Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Jaringan Maristem Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Materi Jaringan Maristem Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat saja ya, kebetulan pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah dipersiapkan untuk adik adik, materi ini diambil dari mata pelajaran Biologi kelas XI SMA/MA tentang pembahasan Jaringan Maristem. Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat ya. Aamiin.

Materi Jaringan Maristem Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA
Materi Jaringan Maristem Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Tumbuhan merupakan organisme multiseluler yang terdiri atas banyak sel. Sel-sel tumbuhan yang memiliki bentuk, susunan dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan tumbuhan tertentu. Beberapa jenis jaringan yang berbeda akan membentuk suatu organ, misalnya akar, batang, daun, buah dan biji. Beberapa organ tumbuhan dimanfaatkan untuk perkembangbiakan tumbuhan. 

Mengapa kita perlu mempelajari jaringan tumbuhan? Mari kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita ingin mengembangbiakkan tanaman dengan mencangkok, kita sebaiknya tahu jaringan apa saja pada tanaman yang harus kita hilangkan. Dengan demikian kita dapat mencangkok dengan benar dan menghasilkan tanaman baru sesuai yang kita inginkan. 

Dalam perkembangan ilmu biologi, jaringan dimanfaatkan untuk mnegembangbiakkan tanaman dengan teknologi maju, yaitu kultur jaringan. Suatu jaringan pada tumbuhan ditanam dengan media buatan. Jaringan tersebut dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Dengan teknologi kultur jaringan, akan diperoleh tanaman baru yang sama dengan induknya dengan perkembangbiakannya memerlukan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan menanam tumbuhan secara konvensional. Mari kita pelajari berbagai macam jaringan pada tumbuhan.  

Istilah
  • Amfikibral : ikatan pembuluh radial dengan letak xilem berada di tengah dan dikelilingi oleh floem 
  • Amfivasal : ikatan pembuluh radial dengan letak floem berada di tengah dan dikelilingi oleh xilem 
  • Empulur : jaringan parenkim yang terdapat di antara berkas pembuluh pengangkut pada daerah stele 
  • Floem : pembuluh angkut yang berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun menuju ke bagian tumbuhan yang lain. Jaringan floem dibentuk oleh sel-sel buluh tapis dan parenkim pengirim 
  • Jaringan : sekumpulan sel yang struktur dan fungsinya sama 
  • Kambium : jaringan meristematik yang terletak di antara floem dan xilem atau antara kulit dan kayu pada tumbuhan dikotil 
  • Klorenkim : parenkim yang sel-selnya mengandung bayak kloroplas 
  • Kolateral : sistem atau tipe jaringan pengangkut akar dikotil, letak floem selalu lebih ke arah luar dari xilem 
  • Kolenkim : jaringan tumbuhan yang sel-selnya mengalami penebalan pada sudut-sudut dinding selnya 
  • Meristem : jaringan yang sel penyusunnya bersifat embrional sehingga terusmenerus membelah 
  • Organ : sekumpulan jaringan yang melakukan satu atau beberapa fungsi tertentu 
  • Parenkim : jaringan dasar tumbuhan yang sel-selnya berdinding tipis dan dapat 
  • Pertumbuhan primer  : pertumbuhan memanjang batang atau akar akibat aktivitas jaringan meristematikdi ujung akar atau ujung bantang 
  • Pertumbuhan sekunder : pertumbuhan membesar akar atau batang akibat aktivitas jaringan meristem interkalar atau kambium 
  • Sklerenkim : jaringan dasar hasil modifikasi dari parenkim yang dindingnya mengalami penebalan lignin yang merata di seluruh dindingnya 
  • Totipotensi : kemampuan setiap sel tumbuhan untuk tumbuh menjadi individu baru yang sempurna dengan bentuk aslinya 
  • Xilem : pembuluh angkut yang berfungsi menganggkut air dan mineral dari akar ke daun. Jaringan xilem dibentuk oleh sel-sel trakea, trakeid dan parenkim pengiring 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan peserta didik diharapkan mampu:  
  1. Memahami struktur jaringan maristem penyusun tubuh tumbuhan. 
  2. Memahami perbedaan berbagai jenis jaringan maristem penyusun tubuh tumbuhan. 
  3. Memahami fungsi dari masing-masing jaringan maristem penyusun tubuh tumbuhan 
  4. menganalisis keterkaitan antara struktur fungsi sel pada jaringan maristem 

B. Uraian Materi 

Mengawali pembelajaran pada Kegiatan Pembelajaran 1, Perhatikan gambar Proses perkecambahan berikut ini : 
  
Gambar 1. Perbandingan perkecambahan tipe epigeal dan hipgeal www.torajafarmer.wordpress.com
Gambar 1. Perbandingan perkecambahan tipe epigeal dan hipgeal www.torajafarmer.wordpress.com

 

Pertanyaan : 
  1. Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya perkecambahan? 
  2. Jaringan apakah yang terlibat dalam proses perkecambahan? 
  3. Dimanakah posisi jaringan tersebut?  
 
Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai asal, struktur, dan fungsi yang sama. Tumbuhan tersusun atas dua jenis jaringan, yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa. 
 
1. Jaringan Meristem 

Pertumbuhan pada tumbuhan tidak bisa dipisahkan dari peran dan fungsi jaringan meristem. Jaringan meristem telah mendorong terjadinya pertumbuhan pada tumbuhan, baik itu pertumbuhan primer maupun pertumbuhan sekunder. Jaringan meristem atau disebut juga jaringan embrional adalah jaringan yang sel-selnya aktif membelah secara mitosis, sehingga tumbuhan mengalami pertambahan tinggi dan volume. 


a. Ciri-Ciri Jaringan Meristem 

Jaringan meristem memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 
  1. Terdiri atas sel-sel muda yang aktif membelah dan berukuran kecil. 
  2. Susunan selnya sangat rapat, sehingga tidak memiliki ruang antarsel. 
  3. Bentuk selnya bulat, lonjong, poligonal, kuboid, atau prismatik, dengan dinding sel yang tipis. 
  4. Sel-selnya memiliki banyak protoplasma yang memenuhi isi sel. 
  5. Sel-selnya memiliki satu atau dua inti sel yang berukuran besar. 
  6. Vakuola selnya sangat kecil atau tidak ada sama sekali, dengan plastida yang belum matang atau berupa proplastida. 
  7. Sel-selnya belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi dalam mendukung fungsi tertentu pada tumbuhan. 
  8. Beberapa berfungsi sebagai  jaringan penyimpan makanan. 
b. Fungsi Jaringan Meristem 

Jaringan meristem berfungsi sebagai jaringan embrionik untuk membentuk selsel baru. Sel-sel baru ini nantinya akan berdiferensiasi menjadi jaringan lain. Pada jaringan meristem, tidak ditemukan fungsi khusus seperti pada jaringan dewasa. Akan tetapi, keberadaan jaringan meristem sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hal ini dikarenakan jaringan meristem menjadi kunci terbentuknya jaringan dewasa melalui proses diferensiasi atau spesialisasi. 
 
c. Jenis-Jenis Jaringan Meristem 

Jaringan meristem dapat dibedakan berdasarkan posisinya pada tubuh tumbuhan dan berdasarkan asal-usulnya. 

1) Berdasarkan posisinya pada tubuh tumbuhan 

Berdasarkan posisinya pada tubuh tumbuhan, jaringan meristem dibagi menjadi tiga. 

a) Meristem apikal 
Meristem apikal adalah meristem yang terletak di ujung batang utama, ujung lateral, dan ujung akar. Pertumbuhan meristem apikal menyebabkan pertambahan panjang (tinggi) pada tumbuhan, baik ke arah atas pada apikal batang maupun ke arah bawah pada apikal akar. Pertumbuhan ini disebut pertumbuhan primer.  

Ada dua teori yang berkaitan dengan aktivitas titik tumbuh, yaitu teori tunika-korpus dan teori histogen. 

• Teori tunika korpus 
Teori tunika korpus dikemukakan oleh Schmidt. Menurut teori ini, titik tumbuh terdiri atas dua lapisan, yaitu sebagai berikut. 
  1. Tunika, merupakan lapisan pinggir yang terdiri atas satu atau beberapa lapis sel yang berukuran relatif kecil. Tunika mengalami pembelahan ke arah lateral atau samping dan akan berdiferensiasi menjadi epidermis. 
  2. Korpus, merupakan bagian pusat dari titik tumbuh yang terdiri atas sel-sel yang berukuran relatif besar. Korpus mengalami pembelahan ke segala arah dan akan membentuk seluruh jaringan selain epidermis. 
• Teori histogen 
Teori histogen dikemukakan oleh Hanstein. Menurut teori ini, titik tumbuh dibagi menjadi tiga lapisan, yaitu sebagai berikut: 
  1. Dermatogen, merupakan lapisan luar yang akan berkembang menjadi epidermis. 
  2. Periblem, merupakan lapisan tengah yang akan berkembang menjadi korteks. 
  3. Plerom, merupakan lapisan dalam yang akan berkembang menjadi stele atau silinder pusat. 
b. Meristem interkalar 
Meristem interkalar adalah meristem yang terletak diantara jaringan dewasa atau jaringan yang sudah terdiferensiasi. Meristem interkalar dapat ditemukan pada pangkal ruas batang tumbuhan golongan rumputrumputan (Poaceae), beberapa anggota spesies dari Caryophyllaceae dan Polygonaceae, serta paku ekor kuda (Equisetum sp.). Meristem interkalar menyebabkan ruas batang bertambah panjang dan juga menyebabkan terbentuknya bunga. Jaringan yang terbentuk dari meristem interkalar termasuk jaringan primer. 

