Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Kelainan Pada Sistem Sirkulasi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Materi Kelainan Pada Sistem Sirkulasi  Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu. Sekarang ini masih dalam masa pademi ya, jangan lupa untuk mengikuti protokol kesehatan yang disarankan pemerintah dengan cara menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan. Oiya kakak ingin memebagikan kepada adik adik berupa materi yang sudah disusun yaitu Materi Kelainan Pada Sistem Sirkulasi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA. Semoga bermanfaat yah.

Materi Kelainan Pada Sistem Sirkulasi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA
Materi Kelainan Pada Sistem Sirkulasi Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Pada materi ini akan mempelajari sistem sirkulasi yang terjadi pada tubuh manusia. Dalam sistem sirkulasi sebagai alat tranfortasi utama adalah sistem peredaran darah yang terdiri dari jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.  

Darah adalah jaringan terspesialisasi yang mencakup cairan kekuningan atau plasma darah yang didalam nya terkandung sel-sel darah. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit ) dan keping darah (trombosit).  Darah merupakan cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri.  


Gangguan sistem sirkulasi adalah masalah yang terjadi pada saluran atau organ yang terlibat dalam jantung dan pembuluh darah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Dalam modul ini akan dipelajari juga bagaimana keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses yang terjadi pada system sirkulasi pada  manusia. Selain itu dapat mempelajari berbagai kelainan/penyakit dalam kehidupan sehari-hari yang terkait sistem sirkulasi manusia termasuk berbagai teknologi yang dapat digunakan untuk mengatasinya. 

Istilah
  • Aglutinasi : Proses penggumpalan darah  
  • Aglutinin : Antibodi plasma yang menggumpalkan aglutinogen  
  • Aglutinogen : Aglutinogen Protein dalam eritrosit yang dapat digumpalkan oleh aglutinin  
  • Agranulosit : Leukosit yang plasmanya tidak bergranuler  
  • Anemia : Keadaan kurang eritrosit 
  • Antigen : Antigen Protein asing yang menggerakkan pembentukan 
  • Aorta : Pembuluh arteri utama yang keluar dari atrium kiri ke bagianbagian tubuh selain paru-paru 
  • Arteri : Pembuluh yang membawa darah keluar dari jantung 
  • Arteriol : Pembuluh darah yang membawa darah dari arteri ke kapiler. 
  • Atrium : Salah dari dua ruang jantung bagian atas yang menerima darah dari vena. 
  • Darah : Cairan jaringan penghubung yang mentranspor medium sistem sirkulasi yang mengandung plasma darah, dan sel darah 
  • Diastole : Keadaan jantung mengembang dan darah mengalir ke dalam jantung 
  • Fagosit : Sistem imun bawaan dari keluarga sel darah putih, berada sangat dekat dengan lapisan sel epitel yang melapisi banyak permukaan tubuh 
  • Fibrin : Protein berbentuk benang yang tak dapat larut dalam plasma. Berasal dari fibrinogen yang berubah karena aktivitas enzim trombin. 
  • Granulosit : Leukosit yang memiliki plasma bergranula  
  • Hemofilia : penyakit keturunan berupa darah yang keluar dari pembuluh darah sukar membeku 
  • Hemoglobin : Protein respirasi yang mengandung besi. Pada manusia, hemoglobin terdapat pada sel darah merah dan membawa oksigen 
  • Hipotensi : Kelainan tekanan darah rendah 
  • Hipertensi : Kelainan tekanan darah tinggi 
  • Kapiler  : Pembuluh darah terkecil. Darah bertukar zat dengan cairan interestial menembus dinding pembuluh yang tebal ini 
  • Katup bikuspidalis : Katup di antara atrium kiri dengan ventrikel kiri  
  • Katup trikuspidalis : Katup di antara atrium kanan dan ventrikel kanan  
  • Koagulasi : Proses perubahan cairan atau larutan menjadi gumpalangumpalan lunak baik secara seluruhan ataupun hanya sebagian 
  • Leukemia : (kanker darah), penyakit karena jumlah leukosit yang lebih dari normal. 
  • Plasma : Sel darah putih fagositik yang bersirkulasi. 
  • Sistole : Keadaan jantung menguncup (berkontraksi) dan darah mengalir meninggalkan jantung 
  • Thalasemia : penyakit yang ditandai bentuk sel darah yang tidak beraturan. 
  • Trombin : Enzim yang mengubah fibrinogen menjadi fibrin 
  • Ventrikel : Ruang jantung yang menerima darah dari atrium dan memompanya ke arteri. 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 3 ini diharapkan Anda mampu: 
  1. Menjelaskan kelainan atau gangguan pada sistem sirkulasi  
  2. Menjelaskan teknologi yang dapat digunakan dalam mengatasi gangguan pada sistem sirkulasi 

B. Uraian Materi 

Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh kita yang selalu bekerja tiada henti dapat mengalami kelainan atau penyakit. Misalnya saja, kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem peredaran darah tubuh. Di bawah ini dapat kalian simak beberapa contoh kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem peredaran darah manusia. 
 
