Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA

Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik baik saja,nah pada kesempatan kali ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disiapkan yaitu materi tentang Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja yang disusun dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk adik adik yang duduk dibangku kelas XII SMA/MA. Semoga bermanfaat yah.

Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA
Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA
Permainan bola kecil merupakan permainan dalam aktivitas pendidikan jasmani yang menggunakan bola kecil ataupun benda kecil sebagai objek permainan. Dalam permainan bola kecil terdapat beberapa aktivitas permainan, dalam Materi ini akan membahas berkaitan dengan permainan softball, bulutangkis dan tenis meja. Permainan softball merupakan salah satu permainan bola kecil yang dimainkan secara beregu yang terdiri dari beberapa aktivitas gerak seperti berlari, memukul, melempar bola, menangkap bola, dan meluncur.  

Dalam upaya memenangkan sebuah pertandingan tentunya diperlukan penguasaan keterampilan dasar dan memahami taktik ataupun strategi dalam permainan softball baik taktik penyerangan seperti pukulan pendek/bunt, stealing, sacrifice fly, hit and run, maupun taktik bertahan seperti pertahanan tertutup/close, pertahanan medium dan pertahanan normal/deep. Pada Materi ini akan membahas berkaitan dengan taktik penyerangan dan pertahanan dalam permainan softball, selain itu pada Materi ini peserta didik juga belajar mensimulasikan pola pertahanan dan penyerangan secara prosedural. 

Strategi dan taktik juga sangat penting dalam permainan bulu tangkis maupun tenis meja. Dengan strategi dan taktik   yang tepat, seorang pemain dapat memenangkan suatu perrmainan dengan efisien. Strategi dan taktik menunjang pemain untuk bermain secara pandai. Seorang pemain mampu memaksa untuk membuka kelemahan lawannya dan menutupi kelemahannya sendiri dengan tepat. Pemain tidak perlu menghabiskan banyak waktu yang hanya membuang-buang tenaga, ketika taktik yang digunakan  mampu  menekan  lawan.  Kita  akan  mempelajari  strategi  dan taktik dalam bermain bulu tangkis. 

