Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Program Keluarga Berencana Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Materi Program Keluarga Berencana Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik dimana saja berada masih berjumpa dengan kakak bospedia yang tentunya tidak bosan bosannya membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah dipersiapkan yaitu materi tentang Program Keluarga Berencana yang tentunya untuk adik adik kelas XI SMA/MA dalam mata pelajaran biologi. Materi ini juga sudah dipersiapkan kunci jawaban. Semoga bermanfaat yah.

Materi Program Keluarga Berencana Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA
Materi Program Keluarga Berencana Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Pada modul ini kalian akan mempelajari materi tentang prinsip reproduksi manusia. Sistem reproduksi manusia terbagi menjadi sistem reproduksi pria dan sistem reproduksi wanita. Dengan membaca modul ini diharapkan kalian dapat menjelaskan tentang struktur dan fungsi dari sistem reproduksi manusia, proses fertilisasi, kehamilan dan proses menstruasi serta berbagai penyakit yang dapat menyerang sistem reproduksi manusia dan bagaimana cara mengatur kelahiran agar tidak trelalu rapat serta pemberian ASI setelah melahirkan. 

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dalam modul ini penulis berharap kalian mampu menguasai kompetensi sesuai dengan yang diharapkan. Manfaat terbesar dari kegiatan pembelajaran modul ini adalah kalian lebih dapat mensyukuri atas rahmat yang telah diberikan Allah swt yang telah memberikan kita kesehatan dan terpelihara dengan baik, mengingat banyak sekali penyakit yang dapat menyerang sistem reproduksi pada manusia. 
 
Mempelajari sistem reproduksi pada manusia sangat bermanfaat di bidang kedokteran diantaranya dalam proses kehamilan dan persalinan, mengatasi berbagai masalah kesehatan yang sering menyerang manusia, juga dalam mengatur jumlah kepadatan penduduk supaya tidak terus meningkat dengan menggalakkan program KB 

Istilah
  • Abortus : Keluarnya hasil konsepsi sebagian atau seluruhnya, yang dapat terjadi secara spontan atau disengaja sebelum kehamilan 20 minggu atau terhentinya kehamilan sebelum 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram; yang tidak mempunyai kemungkinan hidup 
  • Akseptor : Peserta KB, yaitu pasangan usia subur (PUS) yang menggunakan salah satu alat/obat kontrasepsi. 
  • Alat Kontaseps : Alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan 
  • Amenora : Tidak datangnya haid pada wanita usia subur seperti biasanya. Amenorrhea bisa disebabkan keterlambatan keluarnya haid karena terjadinya konsepsi dan karena adanya kelainan (penyakit). Amenorrhea pada umumnya karena terjadi konsepsi 
  • Endoscopy : Pemeriksaan bagian dalam tubuh dengan suatu alat yang berupa teropong. 
  • Estrogen : Suatu hormon yang dapat menimbulkan karakteristik seks sekunder pada wanita berasal dari kelenjar tertentu manusia, hewan ataupun tumbuhtumbuhan yang mempunyai sifat estrigenik. Hormon tersebut dapat diperoleh secara alamiah ataupun sintetis 
  • Galaktoria : Suatu keadaan dimana payudara memproduksi air susu berlebihan atau di luar masa seksual 
  • Himen (hymen) : Selaput dara 
  • Infertilitas : Ketidakmampuan pasangan suami istri untuk mendapatkan keturunan setelah dua tahun pernikahan dengan melakukan hubungan seksual secara teratur dan benar tanpa usaha pencegahan kehamilan 
  • Prematur : Lebih muda dari pada umur seharusnya, yang mencerminkan keadaan kurang matang atau belum waktunya 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 3 ini diharapkan Anda dapat mampu menganalisis program keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM),  membuat  karya tulis tentang pentingnya menyiapkan generasi terencana untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) 

B. Uraian Materi 

1. Pengertian KB 

KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(1997), maksud daripada ini adalah: "Gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran."
 
Keluarga Berencana adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang di inginkan. Untuk dapat mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Program KB menentukan kualitas keluarga, karena program ini dapat menyelamatkan kehidupan perempuan serta meningkatkan status kesehatan ibu terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran mengurangi risiko kematian bayi. Selain memberi keuntungan ekonomi pada pasangan suami istri, keluarga dan masyarakat, KB juga membantu remaja mangambil keputusan untuk memilih kehidupan yang lebih baIk dengan merencanakan proses reproduksinya. 

