Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA

Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik baik saja, kebetulan pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah dipersiapkan yaitu Materi tentang Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) untuk adik adik kelas 12 SMA/MA. Semoga bermanfaat yah.

Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA
Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA

Permainan bola kecil merupakan permainan dalam aktivitas pendidikan jasmani yang menggunakan bola kecil ataupun benda kecil sebagai objek permainan. Dalam permainan bola kecil terdapat beberapa aktivitas permainan, dalam Materi ini akan membahas berkaitan dengan permainan softball, bulutangkis dan tenis meja. Permainan softball merupakan salah satu permainan bola kecil yang dimainkan secara beregu yang terdiri dari beberapa aktivitas gerak seperti berlari, memukul, melempar bola, menangkap bola, dan meluncur.  

Dalam upaya memenangkan sebuah pertandingan tentunya diperlukan penguasaan keterampilan dasar dan memahami taktik ataupun strategi dalam permainan softball baik taktik penyerangan seperti pukulan pendek/bunt, stealing, sacrifice fly, hit and run, maupun taktik bertahan seperti pertahanan tertutup/close, pertahanan medium dan pertahanan normal/deep. Pada Materi ini akan membahas berkaitan dengan taktik penyerangan dan pertahanan dalam permainan softball, selain itu pada Materi ini peserta didik juga belajar mensimulasikan pola pertahanan dan penyerangan secara prosedural. 

Strategi dan taktik juga sangat penting dalam permainan bulu tangkis maupun tenis meja. Dengan strategi dan taktik   yang tepat, seorang pemain dapat memenangkan suatu perrmainan dengan efisien. Strategi dan taktik menunjang pemain untuk bermain secara pandai. Seorang pemain mampu memaksa untuk membuka kelemahan lawannya dan menutupi kelemahannya sendiri dengan tepat. Pemain tidak perlu menghabiskan banyak waktu yang hanya membuang-buang tenaga, ketika taktik yang digunakan  mampu  menekan  lawan.  Kita  akan  mempelajari  strategi  dan taktik dalam bermain bulu tangkis. 

Kebermanfaatan Materi ini bergantung sepenuhnya dari cara kalian menggunakan dan memanfaatkannya. Agar pembelajaran yang dilakukan dapat berhasil secara optimal, maka baca dan pelajari petunjuk penggunaan Materi  di bawah ini secara cermat. 
  1. Dalam Materi ini terdapat 3 sub materi yaitu softball, bulutangkis dan tenis meja. Pilihlah materi sesuai dengan kondisi di sekolah anda, apabila memungkinkan dapat dipelajari seluruhnya. 
  2. Pelajari Materi ini secara berurutan halaman demi halaman. Jangan mamaksakan diri untuk menyelesaikan Materi ini, sebelum menguasai bagian demi bagian dalam Materi ini secara baik; 
  3. Materi ini dapat kalian pelajari secara mandiri atau berkelompok (di sekolah maupun di luar sekolah), melalui diskusi, demonstrasi, simulasi atau tanya jawab; 
  4. Pelajari Materi  ini dengan membaca, melihat dan mengamati contoh-contoh dari gambar atau jika memungkinkan, kalian dapat mengakses informasi dari website yang tertulis pada Materi ini;  
  5. Pelajari sumber-sumber belajar lainnya tentang pembelajaran atau latihan berkenaan dengan materi pokok. Pilihlah materi yang tepat dan sesuaikan dengan kompetensi serta tujuan pembelajaran yang diharapkan; 
  6. Jika ada kesulitan dalam mempelajari Materi ini, kalian bisa berdiskusi dengan teman. Jika belum mendapatkan jawaban yang memuaskan, tanyakan kepada guru atau sumber lainnya yang ada di sekitar kalian; 
  7. Setiap kegiatan belajar dilengkapi dengan tugas mandiri, latihan soal, dan penilaian diri untuk lebih mengausai materi pembelajaran. Kerjakan tugas mandiri,  latihan soal, dan penilaian diri yang ada pada Materi ini; 
  8. Apabila hasil tugas mandiri, latihan, dan peniaian diri yang kalian lakukan belum mencapai target 70% dari setiap kegiatan, maka kalian harus mengulang mempelajari kegiatan pembelajaran yang belum tuntas; 
  9. Untuk mengukur pencapaian target pembelajaran keseluruhan dari Materi ini kalian harus mengerjakan evaluasi di akhir pembelajaran Materi ; 
  10. Kalian dapat melihat pembahasan dan jawaban terkait tugas mandiri, latihan soal, dan evaluasi di halaman akhir setiap kegiatan pembelajaran/evaluasi setelah kalian selesai mengerjakannya (Ingat! kerjakan semua tugas terlebih dahulu); 
  11. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan/pendinginan dan peregangan otot/persendian secara baik dan benar, setiap kalian melakukan aktivitas latihan fisik agar terhindar dari cedera. 
Istilah

