Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Komponen Kimiawi Penyusun Sel, Struktur dan Fungsi Sel Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Materi Komponen Kimiawi Penyusun Sel, Struktur dan Fungsi Sel Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah dipersiapkan yaitu materi tentang Komponen Kimiawi Penyusun Sel, Struktur dan Fungsi Sel yang diambil dari mata pelajaran Biologi untuk adik adik kelas 11 SMA/MA. Semoga bermanfaat yah.

Materi Komponen Kimiawi Penyusun Sel, Struktur dan Fungsi Sel Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA
Materi Komponen Kimiawi Penyusun Sel, Struktur dan Fungsi Sel Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA

Coba Perhatikan satu kesatuan individu tumbuhan yang ada di sekitar kalian, misalnya satu siung bawan merah.? Tersusun dari apakah bawang merah tersebut? Bawang merah tersusun atas berbagai macam jaringan dan jaringan tersusun dari sel-sel. Demikian juga dengan tubuh kita yang tersusun dari kumpulan sel-sel.  

 
Gambar berikut merupakan ilustrasi dari sel sebagai unit terkecil mahluk hidup. 


Bagaimana struktur dan fungsinya? Nah, mari kita jawab pertanyaan tersebut dengan materi yang akan kita bahas di modul ini, yaitu tentang  struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil mahluk hidup. 
 
Mempelajari sel dalam Biologi menjadi sangat penting karena sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup, sehingga dengan mempelajarinya kalian akan mampu memahmi dasar kehidupan.  Berdasarkan intinya, sel dapat digolongkan menjadi sel prokariotik (tidak memiliki membrane inti sel) dan sel eukariotik (memiliki membrane inti sel). Kedua golongan sel tersebut memiliki membran sel, sitoplasma (terdapat berrbagai organel sel) dan materi genetik. Materi ini merupakan prasarat kaian mempelajari untuk mempelajari materi pada bab-bab selanjutnya. Jadi semangat ya !,  

Untuk menjelaskan konsep Sel maka modul ini akan membahas komponen kimiawi sel,  struktur  organel sel dan fungsinya, proses-proses yang berlangsung di dalam sel sebagai unit terkecil kehidupan dan perbedaan sel hewan dan tumbuhan. Sebelum mempelajari materi ini, maka pemahaman tentang organisasi kehidupan akan Anda sangat diperlukan. 

Untuk menyelesaikan pembelajaran pada modul ini, anda akan melalui dua kegiatan pembelajaran yaitu kegiatan pembelajaran 1 dan kegiatan pembelajaran 2 

Istilah


  • Difusi : proses pergerakan partikel-partikel (molekul atau ion) suatu zat dari larutan yang konsentrasinya tinggi ke larutan yang konsentrasinya rendah dengan atau tanpa melalui membran. 
  • Eukariotik : memiliki dinding inti. Sel eukariotik adalah sel yang sudah memiliki dinding inti sel. 
  • Endositosis : mekanisme transportasi yang memasukkan  partikel melalui membran plasma.  
  • Eksositosis : mekanismes transportasi yang mengeluarkan  partikel melalui membran plasma 
  • Fagositosis : proses endositosis dimana benda yang dimakan (dimasukan) ke dalam sel berupa zat atau molekul padat. 
  • Organel : satuan unit yang melaksanakan fungsi sel. 
  • Osmosis : difusi air dari daerah yang berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke daerah berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membrane semipermeabel. 
  • Krenasi : mengkerutnya sel karena mengalami plasmolisis. 
  • Protoplasma : substansi sel yang kompleks,  tersusun atas unsur-unsur kimia. 
  • Pinositosis : proses endositosis, dimana benda yang dimasukan ke dalam sel berupa zat cair atau larutan. 
  • Plasmolisis : terlepasnya cairan sel sehingga sel mengalami krenasi. 
  • Prokariotik : tidak memiliki membran inti. Sel prokaritok adalah sel yang tidak memiliki membrane inti sel, contohnya adalah sel bakteri dan alga biru. 
  • Sintesis protein : proses pencetakan atau pembentukan protein yang terjadi di dalam sel. Secara garis besar, sintesis protein dilakukan melalui dua tahap, yaitu transkripsi dan translasi. 
  • Sel : unit terkecil dari mahluk hidup yang paling tidak memiliki membran sel, sitoplasma yang didalamnya terdapat organelorganel sel dan materi genetik 
  • Struktur sel : suatu pengaturan dan hubungan antara unsur-unsur atau elemen-elemen sel yang saling berhubungan dalam suatu kesatuan sistem sel sebagai unit terkecil mahluk hidup. 
  • Translasi :penerjemah kode oleh tRNA yang dibawa oleh mRNA. menjadi urutan asam amino-asam amino yang membentuk suatu polipeptida (protein) 
  • Transkripsi : proses pencetakan mRNA oleh DNA di dalam inti sel. 
  • Transpor aktif : mekanisme pemindahan molekul atau zat tertentu melalui membrane sel, berlawanan arah dengan gradien konsentrasi. Untuk melawan gradien konsentrasi tersebut perlu dibantu ATP. 
  • Zat organik : molekul yang mengandung atom karbon sebagai komponen penting zat anorganik molekul yang mengandung unsur kimia selain karbon. 

