Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Konstruksi Sebuah Artikel Mapel Bahasa Indonesia kelas 12 SMA/MA

Materi Konstruksi Sebuah Artikel Mapel Bahasa Indonesia kelas 12 SMA/MA - Halo adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik baik saja, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak setelah itu mencuci tangan agar terhindar dari virus covid 19. Nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah disediakan yaitu Konstruksi Sebuah Artikel tentunya dari mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII SMA/MA semoga bermanfaat yah.

Materi Konstruksi Sebuah Artikel Mapel Bahasa Indonesia kelas 12 SMA/MA
Materi Konstruksi Sebuah Artikel Mapel Bahasa Indonesia kelas 12 SMA/MA

A. Tujuan Pembelajaran 

Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan Kalian dapat menyusun artikel opini sesuai dengan fakta dan menulis artikel opini dengan kebahasaan yang baik dan benar dengan kreatif, terampil, dan semangat.   

B. Uraian Materi 

Sebelum kalian menyusun artikel opini sesuai fakta, kalian perlu ketahui dulu bahwa fakta dan opini saling menunjang dan berkaitan. Antara keduanya harus terpadu, baik terpadu isinya, maupun terpadu bentuknya. 
 
a. Kepaduan Isi 
Kepaduan isi atau koheren adalah kekompakkan suatu paragraf yang dinyatakan oleh kesatuan kalimat-kalimatnya dalam mendukung satu gagasan pokok. Kepaduan isi ditandai pula oleh hubungan kalimat yang satu dengan yang lainnya yang berdasarkan penalaran atau kelogisan. Perhatikan contoh: 
 
Pak Amat mengidap kanker paru-paru. Oleh sebab itu, ia banyak merokok. 
 
Contoh kalimat itu menyatakan hubungan sebab-akibat. Namun,  hubungan tersebut tidak logis. Ketidaklogisan tersebut terletak pada penggunaan konjungsi oleh sebab itu,  yang berarti kanker merupakan penyebab seseorang banyak merokok. Padahal, justru sebaliknya, banyak merokok dapat menyebabkan kanker. 
 
b. Kepaduan Bentuk 
Perhatikan paragraf berikut! 
Bingung. Begitulah yang biasa terjadi pada tamatan SMA. Mau ke mana mereka setelah itu: kuliah atau kerja? Sementara itu,  ancaman menganggur begitu menakutkan. Menganggur memang tidak enak: bengong tidak ada yang bisa dikerjakan dan menghasilkan sesuatu. 
 
Paragraf tersebut  memiliki keeratan hubungan antarkalimat-kalimatnya karena diikat oleh kehadiran kata-kata tertentu. Ada beberapa bentuk kata yang menyebabkan paragraf tersebut memiliki keeratan hubungan. 
  1. Pengulangan kata, yakni  begitu, menganggur, kerja 2) Penggunaan kata tunjuk, yakni itu, begitu. 
  2. Penggunaan kata ganti, yakni mereka. 
  3. Penggunaan kata penghubung, yakni sementara itu. 
Selain itu, ada konjungsi lainnya yang dapat menghubungkan antarkalimat satu dengan kalimat lainnya, yaitu: 
 
1) Penggunaan konjungsi, misalnya 
  • Biarpun begitu atau namun untuk menyatakan hubungan pertentangan dengan kalimat sebelumnya. 
  • Sesudah itu atau  kemudian  untuk menyatakan hubungan kelanjutan dari peristiwa sebelumnya. 
  • selain itu untuk menyatakan hal lain di luar yang telah dinyatakan sebelumnya 
  • sesungguhnya untuk menyatakan kebalikan dari yang telah dinyatakan sebelumnya 
 
2) Pengulangan kata atau frasa 
  • Anak-anak biasanya mudah terkena ETS. Hal ini terjadi karena pada anak-anak saluran pernapasan mereka lebih kecil dan bernapas lebih cepat daripada orang dewasa. 
  • Minyak bumi adalah sumber energi yang tidak terbarukan. Artinya, minyak bumi yang telah dipakai tidak dapat didaur ulang. 
3) Pemakaian kata ganti atau kata yang sama maknanya 
  • Putri penyair kenamaan itu sudah tumbuh dewasa. Gadis itu sekarang duduk di SMA. 
  • Pagi-pagi Bu Santi telah berada di sekolah. Bu guru muda itu memang patut untuk dijadikan contoh para siswanya. 
4) Pemakaian kata yang berhiponim, yakni yang merupakan bagian dari kata lainnya. 
  • Anton membeli perlengkapan sekolah, tas, buku, dan alat tulis. 
  • Sungguh menyedihkan hidupnya, baru saja ditinggal ayahnya, ibunya pun ikut menyusul ayahnya. 
Demikian, panduan yang perlu kalian ketahui dalam memulai menyusun artikel opini. 
 