1. Penyakit pada Sistem Peredaran Darah 

Jika sistem peredaran darah mengalami gangguan, maka akan berdampak pada fungsi tubuh secara menyeluruh. Fungsi utama dari sistem sirkulasi adalah untuk memasok oksigen, hormon, dan nutrisi penting lainnya ke sel-sel tubuh dan jaringan.  Kelainan dan penyakit pada sistem sirkulasi manusia Antara lain: 

a. Anemia 

Anemia merupakan suatu keadaan kekurangan eritrosit (Hemoglobin). Kekurangan hemoglobin menyebabkan suplai oksigen ke jaringan menurun sehingga dapat mengganggu fungsi kerja sel. Gejala anemia antara lain di tandai dengan muka pucat, cepat lelah, sakit kepala, timbulnya titik-titik hitam pada mata, jantung berdebar-debar, dan bertambahnya kecepatan denyut nadi di pergelangan tangan. 

b. Talasemia 

Talasemia merupakan suatu kelainan pada eritrosit yang berakibat sel tersebut mudah rapuh dan cepat rusak.  Talasemia termasuk penyakit keturunan yang dapat terjadi pada perempuan maupun laki-laki. 

c. Leukemia 

Leukemia atau kanker darah merupakan suatu penyakit yang di sebabkan oleh kelebihan produksi leukosit. Leukemia terjadi akibat sumsum tulang atau jaringan limpa bekerja secara tidak normal sehingga produksi leukosit menjadi berlipat ganda, sedangkan produksi eritrosit dan trombosit menurun. Pada saat demikian, jumlah leukosit dapat mencapai 500.000 sel per mm3. 

d. Agranulositosis 

Agranulositosis merupakan kebalikan dari leukemia yang berakibat pada menurunnya daya tahan terhadap penyakit. Penyakit ini dapat menyebabkan seorang pasien meninggal karena infeksi yang tidak dapat ia lawan. 

e. Hemofilia 

Hemofilia merupakan suatu penyakit yang berakibat sukarnya darah membeku ketika terjadi pendarahan. Hemofilia termasuk penyakit keturunan yang terjadi hampir pada semua keturunan berjenis kelamin laki-laki.  

f. Hipertrofi 

Hipertrofi merupakan suatu keadaan yang menyebabkan menebalnya otot-otot jantung.  Kelainan ini terjadi akibat katup-katup jantung tidak berfungsi secara wajar sehingga jantung tidak bekerja secara esktra agar darah terus mengalir. Pada waktu tertentu, jantung tidak dapat lagi memberi cukup oksigen kepada jaringan. 

g. Jantung coroner 

Jantung koroner merupakan penyakit jantung yang di sebabkan oleh tersumbatnya arteri koroner, yaitu pembuluh yang menyuplai darah ke jantung.  Penyumbatan pembuluh tersebut dapat terjadi karena adanya endapan lemak, terutama berupa kolesterol pada lapisan dalam dinding pembuluh. Penyumbatan pembuluh arteri demikian di kenal dengan istilah  arteriosklerosis. 

h. Embolisme coroner 

Embolisme koroner merupakan suatu keadaan yang menyebabkan arteri koroner terisi oleh bekuan darah secara mendadak.  Bekuan darah berasal dari bagian tubuh lain yang terbawa oleh aliran darah ke arteri koroner. Jika seluruh arteri terisi (tersumbat), maka dapat menyebabkan kematian. 

i. Varises 

Varises merupakan suatu pelebaran pada pembuluh balik (vena). Varises sering terjadi pada bagian bawah tubuh. Hemaroid atau wasir merupakan varises yang terjadi pada daerah dubur. 

