Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Gangguan dan Kelainandan Penyakit pada Sistem Reproduksi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Materi Gangguan dan Kelainandan Penyakit pada Sistem Reproduksi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu. Nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disusun yaitu materi tentang Gangguan dan Kelainandan Penyakit pada Sistem Reproduksi Mapel Biologi untuk adik adik kelas 11 SMA/MA. Semoga dengan adanya materi ini bisa membantu adik adik semangat!!

Materi Gangguan dan Kelainandan Penyakit pada Sistem Reproduksi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Salam bahagia dan sehat selalu,  semoga peserta didik yang hebat, tetap semangat dalam menimba ilmu. Sebelum memulai pembelajaran, ada pertanyaan nih, siapa yang bisa jawab : “Adakah diantara kalian yang tahu bagaimana proses terjadinya anak kembar ? bagaimana seorang ibu mengalami proses kehamilan dan persalinan?”  

Okay, untuk menjawabnya  kita bahas dan pelajari yuk pada modul ini.  Melalui modul ini kalian akan mempelajari tentang sistem reproduksi manusia. Sistem reproduksi manusia terbagi menjadi sistem reproduksi laki-laki dan sistem reproduksi wanita. Melalui membaca modul ini diharapkan kalian dapat menjelaskan tentang struktur dan fungsi dari sistem reproduksi manusia, proses pembentukan sel sperma dan sel telur, peristiwa fertilisasi, kehamilan, persalinan, proses menstruasi serta berbagai penyakit yang dapat menyerang sistem reproduksi manusia.  
 
Modul Sistem Reproduksi pada Manusia ini terdiri dari beberapa kegiatan pembelajaran yang masing-masing memuat uraian materi yang disertai ilustrasi gambar, serta rangkuman materi. Terdapat pula soal-soal latihan yang dapat Kalian pelajari agar semakin menguasai kompetensi yang diinginkan. Selain itu disediakan juga refleksi dan evaluasi untuk mengukur apakah Kalian berhasil mencapai kompetensi yang diinginkan setelah belajar menggunakan modul ini. Untuk dapat menggunakan modul ini bacalah secara seksama dan cermat, kerjakan soal-soal latihan dan tugas mandiri sesuai petunjuk. Apabila nilai akhir Kalian  ≥ 80%  maka kalian telah berhasil menguasai materi sistem reproduksi pada manusia. Selamat belajar.  