  • Backhand Pukulan dalam permainan bola kecil (bulu tangkis, tenis meja, tenis) dengan posisi lengan membelakangi arah gerakan.   
  • Base : Tempat hinggap pemain softball setelah memukul bola atau bola setelah dipukul teman axsatu tim. 
  • Base runner : Pelari yang ada di base. 
  • Batt : Alat pemukul, dibaca bet. Pada tenis meja dan softball alat pemukulnya disebut bet. 
  • Batter : Orang yang melakukan pukulan. 
  • Batters Box : Tempat berdirinya pemukul. 
  • Bunt  : Memukul bola dengan cara menahan laju arah bola pada permainan softball. 
  • Catcher : Penangkap bola dalam permainan softball. 
  • Chop : Pukulan dalam permainan tenismeja seperti menebang pohon dengan maksud menghasilkan putaran ke belakang (back spin) 
  • Close : Tertutup. 
  • Deep : Mendalam. 
  • Deffence : Situasi ketika bertahan. 
  • Double play : Mematikan 2 pelari secara berturut – turut. 
  • Drive : pukulan cepat tapi mendatar ke arah lawan. 
  • Dropshot : Pukulan pendek dan tidak keras dan dapat mengecoh lawan dan mematikan langkah lawan. 
  • Fly : Terbang. 
  • Forehand : Pukulan dalam permainan bola kecil (bulu tangkis, tenis meja, tenis) dengan posisi lengan menghadap arah gerakan.  
  • Hit and run : Sebuah strategi yang dilakukan oleh batter supaya bisa membantu base runner supaya bisa maju beberapa langkah kedepan dengan selamat.  
  • Home plate : Tempat memulainya serangan/memukul dan tempat berakhirnya atau pos terakhir untuk mencetak angka/poin 
  • Infield : Area lapangan dalam yang di dalamnya terdapat 3 base, tempat pemukul, home plate dan lingkaran Pitcher 
  • Infielder : Penjaga daerah dalam 
  • Keterampilan Gerak : Kemampuan penguasaan gerak cabang  olahraga dengan baik. 
  • Lob : Memukul shuttlecock dengan tinggi ke arah lawan 
  • Medium : Menengah 
  • Net Shot : pukulan ini dilakukan dekat dengan net sehingga disebut sebagai net shot. 
  • Offence : Situasi ketika melakukan serangan 
  • Open : Terbuka 
  • Out : Kondisi dimana orang yang dimatikan baik dimatikan pada saat memukul, ataupun pada saat menjadi base runner 
  • Outfield : Area lapangan luar dibelakang infield batasannya mulai dari base ke belakang pagar dan dibatasi oleh garis pinggir lurus dengan base 3 dan base 1 
  • Outfielder : Penjaga daerah luar 
  • Pitcher : Pelempar bola pada permainan softball.  
  • Sacrifice : Pengorbanan 
  • Server : atlet yang melakukan servis  
  • Servis : Pukulan awal untuk melakukan permainan dan dapat juga dijadikan serangan awal terhadap lawan. 
  • Shortstop : Penjaga dalam permainan softball yang berada diantara base kedua dan ketiga 
  • Shuttlecock : Benda yang digunakan dalam permainan bulu tangkis 
  • Sliding : Upaya menyentuh base dengan menjulurkan salah satu tungkai ke depan dan tungkai yang satunya dilipat kebelakang.  
  • Smash : Pukulan yang menukik dan tajam serta mematikan lawan main.  
  • Stealing : Mencuri base dengan cara berlari sebelum bola yang dilempar pitcher sampai kepada catcher 
  • Strike zone : Area bola yang harus dipukul 
  • Stroke : ketika pemain mengayunkan raket, maka disebut sebagai ‘pukulan’ atau ‘stroke’. 
  • Topspin : Pukulan bola pada bagian atas bola.  