1. Menyusun Artikel Opini sesuai dengan Fakta 
 
Kalian masih ingat modul yang sebelumnya?  Kalian berlatih menyusun opini menjadi sebuah artikel. Pada modul sebelumnya juga dikatakan agar dapat meyakinkan pembaca, artikel  harus ditambahkan dengan data, fakta, atau pendukung lainnya. 
 
Sekarang kalian simak kembali infografis dan artikel opini pada kegiatan pembelajaran 1, “Ayo Cuci Tangan, agar Coronavirus Tidak Menyerang”, fakta apa yang telah kalian temukan di sana! 
  
Bagian Artikel Opini
Akhir-akhir ini dunia dihebohkan dengan infeksi virus baru yang bernama Coronavirus. Banyak korban yang meninggal akibat virus ini karena gagal napas. Vaksin dan pengobatan yang spesifik belum ditemukan untuk mengobati infeksi virus ini.

Fakta 
  • Dunia dihebohkan dengan infeksi virus corona 
  • Banyak korban yang meninggal  
  • Belum ditemukan obatnya 

Bagian Artikel Opini 
Coronavirus atau “Coronavirus disease 2019” (COVID-19) merupakan sebuah virus baru yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan pada manusia dan dapat menular antar sesama manusia. Virus ini ditemukan pertama kali pada sebuah tempat di Cina bernama Wuhan. Hingga 22 Maret 2020, terdapat 292.142 kasus terkonfirmasi dari

Fakta 
  • Coronavirus atau “Coronavirus disease 2019” (COVID-19) merupakan sebuah virus baru yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan pada manusia dan dapat menular antar sesama manusia 
  • Virus ditemukan pertama kali di Wuhan.  
Bagian Artikel Opini 
berbagai negara, termasuk Cina, Singapura, Malaysia, Jepang, Vietnam, Australia hingga Perancis, Amerika Serikat dan Indonesia.

Fakta 
  • Hingga 22 Maret 2020, terdapat 292.142 kasus terkonfirmasi dari berbagai negara, termasuk Cina, Singapura, Malaysia, Jepang, Vietnam, Australia hingga Perancis, Amerika Serikat dan Indonesia. 
Bagian Artikel Opini 
Gejala dari virus ini dapat berupa demam, batuk, dan sesak napas. Jika kalian mengalami gejala tersebut, khususnya bagi yang dalam waktu dekat memiliki kontak dengan seseorang yang baru kembali dari Cina atau seseorang yang baru bepergian dari luar negeri, harap periksakan diri Anda ke fasilitas kesehatan terdekat.

Fakta  
  • Gejalanya: demam, battuk, dan sesak napas. 
Bagian Artikel Opini 
Seseorang dapat ditularkan Coronavirus melalui droplet dari saluran pernapasan yang diproduksi saat orang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan cara influenza atau virus saluran pernapasan lainnya menular. Proses penularan dapat diteruskan bila seseorang menyentuh objek yang terdapat droplet virus tersebut kemudian menyentuh mulut, wajah atau mata sendiri atau bahkan orang lain. Maka penting untuk kita menjaga kerbersihan, salah satunya yaitu dengan mencuci tangan.