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan kalian dapat: 
  1. Menjelaskan komponen-komponen kimiawi penyusun sel. 
  2. Mengidentifikasi berbagai organel yang menyusun sebuah sel  
  3. Menjelaskan struktur dan fungsi organel-organel sel  

B. Uraian Materi 

1. Komponen Penyususn Kimia Sel 

Seluruh bagian sel tersusun atas beberapa komponen senyawa kimia. Kegiatan dan kehidupan sel juga merupakan akibat dari reaksi-reaksi kimia yang berlangsung di dalam sel. Komponen kimiawi sel yang meliputi seluruh aktivitas sel tersebut dikenal dengan nama protoplasma. Protoplasma merupakan substansi kompleks yang tersusun atas unsur-unsur kimia. 
 
Sebagian besar protoplasma terdiri atas air, namun bahan yang memberi ciri pada strukturnya justru adalah protein dan beberapa senyawa kimia lain. Bentuk senyawa dari komponen kimiawi penyusun sel (protoplasma) tersebut dapat berupa senyawa organik dan senyawa anorganik. Senyawa organik dalam komponen sel bisa berupa karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Sedangkan komponen senyawa anorganiknya bisa berupa air, vitamin, ataupun mineral. Berikut ini kita akan bahas mengenai komponen kimiawi penyusun sel tersebut secara mendalam. 
 
a) Karbohidrat 

Komponen kimiawi sel yang pertama adalah karbohidrat. Karbohidrat sangat vital untuk proses-proses fisiologi dalam sel makhluk hidup. Dengan rumus molekul  (H2O)n. Karbohidrat terdiri atas unsur karbon (C), oksigen (O), dan hidrogen (H). Pada tumbuhan, karbohidrat dibentuk oleh sel-sel yang memiliki hijau daun (kloroplas mengandung klorofil) melalui proses fotosintesis. Berdasarkan fungsinya, karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi karbohidrat sederhana (sebagai sumber energi di dalam sel), karbohidrat rantai pendek (sebagai cadangan energi), serta karbohidrat rantai panjang (sebagai komponen struktural organel dan bagian sel lainnya). Sedangkan berdasarkan struktur ikatan molekulnya, karbohidrat digolongkan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. 
 
b) Lemak 

Komponen kimiawi sel selanjutnya ialah lemak. Lemak tersusun atas unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Lemak dibangun oleh gliserol dan asam lemak. Dalam sel hidup, lemak berfungsi sebagai komponen utama membran plasma, pembentukan hormon, dan pembentukan vitamin. 
 
c) Protein 

Protein tersusun atas karbon , hidrogen, oksigen dan nitrogen. Protein merupakan unsur organik terbesar yang menyusun sebuah sel. Protein merupakan polimer dari asam amino yang saling berikatan dengan ikatan peptida. 
 
Protein merupakan peyusun protoplasma terbesar setelah air, protein tersusun atas Protein struktural dan protein fungsional. Protein struktural adalah protein penyusun organel sel. Misal Membrane, Mitokondria, Ribosom, Retikulum endoplasma, sedangkan Protein fungsional adalah protein yang terlibat dalam metabolisme tubuh Meliputi enzim-enzim dan hormon yang berfungsi mengaturreaksi-reaksi kimia yang menjaga sel tetap hidup. 

d) Asam Nukleat 

Dalam komponen kimiawi sel, asam nukleat merupakan materi inti.  Ada dua macam asam nukleat, yaitu asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). Fungsi asam nukleat adalah untuk mengontrol aktivitas sel dan membawa informasi genetik. Asam nukleat merupakan polimer nukleotida. 
 
