Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Menyusun Ulasan Terhadap Pesan Sebuah Buku Fiksi Mapel Bahasa Indonesia kelas 11 SMA/MA

Materi Menyusun Ulasan Terhadap Pesan Sebuah Buku Fiksi Mapel Bahasa Indonesia kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik baik saja ya, nah pada kesempatan yang baik ini tentunya kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang telah kakak susun, materi ini diambil dari mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA/MA, nah bagi adik adik  yang ingin mempelajari materi tersebut kakak juga menyediakan link download dibawah. Semoga bermanfaat dan selamat belajar.

Materi Menyusun Ulasan Terhadap Pesan Sebuah Buku Fiksi Mapel Bahasa Indonesia kelas 11 SMA/MA
Materi Menyusun Ulasan Terhadap Pesan Sebuah Buku Fiksi Mapel Bahasa Indonesia kelas 11 SMA/MA

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan Kalian dapat menyusun ulasan terhadap pesan pada sebuah buku fiksi. Kegiatan ini  harus  Kalian  laksanakan dengan jujur, semangat,penuh rasa ingin taudan kritis.

B. Uraian Materi

Teks Ulasan
1. Pengertian ulasan
Teks ulasan adalah sebuah teks yang berisi sebuah tafsiran ataupun komentar dengan tujuan untuk menilai ataupun menyampaikan kritik terhadap sebuah objek (bisa buku, drama, novel, puisi, film, atau lagu). Teks ulasan ini nantinya akan diterbitkan dan dijadikan tolak ukur bagi penikmat karya tersebut.

2. Jenis-jenis teks ulasan
a. Teks ulasan informatif
Teks ulasan jenis ini berisi gambaran singkat, padat, dan umum suatu karya. Resensi jenis ini tidak menyampaikan isi karya secara keseluruhan, namun hanya memaparkan bagian yang penting saja dan menekankan pada kelebihan dan kekurangan karya tersebut.

b. Teks ulasan deskriptif
Resensi jenis ini berisi gambaran detail pada tiap bagian suatu karya. Teks ulasan ini biasanya dilakukan pada suatu karya fiksi untuk mendapat gambaran jelas tentang manfaat, pentingnya informasi, dan kekuatan argumentatif yang dituangkan penulis pada sebuah karya.

c. Teks ulasan kritis
Resensi jenis ini berisi ulasan suatu karya secara terperinci dengan mengacu pada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Teks ulasan ditulis secara objektif dan kritis bukan berdasar pandangan subyektif dari penulis resensi. Contoh: Resensi terhadap novel dengan menggunakan pendekatan sosiologi.

3. Ciri-ciri ulasan
a. Memiliki Struktur yang Tetap
Teks ulasan selalu memiliki struktur penulisan yang sama. Yakni terdiri dari bagian orientasi ulasan, tafsiran ulasan, evaluasi ulasan, dan yang terakhir adalah rangkuman keseluruhan ulasan. Struktur ini tidak boleh berubah urutannya dan menjadi salah satu ciri teks ulasan yang paling menonjol.

b. Memberi informasi mengenai sebuah karya sastra
Teks ulasan harus selalu memberi informasi mengenai sebuah karya. Dari mulai identitas karya dan sinopsis keseluruhan karya tersebut. Biasanya, informasi yang dikeluarkan oleh pengulas didasarkan oleh sudut pandang subjektif yang tetap memuat fakta-fakta yang ada dalam karya atau produk tersebut.

c. Memberikan pandangan atau opini
Hal yang paling vital dalam sebuah teks ulasan adalah adanya pandangan atau opini pengulas terhadap objek yang diulas. Syarat pandangan atau opini ini adalah harus memakai sudut pandang subjektif tetapi tetap berpegang pada fakta yang ada di dalam karya. Opini yang dikeluarkan juga harus adil dan tidak boleh dikeluarkan berdasarkan kedekatan personal dengan si pembuat karya.

d. Dibuat untuk memberi pandangan kepada khalayak
Ciri lain dari sebuah teks ulasan adalah dibuat untuk memberikan gambaran kasar kepada khalayak, apakah karya tersebut perlu dilihat atau tidak. Inilah kenapa kritik sastra atau ulasan sangat mempengaruhi eksistensi sebuah karya di pasar. Sebab, ulasan yang baik tentu akan mengundang lebih banyak orang. Sedangkan ulasan yang buruk akan membuat orang berpikir dua kali soal objek yang diulas.