Program KB, bisa meningkatkan pria untuk ikut bertanggung jawab dalam kesehatan reproduksi mereka dan keluarganya. Ini merupakan keuntungan seseorang mengikuti program KB 
 
2. Manfaat Keluarga Berencana 

Program Keluarga Berencana (KB) mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi pil kontrasepsi dapat mencegah terjadinya kanker uterus dan ovarium. Bahkan dengan perencanaan kehamilan yang aman, sehat dan diinginkan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya menurunkan angka kematian maternal. Ini berarti program tersebut dapat memberikan keuntungan ekonomi dan kesehatan. 

Pengaturan kelahiran memiliki benefit (keuntungan) kesehatan yang nyata, salah satu contoh pil kontrasepsi dapat mencegah terjadinya kanker uterus dan ovarium, penggunaan kondom dapat mencegah penularan penyakit menular seksual, seperti HIV. Meskipun penggunaan alat/obat kontrasepsi mempunyai efek samping dan risiko yang kadang-kadang merugikan kesehatan, namun demikian benefit penggunaan alat/ obat kontrasepsi tersebut akan lebih besar dibanding tidak menggunakan kontrasepsi yang memberikan risiko kesakitan dan kematian maternal. 
Berikut berbagai manfaat menjalankan program keluarga berencana 
  • Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan
  • Mengurangi risiko aborsi 
  • Mengurangi angka kematian bayi  
  • Membantu mencegah HIV/AIDS  
  • Menjaga kesehatan mental keluarga  
  • Menurunkan angka kematian ibu  
3. Macam Kontrasepsi 

a. Kontrasepsi sederhana Manual  
  • Sistem Kalender 
  • Kondom 
  • Diafrgma 
  • Spermisida 
b. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim  

IUD (Intra Uterine Device) alat kontrasepsi yang mempunyai efek antifertilisasi 
(anti pembuahan) yang cukup baik 


c. Kontrasepsi Vasektomi 

Vasektomi adalah prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan jalan melakukan oklusi vasa deferensia alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilisasi tidak terjadi. 
Vasektomi merupakan upaya untuk menghenttikan fertilis dimana fungsi reproduksi merupakan ancaman atau gangguan terhadap kesehatan pria dan pasangannya serta melemahkan ketahanan dan kualitas keluarga. 

d. Kontrasepsi Tubektomi 

Tubektomi adalah setiap tindakan pada kedua saluran telur wanita yang mengakibatkan wanita tersebut tidak akan mendapatkan keturunan lagi. Sterilisasi bisa dilakukan juga pada pria, yaitu vasektomi. Dengan demikian, jika salah satu pasangan telah mengalami sterilisasi, maka tidak diperlukan lagi alatalat kontrasepsi yang konvensional. Cara kontrasepsi ini baik sekali, karena kemungkinan untuk menjadi hamil kecil sekali. Faktor yang paling penting dalam pelaksanaan sterilisasi adalah kesukarelaan dari akseptor.  

e. Kontrasepsi Hormonal, 

misalnya dengan menggunakan Pil KB atau dengan cara suntik 
 
4. Nama dan Mekanisme Kerja Alat  KB   

 

C. Rangkuman 

Keluarga Berencana adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang di inginkan. Untuk dapat mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Program KB menentukan kualitas keluarga, karena program ini dapat menyelamatkan kehidupan perempuan serta meningkatkan status kesehatan ibu terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran mengurangi risiko kematian bayi. Selain memberi keuntungan ekonomi pada pasangan suami istri, keluarga dan masyarakat, KB juga membantu remaja mangambil keputusan untuk memilih kehidupan yang lebih balk dengan merencanakan proses reproduksinya. 

Program Keluarga Berencana (KB) mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi pil kontrasepsi dapat mencegah terjadinya kanker uterus dan ovarium. Bahkan dengan perencanaan kehamilan yang aman, sehat dan diinginkan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya menurunkan angka kematian maternal. Ini berarti program tersebut dapat memberikan keuntungan ekonomi dan kesehatan. 

Pengaturan kelahiran memiliki benefit (keuntungan) kesehatan yang nyata, salah satu contoh pil kontrasepsi dapat mencegah terjadinya kanker uterus dan ovarium, penggunaan kondom dapat mencegah penularan penyakit menular seksual, seperti HIV. Meskipun penggunaan alat/obat kontrasepsi mempunyai efek samping dan risiko yang kadang-kadang merugikan kesehatan, namun demikian benefit penggunaan alat/ obat kontrasepsi tersebut akan lebih besar dibanding tidak menggunakan kontrasepsi yang memberikan risiko kesakitan dan kematian maternal. 
 