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan  
  1. Memiliki kesadaran untuk melakukan aktivitas jasmani melalui permainan softball dalam rangka menjaga kebugaran dan kesehatan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa; 
  2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif selama pembelajaran merancang pola penyerangan dalam permainan softball; 
  3. Dapat merancang pola penyerangan dalam permainan softball secara individu dengan penuh semangat, tekun, disiplin, dan tanggungjawab; 
  4. Dapat merancang pola pertahanan dalam permainan softball secara individu dengan penuh semangat, tekun, disiplin, dan tanggungjawab; 

B. Uraian Materi 

Pembelajaran softball dalam pendidikan jasmani membantu mempersiapkan individu untuk berperan serta dalam aktivitas fisik seumur hidup, dan hal tersebut dapat tergabung dalam satu kesatuan di mana keterampilan dan taktik motorik/gerak dipelajari secara bersamaan dalam proses pembelajaran (Brian et al., 2014). Permainan softball dimainkan secara beregu dimana dalam sebuah permainan sudah pasti tujuan utama nya adalah meraih kemenangan, meskipun sebetulnya dalam aktivitas pendidikan jasmani yang paling penting adalah proses belajar dan bagaimana menerapkan nilai-nilai dalam olahraga melalui aktivitas bermain. Namun pada sebuah pertandingan tentunya kemenangan adalah suatu hal yang di cari dan hendak di capai dengan berbagai upaya. Upaya memenangkan sebuah pertandingan biasanya dikenal dengan istilah strategi, sedangkan langkahlangkah yang akan di ambil untuk mencapai strategi dikenal dengan istilah taktik. Pada setiap cabang olahraga diperlukan taktik maupun strategi untuk mencapai tujuan yang diinginkan, tidak terkecuali dengan permainan softball. 
 
Taktik dalam Permainan softball terdiri atas 2 bagian, yaitu taktik penyerangan dan taktik pertahanan. Pada aktivitas pembelajaran 1 ini kalian akan difokuskan untuk mempelajari taktik penyerangan dan pertahanan, kemudian taktik yang seperti apakah yang dapat digunakan dalam permainan softball?. Agar kalian lebih memahami taktik penyerangan dan pertahanan dalam permainan softball silahkan kalian amati dengan seksama taktik yang digunakan pada saat melakukan serangan dan bertahan dalam permainan softball berikut ini : 
 
1. Taktik penyerangan 

a. Stealing 

Salah satu taktik penyerangan yang dilakukan oleh pelari dimana seorang baserunner (pelari) menuju ke base berikutnya dengan aman tanpa dimatikan oleh penjaga dan bola yang dilempar oleh pitcher tidak dipukul oleh si pemukul, pelari memulai gerakan lari ketika bola lepas dari tangan pitcher. 
 
Adapun jenis-jenis stealing yaitu Yaitu : 

- Delayed Steal 
Mirip dengan stealing pada umumnya, namun pelari menunggu sampai perhatian penangkap atau catcher dialihkan oleh gerakan batter misalkan dengan menggunakan ayunan tanpa dikenakan pada bola oleh pemukul dan pada saat tersebut pelari di base bergegas lari menuju base berikutnya.  
 
- Double steal 
Pada jenis ini, 2 pelari melakukan stealing tidak secara bersamaan, misalkan ketika pelari terdepan melakukan stealing dan penjaga melempar untuk mematikan pelari tersebut maka pelari dibelakangnya bergegas untuk lari ke base berikutnya. 
 
Gambar 1.1 : Taktik stealing 
Sumber : https://iuhoosiers.com/  
 
b. Bunt/Pukulan pendek 

Salah satu taktik penyerangan yang dilakukan oleh pemukul dimana seorang pemukul melakukan pukulan pendek dengan tidak melakukan ayunan pada saat melakukan pukulan, tujuannya yaitu untuk mendorong pelari maju ke base selanjutnya dengan memecah konsentrasi penjaga. Dan taktik ini digunakan ketika penjaga base 1 maupun penjaga base 3 melakukan pertahanan jauh dari posisi pemukul.  
 
Dalam pelaksanaannya pemukul/batter berdiri di dalam batter box dengan badan menghadap pelempar/pitcher, tungkai/kaki sedikit ditekuk sehingga badan agak sedikit condong ke depan, pandangan fokus pada datangnya bola. Kedua tangan memegang bat/pemukul didepan dada di bawah bahu, dengan kiri memegang bagian tengah handle grip, sikap jari-jari tangan kanan dengan ibu jari membentuk huruf v, sehingga dengan cara demikian tangan kanan tidak sepenuhnya menggenggam bat untuk menghindari perkenaan tangan dengan bola yang dilempar pitcher.  
   
