini berisi tentang pembelajaran konsep Tumbuh dan Berkembang pada Tumbuhan yang meliputi proses perkecambahan, tipe perkecambahan, tumbuh primer, tumbuh sekunder serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses tumbuh dan berkembang pada tumbuhan.  

Seru tentunya ya B-friend,  di dalam modul ini kita bisa tahu tentang bagaimana proses biji berkecambah, muncul dari tanah, tumbuh, muncul daunnya dan akhirnya tumbuh menjadi makhluk hidup dewasa.  

Gambar toge : https://www.ilmiahku.com/ 

B-Friend, dalam materi Pertumbuhan dan Perkembangan ini terdiri dari dua kegiatan pembelajaran yang masing-masing memuat uraian materi yang disertai ilustrasi gambar, serta rangkuman materi. Terdapat pula soal-soal latihan yang dapat Kalian pelajari agar semakin menguasai kompetensi yang diinginkan. Selain itu disediakan juga refleksi dan evaluasi untuk mengukur apakah Kalian berhasil mencapai kompetensi yang diinginkan setelah belajar menggunakan modul ini. Untuk dapat menggunakan modul ini bacalah secara seksama dan cermat, kerjakan soal-soal latihan dan tugas mandiri sesuai petunjuk. Apabila nilai akhir Anda  ≥ 75%  maka kalian telah berhasil menguasai materi sistem reproduksi pada manusia. Selamat belajar.  

Istilah
  • Auksanometer  :  Alat yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan tanaman 
  • Epigeal Tipe perkecambahan yang dimulai ketika kotiledon mendorong ke atas permukaan  tanah akibat pemanjangan bagian hipokotil 
  • Imbibisi Penyerapan air secara pasif, biasanya pada saat perkecambahan  
  • Koleoptil : Selubung yang melindungi ujung embrio tumbuhan monokotil 
  • KoleorizaSelaput yang melindungi ujung akar embrio tumbuhan monokotil 

A. Tujuan Pembelajaran 

B-Friend yang hebat, setelah melakukan kegiatan pembelajaran 1 ini , diharapkan kalian mampu : 

  1. Mennjelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan,  
  2. Menjelaskan macam-macam perkecambahan pada biji juga  
  3. Menjelaskan tahap pertumbuhan primer dn sekunder 
  4. Menyusun laporan hasil percobaan tentang pengaruh faktor eksternal terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman 

B. Uraian Materi 

1. Pertumbuhan    
 
Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya tinggi, volume, atau massa tubuh pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif (bisa diukur dan dihitung dengan angka). Proses pertambahan biomassa atau ukuran (berat, volume, atau jumlah) yang sifatnya  tetap dan irreversible (tidak dapat balik ke kondisi semula) Pertumbuhan ini bisa dilihat dengan melihat tampilan fisik makhluk hidup tersebut.  

Contohnya: Bertambahnya tinggi suatu tanaman.  
 
Gambar 1. Proses pertubuhan - https://www.amongguru.com/proses-perkecambahan 

Tabel : Contoh hasil data percobaan pertumbuhan 
 
Perkembangan 
 
Pekembangan merupakan suatu proses differensiasi, organogenesis, dan diakhiri dengan terbentuknya individu baru yang lebih lengkap dan lebih dewasa yang bersifat kualitatif (tidak dapat dituliskan dengan angka). Perkembangan tidak terbatas pada usia, ini berarti makhluk hidup akan terus berkembang seiring pertambahan usianya 
Gambar 2. Proses Perkembangan
 
Walaupun berbeda dari segi pengertian, namun kedua proses ini, pertumbuhan dan perkembangan berjalan secara simultan atau pada waktu yang bersamaan dan saling terkait. Proses pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi factor internal (dari organisme itu sendiri) dan eksternal (dari lingkungan). 

Pengaruh faktor internal dan eksternal saling berinteraksi, sehingga sulit untuk menentukan mana yang paling berpengaruh 

Pertumbuhan tumbuhan, diawali dari biji yang tumbuh menjadi zigot kemudian menjadi embrio yang dilengkapi cadangan makanan (endosperma).        