Kebermanfaatan Materi ini bergantung sepenuhnya dari cara kalian menggunakan dan memanfaatkannya. Agar pembelajaran yang dilakukan dapat berhasil secara optimal, maka baca dan pelajari petunjuk penggunaan Materi  di bawah ini secara cermat. 
  1. Dalam Materi ini terdapat 3 sub materi yaitu softball, bulutangkis dan tenis meja. Pilihlah materi sesuai dengan kondisi di sekolah anda, apabila memungkinkan dapat dipelajari seluruhnya. 
  2. Pelajari Materi ini secara berurutan halaman demi halaman. Jangan mamaksakan diri untuk menyelesaikan Materi ini, sebelum menguasai bagian demi bagian dalam Materi ini secara baik; 
  3. Materi ini dapat kalian pelajari secara mandiri atau berkelompok (di sekolah maupun di luar sekolah), melalui diskusi, demonstrasi, simulasi atau tanya jawab; 
  4. Pelajari Materi  ini dengan membaca, melihat dan mengamati contoh-contoh dari gambar atau jika memungkinkan, kalian dapat mengakses informasi dari website yang tertulis pada Materi ini;  
  5. Pelajari sumber-sumber belajar lainnya tentang pembelajaran atau latihan berkenaan dengan materi pokok. Pilihlah materi yang tepat dan sesuaikan dengan kompetensi serta tujuan pembelajaran yang diharapkan; 
  6. Jika ada kesulitan dalam mempelajari Materi ini, kalian bisa berdiskusi dengan teman. Jika belum mendapatkan jawaban yang memuaskan, tanyakan kepada guru atau sumber lainnya yang ada di sekitar kalian; 
  7. Setiap kegiatan belajar dilengkapi dengan tugas mandiri, latihan soal, dan penilaian diri untuk lebih mengausai materi pembelajaran. Kerjakan tugas mandiri,  latihan soal, dan penilaian diri yang ada pada Materi ini; 
  8. Apabila hasil tugas mandiri, latihan, dan peniaian diri yang kalian lakukan belum mencapai target 70% dari setiap kegiatan, maka kalian harus mengulang mempelajari kegiatan pembelajaran yang belum tuntas; 
  9. Untuk mengukur pencapaian target pembelajaran keseluruhan dari Materi ini kalian harus mengerjakan evaluasi di akhir pembelajaran Materi ; 
  10. Kalian dapat melihat pembahasan dan jawaban terkait tugas mandiri, latihan soal, dan evaluasi di halaman akhir setiap kegiatan pembelajaran/evaluasi setelah kalian selesai mengerjakannya (Ingat! kerjakan semua tugas terlebih dahulu); 
  11. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan/pendinginan dan peregangan otot/persendian secara baik dan benar, setiap kalian melakukan aktivitas latihan fisik agar terhindar dari cedera. 
Istilah
  • Backhand Pukulan dalam permainan bola kecil (bulu tangkis, tenis meja, tenis) dengan posisi lengan membelakangi arah gerakan.   
  • Base : Tempat hinggap pemain softball setelah memukul bola atau bola setelah dipukul teman axsatu tim. 
  • Base runner : Pelari yang ada di base. 
  • Batt : Alat pemukul, dibaca bet. Pada tenis meja dan softball alat pemukulnya disebut bet. 
  • Batter : Orang yang melakukan pukulan. 
  • Batters Box : Tempat berdirinya pemukul. 
  • Bunt  : Memukul bola dengan cara menahan laju arah bola pada permainan softball. 
  • Catcher : Penangkap bola dalam permainan softball. 
  • Chop : Pukulan dalam permainan tenismeja seperti menebang pohon dengan maksud menghasilkan putaran ke belakang (back spin) 
  • Close : Tertutup. 
  • Deep : Mendalam. 
  • Deffence : Situasi ketika bertahan. 
  • Double play : Mematikan 2 pelari secara berturut – turut. 
  • Drive : pukulan cepat tapi mendatar ke arah lawan. 
  • Dropshot : Pukulan pendek dan tidak keras dan dapat mengecoh lawan dan mematikan langkah lawan. 
  • Fly : Terbang. 
  • Forehand : Pukulan dalam permainan bola kecil (bulu tangkis, tenis meja, tenis) dengan posisi lengan menghadap arah gerakan.  
  • Hit and run : Sebuah strategi yang dilakukan oleh batter supaya bisa membantu base runner supaya bisa maju beberapa langkah kedepan dengan selamat.  
  • Home plate : Tempat memulainya serangan/memukul dan tempat berakhirnya atau pos terakhir untuk mencetak angka/poin 
  • Infield : Area lapangan dalam yang di dalamnya terdapat 3 base, tempat pemukul, home plate dan lingkaran Pitcher 
  • Infielder : Penjaga daerah dalam 
  • Keterampilan Gerak : Kemampuan penguasaan gerak cabang  olahraga dengan baik. 
  • Lob : Memukul shuttlecock dengan tinggi ke arah lawan 
  • Medium : Menengah 
  • Net Shot : pukulan ini dilakukan dekat dengan net sehingga disebut sebagai net shot. 
  • Offence : Situasi ketika melakukan serangan 
  • Open : Terbuka 
  • Out : Kondisi dimana orang yang dimatikan baik dimatikan pada saat memukul, ataupun pada saat menjadi base runner 
  • Outfield : Area lapangan luar dibelakang infield batasannya mulai dari base ke belakang pagar dan dibatasi oleh garis pinggir lurus dengan base 3 dan base 1 
  • Outfielder : Penjaga daerah luar 
  • Pitcher : Pelempar bola pada permainan softball.  
  • Sacrifice : Pengorbanan 
  • Server : atlet yang melakukan servis  
  • Servis : Pukulan awal untuk melakukan permainan dan dapat juga dijadikan serangan awal terhadap lawan. 
  • Shortstop : Penjaga dalam permainan softball yang berada diantara base kedua dan ketiga 
  • Shuttlecock : Benda yang digunakan dalam permainan bulu tangkis 
  • Sliding : Upaya menyentuh base dengan menjulurkan salah satu tungkai ke depan dan tungkai yang satunya dilipat kebelakang.  
  • Smash : Pukulan yang menukik dan tajam serta mematikan lawan main.  
  • Stealing : Mencuri base dengan cara berlari sebelum bola yang dilempar pitcher sampai kepada catcher 
  • Strike zone : Area bola yang harus dipukul 
  • Stroke : ketika pemain mengayunkan raket, maka disebut sebagai ‘pukulan’ atau ‘stroke’. 
  • Topspin : Pukulan bola pada bagian atas bola.  