4. Struktur ulasan
Seperti teks jenis lain, ulasan juga memiliki struktur sebagai berikut:

a. Orientasi
Orientasi merupakan bagian pertama yang menjelaskan tentang gambaran umum sebuah karya baik film, drama maupun sebuah buku yang akan diulas. Bagian orientasi memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai apa yang akan diulas.

b. Tafsiran
Tafsiran merupakan bagian yang berisi penjelasan detail mengenai sebuah karya yang diulas, misalnya berisi tentang bagian-bagian suatu karya, keunikan, keunggulan, kualitas, dsb.

c. Evaluasi
Evaluasi merupakan bagian yang berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Evaluasi dilakukan setelah pengulas melakukan tafsiran secara cukup terhadap hasil karya tersebut. Pada bagian evaluasi ini pengulas akan menyebutkan bagian yang bernilai atau kelebihan dari karya tersebut. Ataupun bagian yang kurang bernilai atau kekurangan dari karya tersebut.

d. Rangkuman
Rangkuman merupakan bagian yang berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya. Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut berkualitas atau tidak untuk ditonton atau dibaca.

5. Contoh Teks Ulasan
Anak-anak hebat, kalian telah menuliskan identitas buku serta  pesan-pesan dalam buku fiksi yang kalian baca. Sekarang pada kegiatan kedua kalian akan menyusun ulasan terhadap pesan buku fiksi yang telah kalian baca. kalian akan menyusun ulasan dengan menekankan pada pesan yang kalian temukan pada buku tersebut. Cermati contoh teks ulasan kritis berikut.


Judul : Surat Kecil untuk Tuhan 
Nama Pengarang : Agnes Devanor
Penerbit : Inandra Published, Jakarta
Tebal : 232 Halaman
Tahun Terbit 2008

Pesan yang terdapat pada novel Surat Kecil untuk Tuhan, antara lain;
  1. Selalu berserah diri atau tawakal terhadap ketentuan yang telah Allah swt/Tuhan yang telah ditetapkan atas diri manusia.
  2. Selalu memanjatkan doa untuk memohon segala sesuatu yang dibutuhkan, yang diinginkan ataupun hanya untuk menenangkan diri dari segala kesusahan.
Ulasan terhadap pesan yang diperoleh dari membaca novel Surat Kecil untuk Tuhan.

1. Berserah merupakan istilah lain dari tawakal, dalam bahasa arab yang artinya bersandar. Berserah diri kepada Tuhan setelah melakukan usaha secara maksimal adalah arti dari Tawakal. Seseorang yang berusaha secara maksimal dalam menghadapi suatu keadaan, setelah itu dia menerima dengan ikhlas dan berserah diri kepada Tuhan atas apa yang akan dia dapatkan, orang seperti itu disebut bertawakal, maka ia termasuk kedalam golongan orang yang berakhlak mulia. Berserah diri merupakan salah satu bentuk iman kepada Tuhan. Berikut merupakan kutipan data yang menunjukkan tentang hal tersebut.
Aku sadar kini aku mulai berserah diri kepada Tuhan untuk menjalani sisa hidupku.
Kutipan di atas merupakan bentuk pesan berserah diri atau tawakal Keke kepada Tuhan atas penyakit yang diberikan oleh Tuhan kepadanya. Dia berserah kepada Tuhan dengan apa yang telah dia alami dalam hidupnya. Sebelumnya dia telah berusaha untuk penyembuhan penyakitnya, dan sekarang ia serahkan semuanya kepada Tuhan, karena Keke percaya hanya kepada Tuhan ia dapat berserah setelah ia melakukan pengobatan semampu dia. Hal demikian merupakan bentuk berserah diri atau tawakal seorang manusia kepada Tuhannya.

2. Pada dasarnya seorang individu melakukan doa untuk memohon segala sesuatu yang dibutuhkan, yang diinginkan ataupun hanya untuk menenangkan diri dari segala kesusahan, namun sebenarnya doa mempunyai fungsi dan kegunaan yang tak terhingga. Doa juga merupakan salah satu alat komunikasi manusia dengan Sang Pencipta.