Gb. Struktur Biji - https://www.google.com/search?q=struktur+biji 

Struktur Biji terdiri dari : 
 
  1. Testa, yaitu suatu selubung biji kuat yang berasal dari dinding bakal biji. berfungsi sebagai kulit biji Biji  
  2. Plumula ; Bakal Daun 
  3. Radikula :bakal akar  
  4. Epikotil : Bagian sumbu embrio yang berada di atas kotiledon. 
  5. Hipokotil : bagian sumbu embrio yang berada di bawah kotiledon 
  6. Endosperm : Cadangan makanan ada yang terdapat pada, yaitu jaringan yang mengelilingi embrio, atau terdapat di dalam kotiledon.  
  7. Kotiledon dan satu atau dua keping biji.  
  8. Pada tanaman monokotil, kotiledon mengalami modifikasi menjadi skutelum dan koleoptil.  
  9. Skutelum berfungsi sebagai alat penyerap makanan yang terdapat di dalam endosperma, sedangkan Koleoptil berfungsi melindungi plumula.  
  10. Koleoriza yang berfungsi melindungi radikula. Pada tanaman dikotil tidak terjadi modifikasi 
Biji terbagi menjadi dua jenis, yaitu biji yang tak berendosperm atau biji eksalbumin, contohnya biji bunga matahari dan biji berendosperm atau biji beralbumin, Biji jagung  
Pertumbuhan tumbuhan merupakan hasil dari: 
  1. Pembelahan sel : Pembelahan mitosis menghasilkan sel anakan baru 
  2. Pembesaran sel : Pertambahan ukuran sel anak 
  3. Diferensiasi sel : Perubahan sel hingga terbentuk organ-organ 
Peristiwa diferensiasi menghasilkan perbedaan yang tampak pada struktur dan fungsi masing-masing organ, sehingga perubahan yang terjadi pada organisme tersebut semakin kompleks. Auksanometer adalah Suatu alat untuk mengukur pertumbuhan memanjang suatu tanaman, yang terdiri atas sistem kontrol yang dilengkapi jarum penunjuk pada busur skala atau jarum yang dapat menggaris pada silinder pemutar. 
 
1. Perkecambahan. 

Proses Perkecambahan 

Perkecambahan biji merupakan serangkaian proses penting yang dimulai sejak dorman (periode diam) sampai menjadi bibit yang sedang tumbuh. 
Perkecambahan meliputi peristiwa-peristiwa fisiologis dan morfologis sebagai berikut 
  1. Imbibisi dan absorpsi 
  2. Hidrasi jaringan 
  3. Absorpsi oksigen 
  4. Pengaktifan enzim dan pencernaan 
  5. Transport molekul yang terhidrolisis ke sumbu embrio 
  6. Peningkatan respirasi dan similasi 
  7. Munculnya embrio 
Perkecambahan dimulai dari penyerapan air oleh biji, sehingga beratnya bertambah. Proses ini disebut dengan proses imbibisi. Pertambahan berat biji yang siap berkecambah pada kacang kira-kira 1,5 kali berat biji semula. Embrio menyekresikan hormon giberelin. Giberelin merangsang aleuron untuk mensintesis dan mengeluarkan enzim. 

Contohnya : amilase dan protease 

Masuknya air pada biji mengaktifkan enzim dan memungkinkan makanan cadangan (tepung) dihidrolisis menjadi larutan yang sesuai untuk dibawa ke titik tumbuh kecambah. Kecepatan perkecambahan dapat juga ditentukan oleh kecepatan menyiapkan makanan. Namun harus anda ingat, disamping faktor air dan makanan, terdapat faktor lain yang dapat mengendalikan perkecambahan yaitu faktor suhu dan persediaan oksigen. 