Gambar 1.2 : Taktik Bunt/Pukulan Pendek 

c. Sacrifice Fly 

Salah satu taktik yang dilakukan oleh pemukul dimana pemukul memukul sejauh mungkin ke arah atas dan bola yang dipukul kemungkinan besar ditangkap di udara oleh penjaga yang menyebabkan si pemukul mati, namun setelah bola ditangkap pelari di base 3 dapat menuju ke home plate (tempat pemukul melakukan pukulan) untuk mendapatkan poin. Oleh karena itu disebut sacrifice fly atau mengorbankan diri dengan memukul bola ke atas yang dapat langsung dimatikan oleh lawan, perlu diketahui bahwa bola hasil pukulan yang di tangkap di udara tanpa bola tersebut menyentuh tanah maka pemukul langsung dinyatakan mati. 
   
Gambar 1.3 : Pukulan melayang 

d. Hit and run 

Hit and run merupakan sebuah taktik yang dilakukan oleh batter/pemukul supaya bisa membantu baserunner/pelari bisa maju beberapa langkah kedepan dengan selamat. Keuntungan dari strategi hit and run ini adalah membuat kemungkinan supaya out nggak terjadi dan bisa mencapai base yang ada di depannya. Strategi hit and run ini bisa digunakan saat situasi tim sudah lebih tinggi satu angka sebelum ada 2 kali out. Hit and run ini bisa dibilang sukses kalau bisa menyelamatkan pelari dari base 1 sampai ke base 3 ataupun sampai mencetak skor/poin. Saat itu, bantuan dari batter bisa mencapai home base dengan selamat. 
 
2. Taktik Pertahanan 

Dalam upaya menahan tim lawan agar tidak dapat mencetak poin/angka, tim bertahan harus melakukan-upayaupaya menahan serangan lawan berupa taktik yang berhubungan dengan penjagaan dalam permainan softball, adapun taktik yang dapat digunakan pada saat melakukan bertahan, diantaranya :  
 
a. Positioning/Penempatan posisi yang benar 

Penempatan posisi adalah kunci utama dari pertahanan sebuah tim. Dalam permainan softball, penempatan posisi bisa di atur sesuai dengan rencana yang disusun oleh catcher dengan menganalisis karakteristik pemukul dan menentukan hasil lemparan bola dari pitcher, misalkan ketika pitcher memberikan bola yang mepet kearah badan pemukul namun masih di zona strike dan dipukul oleh pemukul maka kemungkinan besar bola akan dipukul kea rah kiri pemukul, dan hal tersebut bisa diantisipasi lebih awal oleh para penjaga. Atau misalkan pemukul berkarakter pemukul kiri maka kemungkinan besar bola akan dipukul ke sebelah kanan lapangan sehingga penjaga bisa bergeser sedikit ke arah kanan lapangan, untuk lebih jelasnya bisa mengamati gambar berikut ini :  
 
Gambar 1.4 : penjaga mengantisipasi arah bola untuk pukulan pemukul kiri dengan bergerak ke arah sebelah kanan 

Sumber : American sport education program 
 
b. Backups / antisipasi bola lepas 

Permainan softball merupakan olahraga tim dan diperlukan kerjasama begitupun pada saat melakukan pertahanan, terkadang bola hasil pukulan lawan tidak tertangkap oleh penjaga lainnya maka penjaga di belakangnya perlu membantu mengejar bola untuk ditangkap kemudian di lempar kepada penjaga yang ada di base. 
 
c. Relays dan cutoffs 

Relay dan cutoffs sangat penting dalam pertahanan tim. Biasanya, pemain shortstop dan penjaga base kedua bertanggung jawab untuk bergerak keluar untuk menerima lemparan dari outfielders/penjaga luar dan melemparkannya kembali kepada penjaga yang berada di base. Shortstop menangani semua lemparan estafet dari kiri dan tengah fielders, sedangkan pemain base kedua melakukan lemparan dari pemain sayap kanan (lihat gambar 5). 

Ketika bola dipukul jauh mengarah ke pemain luar, pemain tengah yang sesuai baik shortstop maupun penjaga base ke dua berlari menuju outfielder dan dan meluruskan posisi agar mudah di jangkau oleh pemain outfielder yang bermaksud untuk menyampaikan lemparan (lihat gambar 6).  
 