c. Meristem lateral 
Meristem lateral adalah meristem yang terletak sejajar dengan permukaan batang atau akar. Contohnya adalah kambium gabus (felogen) dan kambium vaskuler (kambium pembuluh). Meristem lateral menyebabkan terjadinya pertumbuhan sekunder pada batang maupun akar sehingga batang dan akar akan membesar. Aktivitas meristem lateral akan membentuk jaringan sekunder. 

2) Berdasarkan asal-usulnya 

Berdasarkan asal-usulnya, jaringan meristem dibagi menjadi tiga, yaitu promeristem, meristem primer, dan meristem sekunder. 

a) Promeristem 
Pada fase embrio, tumbuhan sudah memiliki sel-sel yang aktif membelah berupa promeristem atau meristem primordial. Promeristem merupakan bagian awal dari meristem yang sudah ada, yaitu berupa daerah kecil pada ujung akar dan ujung batang. Menurut teori Haberlandt, promeristem akan berkembang menjadi protoderm, prokambium, dan meristem dasar. 
  • Protoderm akan berkembang menjadi epidermis. 
  • Prokambium akan berkembang menjadi jaringan pengangkut. 
  • Meristem dasar akan berkembang menjadi parenkim (jaringan dasar). 
b) Meristem primer 
Meristem primer merupakan jaringan yang berasal dari perkembangan promeristem. Meristem primer memiliki sel-sel yang berkembang langsung dari sel-sel embrionik yang terdapat di ujung batang dan ujung akar. Meristem primer menyebabkan pertumbuhan primer, yaitu pertumbuhan vertikal yang mengakibatkan perpanjangan batang dan akar. 

c) Meristem sekunder 
Meristem sekunder merupakan jaringan yang berasal dari sel-sel dewasa yang berubah sifatnya menjadi sel-sel meristematik. Sel-sel meristem sekunder berbentuk pipih atau prisma dan memiliki vakuola yang besar di bagian tengahnya. Contohnya adalah kambium vaskuler dan kambium gabus (felogen). 

2. Kambium vaskuler 

Kambium vaskuler merupakan lapisan sel-sel yang aktif membelah di antara pembuluh angkut xilem dan floem. Kambium ini ditemukan pada tumbuhan dikotil, Gymnospermae, dan beberapa monokotil seperti Agave, Aloe, Yucca, dan Dracaena. Kambium menyebabkan pertumbuhan sekunder, sehingga batang bertambah besar. Aktivitas kambium vaskuler ke arah luar akan membentuk FLoem (pembuluh tapis) dan ke arah dalam akan membentuk xilem (pembuluh kayu). 
 
3. Kambium gabus (felogen) 

Kambium gabus (felogen) adalah jaringan kambium yang membentuk lapisan periderm (pelindung). Kambium ini terletak di bawah epidermis batang dan akar yang sudah tua. Aktivitas kambium gabus ke arah luar akan membentuk felem (lapisan gabus) dan ke arah dalam akan membentuk feloderm (korteks sekunder). Pada umumnya, felem merupakan sel-sel mati, sedangkan feloderm merupakan sel-sel hidup. Berikut ini adalah gambar jaringan meristem pada tumbuhan. 

Gambar 2. Jaringan meristem pada tumbuhan www.dosenpendidikan.co.id
Gambar 2. Jaringan meristem pada tumbuhan www.dosenpendidikan.co.id 

C. Rangkuman 

  1. Jaringan meristem dapat dibedakan berdasarkan posisinya pada tubuh tumbuhan dan berdasarkan asal-usulnya. Berdasarkan posisinya pada tubuh tumbuhan ada 3 jenis jaringan yaitu Meristem apikal, Meristem interkalar, Meristem lateral.  
  2. Berdasarkan asal-usulnya terdiri atas jaringan Promeristem, Meristem primer, Meristem sekunder. 
  3. Kambium vaskuler merupakan lapisan sel-sel yang aktif membelah di antara pembuluh angkut xilem dan floem.  
  4. Kambium gabus (felogen) adalah jaringan kambium yang membentuk lapisan periderm (pelindung). Kambium ini terletak di bawah epidermis batang dan akar yang sudah tua.  