Istilah
  • Akrosom Ujung kepala sperma dengan selubung tebal yang mengandung berbagai enzim yang berfungsi untuk menembus pelindung ovum (sel telur).  
  •  Alantois Saluran pencernaan dan penyerapan makanan dari mulu ke anus pada embrio 
  •  Amnion : Kantong yang berisi cairan amnion tempat embrio tumbuh dan berkembang, sehingga janin terlindungi dari pengaruh luar. 
  • Epididimis Sebuah saluran di dalam skrotum yang menempel pada bagian belakang testis, yang berfungsi mengangkut dan menyimpan sperma yang diproduksi oleh testis.  
  • Endometrium Lapisan yang membatasi rongga pada uterus yang menghasilkan banyak lendir dan pembuluh darah.  
  • Fertilisasi Penyatuan gamet jantan atau sperma dengan gamet betina atau sel telur.  
  • Folikel : Jaringan pembungkus ovum dan cairannya.  
  • Folikel de Graaf :  Folikel matang (folikel tersier) yang dapat melakukan ovulasi.  
  • Hormon Zat kimia dalam bentuk senyawa organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin.  
  • Implantasi Penanaman ovum yang difertilisasi pada dinding uterus.  
  • Kelenjar bartholin : Sepanjang kelenjar di sebelah dalam bagian posterir labia majora, dan saluran bermuara ke bagian samping labia minora.  
  • Kelenjar Cowper : Kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra yang menghasilkan getah bersifat alkali (basa).  
  • Labia minora : Bibir vagina bagian dalam yang lebih tipis  
  • Labia majora : Bibir vagina luar yang lebih tebal dan agak berlemak isinya.  
  • Menstruasi Pendarahan secara periodik dan siklik dari uterus pada saat ovum (oosit skunder) hasil oogenesis tidak dibuahi. 
  • Oogenesis : Proses pembentukan ovum 
  • Oogonium  : Sel indung telur yang terdapat di ovarium 
  • Oosit primer : Sel yang dihasilkan oleh oogonium yang memperbanyak diri dengan cara mitosis.  
  • Oosit skunder : Hasil pembelahan oosit primer secara mieosis.  
  • Ovarium Alat reproduksi dalam wanita yang berfungsi menghasilkan ovarium. 
  • Oviduk (tuba fallopii) : Saluran yang menghubungkan ovarium dengan uterus yang merupakan saluran untuk jalannya sel telur 
  • Ovulasi : Keluarnya sel telur yang sudah matang dari ovarium 
  • Penis : Alat kelamin luar pada laki-laki 
  • Plasenta Organ nutrisi bagi embrio yang terbentuk dari korion dengan jaringan endometrium uterus 
  • Progesteron : Hormon yang dilepaskan lewat korpus luteum.  
  • Pubertas Suatu masa di mana seorang laki-laki atau perempuan mengalami perubahan fisik yang mencolok karena telah mulai berfungsinya organ-organ reproduksi, biasanya terjadi pada usia belasan.  
  • Saluran ejakulasi : Saluran pendek yang menghubungkan kantung semen dengan uretra (saluran kemih).  
  • Sel Leydig : Sel yang berfungsi menghasilkan hormon testosteron 
  • Sel Sertoli : Sel yang berfungsi menyediakan sumber makanan bagi sperma.  
  • Semen :  Cairan yang mengandung sperma yang disekresikan dari testis dan kelenjar-kelenjar kelamin lainnya yang mengandung sperma. 
  • Serviks 1) Leher atau mulut sempit pada suatu organ.  2)  leher uterus di atas vagina.  
  • Skrotum Kantung yang terdapat di luar tubuh tempat testis berada 
  • Spermatogenesis Proses pembentukan sperma atau spermatozoa di dalam testis. 
  • Spermatogonium Sel-sel calon sperma yang berjumlah ribuan di dalam testis. 
  • Spermatosit : Sel hasil pembelahan mitosis dari spermatogonium 
  • Testis Alat untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron 
  • Tali pusar : Tali jaringan yang menghubungkan embrio dan plasenta 
  • Uretra Saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis yang berfungsi sebagai saluran kelamin dan saluran urin.  
  • Uterus : Rongga pertemuan oviduk kanan dan oviduk kiri yang merupakan tempat perkembangan zigot apabila terjadi pembuahan 
  • Vagina Saluran akhir dari organ reproduksi pada wanita yang akan berakhir pada vulva (alat kopulasi wanita).  
  • Vas deferens : Saluran lurus yang merupakan lanjutan epididimis pada organ reproduksi laki-laki.  
  • Vesikula seminalis : Kelenjar berlekuk-lekuk terletak di belakang kantung kemih yang menghasilkan makanan bagi sperma 
  • Zona pelusida Lapisan bening dan tebal yang menyelubungi membran plasma ovum 

A. Tujuan Pembelajaran 

Pada kegiatan pembelajaran ke 3, kalian  yang hebat , kita akan membahas tentang ganguan, penyakit dalam sistem reproduksi. Pada pembelajaran ini diharapkan kalian mampu mengidentifikasi, menganalisis dan mendeskripsikan gangguan/ penyakit pada sistem reproduksi disertai upaya penangannanya. 
 

B. Uraian Materi 

1. Gangguan pada sistem reproduksi wanita 
 
Gambar 12. Ilustrasi angguan saat menstruasi - Sumber: https://www.beritadi.com/ 

a. Gangguan Menstruasi 

Gangguan menstruasi pada wanita di bedakan menjadi 2 jenis.yaitu : 
  • Amenore primer - Tidak terjadinya menstruasi sampai usia 17 tahun dengan atau tanpa      perkembangan seksual 
  • Amenore sekunder - Tidak terjadi menstruasi selama 3-6 bulan atau lebih pada orang yang tengah mengalami siklus menstruasi 
b. Kanker Genetalia 

Kanker genetalia pada wanita dapat terjadi pada vagina,  serviks dan ovarium 
 
c. AIDS 

AIDS adalah singkatan dari acquired immune deficiency syndrome. Virus HIV ditularkan melalui kontak langsung darah dan cairan tubuh penderita seperti sperma, cairan vagina, dan ASI. 

d. Kanker serviks 

Kanker serviks : keadaan di mana sel-sel abnormal tumbuh diseluruh lapisan epitel serviks. Penanganannya dilakukan dengan mengangkat uterus,oviduk,ovarium, sepertiga bagian atas vagina dan kelenjar linfe panggul  
  
Gambar 13. Stadium kanker servisks - Sumber : https://www.hipwee.com 

e. Kanker ovarium 

Kanker ovarium memiliki gejala  yang tidak jelas, berupa rasa berat pada panggul perubahan fungsi saluran pencernaan atau mengalami pendarahan vagina abnormal. Penanganan  di lakukan dengan pembedahan dan kemoterapi.  
   