Gambar 1.5 : Pergerakan pemain shortstop dan base 2 pada saat relays
 
Sumber : American sport education program 
 
Gambar 1.6 : relay posisi base 2 dari penjaga kanan ke base tiga 

Sumber : American sport education program 
 
d. Tag play (menyentuhkan bola yang dipegang penjaga kepada pelari) 

Salah satu cara mematikan pelari selain dengan mematikan di base bisa dengan menyentuhkan bola yang dikuasai penjaga ke anggota tubuh pelari sebelum pelari tersebut mencapai base yang di kenal dengan istilah tag plays. Situasi tersebut bisa digunakan terutama untuk pelari yang tidak wajib lari atau tidak terpaksa untuk lari misalkan dibelakang pelari tersebut tidak ada pelari yang mendorongnya untuk berlari ke base berikutnya. Untuk lebih jelasnya amati gambar berikut : 
 
Gambar 1.7 : Menyentuhkan bola kepada anggota badan pelari 

Sumber : American sport education program 
 
e.  Double play 

Double play merupakan taktik pertahanan dengan mematikan 2 pelari sekaligus dengat cepat dan tepat misalkan mematikan pelari terdepan terlebih dahulu kemudian pelari dibelakangnya yang paling sering apabila kondisi pelari satu, ketika bola dating ke posisi penjaga base 2 maka penjaga base 2 melempar ke base dua yang di jaga oleh shortstop dan kemudian dilemprkan kembali ke base 1 untuk mematikan pemukul yang berlari ke base 1. Perlu di ingat bahwa ketika melakukan double play yang lebih baik dimatikan terlebih dahulu yaitu pelari terdepan, karena perlari terdepan berpotensi mencetak poin.  
 
f. Rundown 

Rundown merupakan situasi dimana pelari bergegas menuju base berikutnya namun bola sudah berada pada base yang akan di tuju sehingga pelari terjebak di antara 2 penjaga di depan dan di belakang. 
 
Gambar 1.8 : Rundown
Sumber : American sport education program 

C. Rangkuman 

Dalam upaya memenangkan pertandingan tentu ada hal-hal yang harus ditempuh dengan menyusun rencana baik rencana yang berhubungan dengan teknis permainan maupun diluar teknis permainan yang dikenal dengan istilah taktik dan strategi. Dalam permainan softball terdapat dua jenis taktik yaitu taktik penyerangan dan taktik pertahanan. 
 
Dalam taktik penyerangan terdapat beberapa taktik yang dapat digunakan seperti stealing, pukulan pendek / Bunt, sacrifice fly, Hit and run. Sedangkan dalam taktik pertahanan dapat menggunakan beberapa taktik seperti penempatan posisi yang benar, back-ups atau saling membantu menjaga bola yang lepas dari jangkauan teman satu tim, relay dan cut-offs, menyentuh kan bola kepada pelari sebelum mencapai base, double play atau mematikan 2 pelari secara berturut turut, dan rundown / menekan pelari sehingga pelari terjebak antara dua penjaga. 
  

D. Penugasan Mandiri 

Lakukanlah tugas di bawah ini dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan disiplin yang tinggi dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran! 
  1. Lakukanlah gerakan bunt atau pukulan tanpa ayunan dengan menggunakan alat yang mudah di dapat misalkan menggunakan bola dari gulungan kertas dan untuk pemukulnya menggunakan kertas karton yang digulung. Minta lah bantuan orangtua atau saudara untuk melemparkan bola setinggi pinggang, lakukan gerakan tersebut berulang – ulang sampai kalian memahami konsep gerak pukulan bunt. 
  2.  Lakukan gerakan berlari lurus di sekitar rumahmu dengan menggunakan stimulus atau rangsangan dari bola misalkan ketika bola dilemparkan ke atas bersiap untuk lari dan ketika bola di tangkap kembali oleh pelempar barulah berlari cepat sejauh 15 meter. Minta lah bantuan orangtua atau saudara untuk memberikan stimulus lemparan sebagai aba-aba lari. 
  3. Buatlah skema double play atau skema mematikan 2 pelari sekaligus dan berikan penjelasan dari skema yang kalian buat 

E. Latihan Soal   

Kerjakan dan jawablah soal-soal di bawah ini dengan cara memberikan tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang paling benar dari opsi jawaban yang tersedia! 
 