Fakta 
  • Seseorang dapat ditularkan Coronavirus melalui droplet dari saluran pernapasan yang diproduksi saat orang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan cara influenza atau virus saluran pernapasan lainnya menular.  
  • Proses penularan dapat diteruskan bila seseorang menyentuh objek yang terdapat droplet virus tersebut kemudian menyentuh mulut, wajah atau mata sendiri atau bahkan orang lain. 
Bagian Artikel Opini 
Mencuci tangan mungkin terlihat mudah dan sering diremehkan hingga dilupakan. Namun tahukah Anda bahwa mencuci tangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam dunia medis, hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat sebuah kampanye global untuk menyatakan setiap tanggal 15 Oktober adalah Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Begitu banyak penyakit yang dapat ditularkan seperti penyakit saluran pernapasan, diare, infeksi cacing dan penyakit kulit. Dengan hanya mencuci tangan, tingkat infeksi saluran pernapasan dapat menurun hingga 16-25%. Lalu kapan waktu yang tepat untuk kita perlu mencuci tangan? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Kementrian Kesehatan, berikut adalah saat-saat kita perlu mencuci tangan: 

Fakta 
  • Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat sebuah kampanye global untuk menyatakan setiap tanggal 15 Oktober adalah Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS).  
  • Begitu banyak penyakit yang dapat ditularkan seperti penyakit saluran pernapasan, diare, infeksi cacing dan penyakit kulit.  
  • Dengan hanya mencuci tangan, tingkat infeksi saluran pernapasan dapat menurun hingga 16-25%.
Bagian Artikel Opini   
Setelah mengetahui waktu yang tepat untuk mencuci tangan, Anda juga perlu mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk mencuci tangan dengan benar. Menurut Kementerian Kesehatan, mencuci tangan terbagi dalam 5 langkah:

Fakta 
  • Kementerian Kesehatan menetapkan 5 langkah mencuci tangan dengan benar 
.
Demikian fakta-fakta yang terdapat dalam artikel opini “Ayo Cuci Tangan, agar Coronavirus Tidak Menyerang”.  Setiap artikel opini agar dapat diyakini oleh pembacanya harus menyertakan data pendukung berupa fakta dan data. 
 
Adapun tujuan dari artikel opini adalah berbagi informasi penting dan menarik kepada para pembaca dari semua kalangan. 

2. Menulis Artikel Opini dengan Memperhatikan Fakta dan Kebahasaan 
 
Tinggal satu langkah lagi kalian dapat menghasilkan sebuah artikel opini, masih semangat, bukan? Jangan pernah lelah, ya dalam menggali ilmu!  Ingat, menulis artikel perhatikan kepaduan isi dan bentuknya! 
 
Kalian sudah hebat sudah sampai batas ini. Selanjutnya, pada modul ini kalian akan diberikan langkah-langkah agar menghasilkan sebuah artikel opini. 

a. Menentukan Topik 
Topik merupakan ide pokok yang mendasari keberadaan suatu teks. Topik sebaiknya berhubungan dengan peristiwa-peristiwa aktual. Satu-satunya persyaratan yang harus dipenuhi adalah bahwa kita harus cukup memahami topik tersebut. Bagaimanapun juga, 'pemahaman yang cukup' untuk menuliskan topik-topik spesifk memerlukan pengetahuan atau pemahaman akan disiplin ilmu tertentu. Seorang penulis tentunya memerlukan informasi yang lengkap. Referensi sendiri bisa didapatkan dari banyak sumber, mulai dari buku sampai media internet. 
 
b. Mengenali Karakter Media Massa 
Seseorang yang ingin menulis artikel harus paham bahwa media yang ia tuju adalah media yang dibaca oleh banyak orang. Pembacanya adalah orang-orang yang beragam, baik itu dari segi usia, pekerjaan, sosial, ekonomi, jenis kelamin, maupun tingkat pendidikan. Dengan demikian, ia harus bisa membuat artikel yang bisa mudah dimengerti oleh semua kalangan pembaca. Mengenali karakteristik media yang dituju menjadi sesuatu hal yang sangat mutlak bagi penulis artikel. Seorang penulis artikel harus memahami "selera" dan "misi" setiap penerbitan. Mengenal karakteristik media massa, termasuk pula kalibernya penting dilakukan. Dalam hal ini, bagi seorang penulis pemula, janganlah memaksakan diri untuk mengirimkan artikel ke media massa yang berkaliber besar sebab peluang untuk bisa dimuat sangat kecil karena harus bersaing dengan penulis-penulis lain yang sudah profesional dan punya nama. Jika kita seorang penulis pemula, akan lebih baik jika memulai mengirim artikel pada media lokal agar peluang untuk bisa dimuat lebih besar.  
 