Gambar : Perkecambahan - https://www.nafiun.com

Gambar : Perkecambahan - https://www.nafiun.com

Tahap perkecambahan ialah munculnya plantula ( tanaman kecil ) dari dalam biji yang merupakan hasil pertumbuhan dan perkembangan embrio, pada saat biji mengalami perkecambahan, bagian plumula akan tumbuh dan berkembang menjadi batang sedangkan radikula akan tumbuh menjadi akar. Ada dua tipe perkecambahan : 
  
https://www.amongguru.com/proses-perkecambahan
https://www.amongguru.com/proses-perkecambahan 

 
Kotiledon tetap berada di dalam tanah. Plumula terbawa ke atas tanah karena pertumbuhan memanjang bagian epikotil.  

Hal itu disebabkan pertumbuhan hipokotilnya sangat sedikit atau tidak memanjang sama sekali sehingga kotiledonnya tetap berada di dalam testa, dengan tunas muda dan akar muncul dari dalam biji. 
  
https://www.amongguru.com/proses-perkecambahan
https://www.amongguru.com/proses-perkecambahan
 
Kotiledon terangkat ke atas tanah karena pertumbuhan memanjang bagian hipokotil.  
Kotiledon muncul sebagai keping biji hijau. Hipokotil berbentuk kait dan ujung plumula terletak di antara dua keping biji.  

Tujuannya, agar ujung plumula terlindung dari kerusakan akibat abrasi tanah. 
  
2. Pertumbuhan Primer 


Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. 

Embrio memiliki 3 bagian penting : 
  1. Tunas embrionik yaitu calon batang dan daun 
  2. Akar embrionik yaitu calon akar 
  3. Kotiledon yaitu cadangan makanan 
Gambar Embrio Tumbuhan - https://www.google.com/search?q=pertumbuhan+primer
Gambar Embrio Tumbuhan - https://www.google.com/search?q=pertumbuhan+primer 

Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya terbagi menjadi  3 daerah: 
  1. Daerah pembelahan Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik) 
  2. Daerah pemanjangan Berada di belakang daerah pembelahan 
  3. Daerah diferensiasi Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan.  
Sel-sel mengalami diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang. Setelah fase perkecambahan, diikuti pertumbuhan tiga sistem jaringan meristem primer yang terletak di akar dan batang. Pada fase ini tumbuhan membentuk akar, batang, dan daun. Tiga sistem jaringan primer yang terbentuk sebagai berikut. 
  1. Protoderm, yaitu lapisan terluar yang akan membentuk jaringan epidermis. 
  2. Meristem dasar yang akan berkembang menjadi jaringan dasar yang mengisi lapisan korteks pada akar di antara style dan epidermis. 
  3. Prokambium, yaitu lapisan dalam yang akan berkembang menjadi silinder       pusat, yaitu floem dan xilem. 
a. Pertumbuhan Primer Pada Akar 

Akar muda yang keluar dari biji segera masuk ke dalam tanah, selanjutnya membentuk sistem perakaran tanaman.  Titik tumbuh akar dibedakan menjadi daerah  

1. Pembelahan 
Tersusun oleh sel-sel meristem yang berbentuk kotak dan berukuran sangat kecil. terdapat pada bagian ujung, di belakang tudung akar. Pada daerah ini terdapat meristem primer dan meristem apikal dengan sel-sel yang aktif membelah (meristematik). Meristem apikal merupakan pusat pembelahan sel.  

2. Pemanjangan 
Tersusun atas sel-sel yang memiliki kemampuan untuk membesar dan memanjang. Pembentangan sel di daerah ini akan mendorong akar untuk menembus tanah 