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 4 ini diharapkan  
  1. Memiliki kesadaran untuk melakukan aktivitas jasmani melalui permainan tenis meja dalam rangka menjaga kebugaran dan kesehatan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa; 
  2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif selama pembelajaran merancang pola penyerangan dalam permainan tenis meja; 
  3. Dapat merancang pola penyerangan dalam permainan tenis meja secara individu dengan penuh semangat, tekun, disiplin, dan tanggungjawab; 
  4. Dapat merancang pola pertahanan dalam permainan tenis meja secara individu dengan penuh semangat, tekun, disiplin, dan tanggungjawab; 

B. Uraian Materi 

Tenis meja merupakan permainan yang dimainkan oleh dua orang secara berlawanan atau empat orang secara berlawanan (tiap tim terdiri dari 2 orang) dengan tujuan menyebrangkan bola di atas net di tengah meja. Permainan tenismeja, memerlukan strategi dan taktik khusus untuk dapat memenangkan permainan. Strategi dan taktik permainan teni smeja akan di pelajari dan dianalisis dalam kegiatan pembelajaran 4 ini. 
 
Seorang pemain tenis meja harus menguasai dan memiliki kemampuan dalam menerapkan taktik bermain untuk menyerang karena dengan melakukan pukulanpukulan bola yang cepat dan akurat menuju ke bidang meja lawan, akan dapat memberikan perlawanan dan mendapatkan poin. Oleh karena itu, pemain tenis meja sebaiknya selalu berinisiatif melakukan serangan-serangan yang mematikan agar tidak dapat dikembalikan oleh lawan. 
 
Pada umumnya, penggunaan taktik dalam tenis meja adalah suatu pengembangan dari usaha untuk mampu berfikir, menunjukkan kreatifitas serta melakukan improvisasi untuk mencari altrrnatif lain yang lebih baik dari tekanan yang sedang dihadapi ketika bertanding secara efektif, efesien, dan produktif dalam upaya untuk mendapapatkan hasil yang tertinggi yaitu meraih kemenangan dalam setiap pertandingan (Firmansyah dan Haryanto, 2019;45) 
 
Selanjutnya Firmasyah dan Haryanto (2019) mengemukakan bahwa taktik pada permainan tenis meja terbagi menjadi 2 yaitu taktik bermain tunggal dan taktik bermain ganda. 
 