e) Air 

Air adalah senyawa utama komponen kimiawi sel yang jumlahnya terbesar dalam menyusun sel (50 – 65% berat sel). Air adalah komponen esensial cairan tubuh yang terdiri dari plasma darah, cairan intrasel (sitoplasma), dan cairan ekstrasel. Air dalam sel berfungsi sebagai pelarut dan katalisator beberapa reaksi biologis. 
 
f) Vitamin 

Komponen kimiawi selanjutnya adalah vitamin. Vitamin memang dibutuhkan dalam jumlah kecil, akan tetapi ia harus ada untuk menunjang berbagai fungsi sel dalam proses metabolismenya. Peran vitamin adalah mempertahankan fungsi metabolisme, pertumbuhan, dan sebagai penghancur radikal bebas . Beberapa contoh vitamin yang saat ini telah ditemukan antara lain A, B1, B2, B3, B5, B6, B12, C, D, E, K dan H. 
 
g) Mineral 

Mineral adalah komponen struktural sel yang berfungsi dalam pemeliharaan fungsi dan kerja metabolisme, pengaturan enzim, menjaga keseimbangan asam dan basa. Di dalam sel, mineral ada yang terkandung dengan jumlah yang besar (makroelemen) dan dalam jumlah sedikit (mikroelemen. Beberapa contoh mineral makroelemen misalnya kalsium, magnesium, fosfor, klor,natrium, dan belerang. Sedangkan contoh mineral mikroelemen antara lain zat besi, yodium, seng, kobalt, fluorin. 
 
2. Struktur Organel Sel dan Fungsinya 

Sel memiliki organel-organel sel yang melaksanakan fungsi-fungsi tertentu. Organel-organel sel tersebut adalah: 

a) Membran sel 

Membran sel sering disebut juga membran plasma yang bersifat semipermeabel. Artinya, membran sel hanya dpat dilewati oleh zat tertentu, tetapi tidak dapat dilewati oleh zat lainya. Zat yang dapat melewati ialah air, zat yang larut dalm lemak dan ion tertentu.  

 
Gambar: membran sel - Sumber: dosenpendidikan.co.id 

Membran sel berfungsi pelindung sel dan pengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel. Pada sel tumbuhan terdapat dinding sel yang berfungsi : 
  • Melindungi bagian sel yang terletak lebih dalam 
  • Memperkokoh sel 
  • Mencegah agar sel tidak pecah 
  • Menjadi tempat berpindahnya air dan mineral 
 
b) Inti sel 
 
Gambar:  inti sel - Sumber: ruangbiologi.co.id 

Nukleus biasanya berbentuk oval atau bulat ang berada di tengah-tengah sel. Di dalam inti sel (nukleus) terdapat (nukleolus) dan benang kromosom. Cairan ini tersusun atas air, protein, dan mineral. Kromosom merupakan pembawa sifat menurun yang di dalamnya terdapat DNA (deoxyribonucleicacid) atau RNA (ribonucleicacid). Inti sel (nukleus) diselubungi membrane luar dan dalam yang terdiri atas nukleoplasma dan kromosom. Nukleus berfungsi sebagai pusat pengatur kegiatan sel. 
 
c) Retikulum endoplasma 
 
 
Gambar:  retikulum endoplasma - Sumber: tribunneswiki.com
 
 Retikulum endoplasma yaitu struktur benang-benang yang bermuara di inti sel (nukleus). Ada dua jenis RE yaitu RE granuler (RE kasar) dan RE Agranuler (RE halus). Retikulum endoplasma berfungsi menyusun dan menyalurkan zat-zat ke Dalam sel (alat transportasi zat-zat dalam sel). Fungsi RE kasar adalah mengumpulkan protein dari dan ke membran sel. Sedangkan, fungsi RE halus adalah untuk mensintesis lipid, glikogen (gula otot), kolesterol, dan gliserida. Pada RE kasar terdapat ribosom dan RE halus tidak terdapat ribosom. 