Gambar 14. Kanker ovarium - Sumber : https://www.medikes.com 

f. Kanker Endometrium 

Endometriosis merupakan keadaan di mana jaringan endometrium terdapat di luar uterus.  Gejala endometriosis antara lain nyeri perut,pinggang terasa sakit dan nyeri pada masa menstruasi. Penanganannya dengan pemberian obat-obatan, laporoskopi atau bedah leser. 
   
Gambar 15. Kanker endometrium - Sumber : https://www.wikipedia.org
 
g. Infeksi Vagina 

Gejala awal yaitu keputihan dan timbul gatal-gatal, menyerang wanita usia produktif. Penyebabnya antara lain akibat hubungan kelamin, terutama bila suami terkena infeksi, jamur atau bakteri. 
 
Gambar 16. Infeksi Vagina - Sumber : https://www.wordpress.com 

 2. Gangguan Pada Sistem Reproduksi Pria  
 
Berikut ini gangguan sistem reproduksi pada pria 

a. Hipogonadisme 

Merupakan penurunan fungsi testis disebabkan oleh gangguan interaksi hormon  (misalnya hormon androgen dan hormon testoteron). Gangguan ini menyebabkan infertilitas ,impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan dengan cara terapi hormon 
 
b. Kriptokidisme 

Merupakan kegagalan dari satu atau dua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi. Penanganan dengan cara pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang terstoteron. Jika belum turun juga, dilakukan pembedahan. 
 
c. Uretritis 

Merupakan peradangan pada uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil. Organism yang paling sering menyebabkan uretritis adalah Chlamyd trachomatis, ureplasma urealytium atau virus herpes. 
 
d. Prostatis 

Prostatitis adalah peradangan prostat. Penyebabnya: Echerichia coli maupun bakteri lain. 
 
e. Epididimitis 

Epididimitis adalah infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pada pria. 
organisme penyebab : E.coli dan Chlamydia. 
 
f. Ghonorhoe 

Di bagian-bagian organ kelaminnya terdapat benjolan-benjolan yang merah dan membengkak, terkadang pecah dengan sendirinya. Dapat juga berupa kencing nanah.    
 
Setiap penyakit tentu ada obatnya, termasuk penyakit pada sistem reproduksi. Teknologi yang digunakan pada penyakit tersebut meliputi pemberian obat-obatan, kemoterapi, bedah, sampai dengan memanfaatkan terapi hormon.  
 
Salah satu alternative dalam pengobatan berbagai penyakit sistem reproduksi adalah sebagai berikut : 
 
  1. Bedah Laser Laser adalah kependekan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation. Laser merupakan jenis sinar/cahaya panas yang bisa digunakan untuk memotong kulit dan jaringan.  
  2. Kemoterapi merupakan pengobatan sistemik yang bekerja pada seluruh bagian tubuh dengan cara melenyapkan sel-sel kanker yang perkembangannya sangat cepat. Kemoterapi  dapat digunakan terpisah atau dikombinasi dengan satu sama lain.  Kemoterapi bisa dilakukan sebelum pembedahan maupun sebelum radiasi dengan maksud untuk memperkecil ukuran tumor. Teknologi yang digunakan untuk mengobati penyakit ini ialah: Kanker Vagina 
  3. Teknologi yang digunakan untuk mengobati penyakit Ghonorhoe dengan penggunaan antibiotik yang meliputi: Pencilin plus probenesid Ceftriaxone + (azithromycin atau doxycy cline) dalam bentuk suntikan. 
  4. Kanker Serviks Teknologi yang digunakan untuk mengobati penyakit ini ialah: Bedah Pembedahan untuk mengangkat rahim (histerektomi) biasanya digunakan untuk mengobati tahap awal kanker serviks.  
  5. Radioterapi adalah salah satu metode pengobatan menggunakan sinar radiasi untuk membunuh sel-sel kanker.  

C. Rangkuman  

  1. Kesehatan reproduksi secara umum didefenisikan sebagai kondisi sehat dari sistem, fungsi, dan proses alat reproduksi. 
  2. Beberapa penyakit yang berkaitan dengan reproduksi antara lain gangguan pada saat mentruasi, kanker ovarium, kanker genetalia, gonorhoea, kanker serviks, prostatitis, kanker vagina, endometriosis, klamydia, urethritis, dan prostatitis.  
  3. Teknologi yang digunakan pada pengobatan penyakit sistem reprodukai meliputi pemberian obat-obatan, kemoterapi, bedah, sampai dengan memanfaatkan terapi hormon. 