j. Hipertensi 

Hipertensi merupakan suatu keadaan yang di tandai dengan tekanan sistoldi atas 150 mmHg atau tekanan diastol di atas 100 mmHg. Hipertensi atau yang di kenal sebagai tekanan darah tinggi di tandai dengan badah lemah, pusing, napas pendek dan palpitasi jantung. Hipertensi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh arteri dan kapiler.jika terjadi pada otak, maka di sebut pendarahan otak. 

k. Hipotensi  

Hipotensi merupakan suatu keadaan yang di tandai dengan tekanan sistol dan diastolnya di bawah ukuran normal. Tekanan darah ideal adalah 120 mmHg untuk sistol dan 70 atau 80 mmHg untuk diastol. Hipotensi atau tekanan darah rendah di tandai dengan gejala badan cepat lelah, tangan dan kaki terasa dingin, dan mudah pusing ketika bangun dari tidur. 

l. Trombus (embolus) 

Trombus adalah kelainan pada jantung karena adanya gumpalan di dalam nadi tajuk. Gumpalan ini menyebabkan penyumbatan di dalam nadi sehingga otot jantung kekurangan makanan dan oksigen. Hal ini, menyebabkan sebagian otot jantung mati sehingga terjadi serangan jantung. Pengobatan dapat dilakukan dengan tekhnik angioplasty yaitu teknik dimana suatu balon yang tipis dan panjang dimasukkan kedalan pembuluh darah yang menyempit, kemudian balon itu ditiup menggelembung dengan tekanan tinggi sehingga melebarkan pembuluh darah. 

m. Angina 

Penyakit pada peredaran darah yang pertama adalah angina yang ditandai dengan berat dan berulang ketidaknyamanan dada dan nyeri, disebabkan karena kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen pada otot jantung. Pada dasarnya, itu diwujudkan sebagai komplikasi yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah. Angina sering dianggap sebagai tanda peringatan serangan jantung yang akan datang. Jadi, sesegera mungkin menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

n. Aterosklerosis 

Aterosklerosis adalah penyakit sistem peredaran darah, akibat akumulasi deposit lemak dalam dinding pembuluh darah, terutama arteri. Dengan kata lain, arteri terutama dipengaruhi oleh aterosklerosis. Selama periode waktu, arteri mengeras dan dinding kehilangan elastisitasnya. Komplikasi aterosklerosis termasuk penyakit jantung dan serangan jantung. 

o. Kardiomiopati 

Penyakit dan gangguan sistem peredaran darah termasuk kardiomiopati, yang disebabkan karena melemahnya otot jantung atau miokardium. Pada tahap awal, otot-otot ventrikel atau otot ruang jantung yang lebih rendah terpengaruh. Jika tidak diobati, menyebar ke otot-otot jantung atas. Dalam kasus yang parah, kardiomiopati dapat menyebabkan gagal jantung kongestif dan bahkan menyebabkan kematian. 

p. Cacat jantung bawaan 

Cacat jantung bawaan muncul pada saat lahir dan bisa ringan atau berat. Janin mungkin menunjukkan perkembangan yang tidak lengkap atau organ jantung tidak normal (abnormal), menyebabkan gejala seperti murmur jantung pada bayi. Penyebab pasti penyakit jantung bawaan tidak diketahui. Dalam beberapa kasus, masalah genetik menyebabkan cacat ini, sementara yang lain berkembang tanpa alasan apapun. 

q. Kolesterol tinggi 

Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia ditandai dengan meningkatnya kolesterol. Ada dua jenis utama dari kolesterol, yaitu low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dan high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

r. Serangan jantung 
 
Myocardial infarction (MI) adalah istilah teknis untuk serangan jantung. Serangan jantung sering menyerang banyak orang, dan ini adalah salah satu contoh penyakit yang mengganggu peredaran darah. Serangan jantung dapat terjadi ketika suplai darah terhenti atau terputus dari jantung, biasanya disebabkan oleh gumpalan darah. Beberapa serangan jantung kecil, tetapi yang lain bisa mengancam jiwa. 

s. Stroke 

Penyakit pada peredaran darah yang juga sering menyerang adalah stroke. Penyakit ini dapat terjadi ketika salah satu pembuluh yang mengarah ke otak tersumbat oleh gumpalan darah atau pecah. Ini menghentikan aliran darah dan mencegah oksigen masuk ke otak. 
 