1. Taktik bermain tunggal 
  • Taktik servis yaitu dari daerah mana saja, arahkan servis ke mana saja ke daerah lawan. Usahakan setelah bola dipukul servis, lawan tidak dapat melakukan serangan. 
  • Taktik dalam bermain yaitu strategi yang dipilih oleh seorang pemain untuk menghadapi lawan tanding. Beberapa hal yang perlu diperhatikan: 1) jenis bet yang digunakan, 2) pegangan bet, 3) postur tubuh lawan, 4) kualitas pukulan 5) kondisi meja pertandingan. 
  • Taktik penyerangan adalah siasat yang dilakukan oleh pemain dalam usaha untuk menyerang lawan agar mengalami kesulitan sehingga kemenangan dapat dicapai dengan mudah akibat dari tekanan yang diberikan. Berikut ini beberapa hal yang harus diketahui sebelum melakukan taktik penyerangan diantarnya yaitu: 1) jika lawan tidak begitu lincah maka diharapkan sering melakukan kombinasi pukulan jauh dan dekat, 2) desak lawan dengan cara memberikan pukulan dengan arah bola kekanan dan kekiri pada bagian sudut meja, 3) jika pukulan half volley sering dilakukan oleh lawan maka yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pukulan lambat, 4) Lakukan pukulan pancingan sebelum melakukan serangan, 5) Lakukan pukulan dengan mengarahkan bola pada bagian tepi dan tengah meja, 6) paksa lawan melakukan pukulan backhand dengan memberikan bola pada backhand lawan jika dia lemah pada pukulan itu, 6) selalu berinisiatif untuk menyerang bila lawan bertipe penyerang. 
  • Taktik pertahanan adalah siasat seorang pemain untuk melakukan pertahanan guna mengantisipasi serangan lawan. Berikut ini beberapa langkah untuk melakukan taktik pertahanan, yaitu : 1) kuras habis energi lawan, 2) arahkan bola pada teknik pukulan terlemah, 3) jangan biarkan lawan bisa menguasai permainan caranya beri bola isi dan bola kosong secara tidak menentu, 4) bola jauh dan dekat perlu dilakukan dengan menjatuhkan bola pada sekitar net. 
Gambar 4.1. : Penggunaan taktik pada saat servis 
Sumber : Meyer and Meyer sport, 2009 
 
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa taktik dalam permainan tenis meja nomor tunggal meliputi taktik penyerangan dan taktik pertahanan, adapun yang harus dikuasai selain teknik gerak yaitu taktik melakukan servis, hal ini dikarenakan pada saat melakukan servis diperlukan untuk menempatkan posisi bola dengan baik agar tidak mudah dikembalikan oleh lawan. 

2. Taktik bermain Ganda 

Pada permainan ganda terdapat dua jenis taktik yang dapat digunakan sebagai upaya untuk mencari kemenangan, adapun dua jenis taktik tersebut yaitu : a. Taktik melakukan servis 
  • bola servis jatuh tepat pada bagian meja lawan secara diagonal,  
  • usahakan penempatan bola servis pada arah yang sulit sehingga serangan cepat sulit untuk dilakukan oleh lawan, 
  • variasi pukulan servis pendek dan panjang perlu dilakukan secara bergantian,  
  • sering melakukan variasi pukulan dan servis, sehingga menimbulkan putaran bola yang beranekaragam,  
  • setelah servis, kemudian melakukan pergerakan secara cepat guna memberikan kesempatan teman main agar pengembalian bola dari pukulan lawan dapat dilakukan dengan segera dan sempurna. 
b. Taktik dalam permainan  yang harus selalu diingat dan dipahami sebagai bekal melakukan pertandingan yaitu :  
  • memukul bola secara berturut-turut harus dihindari. 
  • Pergesran badan kearah samping harus segera dilakukan 
  • setelah memukul bola. Selalu amati titik lemah lawan arahkan bola ketitik itu. Jika berhadapan dengan lawan yang berpasangan bermain dengan tipe menyerang maka 
  • berinisiatif untuk menyerang terlebih dahulu. Lakukan servis yang sulit serta kemungkinan untuk dikembalikan sngat kecil. 
Selain taktik bermain yang perlu difahami dan diketahui bagi kita yang hendak bermain tenis meja juga harus memahami pola permainan dalam permainan tenis meja. Pola permainan didalam permainan tenis meja merupakan hal mutlak yang harus diketahui oleh setiap pemain, hal ini merupakan modal awal untuk melakukan analisa secara otomatis dan cepat tentang pola permainan lawan sehingga bisa digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah yang tepat untuk mengetahui solusi tentang tindakan apa yang harus dilakukan untuk melakukan antisipasi-antisipasi dalam permainan.  
 