1. Pukulan pendek bertujuan untuk…. 
A. mendorong pelari menuju base selanjutnya 
B. memudahkan penjaga dalam mengambil bola 
C. memudahkan pemukul sehingga bola mudah dijangkau 
D. memudahkan tim untuk mendapatkan poin 
E. memberi kesempatan kepada lawan untuk bergerak 
 
2. Taktik penyerangan yang sering digunakan untuk mendapatkan poin yaitu hit and run , hal yang paling penting dalam melakukan hit and run yaitu…. 
A. mudah mendapatkan poin 
B. kemampuan baserunner dalam berlari 
C. tingkat penguasaan keterampilan pemain 
D. instruksi dapat difahami oleh pemukul dan pelari 
E. kecepatan dalam melakukan pukulan 
 
3. Double play tidak bisa di lakukan apabila…. 
A. sebelum terjadi dua mati 
B. belum terjadi mati/out 
C. tidak ada pelari di setiap base 
D. pemukul melakukan pukulan keras 
E. pelari memiliki tingkat kecepatan yang rendah 
 
4. Cara mematikan pelari yang tidak terpaksa yaitu…. 
A. dimatikan tanpa di sentuhkan ke badan pelari 
B. melemparkan bola ke tubuh pelari 
C. menyentuhkan bola ke badan pelari tanpa jatuh bola nya 
D. mendorong pelari yang menuju base berikutnya 
E. Menghalangi jalur pelari 
 
5. Stealing atau mencuri base memerlukan keterampilan berlari dan… 
A. kekuatan 
B. kelincahan 
C. daya tahan 
D. power 
E. Kecepatan 
 
Jawaban dan Pembahasan 
1. Pukulan pendek bertujuan untuk mendorong pelari menuju base selanjutnya 
(A). 
 
Pukulan pendek atau dikenal dengan istilah bunt, merupakan jenis pukulan pada permainan softball yang tidak melakukan ayunan lengan penuh dikarenakan hasil pukulan tidak akan jauh dan hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi pemain bertahan sehingga pelari dapat menuju base tanpa dimatikan. 
 
2. Taktik penyerangan yang sering digunakan untuk mendapatkan poin yaitu hit and run , hal yang paling penting dalam melakukan hit and run yaitu instruksi dapat difahami oleh pemukul dan pelari (D). 
Pada saat melakukan hit and run hal yang paling penting yaitu instruksi mengenai hit and run harus difahami oleh pemukul dan pelari karena apabila komunikasi tidak terjadi dengan baik maka tujuan mendapatkan poin tidak akan tercapai, contohnya ketika pelatih memberikan instruksi hit and run dan tidak difahami oleh pelari maka pelari akan bingung apa yang harus dilakukan sehingga pelari tersebut tidak fokus yang mengakibatkan mudah untuk dimatikan. 
 
3. Double play tidak bisa di lakukan apabila tidak ada pelari di setiap base (C) 
Dikarenakan tujuan dari bermain double play maka syarat utama nya adalah terdapat minimal 1 orang pelari di base (dari keseluruhan base)  
 
 
4. Cara mematikan pelari yang tidak terpaksa yaitu menyentuhkan bola ke badan pelari tanpa jatuh bola nya (C) 
Dalam permainan softball cara mematikan pelari terdapat beberapa cara slah satunya yaitu menyentuhkan bola  yang di kuasai penjaga/fielder kepada anggota tubuh pelari. 
 
5. Stealing atau mencuri base memerlukan keterampilan berlari dan  Kecepatan (E) 
Untuk dapat mencuri base dengan baik dibutuhkan keterampilan berlari dan kecepatan, kecepatan merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas dengan waktu yang singkat. 
 

F. Penilaian Diri 

Berilah tanda ceklis (√) pada kolom ‘Ya’ jika kalian sudah menguasai materi/melakukan hal tersebut dan pada kolom ‘Tidak’ jika kalian belum menguasai materi/melakukan hal tersebut! 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Softball File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • jelaskan taktik pertahanan dalam permainan softball
      • taktik pertahanan dalam permainan softball bertujuan untuk
      • taktik penyerangan dalam permainan softball adalah
      • strategi permainan softball
      • sistem pertahanan softball
      • peraturan permainan softball
      • strategi pertahanan softball
      • taktik penyerangan softball
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022