2. Teknologi Sistem Peredaran Darah Manusia 

Banyak orang yang mengalami gangguan-gangguan pada sistem peredaran darah. Dengan kemajuan teknologi ada beberapa penemuan yang dapat membantu dalam hal pengambilan tindakan untuk proses penyembuhan segala jenis gangguan dan kerusakan pada sistem peredaran darah pada tubuh manusia.  
 
Diantaranya adalah sebagai berikut ini. 

a. Elektrokardiograf (ECG) 

Penemuan pertama teknologi dari sistem peredaran darah manusia yang digunakan dalam dunia klinis ini adalah elektrokardiograf atau ECG. Elektrokardiograf ini memiliki fungsi guna mengetahui struktural dari sistem peredaran darah manusia, mendiagnosis akan adanya sebuah gumpalan darah di dalam aliran pembuluh darah, arah aliran darah dalam tubuh.  
 
b. Angioplasti 

Penemuan yang kedua akan adanya teknologi dari sebuah sistem peredaran darah manusia yang digunakan dalam dunia kesehatan adalah angioplasti. Bilamana Anda mengalami masalah atau gangguan Iskemia yang disebabkan oleh penyempitan maupun tersumbatnya aliran peredaran darah karena tertimbun banyaknya lemak maupun zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, maka Anda dapat memilih menggunakan metode penyembuhan dengan memanfaatkan salah satu dari penemuan teknologi sistem peredaran darah manusia yaitu angioplasti. 
 
c. Transplantasi jantung  

Merupakan salah satu tindakan medis yang perlu diambil apabila seseorang mengalami kerusakan pada bagian jantung. Caranya adalah dengan mencari seseorang yang mau mendonorkan jantung miliknya pada seseorang yang akan melakukan transplantasi jantung tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah tidak semua jenis jantung akan sama dengan penerima donor jantung tersebut. Oleh sebab itu, sebelum mendonorkan jantung, maka cek terlebih dahulu apakah jantung pendonor akan sama dengan jantung penerima donor jantung tersebut. 
 
d. Terapi gen  


Menjadi salah satu pengobatan klinis yang mengatasi masalah pada sistem peredaran darah manusia. Dengan bantuan teknologi tertentu, maka segala masalah tentang medis terutama masalah pada peredaran darah manusia ini akan dapat disembuhkan.Dengan adanya kemajuan dari teknologi sistem peredaran darah manusia ini pun menjadikan salah satu metode klinis untuk menyembuhkan beragam jenis penyakit dalam aliran darah manusia. 
 
e. Operasi By Pass Jantung 

Merupakan Operasi yang biasanya dilakukan ke penderita penyumbatan pembuluh darah, dan penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK). Operasi ini bertujuan untuk mengembalikan pasokan darah ke jantung dengan cara membuat saluran baru supaya aliran darah ke jantungnya lancar. 
 
f. Scanning Radioactive  

Yaitu pemindaian sistem peredaran darah dengan menggunakan bahan radioaktif. Langkah memilih tindakan scanning radio active yang menjadi salah satu dari penemuan teknologi sistem peredaran darah manusia ini sangat tepat apabila seorang pasien mengalami masalah yang cukup serius pada bagian sistem peredaran darah terbuka yang terfokus pada bagian jantung. 

Dengan melakukan tindakan scanning radioactive ini maka dokter ahli dapat mengetahui tentang adanya gangguan gangguan yang mungkin dialami oleh pasien terutama pada bagian jantung. Langkah pertama yang diambil oleh dokter adalah dengan menyuntikkan cairan radioactive ke dalam tubuh pasien dan kemudian dokter akan menganalisis dari reaksi pasien yang telah disuntik cairan radioaktif.  
 
g. Pacemaker  

Merupakan sebuah penemuan teknologi sistem peredaran darah manusia yang terakhir digunakan dalam metode penyembuhan dari gangguan dan kerusakan sistem peredaran darah dalam tubuh manusia. Pacemaker sendiri merupakan sebuah alat bantu untuk detak jantung manusia yang kemudian alat tersebut dipasangkan ke dalam organ jantung manusia sehingga pacemaker ini membantu pasien untuk tetap dapat mengalirkan aliran darah ke seluruh tubuh secara sempurna meskipun dengan kondisi jantung yang bermasalah. Jadi, alat pacemaker ini menggantikan peran jantung dalam hal memompa peredaran darah dalam tubuh. 
 