c. Mengutamakan Etos Kerja 
Menulis artikel memerlukan sebuah ketekunan. Meskipun berkali-kali tidak dimuat, kita tidak boleh mundur. Kita tidak boleh bosan untuk terus berkarya. Untuk bisa menjadi besar, seseorang harus mengawalinya dengan langkah kecil. Meskipun artikel yang kita tulis tidak dimuat, paling tidak kita bisa membuat artikel yang bisa dibaca oleh diri sendiri. Itu jauh lebih baik daripada kita tidak bisa menghasilkan karya apa pun. 
 
d. Menyusun Opini Menjadi Artikel 
Dalam pembelajaran sebelumnya sudah dijelaskan bahwa opini merupakan salah satu unsur artikel di samping fakta. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (2008), diartikan sebagai pendapat, pikiran, atau pendirian. Opini dapat juga diartikan sebagai argumentasi. Opini yang baik adalah opini yang ditunjang atau dibenarkan oleh fakta. Opini yang baik juga harus logis dan jelas. 
 
e.  Menyunting/Mengoreksi Ulang 
Mengoreksi ulang bukanlah hal yang tabu, tempatkanlah posisi penulis sebagai pembaca. Penulis akan lebih bebas  melihat kesalahan baik teknis, maupun nonteknis serta dapat melihat hal-hal yang perlu ditambah atau dikurangi dari tulisan tersebut. 
 
f. Menulis Kembali 
Artikel yang sudah direvisi ditulis kembali dengan memasukkan isi, sistematika, Bahasa hasil penyuntingan. Hasil penulisan kembali harus lebih baik daripada penulisan sebelumnya. 
 
g. Evaluasi 
Evaluasi merupakan tahap pemeriksaan untuk memastikan bahwa penulis telah menyelesaikan penuangan ide-ide yang direncanakan dan yang ingin disampaikan. Walaupun ini merupakan proses yang terus berlangsung, tahap ini menandai berakhirnya kegiatan menulis artikel 
 

C.  Rangkuman Materi 

  1. Fakta dan opini saling menunjang dan berkaitan dalam penulisan artikel, keduanya harus terpadu, baik terpadu isinya, maupun terpadu bentuknya. 
  2. Kepaduan isi atau koheren adalah kekompakkan suatu paragraf yang dinyatakan oleh kesatuan kalimat-kalimatnya dalam mendukung satu gagasan pokok.  
  3. Kepaduan isi ditandai pula oleh hubungan kalimat yang satu dengan yang lainnya yang berdasarkan penalaran atau kelogisan. 
  4. Kepaduan bentuk artikel opini diikat kata-kata yang memiliki keeratan hubungan. 
  5. Selain itu, ada konjungsi lainnya yang dapat menghubungkan antarkalimat satu dengan kalimat lainnya, yaitu: a) konjungsi menyatakan hubungan pertentangan dengan kalimat sebelumnya, b) konjungsi menyatakan hubungan kelanjutan dari peristiwa sebelumnya, konjungsi menyatakan hal lain di luar yang telah dinyatakan sebelumnya, d) konjungsi menyatakan kebalikan dari yang telah dinyatakan sebelumnya 
  6. Kepaduan bentuk juga dapat ditandai dengan adanya pengulangan kata atau frasa, pemakaian kata ganti atau kata yang sama maknanya, dan pemakaian kata yang berhiponim. 
  7. Tujuan dari artikel opini adalah berbagi informasi penting dan menarik kepada para pembaca.. 
  8. langkah-langkah agar menghasilkan sebuah artikel opini, yakni a) menentukan topik, b) mengenali karakter media massa, c) mengutamakan etos kerja, d) menyusun opini menjadi artikel, e) menyunting/mengoreksi ulang, e) menulis kembali, f) evaluasi.  

D.  Penugasan Mandiri 

Tulislah opini dengan alasan yang logis dari berbagai fakta yang terjadi.  

Fakta

Opini

Hasil riset menunjukkan bahwa siswa SMA 68% sudah mengenal pacaran

Data ini harus disikapi dengan serius oleh para orang tua dan pendidik. Apakah pacaran akan membuat konsentrasi siswa terpecah? Hal ini yang dikhawatirkan. Energi dan pikiran siswa akan terkuras habis untuk mempertahankan hubungan dengan sang pacar. Konflik-konflik dalam berpacaran akan membuat siswa pusing, bahkan ada yang sampai depresi garagara marah dengan pacar.