Pola permainan dalam tenis meja terdiri dari dua jenis yaitu pola bertahan dan pola penyerangan, adapun penjelasannya sebagai berikut : 
 
1. Pola Pertahanan 

Dalam bertahan kita dapat melakukannya dengan jarak jauh ataupun jarak pendek. Padadasarnya bertahan adalah suatu strategi pemainan yang pasif dan lebih susah penguasaannya daripada teknik menyerang. 
 
Yang bisa dilakukan pada saat bertahan yaitu dengan melakukan Cut Defensive.  Yang dimaksud dengan Cut Defensive adalah mengembalikan bola menggunakan gaya membacok dan biasanya menunggu sampai bola lawan datang dengan kekuatan dan kecepatan terakhir. Akan tetapi, untuk melengkapi pemainan tenis meja moderen, apabila menemukan bola datang lebih tinggi dari net, maka dapat mengembalikan bola tersebut dengan segera atau di titik teratas. 
 
Jenis – jenis cut defensive: 

a. Forehand Cut Defensive (Ready Position)  

Posisi yang baik dari forehand cut defensive adalah posisi kiri kanan di depan dan kaki kanan di belakang. Badan menyerong ke meja dan agak membungkuk, berat badan pada kaki kanan, bet diangkat sampai atas bahu (bisa lebih), pergelangan tangan tidak dibengkokkan dan pegangan bet agak menghadap lantai/tanah. 
 
b. Backhand Cut Defensive  

Posisi kaki yang baik dari backhand cut defensive adalah kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang dan lutut dibengkokkan dengan rileks. Badan menyerong ke meja agak membungkuk, berat badan pada kaki kiri, bet diangkat ke atas bahu (bisa lebih), pergelangan tangan tidak dibengkokkan dan pegangan bet menghadap lantai/tanah.Teknik dasar cut defensive dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu forehand dan backhand jarak dekat dan jarak jauh; 

c. Forehand Cut Defensive Jarak Dekat  

Penggunaan forehand dan backhand cut defensive jarak dekat sama posisinya dengan cut defensive antara lain: apabila mendapat serangan yang tidak keras atau bola datangnya cepat sekali. Faedahnya adalah supaya bola cepat kembali ke tempat lawan, sehingga lawan belum sempat mengatur posisi dengan baik. Cara maupun tekniknya hampir sama dengan dasar-dasar cut defensive, hanya jaraknya lebih dekat. Cara melakukan forehand cut defensive jarak dekat sebagai berikut: 
  • Jarak dari meja ±30 cm, kaki kiri di depan, kaki kanan di belakang, dan badan menghadap meja ±450 
  • Waktu bola dekat pemain (biasanya harus dilakukan waktu bola pada titik teratas), 
  • Model bet agak terlentang ±750 
  • Lengan diayunkan ke bawah lalu ke kiri, pergelangan tangan membantu menekan bola aga tidak melambung. 
d. Backhand Cut Defensive Jarak Dekat 

Cara melakukannya hampir sama dengan dasar-dasar cut defensive, hanya saja pergelangan tangan lebih menekan bola agar tidak melambung, dengan jarak lebih dekat dan pengembalian bola pada waktu bola melambung di titik teratas.  

e. Forehand dan backhand Cut Defensive Jarak Jauh  

Caranya hampir sama dengan dasar-dasar cut defensive, hanya saja kalau cut defensive jarak jauh pemain harus berlari ke belakang agar jauh dari meja. Oleh karenanya, cut defensive jarak jauh tersebut sangat efektif untuk menerima bola drive yang keras dan mendesak atau topspin yang datang dari sudut yang lebar. Biasanya bola dikembalikan pada waktu turun yang sudah tidak begitu mempunyai kekuatan lagi. 
 