D. Latihan Soal  

1. Dalam usaha meningkatkan kesejahteraan keluarga maka perlu diperhatikan mengenai jumlah adan jarak kelahiran antara kakak dengan adiknya hal yang demikian ini merupakan salah satu uasaha dari program.. 
A. Penyuluhan produktifitas remaja 
B. Kesehatan reproduksi wanita dan pris 
C. Penyuluhan program keluarga berencana 
D. Penyuluhan keluarga bahagia sejahtera. 
E. Usaha meningkatkat kesejahteraan keluarga. 

2. Berdasarkan jenisnya alat kontraseksi dalam program keluarga berencana dikelompokkan menjadi… A. Suntik dan oral 
B. Hormonal dan IUD 
C. Hormonal dan manual 
D. Manual dan spiral 
E. Spiral dan sutik 

3. Yang merupakan manfaat dari menyusui sampai dengan usia 2 tahun adalah dapat merupakan salah satu tehnik keluarga berencana, prisisip ini terjadi karena… 
A. Pada saat menyusui maka wanita dalam kondisi subur. 
B. Pada saat menyusui maka horman membentuk ASI 
C. ASI terbentuk pada saat wanita hamil 
D. Produksi sel telur terus berlangsung selama wanita menyusui. 
E. Fase pembentukan sel telur terganngu pada saat wanita menyusui. 

4. Berikut ini merupakan proses keluarga berencana yang dapat dilakukan pada pria adalah.. 
A. UID 
B. Fasektomi 
C. Tubektomi 
D. Spiral 
E. Suntik 

5. Berikut ini merupakan proses keluarga berencana yang  tidak dapat dilakukan pada wanita adalah.. 
A. UID 
B. Fasektomi 
C. Tubektomi 
D. Spiral 
E. Suntik 

6. Pelayanan Kesehatan Reproduksi, dalam setiap kegiatanya selalu ditujukan pada sasaran utama dari pelayanan kesehatan reproduski, yaitu …  
A. Kelompok remaja  
B. Kelompok usia lanjut  
C. Bidan  
D. Perawat  
E. Kader kesehatan  

7. Upaya peningkatan kesejahteraan ibu dan kesejahteraan keluarga dengan mengatur kapan menginginkan mempunyai anak, mengatur jarak  anak, dan  mengatur jumlah anak, termasuk dalam komponen…..  
A. Komponen  Kesejahteraan ibu dan kesejahteraan anak  
B. Komponen Keluarga Berencana  
C. Komponen Reproduksi Remaja  
D. Komponen pengaturan Kesuburan  
E. Komponen Kesejahteraan Keluarga  

8. Setiap orang berhak mendapakan pelayanan kesehatan reproduksi yang terstandar.  
Yang dimaksud dengan pernyataan tersebut adalah …  
A. Mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi secara gratis  
B. Mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas  
C. Mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif  
D. Mendapatkan pelayanan persalinan yang aman  
E. Mendapatkan informasi kesehatan reproduksi yang baik   

9. Kepercayaan “Banyak anak banyak rejeki“ adalah praktek tradisional yang mempunyai pengaruh buruk terhadap Kesehatan reproduksi. Hal tersebut termasuk  faktor ….  
A. Faktor ekonomi yang mempengaruhi kesehatan  reproduksi  
B. Faktor budaya dan lingkungan yang mempengaruhi kesehatan reproduksi  
C. Faktor psikologi yang mempengaruhi kesehatan reproduksi  
D. Faktor biologis yang mempengaruhi kesehatan reproduksi  
E. Faktor spiritual yang mempengaruhi kesehatan reproduski  

10. Kesehatan Reproduksi pada remaja sangat membutuhkan perhatian, karena remaja mengalami perubahan secara fisik maupun psikologisnya. Bila remaja sudah mendapatkan haid pertamanya (menarche) , maka remaja tersebut beresiko terjadi ….  
A. Anemia  
B. Penyakit seksual menular  
C. HIV/AIDS  
D. Penurunan daya tahan tubuh  
E. Kebingungan  

Kunci Jawaban dan Rubrik Penilaian 

1. C
Tujuan Penyuluhan KB 
  • Mengurangi jumlah penduduk Meningkatkan kesehatan keluarga. 
  • Mengurangi kemiskinan. 
  • Meingkatkan kesejahteraan ibu dan anak 