Dapat dikatakan bahwa setiap orang yang beragama pasti berdoa. Doa menjadi bagian yang esensial dalam kehidupan manusia yang beragama akan selalu berdoa agar memperoleh keselamatan dan ketenangan. Doa merupakan peranan penting untuk kelangsungan dan perjalanan hidup manusia, untuk itu hampir disetiap perjalanan umat beragama, ia akan melakukan segala sesuatu agar ia memperoleh selamat dan sejahtera. Doa adalah permohonan kepada Tuhan. Sedangkan berdoa adalah mengucapkan doa kepada Tuhan yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Hal tersebut dapat dilihat pada kutipan data berikut.
Kalau sudah begini aku hanya bisa berdoa semoga saja Tuhan mengabulkan permohonanku.

Aku hanya bisa berdoa kepada Allah semoga yang aku khawatirkan tidak terjadi.
Kutipan di atas menunjukkan bahwa tokoh aku (Keke) sangat menggantungkan dirinya kepada Sang Pencipta. Ini merupakan moral yang dapat ditiru oleh pembaca. Dia tidak pernah lupa memanjatkan doa kepada Tuhan setelah dia merasa sudah melakukan yang terbaik dalam hidupnya, karena Keke percaya bahwa apapun yang akan dia kerjakan tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa campur tangan Tuhan.

C. Rangkuman

1. Pengertian buku fiksi => buku yang menyajikan kejadian atau peristiwa tentang kehidupan berdasarkan hasil dari rekayasa imajinasi pengarang. Kejadian- kejadian tersebut bukanlah kejadian yang sebenarnya, namun hanya sebatas rekaan atau khayalan belaka

2. Ciri-ciri buku fiksi
a. Menggunakan bahasa rekaan
b. Bersifat konotatif
c. Isi buku berupa cerita

3. Unsur-unsur intrinsic fiksi
a. Tema
b. Alur/plot
c. Amanat
d. Sudut pandang
e. Latar
f. Tokoh
g. Gaya bahasa

4. Unsur ekstrinsik karya fiksi
a. Latar belakang penulis,
b. Latar belakang politik, ekonomi, dan sosial
 
5. Teks ulasan adalah sebuah teks yang berisi sebuah tafsiran ataupun komentar dengan tujuan untuk menilai ataupun menyampaikan kritik terhadap sebuah objek (bisa buku, drama, novel, puisi, film, atau lagu).

6. Jenis ulasan teriri atas teks ulasan informatif, teks ulasan deskriptif, dan teks ulasan kritis.

7. Ciri-ciri ulasan, antara lain; memiliki struktur yang tetap, memberi informasi mengenai sebuah karya sastra, memberikan pandangan atau opini, dibuat untuk memberi pandangan kepada khalayak.

8. Seperti teks jenis lain, ulasan juga memiliki struktur sebagai berikut: orientasi, tafsiran, evaluasi, rangkuman

D. Penugasan Mandiri

Anak-anak hebat, tentunya kalian sudah mencermati dan memahami seluruh materi pada kegiatan kedua di atas. Tibalah kalian akan mengerjakkan tugas agar pemahaman dan keterampilan kalian maksimal. Ikuti instruksi tugas berikut dengan seksama!
1. Siapkan hasih identifikasi identitas buku dan pesan buku fiksi yang telah Kalian kerjakan pada kegiatan kesatu.
2. Menyusun bagian-bagian penting ulasan yang akan ditulis.
3. Menyusun ulasan terhadap pesan yang kalian peroleh dalam cerita pada buku fiksi yang telah dibaca.
Mengedit tulisan yang sudah kalian buat, dari segi isi, bahasa dan ejaan yang belum sesuai, sehingga menjadi tulisan yang menarik dan tepat

E. Latihan Soal

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini!
Waktu Holil anak Haji Zainuri sunat, aku masih amat kecil. Di kotaku belum ada listrik. Apalagi radio dan bioskop. Hiburan satu-satunya bagi anak-anak kecil di  waktu sore hari ialah menonton orang memasang lampu petromaks yang dikerek di setiap perempatan jalan dan memburu-buru gangsir atau laron bilamana musimnya tiba. (Cerpen “Sunat” oleh Jajak M.D.)
1. Nilai paling dominan yang ditunjukan dari kutipan cerpen di atas yaitu . . . .
A. Nilai sosial
B. Nilai agama
C. Nilai moral
D. Nilai pendidikan
E. Nilai estetika
Pembahasan :
Nilai yang dominan pada kutipan cerpen tersebut adalah nilai sosial. Nilai sosial merupakan nilai karya sastra yang dikaitkan dengan perilaku masyarakat dan hubungan sosial antar manusia atau antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi jawaban yang sesuai A, pada kutipan tersebut tergambar perilaku anak-anak ketika sore hari ketika daerah tersebut belum teraliri listrik, hiburan anak-anak di masyarakat tersebut melihat orang dewasa menyalakan lampu petromak.