2. Pola Penyerangan 

Dasar-dasar teknik serang dapat dibagi dalam dua macam yaitu, serangan forehand dan backhand. jika bola lawan datang ke arah kanan, menggunakan serangan forehand, tapi kalau bola datang ke arah kiri, menggunakan serangan backhand hal ini berlaku bagi pemain yang memegang bat dengan menggunakan tangan kanan, untuk yang memegang bat dengan tangan kiri yaitu sebaliknya. Selain dari itu, waktu membuka serangan harus melihat datangnya bola. Dekat atau jauhnya bola dari net harus diperhatikan, baru kemudian menentukan atau membuka serangan. Jika bola jatuhnya dekat net, biasanya masih dalam jangkauan serangan yang dilakukan disebut serangan jarak dekat. Akan tetapi, jika bola di luar jangkauan, artinya harus mendekati atau mengejar bola lebih dahulu baru kemudian menyerang, disebut serangan jarak jauh. 
 
Cara melakukan serangan antara lain sebagai berikut:  

a. Forehand drive (menyerang model tarik dengan bola mengandung topspin)  

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:  
  • Kaki kiri di depan, kaki kanan di belakang, badan agak menyerong ke kanan ±450 , lutut agak dibengkokkan,  
  • Bet ditarik ke samping badan agak ke belakang, kepala bet agak menghadap tanah dengan lengan agak ke bawah dan pergelangan tangan tidak boleh dibengkokkan, 
  • Posisi tersebut di atas dilakukan pada saat bola lawan menuju ke arah pemain, kemudian lengan diayunkan ke depan kiri atas dengan menggesek di bagian belakang bola untuk bola kosong (kurang tenaga) dan mengesek di bagian bawah bola untuk bola isi (bertenaga).  
  • Supaya bola berjalan satu garis lengkung melewati net arah lawan, pergelangan tangan ikut membantu menggesek bola ke atas, sehingga bet berhenti di samping kiri tas kepala.    
Gambar 4.2 : Forehand drive 
Sumber : Table tennis england 
 
b. Backhand drive (menyerang model tarik dengan bola mengandung topspin)  

Cara melakukanya adalah sebagai berikut: 
  • Kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang, badan agak menyerong ke kiri, lutut agak dibengkokkan,  
  • Bet ditarik ke samping badan dekat pinggang sebelah kiri hingga lengan atas menempel dada, pergelangan tangan tidak boleh dibengkokkan dan kepala bet agak menghadap tanah,  
  • Posisi tersebut dilakukan pada saat bola lawan menuju ke arah pemain.
Gambar 4.3 : Backhand drive 

Sumber : Table tennis england 
 
 
c. Backhand Smash (Ready Position)  

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:  
  • Kaki kanan di depan, kaki kiri di belakang, badan miring ke kiri hingga pundak kanan menghadap meja,  
  • Lengan bawah ditarik ke kiri ke belakang lebih tinggi dari meja,  
  • Kemudian setelah bola memantul mencapai titik tertinggi, lengan bawah diayun ke depan arah kanan memukul bola. Pada saat itu pergelangan membantu menekan bola dan mengatur arah, berat badan pindah dari kaki kiri ke kaki kanan.  
d. Forehand Smash (Ready Position)  

Cara melakukannya adalah sebagai berikut.  
  • Kaki kiri berada di depan, kaki kanan di belakang badan miring ke kanan, hingga berat badan bertumpu pada kaki kanan,  
  • Lengan ditarik ke belakang dan pinggang agak miring ke kanan. Kemudian setelah bola memantul mencapai titik tertinggi, lengan mulai diayunkan dari bawah ke atas memukul dan menekan bola ke bawah (dengan dibantu oleh pergelangan tangan).  
e. Forehand Loop Drive (Ready Position)  

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:  