Terdapat dua bentuk retikulum endoplasma, yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Retikulum endoplasma kasar disebut demikian karena permukaannya ditempeli banyak ribosom. Ribosom yang mulai mensintesis protein dengan tempat tujuan tertentu, seperti organel tertentu atau membran, akan menempel pada retikulum endoplasma kasar. Kebanyakan protein menujuke badan Golgi, yang akan mengemas dan memilahnya untuk diantarkan ketujuan akhirnya. Retikulum endoplasma halus tidak memiliki ribosom pada permukaannya.  

d) Ribosom 

Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplsma ada pula yang soliter (hidup sendiri terpisah) yang bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat untuk sintesis protein. 
 
e) Badan golgi 

Badan golgi merupakan kumpulan ruang, gelembung kecil, dan kantong kecil yang bertumpuk-tumpuk. Pada sel tumbuhan badan golgi disebut diktiosom. Badan golgi berfungsi sebagai alat pengeluaran (sekresi) protein, dan lendir maka disebut organel sekresi.  

Gambar: badan golgi Sumber: .seputarilmu.com
 
f ) Mitokondria 

Mitokondria memiliki membran dalam dan luar, yang berbentuk seperti cerutu dan berlekuk-lekuk (Krista).

Gambar: mitokondria Sumber: www.gurusekolah.co.id 

Di dalam mitokondria berlangsung proses respirasi untuk menghasilkan energi. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi sehingga di beri julukan “ The Power House”. 
 
g) Lisosom

Gambar: lisosom Sumber: dosenpendidikan.co.id

Lisosom merupakn kantong kecil yang bermembran tunggal yang mengandung enzim pencernaan. Lisosom berfungsi mencerna bagian-bagian sel yang rusak atau zat asing yang masuk ke dalam sel serta penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. 

h) Vakuola 
 
Gambar: vakuola - Sumber: gurupendidikan.co.id
Gambar: vakuola - Sumber: gurupendidikan.co.id 

Vakuola adalah ruangan yang terdapat di dalam sel. Pada sel tumbuhan yang sudah tua, vakuola tampak berukuran besar dab berisi cadangan makanan dan pigmen. Pada sel hewan, vakuola berukuran kecil. Vakuola mengandung garam organik, glikosida, butir pati, dan enzim. Adapun selaput pembatas antara vakuola dan sitoplasma ialah tonoplasma. 

i) Plastida 
 
Gambar: plastida - Sumber: gurupendidikan.co.id
 
Plastida merupakan badan bermembran rangkap yang mengandung membran tertentu. Plastida mengandung pigmen hijau (klorofil) disebut kloroplas, sedangkan yang berisi amilum disebut amiloplas. Plastida hanya terdapat pada sel tumbuhan. Ada tiga jenis plastida yaitu lekoplas, kloroplas, dan kromoplas. 
 
Lekoplas adalah plastida berwarna putih yang berfungsi sebagai penyimpan makanan dan terdiri dari amiloplas (untuk menyimpan amilum), elaioplas (untuk menyimpan lemak/minyak), dan proteoplas (untuk menyimpan protein). Kloroplas yaitu plastid yang memiliki pigmen waran hijau. Kromoplas yaitu plastid yang mengandung pigmen, seperti karotin (kuning), fikodanin (biru), fikosantin (kuning), dan fikoeritrin (merah). 

j) Sentrosom 
 
Gambar: sentrosom - Sumber: www.gurupendidikan.co.id 

Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (mitosis maupun metosis). Organel ini hanya terdapat pada sel hewan yang berfungsi aktif dalam pembelahan sel. Sel tumbuhan dan sel hewan memiliki perbedaan yang cukup terlihat dengan adanya perbedaan organel yang ada pada sel tersebut. 

C. Rangkuman 

Dari pembahasan pada kegiatan pembelajaran 1 dapat dirangkum beberapa kesimpulan sebagai berikut: 
1. Sel adalah satuan fungsional struktural terkecil dari  makhluk hidup. 
2. Perbedaan sel prokariota tidak memiliki membran inti  dan organela bermembrane.  Eukariotik memiliki membran inti dan organela bermembran. 
3. Unsur kimiawi penyusun sel:   
a. Unsur kimiawi organik protein, lemak, karbohidrat.   
b. Unsur kimiawi non organik tersusun atas air, mineral, dan vitamin. 
4. Sel terdiri atas bagian-bagian sebagai  berikut : 
a. Membran sel (membran plasma) 
b. Inti sel (nukleus). 
c. Sitoplasma 
5. Di dalam sitoplasma terdapat organel, contohnya  mitokondria, ribosom, lisosom, badan golgi, vakuola, peroksisom, plastida dan sentriol yang mendukung metabolisme sel.  .  

D. Penugasan 

Cermati berbagai skema gambar berbagai organel sel di kolom pertama tabel berikut, kemudian deskripsikan struktur dan fungsinya pada kolom yang tersedia! 