Bacalah penggalan cerpen “Robohnya Surau Kami berikut”!
“Salahkah menurut pendapatmu, kalau menyembah Tuhan di dunia?” tanya Haji Saleh.
“Tidak. Kesalahan engkau karena engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka, karena itu kau taat bersembahyang. Tapi engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, melupakan kehidupan anak istrimu sendiri, hingga mereka kucar-kacir selamanya. Itulah kesalahanmu yang terbesar, terlalu egoistis, padahal engkau di dunia berkaum, bersaudara, semuanya, tapi engkau tak memperdulikan mereka sedikit pun.
2. Nilai moral yang terdapat pada penggalan novel tersebut adalah . . .
A. Manusia harus menghindari diri dari siksaan neraka.
B. Semua manusia bersaudara jadi tidak boleh egois.
C. Beribadah harus menjadi tujuan utama manusia.
D. Beribadah sebuah keharusan, tetapi kehidupan keluarga jangan dilupakan.
E. Anak dan istri ditinggalkan demi beribadah, itu adalah hal yang biasa.
Pembahasan :
Nilai moral merupakan nilai –nilai yang mengacu pada baik buruknya tindakan manusia. Hal ini dapat dilihat dari seluruh aspek kehidupan manusia secara konkret yang teraktualisasi melalui tutur kata dan perbuatan yang dilakukan secara sadar atau mengerti lebih dulu tanpa paksaan atau tekanan dari orang lain. Nilai moral yang tampak pada kutipan teks cerita pendek tersebut adalah D yakni keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan batiniah ibadah dan tanggung jawab terhadap keluarga. Cerpen tersebut menyiratkan pesan melalui tokoh ciptaannya untuk tidak melalaikan tugasnya kepada keluarga

3. Tema yang disoroti dari penggalan cerpen di atas adalah . . . .
A. Tema Sosial
B. Tema Ketuhanan
C. Tema Egoik
D. Tema Jasmaniah
E. Tema Organik
Pembahasan :
Tema adalah gagasan , ide pokok, maupun pokok persoalan yang digunakan sebagai landasan/dasar cerita. Menurut Sipley tema dibedakan menjadi lima jenis, yaitu tema jasmaniah, sosial, ketuhanan, organik, dan egoik. Tema jasmaniah merupakan tema yang berhubungan atau fokus pada masalah dan konsisi fisik manusia. Tema Perasaan cinta termasuk dalam tema ini. Tema sosial merupakan tema yang berkaitan erat dengan berbagai hal yangberbau urusan sosial, kehidupan masyarakat, interaksi manusia dengan lingkungan sekitar, dan permasalahn sosial lainnya. Tema ketuhanan merupakan tema yang berkaitan erat dengan kekuasaan Tuhan yang tampak dalam setiap aktivitas manusia. Hal-hal yang bersifat magis masuk dalam tema ini. Tema organik merupakan tema yang mencakup berbagai macam hal yang berhubungan erat dengan moral dasar manusia seperti hubungan antar pria dan wanita, nasihat, dll. Sedangkan tema egoik merupakan tema yang berkaitan dengan sifat ego manusia dalam tema ini pengarang cenderung menampilkan keserahan dan ketamakan manusia. Jadi berdasarkan teori tersebut tema kutipan cerita tersebut dapat disimpulkan termasuk tema egoik, yang tampak pada keegoisan tokoh utama sehingga dia tidak memedulikan keluarganya. Jadi jawab yang tepat C
4. Cermatilah penggalan novel berikut ini!
Kemudian Pak Balam menutup matanya kembali, dan memandang mencari muka Wak Katok, dan ketika pandangan mereka bertaut, Pak Balam berkata kepada Wak Katok, “Akuilah dosa-dosamu, Wak Katok, dan sujudlah ke hadirat Tuhan, mintalah ampun kepada Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun, akuilah dosa- dosamu, juga kalian, supaya kalian dapat selamat keluar dari rimba ini, terjauh dari rimba ini, terjauh dari bahaya yang dibawa harimau biarlah aku yang jadi korban .
. .” (Harimau-Harimau, Muchtar Lubis)
Amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah . . . .
A. Bertaubatlah dan minta ampunan atas dosa yang diperbuat agar hidup selamat
B. Semangtlah dalam menjalani hidup meski banyak cobaan yang silih-berganti
C. Bersabarlah dalam menghadapi beraneka macam cobaan dalam hidup
D. Saling mengingatkan antarteman apabila melakukan sebuah kesalahan
E. Saling menghormati privasi orang lain yang memiliki perbedaan pandangan
Pembahasan :
Amanat merupakan pesan –pesan moral yang dapat diteladani oleh pembaca biasanya bersifat implisit atau tersembunyi, tetapi dapat diketahui dari jalan ceritanya. Pesan moral yang terdapat dalam kutipan novel tersebut terdapat pada pernyataan A yakni bertaubatlah dan minta ampunan atas dosa yang diperbuat agar hidup selamat.