- Kaki kiri berada di depan, kaki kanan di belakang badan miring ke kanan hingga pundak kiri menghadap meja, lengan ditarik ke belakang, sehingga bet mencapai/mendekati lutut kaki kanan, 2) Kemudian setelah bola memantul pada titik tertinggi lengan dibantu dengan kekuatan lutut kaki kanan dan badan menggesek bola ke atas dan hampir tidak ada tenaga/kekuatan ke depan, bet berhenti di sebelah belakang kepala (loop drive harus dilakukan dengan suatu kerjasama antara pergelangan tangan, siku dan lengan: tidak boleh dilakukan hanya pergelangan tangan dan lengan saja). 
 
Gambar 4.4 : Forehand loop drive 

Sumber : http://mytabletennis.net/  
 
Dalam permainan tenis meja terdapat beberapa tipe-tipe pemain antara lain :  
  1. Looper (75% cara bermainnya menggunakan loop/top spin) 
  2. Hitter (tipe pemain yang menggunakan `smash` sebagai senjata utamanya dalam mematikan lawan. 
  3. Counterdrive (memukul semua bola, saat bola berada pada puncak lambungan dan melakukan smash pada kesempatan pertama, khususnya dari sisi forehand) 
  4. Blocker (memukul bola segera setelah bola menyentuh meja) 
  5. Chopper (biasanya mengembalikan semua pukulan lawan dengan backspin, sehingga sulit diserang secara efektif) 
  6. Lobber (menggunakan lob hanya sebagai variasi atau sebagai pukulan yang untung-untungan) 
  7. Kombinasi bet (menggunakan karakteristik karet bet yang berbeda) 

C. Rangkuman 

Permainan tenis meja merupakan permainan dalam aktivitas olahraga yang membutuhkan penguasaan keterampilan, pengembangan fisik dan kemampuan penerapan taktik dan strategi dalam bermain. Agar dapat bermain tenis meja dengan baik perlu memahami taktik dan strategi dalam bermain tenis meja. Terdapat dua jenis taktik dan strategi dalam permainan bulutangkis yaitu taktik dan strategi tunggal dan taktik dan strategi ganda.  
 
Selain taktik bermain yang perlu difahami dan diketahui bagi kita yang hendak bermain tenis meja juga harus memahami pola permainan dalam permainan tenis meja. Pola permainan dalam tenis meja terdiri dari dua jenis yaitu pola bertahan dan pola penyerangan. 
 

D. Penugasan Mandiri  

Lakukanlah tugas di bawah ini dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan disiplin yang tinggi dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran! 
  1. Lakukanlah aktivitas bermain tenis meja dengan keluarga ataupun dengan teman di sekitar lingkunganmu, gunakanlah taktik dan strategi yang telah dipelajari.   
  2. Perhatikanlah  setiap  strategi  dan  taktik  yang  digunakan,  baik pertahanan maupun penyerangan dan catatlah hal-hal penting dalam buku catatan kalian. 
  3. Buatlah analisa dari hasil aktivitas bermain bulutangkis. 

E. Latihan Soal  

Kerjakan dan jawablah soal-soal di bawah ini dengan cara memberikan tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang paling benar dari opsi jawaban yang tersedia! 

1. Ketika bola berada disebelah kanan tubuh, maka pemain yang memegang bet dengan tangan kanan lebih efektif memukul bola dengan teknik pukulan…. 
A. drive  
B. medium service  
C. long service 
D. backhand 
E. forehand 
 
2. Ketika bola berada disebelah kiri tubuh, maka pemain yang memegang bet dengan tangan kanan lebih efektif memukul bola dengan teknik pukulan…. 
A. drive  
B. medium service 
C. long service 
D. backhand 
E. forehand 
 
3. Teknik pukulan pada permainan tenis meja yang tepat untuk menghasilkan bola tidak melambung terlalu tinggi di atas net yaitu…. 
A. top spin  
B. chop(gerakan memotong)  
C. push (mendorong bola) 
D. drive 
E. long 
 