2. B
Pengelompokan Keluarga berencana ada 2 
  • KB dengan system Hormonal. 
  • KB dengan system IUD 
3. E
Mengurangi risiko penyakit di masa depan. Menurut penelitian, semakin lama anak mengonsumsi ASI, semakin baik kesehatannya saat dewasa kelak. Risiko tekanan darah tinggi, kolesterol, kegemukan atau obesitas, serta diabetes tipe 2 bisa berkurang. Membuat anak cerdas. Beberapa studi menemukan bahwa semakin lama dan sering balita menyusu, semakin cerdas ia. Sebab, ASI mengandung asam lemak omega 3 atau DHA.

4. B
Prosedur vasektomi mempunyai konsep bahwa saluran (vas deferens) tersebut dipotong dan kedua ujung saluran diikat, sehingga sperma tidak dapat mengalir dan bercampur dengan cairan semen. 
Dengan kata lain vasektomi adalah prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas pria dengan jalan melakukan okulasi vasa deferensia sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilasi (penyatuan dengan ovum) tidak terjadi. 


5. B
Tubektomi adalah prosedur pemotongan atau penutupan tuba falopi atau saluran indung telur yang menghubungkan ovarium ke rahim. Setelah tubektomi, sel-sel telur tidak akan bisa memasuki rahim sehingga tidak dapat dibuahi. Prosedur ini juga akan menghalangi sperma ke tuba falopi. 
Sebagai salah satu metode KB yang bersifat permanen, tubektomi terbukti sangat efektif, namun tidak memengaruhi siklus menstruasi. Proses ini dapat dilakukan kapan saja, termasuk setelah menjalani proses persalinan normal maupun caesar.

6. A
Periode remaja merupakan masa yang sangat kritis, dimana pada masa ini remaja sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Problematika kaum remaja dapat terjadi sehubungan dengan adanya perbedaan kebutuhan (motif) dan aktualisasi dari kemampuan penyesuaian diri (adaptasi) remaja terhadap lingkungan tempat hidupnya. Pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi sering berpengaruh terhadap masalah kesehatan reproduksi yang dihadapi remaja. Metode penyuluhan dipercaya mampu meningkatkan pengetahuan remaja serta mengubah perilaku remaja untuk meningkatkan derajat kesehatannya secara mandiri. Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui teknik praktik belajar atau instruksi dengan tujuan mengubah atau mempengaruhi perilaku manusia secara individu, kelompok, maupun masyarakat agar dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup sehat.  

7. B 
Keluarga Berencana adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang di inginkan. Untuk dapat mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan.

8. B
Mengapa kita perlu mengenal dan memahami Hak Seksual dan Hak Reproduksi Dengan mengenal dan memahami hak seksual dan reproduksi kita, maka kita bisa melindungi, memperjuangkan dan membela hak seksual dan reproduksi kita dan orang lain dari berbagai tindak kekerasan dan serangan terhadap hak seksual dan reproduksi kita.  

9. B
Kepercayaan “Banyak anak banyak rejeki“ adalah praktek tradisional yang mempunyai pengaruh buruk terhadap Kesehatan reproduksi  hal ini biasanya melekat pada masyarakat zaman dulu dan dipercaya sampai sekarang sehingga pada beberapa keluarga mempunya anak lebih dari 10 orang  budaya dan lingkungan yang mempengaruhi kesehatan reproduksi  

10. E
Hormon esterogen dan progesteron mulai memengaruhi suasana hati. Ardiasjah mengatakan, ketika fase menstruasi terjadi, dinding rahim yang meluruh membuat daya tahan tubuh menurun, sehingga tubuh mudah lelah dan terjadi mood swing. Hal inilah yang menyebabkan seorang perempuan yang sedang menstruasi selalu lebih sensitif dan sering mengalami perubahan suasana hati yang cepat. 

E. Penilaian Diri 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab! 

Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Program Keluarga Berencana Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Program Keluarga Berencana File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • berikut yang merupakan teknologi kb yang mencegah ovulasi adalah
    • 3 cara pengaturan kehamilan pada kb
    • tubektomi adalah salah satu teknologi keluarga berencana dengan cara
    • metode pencegahan ovulasi
    • alat kontrasepsi adalah
    • cara kb alami menurut islam
    • berikut ini merupakan proses keluarga berencana yang dapat dilakukan pada pria adalah
    • alat kontrasepsi kimia berupa