D. Penugasan Mandiri 

1. lengkapi keterangan gambar 
 
2. Isilah tabel di bawah ini!    
 

E. Latihan Soal    

Kerjakan semua soal latihan di bawah ini di kertas, kemudian cocokan dengan kunci jawabannya!: 




1. Jelaskan tiga macam jaringan meristem berdasarkan letaknya! 
 2. Jelaskan mengapa jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang bersifat  embrional!  
 
3. Jelaskan perbedaan Kambium Vaskuler dan Gabus! 
 
4. Berikut ini adalah ciri-ciri jaringan pada tumbuhan. 
1. Sel memiliki vakuola yang sangat kecil. 
2. Susunan sel sangat rapat. 
3. Memiliki ruang antarsel. 
4. Inti sel berukuran besar. 
5. Sel mengandung sedikit protoplasma. 
Ciri-ciri jaringan meristem ditunjukkan oleh nomor .… 
A. 3, 4, dan 5 
B. 1, 3, dan 4 
C. 2, 3, dan 4 
D. 1, 2, dan 4 
E. 2, 4, dan 5 
 
5. Bagian yang berperan dalam pertumbuhan dan diferensiasi ujung batang, ujung lateral, dan ujung akar adalah.... 
A. meristem lateral 
B. meristem interkalar 
C. promeristem 
D. meristem sekunder 
E. meristem apikal 
   
KUNCI JAWABAN DAN PENJELASANNYA 

1. Berdasarkan letaknya jaringan meristem primer dibagi menjadi tiga yaitu : 
a. meristem apikal yang terdapat di ujung akar dan di ujung batang  
b. meristem interkalar yang terdapat di antara jaringan meristem primer dan meristem sekunder.  
c. meristem lateral yang letaknya bersebelahan dengan organ-organ pada tumbuhan.

2.  Karena dibagian ujung akar dan ujung batang digunakan untuk melakukan pertubuhan secara primer yaitu menambah panjang batang dan akar  

3. Kambium vaskuler merupakan lapisan sel-sel yang aktif membelah di antara pembuluh angkut xilem dan foem. Aktivitas kambium vaskuler ke arah luar akan membentuk floem (pembuluh tapis) dan ke arah dalam akan membentuk xilem (pembuluh kayu). 


Kambium gabus (felogen) adalah jaringan kambium yang membentuk lapisan periderm (pelindung). Aktivitas kambium gabus ke arah luar akan membentuk felem (lapisan gabus) dan ke arah dalam akan membentuk feloderm (korteks sekunder).

4. B 
Ciri-ciri jaringan meristem adalah sebagai berikut. 
  1. Disusun oleh sel-sel muda yang aktif membelah dan berukuran kecil. 
  2. Sel-selnya tersusun rapat satu sama lain, sehingga tidak memiliki ruang antarsel. 
  3. Bentuk selnya bulat, lonjong, poligonal, kuboid, atau prismatik, dengan dinding sel 
  4. yang tipis. Akan tetapi, ada pula sel-sel tertentu yang berdinding tebal. 
  5. Sel-selnya memiliki banyak protoplasma yang memenuhi isi sel. 
  6. Sel-selnya memiliki satu atau dua inti sel yang berukuran besar. 
  7. Vakuola selnya sangat kecil atau tidak ada sama sekali, dengan plastida yang belum matang atau berupa proplastida. 
  8. Sel-selnya belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi dalam mendukung fungsi tertentu pada tumbuhan. 
  9. Pada umumnya, sel-selnya tidak mengandung zat makanan dan tidak berfungsi 
  10. sebagai jaringan penyimpan makanan. 
Jadi, ciri-ciri jaringan meristem ditunjukkan oleh nomor 1, 2, dan 4. 10 

5. E
Meristem apikal adalah meristem yang terletak di ujung batang utama, ujung lateral, dan ujung akar. Pertumbuhan meristem apikal menyebabkan pertambahan panjang (tinggi) pada tumbuhan, baik ke arah atas pada apikal batang maupun ke arah bawah pada apikal akar
 

F. Penilaian Diri 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab! 
 

Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Jaringan Maristem Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Jaringan Maristem File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • jaringan meristem sekunder
    • letak jaringan meristem
    • ciri-ciri jaringan meristem
    • jaringan meristem interkalar
    • jaringan meristem berfungsi untuk
    • maksud meristem
    • contoh jaringan meristem
    • jaringan meristem adalah brainly