C. Rangkuman 

  1. Gangguan dan kelainan pada sistem peredaran darah adalah anemia, thalasemia, anemia bulan sabit (cicle cell anemia), polisetemia, leukemia (kanker darah), agranulositosis, hemofilia, trombositopenia, hipertrofi, jantung koroner, embolisme koroner, fibrilasi atrium, varises, flebitis, hipertensi, hipotensi, hemorage, dan lain sebagainya. 
  2. Dalam pengambilan tindakan untuk proses penyembuhan segala jenis gangguan dan kerusakan pada sistem peredaran darah pada tubuh manusia sudah banyak dibantu dengan alat teknologi. 

D. Latihan Soal 

Pilihlah jawaban yang paling benar 

1. Wajah Meri selalu terlihat pucat, tubuhnya lesu, dan hasil uji laboratium menunjukan leukositnya jauh di atas normal, sedangkan sel darah merahnya sangat rendah. Meri diduga menderita ….  
A. Anemia 
B. Hipotensi 
C. Leukimia 
D. Embolus 
E. Hemafilia 
 
2. Penyakit anemia disebabkan oleh hal-hal berikut, kecuali .... 
A. kekurangan zat besi 
B. kekurangan eritrosit dalam darah 
C. terkena penyakit malaria 
D. adanya cacing tambang dalam darah 
E. kekurangan zat karbohidrat  
 
3. Kelainan berupa pengerasan dan penyempitan pembuluh darah akibat endapan senyawa lemak disebut ….. 
A. Embolus 
B. Trombus 
C. Arteriosklerosis 
D. Arterosklerosis 
E. Hemoroid 
 
4. Berikut adalah nama beberapa penyakit atau gangguan pada tubuh manusia. 
1. Varises 
2. Emfsema 
3. Sklerosis 
4. Skoliosis 
5. Artritis 
Yang merupakan penyakit atau gangguan pada sistem peredaran darah adalah .... 
A. 1 dan 2 
B. 1 dan 3 
C. 2 dan 3 
D. 2 dan 4 
E. 4 dan 5 
 
5. Gangguan adanya pelebaran pembuluh darah di anus  disebut …. 
A. Hemoroid  
B. Trombus  
C. Embolus  
D. Aterosklerosis  
E. Arteriosklerosis  
 
Kunci jawaban dan Pembahasan 
 
1. C
Pucat, tubuh lesu, dan tingginya jumlah leukosit sedangkan eritrosit amat rendah merupakan gejala penyakit leukimia 

2. E
Anemia (rendahnya kadar hemoglobin dalam darah) dapar terjadi karena 
  • kekurangan bahan pembentuk hemoglobin (protein dan zat besi); 
  • kerusakan eritrosit karena parasit malaria; 
  • perdarahan mendadak akibat kecelakaan atau karena perdarahan kronis karena infeksi cacing tambang. 
3. D
  • Arteriosklerosis pengerasan pembuluh kapur oleh zat kapur 
  • Arterosklerosis : pengerasan pembuluh darah oleh kolesterol dan lemak 
  • Embolus : jenis penyakit jantung akibat tersumbatnya arteri menuju otak oleh trombus. 
  • Trombus : darah yang membeku 
  • Hemoroid : pelebaran pembuluh daraj disekitar anus 
4. B
  • Varises dan sklerosis merupakan penyakit atau gangguan pada sistem peredaran darah. 
  • Emfsema adalah penyakit atau gangguan pada sistem pernapasan. 
  • Skoliosis dan artritis merupakan penyakit atau gangguan pada sistem gerak. 
5. A
  • Hemoroid = nama lain dari ambeien, yang berarti adanya pelebaran pembuluh darah pada daerah anus 
  • Trombus = tersumbatnya pembuluh darah oleh benda yang tidak bergerak. 
  • Embolus = tersumbatnya pembuluh darah oleh benda yang bergerak. 
  • Aterosklerosis = pengerasan pembuluh nadi akibat endapan lemak. 
  • Arteriosklerosis = pengerasan pembuluh nadi akibat endapan kapur 

E. Penilaian Diri 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab! 

Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Kelainan Pada Sistem Sirkulasi  Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Kelainan Pada Sistem Sirkulasi File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • penyebab gangguan peredaran darah pada manusia
    • penyakit sistem peredaran darah
    • penyakit gangguan peredaran darah
    • gangguan pada organ peredaran darah manusia dan penyebabnya
    • penyakit peredaran darah dan cara pencegahannya
    • sebab peredaran darah yang lemah
    • masalah peredaran darah
    • urutan peredaran darah yang benar adalah