 

Berdasarkan hasil survei 73,46 persen generasi milenial dan Z di Indonesia sering membagikan informasi/foto/video tentang makanan. Hanya 26,54 persen yang menyatakan tidak sering mengunggah informasi ini.

 

 

Berdasarkan riset yang dilakukan, kehadiran media sosial memunculkan cita-cita baru, yaitu menjadi gamer dan YouTuber. Sebanyak 7,1 persen pelajar SD dan SMP di Jawa-Bali menyatakan bercita-cita menjadi gamer, sedangkan 2,9 persen lainnya menjadi YouTuber. 

 

 


E. Latihan Soal 

Cermati infografis berikut! 
 
Fakta yang ditemukan pada infografik, yaitu: 

 

No.

Fakta-Fakta

1.

Tingkat membaca siswa. Indonesia urutan ke-57 dari 65 negara (PISA,2010)

2.

Indeks  minat baca : 0,001 (setiap 1.000 penduduk hanya satu yang membaca)

3.

Tingkat melek huruf orang dewasa : 65.5 persen (UNESCO, 2012)

 
Berdasarkan infografik dan fakta tersebut, selesaikan latihan soal berikut!  
1. Tentukan topiknya! 
2. Tulislah sebuah artikel opini dengan memperhatikan fakta dan kebahasaan yang baik dan benar! 
3. Berilah judul pada artikel kalian! 
 
Rubrik penilaian latihan 

 

No

Soal

Indikator

 

Skor 

Skor

maksimum

 

1

A.    Informasi sesuai isi, penulisan sesuai kaidah

B.    Informasi kurang sesuai isi, penulisan sesuai kaidah

C.    Informasi kurang sesuai isi, penulisan tidak sesuai kaidah

D.   Informasi dan penulisan salah

 

4

3

 

2

 

1

 

 

4

2

A.     Topik sesuai isi, penulisan tepat

B.     Topik sesuai isi, penulisan kurang tepat

C.      Topik tidak sesuai isi, penulisan tepat

D.     Topik dan tulisan tidak sesuai

4

3

2

1

 

 

4

3

A.    Kerangka sesuai topik dan sistematis

B.    Kerangka sesuai topik, namun tidak sistematis C.  Kerangka tidak sesuai topik, namun sistematis 

D.  Kerangka tidak sesuai topik dan tidak sistematis

 

7

5

4

3

 

7

 

 

Total Nilai

 

 

 

15

 

F.  Penilaian Diri 

Berilah tanda centang (√) pada format di bawah ini sesuai dengan jawaban kalian!  

No.

PERNYATAAN

PENILAIAN

Ya

Tidak

1

Saya sangat senang belajar tentang mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan.

 

 

 

2

Penjelasan materi  mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan pada modul  ini bagi saya sangat jelas.

 

 

3.

Saya memahami cara menyusun artikel opini sesuai fakta.

 

 

4.

Saya memahami langkah-langkah dalam menulis artikel opini.

 

 

5.

Saya mampu menulis artikel opini dengan memperhatikan fakta dan kebahasaan yang baik dan benar.

 

 

6.

Saya dapat menyelesaikan latihan/ tugas dengan semangat .

 

 

7.

Latihan soal yang diberikan sangat membantu kejelasan saya dalam memahami konsep mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan.

 

 

8.

Bahasa yang digunakan dalam modul ini sangat komunikatif.

 

 

9.

Semua  kegiatan pembelajaran yang diberikan pada modul tentang   mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan sangat bermanfaat bagi kehidupan saya.

 

 

 

10.

Banyak hal  baru yang saya dapatkan dari belajar bagianbagian penting dari mengonstruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahasaan.

 

 


Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Konstruksi Sebuah Artikel Mapel Bahasa Indonesia kelas 12 SMA/MA ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 



#
Konstruksi Sebuah Artikel File ini dalam Bentuk .pdf File Size 74Kb
Diupload oleh www.bospedia.com


      Pencarian yang paling banyak dicari
      • contoh struktur artikel
      • contoh teks artikel
      • contoh pekerjaan konstruksi
      • konstruksi adalah
      • teks artikel adalah
      • contoh konstruksi
      • konstruksi gedung adalah
      • pengertian konstruksi
      • pdf, 2018,2019,2020,2021,2022