Resensi novel A
Terlepas dari itu semua, novel Hujan karya Tere Liye ini sangat layak untuk dibaca oleh semua jenis umur, baik remaja, dewasa maupun orang tua, serta dapat dibaca oleh semua lapisan masyarakat. Selain penggunaan bahasa yang mudah dipahami, novel ini juga mengandung nilai-nilai yang mampu memberikan banyak pelajaran berharga bagi pembacanya.
Resensi Novel B
Dalam novel Perahu kertas ini, penggambaran cerita banyak menggunakan setting tempat sehingga sangat berisiko pembaca akan menjadi bingung dalam memahami latar tempat cerita tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman dan konsentrasi tinggi untuk para pembacanya. Pada beberapa bagian cerita, terhadap cerita yang monoton sehingga timbul kesan kurang menarik dan membosankan bagi pembaca.
5. Perbedaan yang terdapat pada kedua ulasan kutipan resensi novel di atas adalah . . .
A. Resensi novel A mengulas tentang kelebihan novel, sedangkan resensi novel B mengulas tentang kekurangan novel.
B. Resensi novel A mengulas tentang gaya bercerita yang mudah dipahami, sedangkan novel B mengulas tentang gaya bahasa dalam penulisan novel.
C. Resensi novel A mengulas tentang jalinan alur yang mudah dipahami, sedangkan novel B mengulas jalian alur yang sulit di pahami.
D. Resensi pada novel A hanya menggunakan satu setting, sedangkan resensi dalam novel B mengungkapkan banyaknya setting yang digunakan dalam novel.
E. Resensi novel A mengulas tentang berbagai kelebihan novel, sedangkan resensi novel B mengulas tentang penggunaan ragam bahasa yang mudah dipahami
 Pembahasan :
Kutipan resensi bagian A membahas aspek keunggulan cerita dari   aspek   keterbacaan,   gaya   bahasa,   dan   nilai-nilai yang terkandung   di   dalamnya.   Berbeda   halnya   dengan   resensi bagian B membahsa dari aspek kekurangan dari latar tempat dan alur cerita yang pada beberapa bagian monoton. Jadi, cukup jelas jawaban A

F. Penilaian Diri

Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian!


Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Menyusun Ulasan Terhadap Pesan Sebuah Buku Fiksi Mapel Bahasa Indonesia kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 




#
Menyusun Ulasan Terhadap Pesan Sebuah Buku Fiksi File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • jelaskan langkah-langkah menganalisis pesan dalam buku fiksi!
      • contoh buku fiksi
      • jelaskan maksud pesan moral dalam buku fiksi
      • jelaskan langkah menganalisis buku fiksi
      • apakah buku buku fiksi dapat digunakan sebagai referensi penulisan karya ilmiah
      • pengertian resensi
      • contoh judul buku fiksi
      • contoh resensi buku ilmiah
      • contoh novel non fiksi
      • resensi buku fiksi ppt
      • contoh buku fiksi dan non fiksi
      • contoh resensi buku pelajaran
      • contoh resensi novel 5 cm
      • buku fiksi adalah
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022