3. Diferensiasi 
Tersusun atas sel-sel yang mengalami proses diferensiasi, sehingga memiliki struktur dan fungsi khusus. Epidermis pada daerah diferensiasi sudah terdiferensiasi dan tumbuh bulu-bulu akar, xilem dan floem 
 
https://www.google.com/search?q=pertumbuhan+primer 

Tudung akar (kaliptra). Tudung akar atau kaliptra berfungsi sebagai pelindung terhadap benturan fisik ujung akar terhadap tanah sekitar pertumbuhan. Fungsi lain ujung akar, yaitu memudahkan akar menembus tanah karena tudung akar dilengkapi dengan sekresi cairan polisakarida. Perbedaan antara tudung akar dikotil dan monokotil sebagai berikut: 
  1. Pada tudung akar dikotil, antara ujung akar dengan kaliptra tidak terdapat batas yang jelas dan tidak memiliki titik tumbuh pada kaliptra tersebut. 
  2. Pada tudung akar monokotil, antara ujung akar dan kaliptra terdapat batas yang jelas atau nyata dan mempunyai titik tumbuh tersendiri yang disebut kaliptrogen. 
  3. Sel-sel kaliptra yang dekat dengan ujung akar mengandung butir-butir tepung yang disebut kolumela. 
https://satujam.com/ 

Gambar  Jaringan meristem apikal akar. 
a. tudung akar 
b. meristem  
c. daerah pemanjangan sel  
d. korteks  
e. floem 
f. xylem 
 
b. Pertumbuhan Primer pada Batang 

Pertumbuhan dan perkembangan primer pada batang meliputi daerah pertumbuhan (titik tumbuh), daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi. Meristem apikal pada batang dibentuk oleh sel-sel yang senantiasa membelah pada ujung tunas yang biasa disebut kuncup. Di dalam kuncup, ruas batang dan tonjolan daun kecil (primordia) memiliki jarak sangat pendek karena jarak internodus (antar ruas) sangat pendek. Pertumbuhan, pembelahan, dan pemanjangan sel terjadi di dalam internodus. 
 
Gambar Irisan membujur ujung batang https://nuriloka29.wordpress.com/blog/
 
3. Pertumbuhan Sekunder 

Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumbuhan. 
 
https://forestechugm.wordpress.com/

Tahapan pertumbuhan sekunder akar dan batang 
  1. Sel-sel kambium vaskuler terletak di antara xilem dan floem 
  2. Sel-sel kambium vaskuler melakukan pembelahan ke arah dalam membentuk jaringan xilem sekunder dan ke arah luar membentuk jaringan floem sekunder 
  3. Pembelahan selsel kambium vaskuler menghasilkan pertambahan diameter batang sehingga epedermis terkelupas/mati. Pembelahan Kambium gabus akan menggantikan fungsi epidermis yang rusak 
 
Tahapan pertumbuhan sekunder batang http://rizanaamalia.blogspot.com/ 

Pembelahan kambium vaskuler terjadi sepanjang tahun, tetapi kecepatan pembelahan pada musim hujan dan musim kemarau tidak sama. 

Pada musim hujan, kecepatan pembelahannya lebih tinggi sehingga menghasilkan pertambahan diameter batang yang lebih besar.  

Jika mengamati penampang melintang batang pohon yang ditebang, Anda akan mendapatkan bentuk lingkaranlingkaran pada batang pohon yang disebut… 

https://www.kompasiana.com/

4. Pembungaan  
 


Tahapan pembungaan : 
  1. induksi bunga (evokasi). jaringan meristem berubah menjadi jaringan meristem reproduktif.  
  2. Inisiasi bunga perubahan morfologis dari tunas vegetatif menjadi bentuk kuncup reproduktif.  
  3. menuju bunga mekar. terjadinya diferensiasi bagianbagian bunga/ megasporogenesis dan mikrosporogenesis untuk penyempurnaan serta pematangan organorgan reproduksi jantan dan betina. 
  4. bunga mekar (anthesis). Sesuai dengan namanya, pada tahap ini terjadi pemekaran bunga. Biasanya, anthesis terjadi bersamaan dengan masaknya organ reproduksi jantan dan betina 
  5. penyerbukan dan pembuahan. terbentuknya buah muda.  
  6. perkembangan pemasakan buah dan biji. diawali dengan perbesaran bakal buah (ovarium) yang diikuti oleh perkembangan endosperm (cadangan makanan) dan selanjutnya terjadi perkembangan embrio. 