E. Latihan Soal   

Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar! 
 
1. Berikut merupakan pemahaman  sel sebagai unit fungsional  terkecil dari mahluk hidup ialah …. 
A. Sel merupakan memiliki struktur yang khas 
B. Sel tersusun atas molekul organik dan non organik 
C. Organel sel tersusun atas protein, lemak dan karbohidrat 
D. Sel tersusun atas protein struktural dan fungsional 
E. Sel melakukan aktifitas hidup seperti organisme 
 
2. Berikut adalah komponen kimiawi  organik  penyusun sel adalah .... 
A. Lemak, protein dan air 
B. Asam nukleat, protein oksigen 
C. Karbohidrat, oksigen dan lemak 
D. Protein, air dan lemak 
E. Karbohidrat, asam nukleat dan lemak 
 
3. Suatu organel sel mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 
- Berbentuk kantong pipih yang bertumpuk 
- Dapat mengeluarkan sekret atau lender 
- Membentuk lisosom 
Organel yang dimaksud adalah…. 
A. Badan golgi 
B. Retikulum endoplasma 
 

4. Gambar skema struktur sel.
Organel Y merupakan organel yang dimiliki sel hewan maupun sel tumbuhan. Organel tersebut mempunyai suatu sistem membran yang komplek dalam sitoplasma. Fungsi membran tersebut adalah..... 
A. Menyalurkan hasil sintesis protein kedalam inti 
B. Menggabungkan asam amino menjadi rantai polipeptida 
C. Mentransfer dan mengubah materi-materinya 
D. Tempat respirasi aerob dalam sel 
E. Menghancurkan organel lain yang tidak berfungsi 
 
5. Pasangan nama organel dan fungsinya yang benar adalah .... 
A. membran sel – respirasi 
B. nukleus – transportasi 
C. lisosom - pencerna sel yang rusak 
D. mitokondria – reproduksi 
E. retikulum endoplasma - sintesis protein 

Kunci  jawaban, pembahasan dan pedoman penilaian 

1. B   
Seluruh bagian sel tersusun atas beberapa komponen senyawa kimia dari molekul dan anorganik
2. E
Senyawa organik dalam komponen sel bisa berupa karbohidrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Sedangkan komponen senyawa anorganiknya berupa air, vitamin, ataupun mineral.  
3. B
Sel memiliki organel-organel sel yang memiliki struktur dan melaksanakan fungsi-fungsi tertentu. Misalnya: 
  • Retikulum endoplasma, strukturnya berupa membran dan kantung-kantung pipih dua lapis. Fungsinya tempat sintesis protein (RE kasar) dan tempat sintsis lipid, karbohidrat dan detosifikasi (RE halus). 
  • Badan golgi, strukturnya seperti kantung pipih bertumpuk. Fungsinya sekresi protein dan lendir, penghasil lisosom. 
  • Lisosom, strukturnya berupa vesikel membran berkantung. Fungsinya mencerna makromolekul secara intraseluler, atau mencerna sel-sel yang rusak dan merusak antigen.      
4. D
Struktur organel yang memiliki membran luar dan membran dalam yang berlekuk-lekuk disebut krista. Fungsinya ytempat berlangsung respirasi arob untuk menghasilkan ATP.  
5. C
Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki organel yang melaksanakan fungsi-fungsi tertentu, misalnya organel lisosom mencerna sel-sel yang rusak.    
 

F. Penilaian Diri 

Untuk mengukur diri kalian terhadap materi yang sudah kalian pelajari di kegiatan belajar 1, jawablah sejujurnya terkait dengan penguasaan materi pada modul ini di tabel berikut. 

Tabel penilaian diri 
Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".  Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya. 

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Komponen Kimiawi Penyusun Sel, Struktur dan Fungsi Sel Mapel Biologi kelas 11 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

#
Komponen Kimiawi Penyusun Sel File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com

    Pencarian yang paling banyak dicari
    • komponen kimiawi sel
    • komponen kimiawi sel yang termasuk bahan anorganik adalah
    • komponen kimiawi penyusun sel yang berperan untuk menjaga keseimbangan ph cairan sel adalah
    • unsur penting sebagai medium reaksi kimia dan merupakan bahan penyusun sitoplasma adalah
    • fungsi, struktur membran sel
    • bagian sel dan fungsinya
    • apakah fungsi setiap struktur sel
    • struktur dan fungsi sel hewan dan tumbuhan