D. Penugasan Mandiri 

1. Diketahui sebuah kasus dengan ciri-ciri sebagai berikut, Penyakit ini disebabkan karena adanya sel-sel abnormal yang tumbuh pada lapisan epitel serviks. Sel abnormal tersebut akan terus tumbuh dengan ganas. Hal tersebut membuat jaringan yang ada di sekitar leher rahim jadi kurang berfungsi. 
 
Menurut kalian penyakit ini termasuk pada kriteria penyakit reproduksi yang manakah jika dilihat dari ciri-cirinya? Jelaskanlah alasanmu. 
 
2. Jelaskan 3 upaya yang dapat dilakukan untuk pengobatan penyakit pada sistem reproduksi manusia! 
 

E. Latihan Soal  

1. Keadaan di mana jaringan endometrium terdapat di luar uterus yaitu dapat tumbuh disekitar ovarium,oviduk atau jauh di luar uterus disebut... 
A. Endometriosis 
B. Kanker ovarium 
C. Infeksi vagina 
D. Kanker serviks 
E. Gangguan Menstruasi 
 
2. Apa yang dimaksud dengan Amenore primer... 
A. Tidak terjadinya menstruasi sampai usia 17 tahun dengan atau tanpa 
B. Tidak terjadi menstruasi selama 3-6 bulan atau lebih pada orang yang tengah mengalami siklus menstruasi 
C. Mengalami haid usia 10 tahun 
D. Mengalami manopause  
E. Tidak terjadi menstruasi di usia  balita 
 
3. Seorang  wanita dewasa melapor kepada seorang  dokter bahwa suaminya mengidap penyakit kelamin. Dia menceritakan bahwa selain penyakit HIV/AIDS, suaminya ternyata juga mengidap penyakit dimana dibagian-bagian organ kelaminnya terdapat benjolan-benjolan yang merah dan membengkak, dan terkadang pecah dengan sendirinya. Indikasi lain memperlihatkan bahwa suaminya sering kencing nanah. Dari cerita laporan diatas dapat disimpulkan bahwa seorang laki-laki (suami) tersebut menderita  penyakit kelamin yaitu... 
A. Sifilis 
B. Gronuloma inguinale 
C. Herpes simplex 
D. Uleus 
E. Gonorhoe 
 
4. Gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi pria yang disebabkan oleh virus herpes ialah.. 
A. Prostatitis 
B. Uretritis 
C. Epididimis 
D. Orkitis 
E. Hipogonadisme 


5. Penyakit pada sistem reproduksi yang disebabkan virus adalah …. 
A. Sifilis 
B. Gonore 
C. AIDS 
D. Herpes genetalis 
E. Herpes simplex 
 
Jawaban dan Pembahasan 
 
1. A Endometriosis 
Endometriosis adalah keadaan di mana jaringan endometrium terdapat di luar uterus yaitu dapat tunbuh disekitar ovarium,oviduk atau jauh di luar uterus. Misalnya paru-paru. 
 
2. A      
Amenore primer Tidak terjadinya menstruasi sampai usia 17 tahun dengan atau tanpa perkembangan seksual  
 
 
3. E  
Ghonorhoe dibagian-bagian organ kelaminnya terdapat benjolan-benjolan yang merah dan membengkak, dan terkadang pecah dengan sendirinya. Indikasi lain memperlihatkan bahwa suaminya sering kencing nanah 
 
 
4. B
Uretritis adalah peradangan pada uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan serhng buang air kecil. Organism yang paling sering menyebabkan uretritis adalah Chlamydia trachomatis , ureplasma urealytium atau virus herpes. 

F. Penilaian Diri    


Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Gangguan dan Kelainandan Penyakit pada Sistem Reproduksi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Gangguan dan Kelainandan Penyakit pada Sistem Reproduksi File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • kelainan pada sistem reproduksi wanita
    • penyakit pada sistem reproduksi dan cara pencegahannya
    • penyakit pada sistem reproduksi wanita dan cara pencegahannya
    • penyakit yang berkaitan dengan sistem reproduksi
    • penyakit pada sistem reproduksi kelas 9
    • penyakit pada sistem reproduksi dan penyebabnya
    • penyakit pada sistem reproduksi pria
    • gangguan sistem reproduksi