C. Rangkuman 

  1. Pertumbuhan adalah pertambahan jumlah sel pada suatu organisme. Pertumbuhan bersifat tidak dapat kembali (irreversible). Sedangkan, perkembangan merupakan proses untuk mencapai kematangan fungsi suatu organisme 
  2. Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan  
  3. Pertumbuhan primer, terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. 
  4. Pertumbuhan sekunder, merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumbuhan. 
  5. Pembungaan terjadi melalui enam proses yaitu induksi bunga (evokasi). Inisiasi bunga,menuju bunga mekar,bunga mekar (anthesis),penyerbukan dan pembuahan. Dilanjutkan dengan perrkembangan pemasakan buah dan biji.  

D. Penugasan Mandiri  

Setelah kalian mempelajari materi tentang  pertumbuhan dan perkembanan,  cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini !  

1. Lengkapi keterangan gambar pada kotak yang sesuai pada gambar ! 

2. Lengkapilah tiga daerah pertumbuhan primer pada akar di samping, dan berikan penjelasan

   

E. Latihan Soal   

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 
 
1. Perkembangan makhluk hidup adalah proses... 
A. Pertambahan volume yang dapat diukur dan bersifat tidak dapat kembali. 
B. Menuju kedewasaan dan tidak dapat diukur. 
C. Penambahan bahan dan perubahan substansi yang dapat diukur. 
D. Penambahan jumlah sel hanya pada meristem ujung atau titik tumbuh. 
E. Differensiasi sel yang makin cepat akibat faktor genetik dan lingkungan. 

2. Pada proses perkecambahan, embrio memanfaatkan cadangan makanan yang ada dalam biji. Cadangan makanan di simpan pada bagian.... 
A. Kotiledon 
B. Endospermae 
C. Skutelum 
D. Aleuron 
E. Radikula 

3. Pernyataan manakah yang benar tentang perkecambahan tumbuhan? 
A. Perkecambahan dimulai dengan penyerapan air B. Perkecambahan berlangsung baik pada suhu tinggi. 
C. Perkecambahan paling cepat pada keadaan banyak cahaya  
D. Perkecambahan memerlukan hormon auksin. 
E. Perkecambahan tidak dipengaruhi oleh faktor oksigen dan hormon. 

4. Perhatikan Tahapan pembungaan berikut: 
1. evokasi 
2. penyerbukan  
3. Inisiasi bunga  
4. Terbentuk  buah dan biji  
5. anthesis 
6. pembuahan.  
Urutan proses pembungaan yang benar adalah... 
A. 123456 
B. 234561 
C. 456123 
D. 153264 
E. 152463 

5. Pada embrio biji terdapat calon akar yang disebut dengan.... 
A.  hipokotil 
B. aleuron. 
C. kaulikulus. 
D. epikotil. 
E. radikula.   
 
Jawaban dan Pembahasan : 

1. B
Perkembangan makhluk hidup adalah proses menuju kedewasaan dan tidak dapat diukur. 

2. B
Tempat cadangan pada biji adalah endosperm 

3. A
Perkecambahan dimulai dari penyerapan air oleh biji, sehingga beratnya bertambah. Proses ini disebut dengan proses imbibisi. 

4. D
Pembungaan terjadi melalui enam proses yaitu induksi bunga (evokasi).  Inisiasi bunga,menuju bunga mekar,bunga mekar (anthesis),penyerbukan dan pembuahan 

5. E     
Bakal akar 
 

F. Penilaian Diri 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab! 
Setelah kegiatan pembelajaran dilakukan, saya ..   

Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Perkecambahan, Pertumbuhan dan Pembungaan Mapel Biologi kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Perkecambahan, Pertumbuhan dan Pembungaan File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • perkecambahan epigeal dan hipogeal
    • perkecambahan adalah
    • pertumbuhan sekunder pada tumbuhan monokotil
    • contoh perkecambahan epigeal dan hipogeal
    • perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal
    • pertumbuhan adalah
    • kotiledon adalah
    • kepentingan pertumbuhan sekunder