4. Yang membedakan pukulan forehand dan backhand baik pada saat melakukan serangan maupun pertahanan yaitu terletak pada…. 
A. jenis pegangan/grip 
B. posisi gerakan tangan 
C. posisi pandangan 
D. posisi berdiri 
E. tumpuan kaki 
 
5. Pada saat melakukan loop drive yang harus diperhatikan adalah…. 
A. dilakukan dengan kecepatan dan koordinasi yang baik 
B. dilakukan dengan lambat dan memutar bet 
C. dilakukan hanya pergelangan tangan dan lengan saja 
D. dilakukan dengan suatu kerjasama antara pergelangan tangan, siku dan lengan 
E. dilakukan dengan gerakan yang luwes 
 
Jawaban dan Pembahasan 
1. Ketika bola berada disebelah kanan tubuh, maka pemain yang memegang bet dengan tangan kanan lebih efektif memukul bola dengan teknik pukulan forehand  
( E ) 
 
pukulan forehand adalah memukul bola dimana posisi telapak tangan yang memegang bet megahadap ke depan sehingga lebih mudah memukul bol yang mengarah ke area sebelah kanan. 
 
2. Ketika bola berada disebelah kiri tubuh, maka pemain yang memegang bet dengan tangan kanan lebih efektif memukul bola dengan teknik pukulan Backhand (D) 
 
Pukulan backhand adalah dimana pada waktu memukul bola posisi telapak tangan yang memegang bet menghadap ke belakang atau posisi punggung tangan yang memegang bet mengahadap ke depan sehingga lebih mudah memukul bola di area sebelah kiri. 
 
3. Teknik pukulan pada permainan tenis meja yang tepat untuk menghasilkan bola tidak melambung terlalu tinggi di atas net yaitu Push (mendorong bola) ( C ) 
 
Teknik pukulan push membuat pukulan lurus di atas net asalkan gerakannya mendorong dari arah belakang ke arah depan secara lurus. 
 
4. Yang membedakan pukulan forehand dan backhand baik pada saat melakukan serangan maupun pertahanan yaitu terletak pada posisi gerakan tangan ( B ) 
 
Pukulan backhand dan forehand secara alur gerakan adalah sama namun perbedaannya yaitu dari perkenaan bola dengan bet dimana pukulan forehand perkenaannya adalah permukaan yang dipegang oleh telapak tangan sedangkan backhand bagian  punggung bet sehingga akan berbeda ketika melakukan sebuag gerakan. 
 
5. Pada saat melakukan loop drive yang harus diperhatikan adalah dilakukan dengan suatu kerjasama antara pergelangan tangan, siku dan lengan, ( D ) 
 
Pukulan Loop drive merupakan pukulan dengan menggesek bola ke atas dan hampir tidak ada tenaga/kekuatan ke depan, kemudian bet berhenti di sebelah belakang kepala sehingga perlu adanya singkronisasi gerakan antara pergelangan tangan, sikut dan lengan tidak bisa hanya pergelangan saja. 

F. Penilaian Diri 

Berilah tanda ceklis (√) pada kolom ‘Ya’ jika kalian sudah menguasai materi/melakukan hal tersebut dan pada kolom ‘Tidak’ jika kalian belum menguasai materi/melakukan hal tersebut! 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja Mapel PJOK kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Taktik Penyerangan Dan Pertahanan Dalam Permainan Tenis Meja File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • mengevaluasi taktik dan strategi penyerangan dan pertahanan permainan tenis-meja
      • strategi dan taktik tenis meja terdiri atas
      • taktik pertahanan dalam sepak bola
      • yang tidak termasuk dalam penerapan taktik penyerangan tenis meja adalah
      • tipe pemain tenis meja
      • pola penyerangan dan pertahanan bulutangkis
      • jenis pukulan tenis meja
      • sebutkan macam macam teknik penyerangan permainan tenis meja
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022